alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb000129a972e083a4c8ae3/pemilu-di-malaysia-14-april-surat-suara-sudah-tercoblos-01

Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01

Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01?
NEWS - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
 
11 April 2019 16:15

SHARE  


Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01Foto: Suasana simulasi pemungutan suara di taman Suropati, Jakarta, Rabu 20/4. Acara yang diselenggarakan Panita KPU ini bekerja sama dengan pihak panitia TPS di Taman Suropati. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Kuala Lumpur, CNBC Indonesia - Laporan surat suara mayoritas tercoblos 01 di Selangor, Malaysia, Kamis (11/4/2019), mewarnai pemberitaan media dan media sosial pada hari ini. Laporan itu disampaikan Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara ketika dikonfirmasi detikcom, Kamis (11/4/2019).

"Saya langsung mendatangi langsung lokasi yang katanya ada surat suara tercoblos itu," kata Yaza seperti dikutip CNBC Indonesia dari pemberitaan detikcom. 

"Jadi berdasarkan sampel yang kita ambil, terdapat beberapa surat suara yang sudah dicoblos. Semuanya mayoritas mencoblos 01. Dan ada juga di pileg untuk dari NasDem. Ini sudah kami sampaikan ke Bawaslu," lanjutnya.

Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01


Temuan ini mengejutkan lantaran pemungutan suara baru di Malaysia baru akan dilaksanakan pada Minggu (14/4/2019) pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. Demikian tertulis dalam Surat Edaran Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Malaysia di Kuala Lumpur Nomor: 00036/WN/04/2019/07. 

"Kami mengimbau kepada seluruh warga negara Indonesia yang berada di Malaysia untuk dapat menggunakan hak pilihnya untuk memilih Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2019. Terdapat 255 lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di berbagai kawasan (terlampir)," demikian tertulis dalam surat edaran itu. 

Berdasar lampiran itu, mayoritas TPS berada di KBRI Kuala Lumpur yang berlokasi di Jalan Tun Razak dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur di Lorong Tun Ismail masing-masing 25 TPS dan 23 TPS. Total pemilih di Malaysia merupakan yang terbanyak di antara negara-negara penyelenggara Pemilu Indonesia 2019, yaitu 985.216 pemilih. 

KBRI Kuala Lumpur menyatakan, kepada WNI yang belum terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN), tetap dapat menggunakan hak pilihnya di TPS dan akan dilayani satu jam sebelum TPS ditutup, sejauh masih ada sisa surat suara. Syaratnya adalah menunjukkan salah satu dari paspor RI atau Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) RI atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

"Untuk informasi status terdaftar atau tidaknya di DPTLN, silakan cek melalui www.pplnkualalumpur.org/search. Demikian disampaikan, atas perhatian dan partisipasinya diucapkan terima kasih," demikian tertulis dalam surat edaran itu. 



Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Ilham Saputra pun telah memberikan tanggapan terkait pemberitaan itu. 

"Kami sedang konfirmasi kejadian persisnya dan bagaimana sebetulnya yang terjadi. Kami sedang konfirmasi ke Pokja PPLN untuk mengecek terlebih dahulu, karena kami baru mengetahui video tersebut," kata Ilham. 

"Jadi tunggu konfirmasi KPU, kami harus menunggu informasi dari PPLN apa yang sedang terjadi sebenarnya," lanjutnya. 

Di sisi lain, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar saat dikonfirmasi terpisah mengaku sudah membuat rekomendasi perihal kinerja panitia pemilihan luar negeri (PPLN) yang diragukan. 

"Kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan suara di seluruh Malaysia," katanya.

"Terbukti PPLN tidak melaksanakan tugas dengan benar. Meminta KPU segera melakukan evaluasi kinerja," sambungnya.


Sumur


Ketauan
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Diubah oleh jonfaisal
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
banyak kejutan
Serius nanya nih buat nasbung kampret garis keras.. pelaku pencoblosan siapapun yg nyuruh.. itu termasuk pelanggaran hukum ga?
Klo iya.. menurut prof rg si perekam yg duluan harus ditangkap karena tau ada pelanggaran tapi ga ditindaklanjuti..

