alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / ... / Pilih Capres & Caleg /
Drama Lagi, Prabowo Ternyata Tak Paham Penggunaan Lapangan di Semarang
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb07f56b8408862aa05ff5c/drama-lagi-prabowo-ternyata-tak-paham-penggunaan-lapangan-di-semarang

Drama Lagi, Prabowo Ternyata Tak Paham Penggunaan Lapangan di Semarang

Drama Lagi, Prabowo Ternyata Tak Paham Penggunaan Lapangan di Semarang
Lagi-lagi, sandiwara dilakukan oleh kubu Prabowo-Sandi untuk menarik simpati masyarakat. Kali ini pelinitran informasi terkait kampanye mereka di Semarang.

Dalam kampanye di Solo, Prabowo mengaku tidak diperbolehkan kampanye oleh Gubernur Jawa Tengah. Larangan itu menurutnya diskriminatif, karena rencana awalnya mau digelar di Lapangan Simpang Lima Semarang.

Munculnya tuduhan tersebut membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, pun bereaksi. Ganjar menganggap pernyataan itu provokatif dan drama.

Ia menjelaskan, larangan di Lapangan Pancasila Semarang bukan wewenang Gubernur tapi Wali Kota Semarang dalam hal ini Hendrar Prihadi. Ganjar pun sudah menghubungi Hendi dan memastikan kalau Simpang Lima memang tidak masuk daftar KPU sebagai lokasi kampanye.

Ketentuan KPU yang dimaksud Ganjar adalah Keputusan KPU Kota Semarang Nomor 43/pl.02.4-kpt/3374/kpu.kot/III/2019 yang memang tidak menyebut Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang sebagai salah satu ruang terbuka yang diperuntukkan sebagai tempat kampanye rapat umum.

Untuk diketahui, dari daftar KPU soal lokasi yang diperbolehkan untuk kampanye rapat umum terbuka di Kota Semarang ada 44 lokasi. Mayoritas merupakan lapangan sepak bola. Ada juga Stadion Diponegoro dan Citarum namun hanya halaman parkirnya saja yang diperbolehkan.

Oleh karena itu, Walikota Semarang tak memberikan izin kampanye ke Prabowo. Tapi ini bukan diskriminatif. Karena kalaupun Jokowi mengajukan kampanye di situ juga pasti dilarang.

Sebenarnya peraturan tersebut telah diketahui oleh kedua pasangan calon presiden. Oleh karena itu, tudingan mengenai larangan kampanye di Lapangan Simpang Lima oleh kubu pasangan capres Prabowo-Sandi itu tidak lebih hanya sebuah drama yang sengaja dilempar ke publik.

Tudingan itu pun sangat provokatif untuk menyulut emosi masyarakat. Padahal dilakukan dengan memelintir informasi. Dan seperti itulah kelakuan kubu 02.

Mereka sudah kehilangan akal sehat untuk berkampanye dengan baik. Makanya tak ada habis-habisnya memfitnah dan menyebarluaskan informasi sesat.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di