alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb139b4018e0d261a081a9c/pemilu--pengusaha-wajib-liburkan-pegawai-pegawai-tak-wajib-nyoblos

Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos

Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib NyoblosPemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos
Selamat pagi, siang, sore, petang, dan malam kawan - kawan kaskuser semua yang baik hati. Bertemu kembali di thread sederhana ane.
emoticon-Nyepi


Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos

Kurang dari satu minggu lagi, Pemilihan Umum 2019 akan digelar. Pemerintah, dalam hal ini Presiden Joko Widodo telah meneken Keputusan Presiden (Kepres) tentang libur nasional pada saat hari pemungutan suara, Rabu, 17 April mendatang. Harapannya, dengan adanya penetapan hari libur nasional ini akan bisa memberikan kesempatan seluas - luasnya kepada seluruh warga negara yang telah memiliki hak pilih agar ikut berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib NyoblosPemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos
Sesuai dengan Keppres No. 10 Tahun 2019 ini semua elemen wajib libur, termasuk sekolah, perkantoran, maupun industri. Khusus untuk pekerja, Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri juga mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Gubernur dan Bupati tentang petunjuk teknis yang memperkuat Keppres yang sebelumnya telah ditandatangi oleh Presiden Jokowi. Dalam surat edaran tersebut diterangkan bahwa apabila pada saat hari pemungutan suara pekerja tetap dipekerjakan, maka pengusaha tetap wajib memberi kesempatan dan mengatur waktu agar pekerjanya bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu.

Lebih lanjut, surat edaran tersebut juga menegaskan bahwa pengusaha wajib memberikan upah lembur dan hak lain seperti biasanya sebagaimana yang berlaku apabila pekerja dipekerjakan pada hari libur nasional. Dengan kata lain, di hari pencoblosan ini sebenarnya semua pekerja wajib libur. Jika tidak, maka pengusaha wajib memberikan hak untuk tetap bisa mencoblos ditambah hak lembur sebagaimana berlaku pada hari libur nasional biasanya.

Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib NyoblosPemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos
Sudah menjadi kebiasaan sejak era - era sebelumnya, bahwa setiap diadakan pemilihan umum pasti akan dilaksanakan dihari libur, atau dihari biasa yang diliburkan. Hal ini tentu dimaksudkan agar semua lapisan masyarakat dapat ikut berpartisipasi menggunakan hak pilihnya. Kebijakan ini tentu akan disambut baik oleh sebagian besar masyarakat kita. Bagi mereka yang benar - benar berniat untuk mencoblos, tidak akan ada lagi penghalang baginya untuk dapat pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) tempat ia terdaftar sebagai pemilih.

Masalahnya adalah tidak semua orang punya kesadaran untuk menggunakan hak pilihnya. Ada yang beralasan malas pergi ke TPS, ada juga yang memang apatis dengan politik dan menganggap berpartisipasi dalam pemilu itu tidak penting, dan akhirnya memilih menjadi golongan putih (golput). Baginya, lebih baik menikmati libur untuk berjalan - jalan ketimbang harus pergi ke TPS, terlebih untuk Pemilu kali ini liburnya hampir berurutan dengan libur Jumat Agung. Dalam hal ini, negara pun memang menjamin kebebasan setiap individu untuk memilih, termasuk pilihan untuk tidak memilih alias golput, dengan alasan golput juga merupakan hak konstitusi setiap warga negara.

Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib NyoblosPemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos
Dari sini kita bisa tarik kesimpulan, disatu sisi pemerintah ingin agar pemilu berjalan sukses, termasuk partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Dalam hal ini, pemerintah mengakomodasinya dengan meliburkan hari pencoblosan tersebut. Secara tidak langsung, pemerintah mewajibkan pengusaha agar meliburkan pekerjanya. Namun disisi lain, pemerintah juga menjamin kebebasan masyarakat untuk menentukan pilihannya, termasuk untuk tidak datang ke TPS dan menjadi golput. Dengan kata lain, pengusaha wajib menunaikan kewajiban meliburkan pekerjanya untuk mencoblos, namun pekerja tersebut tidak punya kewajiban mutlak untuk datang ke TPS dan mencoblos.


Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos

Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos

Disclaimer : Asli tulisan TS
Sumur Gambar : Om Google
Referensi : Ini, Ini, dan Ini


Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos
PertamaxforTS

Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos
Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos

Pemilu : Pengusaha Wajib Liburkan Pegawai, Pegawai Tak Wajib Nyoblos
Kalo liburan semua berarti tempat tempat hiburan tutup semua ya gan?
pokoknya yang ditunggu2 pas coblosan: gerai2 yang kasih promo/diskon emoticon-Ngacir2
Quote:


Penghiburnya lg pd nyoblos semua..

Quote:


Wah, bener juga nih..
Meskipun sekalipun ane belon pernah cobak..
Quote:


tempat hiburan itu pemilu sehari bisa 10 kali nyoblos nya, tiap hari, bertahun tahun udah kek gitu,kalah ente yg cuma nyoblos 5 tahun sekali emoticon-Wakaka
Quote:


Nyoblos eperitaim..

emoticon-Goyang
kenapa hari pemilu dipilih di hari kerja ya ?
hasil perhitungan weton atau gimana ?
emoticon-Bingung
Quote:


Weton.
Horeeee...... 17 April tgl Merah....!
emoticon-I Love Indonesia (S)
mayan libur emoticon-Big Grin
Quote:


Quote:


Disangkanya mau cari hari buat kimpoian..

emoticon-Wakaka

Quote:


Quote:


Jangan lupa nyoblos..

emoticon-Coblos
Up up..
Besok nyoblos..


emoticon-Coblos


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di