Klo nggak.. ngapain koar2 kecurangan??

Buat yg Nemu surat tercoblos.. ada pelakunya nggak?
Klo cuma barang bukti.. yang bertanggung jawab harusnya KPU setempat.. gimana bisa tuh surat nyampe situ padahal jumlahnya lumayan..
Ibarat Lo Nemu mayat korban pembunuhan yg ada sidik jari si A, tapi klo si A punya alibi yg kuat ga ada pelanggaran hukum.
Quote:


mungkin ini yang di bilang si jae bakalan ada kejutan besar emoticon-Big Grin

Diubah oleh jonfaisal
kardus dipilih, biar gampang masukin kardus palsu ato di isi ulang pake kertas yg udah dibolongin.
Quote:


ente bisa aja mengedit foto kowi semau ente, tapi ente gak akan bisa membuat wowo pakai seragam ini :

Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01

meski cungkring, cuma kowi yang berhak memakainya, bukan wowo emoticon-Wink
pertanyaannya sederhana.... orang yang mau milih nanti dikasih kertas yang sudah dicoblos atau sama sekali tidak dikasih kesempatan memilih....???
Buruan lah selesaikan masalah ini ga usah banyak bacot.
Vidio udah viral di TT.
Tinggal tangkap pelaku untuk pemeriksaan.
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01

emoticon-I Love Indonesia
Diubah oleh noisscat
Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Quote:

Pelaku di tkp sih ada.
Tapi keburu disuruh kabur sebelum polisi sampe di tkp.
Quote:


ya silahkan tangkap suara2 yang tercoblos itu siapa aja..simple
ada anak duta besar ayo ente teriak sekenceng nya tangkap..

Kami juga sudah mengatakan punya alibi kuat gak ada pelanggaran hukum

Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
gampangnya kirana dicoret slsai
Quote:


benar bro..

seorang romi aja sempat kabur kejar2an..padahal jelas yg nangkep orang berwenang KPK dan Polisi
apalagi orang yg tidak berwenang disuruh nangkepin orang yang sekian banyak..

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Quote:



kasus ini membuktikan nya gmn dese bisa pake seragam itu..

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Quote:


sok pinter emoticon-Ngakak
langsung lapor bawaslu gitu bahkan sekarang di jaga polisi malaysia emoticon-Traveller
Quote:

Kan udeh gue bilang,goblok jangan kebangetan.
Maling aja kalo ketangkap basah sama warga bisa digebukin dan ditahan untuk sementara sebelon polisi datang.
Lha ini dibiarin kabur??
Ga ada salahnya salah 1 dari mereka ditahan untuk pemeriksaan.

Quote:


sederhana sekali emoticon-Ngakak

yang 01 dicoblos siapa yang dicoret emoticon-Traveller
Quote:


maling yang ini gan??

didepan KPK dan pulisi aja pada berhamburan ngacir..
apalagi yg tidak berwenang lakukan penangkapan

Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01

Pemilu di Malaysia 14 April, Surat Suara Sudah Tercoblos 01
Quote:

Nah klo menurut profesor kampret rg.. si perekam yg duluan dihukum..
Quote:


Gimana mau nangkep yg nyuruh klo pelaku aja disuruh kabur??? Itu yg ngerekam duluan yg harus ditangkep.. menurut profesor rg kebanggaan nasbung..
Jadi Lo debat dulu tuh si rg.. baru Lo banyak bacot..
Gw sih bodo amat.. mau yg ini ato yg itu.. klo melanggar yah diproses..
Itu surat bisa nyampe situ udah dicek blom Ama yg berwenang??
Balasan post bibir
kl berdasarkan alat bukti sementara (pandangan pemirsa)
01 gak bisa dicoret, karena 01 (sampai saat ini) tidak diindikasikan terlibat secara langsung maupun tidak langsung,
jadi kasarnya nih caleg bawa2 aja jokowi (asas praduga tak bersalah)
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di