alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hina TNI di Medsos, Dihukum Penjara 1,5 Tahun
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb0db1782d4952842366a80/hina-tni-di-medsos-dihukum-penjara-15-tahun

Hina TNI di Medsos, Dihukum Penjara 1,5 Tahun

Hina TNI di Medsos, Dihukum Penjara 1,5 Tahun


jpnn.comSIDOARJO - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo memvonis Galih Kusuma Rachmawan dengan hukuman badan setahun enam bulan atau 1,5 tahun.


Terdakwa dinilai terbukti menghina institusi TNI melalui Facebook. Galih melanggar pasal 45 ayat (3) UU ITE.

Selain hukuman penjara, pemuda 25 tahun itu diwajibkan membayar denda. "Jumlahnya sebesar Rp 5 juta," ucap Suprayogi, ketua majelis hakim.



Jika tak sanggup membayar denda, dia wajib mengganti dengan menjalani hukuman kurungan satu bulan.


Vonis majelis hakim itu lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Sidoarjo.


Sebelumnya, JPU Moch. Ridwan Dermawan menuntut Galih dengan hukuman penjara 2 tahun 6 bulan. Selain itu, denda Rp 10 juta dengan pidana pengganti selama 3 bulan kurungan.





Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan bahwa hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa menarik perhatian masyarakat.



Tulisan Galih di medsos juga dianggap membuat buruk citra institusi TNI. Hal yang meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya sehingga sidang berjalan lancar.


"Terdakwa menyesali perbuatannya dan belum pernah dipidana," kata Suprayogi. Meski vonis lebih ringan daripada tuntutan, Galih tak langsung menerima putusan.


Dia masih pikir-pikir untuk melakukan upaya banding atau tidak ke Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya. Hal yang sama dilakukan jaksa.


"Kami juga pikir-pikir," ucap Ridwan.



Selama sidang berlangsung, Galih lebih banyak diam. Dia juga hanya menyimak serius dari kursi pesakitan saat vonis dibacakan. Suaranya baru terdengar ketika hakim bertanya bagaimana sikapnya atas vonis yang diberikan.



Dalam surat dakwaan disebutkan, perbuatan Galih berawal saat membaca tautan berita dari media online dengan judul, Kasus Ciracas: Jiwa Korsa yang Tidak pada Tempatnya, yang di-share melalui Facebook.



Lalu, laki-laki yang bekerja sebagai sopir itu memberikan komentar bernada emosi. Kalimatnya dianggap menghina institusi TNI.



Posting-an di kolom komentar tersebut menggunakan akun bernama Galih K. Rachmawan. Diunggah pada Selasa, 12 Desember 2018.


Menurut jaksa, komentar terdakwa sangat tendensius terhadap institusi TNI. Salah satunya adalah tulisan yang berbunyi,


"Oknum TNI banci ngerusak aset Negara. Dibayar negara buat ngerusak aset negara? tololnya sudah hebat sekali."


Komentar itu akhirnya viral di media sosial hingga diketahui sejumlah anggota TNI dan sampai masuk ke grup WhatsApp (WA) Kodim 0816 Sidoarjo.


Kebenaran komentar tersebut dicek oleh anggota kodim. Akhirnya, Galih dilaporkan ke Polresta Sidoarjo. Buntutnya, Galih ditangkap dan diadili untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 
(may/c6/hud/jpnn)


Sumber


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Seharusnya mukanya gak usah ditutupi.

Bacot di medsos aja sok bernyali, giliran diciduk mewek.
wah wah wah..
semoga kapok..
Ada jg yg pernah bilang suruh pake beha dan rok , sama agak disturbing "sembelit sembelit" emoticon-Takut
Nulis paan sih gambar blur gtu
cocotmu
waduhh
klo satu nya malah ga pake kata oknum,dibiarin,ini padahal pake kata oknum,ditangkap,yg menghina institusi berarti pake kata oknum ya?
"Oknum TNI banci ngerusak aset Negara. Dibayar negara buat ngerusak aset negara? tololnya sudah hebat sekali."

Padahal singkat sekali kata2nya ampe bisa dilaporkan UU ITE.
padahal ada kata kata OKNUM.
bukan tendesius generalisir ke institusi,
lain kata kalau langsung tembak ke tni
wah wah pasal karet yang gawat ini
padahal udah banyak yg ketangkep..
tp masih saja..emoticon-Berduka (S)


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di