alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Inspirasi /
Yakin, Dia Sahabat Kamu?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb018c5f4ae2f16222782fe/yakin-dia-sahabat-kamu

Yakin, Dia Sahabat Kamu?

GIF

“Siapa dirimu, itulah temanmu.”
Istilah itu pasti sudah sangat familiar di telinga kita, kan?
Yups, benar sekali. Hal kedua setelah keluarga yang paling berpengaruh dalam hidup kita adalah sahabat. Mereka punya peran besar dalam kehidupan kita.

Quote:


Sahabat berbeda dengan teman biasa, mereka adalah orang yang tak lelah mensupport saat kita down, dan dengan ikhlas menemani kebahagiaan kita. Lah, nemenin ikhlas koq enggak bahagia?


Maksudnya?
Ya iyalah .. karena dia yang bukan sahabat belum tentu bisa dengan ikhlas menemani bahagia kita. Bisa jadi orang yang ada di dekat itu malah tidak senang dengan kebahagiaan yang kita dapat, kan?


Sahabat, dia kadang lebih dekat dan mengerti kita dari pada saudara. Kita seakan punya benang tersendiri yang saling menyambung. Dimana sahabat bisa dengan mudahnya membaca apapun yang terjadi dengan kita. Dengan mudahnya meraba dan merasakan apapun yang kita rasakan dan fikirkan.


Bisa jadi karena sahabat terlalu hafal dengan gesture kita ketika merespon sesuatu. Lalu bagaimana caranya kita memelihara persahabatan itu?


Yakin, Dia Sahabat Kamu?Bukankah banyak persahabatan yang bisa pecah dan terpisah begitu saja?



“Karena mempertahankan bisa jadi lebih berat dari paa mendapatkan,” nah, lo?

Faktanya banyak hubungan persahabatan yang menghilang karena kita kurang memintanance feeling itu. Chemistry persahabatan memang kuat, tap bia saja kedepannya persahabatan itu di uji dengan berbagai polemic. Kalau kita tidak terbiasa memaintanance feeling itu, maka masalah kecil saja bisa jadi boomerang penghancur persahabatan.


Lalu bagaimana cara kita memelihara persabahatan itu?


Take and give, karena manusia itu mahkluk social, yang secara logika akan memberikan respon terhadap sebuah kondisi.


Dengan saling memberi dan menerima, maka akan timbul benang merah pembangun chemistry. Akan selalu hadir suasan saling membutuhkan dan saling mengisi diantara mereka.


Jadi bagaimana kalau katanya sahabat tapi ada pihak yang hanya mau di beri tapi tidak mau memberi?


Coba tengok kembai, bias jadi ini hanya simbiosis satu pihak saja, bukan simbiosis mutualisme yang terjadi diantara mereka.


Tidak semua orag disekeliling kita bias menjadi sahabat, karena sahabat bukan hal yang mudah kita dapat.


Believe me, lebih sakit ditinggal sahabat ketimbang ditinggal mantan pacar yang selingkuh.
 
 
 
 
Diubah oleh poets85
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
yakin ga ya?
yakin yakin yakin

Mbak, fotonya di center biar lebih rapi...
RENDRA

Aku tulis pamplet ini
Karena lembaga pendapat umum
Ditutupi jaring labah-labah
Orang-orang bicara dalam kasak-kusuk,
Dan ungkapan diri ditekan
Menjadi peng-iya-an

Apa yang terpegang hari ini
Bisa luput besok pagi
Ketidak pastian merajalela
Di luar kekuasaan kehidupan menjadi teka-teki,
Menjadi marabahaya,
Menjadi isi kebon binatang

Apabila kritik hanya boleh lewat saluran resmi
Maka hidup akan menjadi sayur tanpa garam
Lembaga pendapat umum tidak mengandung pertanyaan
Tidak mengandung perdebatan
Dan akhirnya menjadi monopoli kekuasaan

Aku tulis pamplet ini
Karena pamplet bukan tabu bagi penyair
Aku inginkan merpati pos
Aku ingin memainkan bendera-bendera semaphore
Di tanganku aku ingin membuat isyarat asap kaum indian
Aku tidak melihat alasan

Kenapa harus diam tertekan dan termangu
Aku ingin secara wajar kita bertukar kabar
Duduk berdebat menyatakan setuju atau tidak setuju

Kenapa ketakutan menjadi tabir pikiran ?
Kekhawatiran telah mencemarkan kehidupan
Ketegangan telah mengganti pergaulan pikiran yang merdeka

Matahari menyinari airmata
yang berderai menjadi api rembulan
Memberi mimpi pada dendam
Gelombang angin menyingkapkan keluh kesah
yang teronggok bagai sampah kegamangan
Kecurigaan ketakutan kelesuan

Aku tulis pamplet ini
karena kawan dan lawan adalah saudara
Di dalam alam masih ada cahaya
Matahari yang tenggelam diganti rembulan
Lalu besok pagi pasti terbit kembali
Dan di dalam air lumpur kehidupan
Aku melihat bagai terkaca:
Ternyata kita, toh, manusia !
nyimak ajalah ...
lebih keladies arah tritnya emoticon-Big Grin
Ane ga butuh sahabat yg hanya bisa menyakitiemoticon-Cape d...


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di