alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cafdc55f0bdb26ac03c031e/tahun-2020-dki-lanjutkan-normalisasi-ciliwung

Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung

Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung
NIBRAS NADA NAILUFAR Kompas.com - 11/04/2019, 19:59 WIB


Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung
Foto udara hunian warga disekitar bantaran Kali Ciliwung yang membelah Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta segera memulai lagi normalisasi sungai. KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 26-06-2018


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melanjutkan program normalisasi sungai bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).


Kepala BBWSCC Bambang Hidayah mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi soal lahan yang dibebaskan DKI. "Ini hanya WhatsApp, suratnya belum. Kalau di sini totalnya sekitar 13 hektar," kata Bambang di Kantor Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Kamis (11/4/2019).


Lahan yang dibebaskan seluas 13 hektar terdiri dari 23 bidang lahan di kelurahan Gedong dengan luas 1,6 hektar, di Balekambang 45 bidang dengan luas 3,7 hektar, dan di Cililitan 14 bidang dengan luas 4.727 meter persegi.


Baca juga: Sudah 2 Tahun Program Normalisasi Sungai di Jakarta Berhenti

Selanjutnya di Cawang ada 15 bidang yang dibebaskan dengan luas 4.813 meter persegi dan di Kampung Melayu sebanyak 10 bidang dengan luas 1.399 meter persegi. Di Jakarta Selatan, ada juga 11 bidang dengan luas 3.851 meter persegi di Tanjung Barat yang dibebaskan, 152 bidang dengan luas 7,1 hektar di Pejaten Timur, dan 1 bidang dengan luas 75 meter persegi di Bukit Duri.

Bambang mengatakan, pihaknya belum memastikan apakah lahan tersebut baru dibebaskan tahun ini atau akumulatif sejak normaliasasi terhenti di 2017. Ia mengatakan harus memverifikasinya dulu ke lapangan. "Di lapangan itu titiknya di mana nanti kami plot, pasang patok-patok. Nah nanti terhadap sungai itu sendiri berapa panjangnya," kata dia.


Jika memungkinkan untuk dikerjakan, BBWSCC akan mengurus desain serta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Kedua syarat itu dibutuhkan agar BBWSCC bisa mengajukan anggaran normalisasi untuk tahun depan. "Untuk 2020. Jadi mungkin sampai Juni ini masih ada kesempatan apakah ada penambahan lagi," ujar Bambang.


Soal kemungkinan menggarap normalisasi dengan konsep naturalisasi, Bambang mengatakan pihaknya hanya cukup menunggu lahannya tersedia. Ia memastikan baik normalisasi atau pun naturalisasi butuh pembebasan lahan.

Baca juga: Sejumlah Wilayah Rawan Banjir karena Normalisasi Sungai Belum Rampung


"Itu rumah-rumah kan ada di bantaran sungai. Nah kan pemerintah juga memperhatikan orangnya. Jadi direlokasi ke rusun. Tapi kan ada juga ganti rugi bagi yang memiliki surat," kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengirim surat ke BBWSCC. Dalam surat itu, Anies meminta dukungan terkait program naturalisasi yang diinginkan DKI.


Menurut Yusmada, dalam surat yang sama, Anies juga menjelaskan bahwa ia tetap mendukung program normalisasi yang dikerjakan BBWSCC. Pemprov DKI berkomitmen membebaskan lahan agar bisa digarap BBWSCC. "Penyediaan anggaran pembebasan lahan tahun 2018 ada Rp 488 miliar itu sebagian dari eksekusi, tahun ini pun diteruskan pembebasan lahan," ujar Yusmada. Program normalisasi Sungai Ciliwung dengan melebarkan sungai dan memasang tanggul beton dikerjakan BBWSCC. Pemprov DKI bertugas menyediakan lahannya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung", voa-is***

Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Egidius Patnistik


satu lagi janji kampanye gabener rasa presiden kata2 telah ditepati : tidak MENGGUSUR ...... cuma membebaskan !!! emoticon-Malu

Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung


perhatikan !  tiap kali ada yang tidak sesuai janji selalu yang menyampaikan adalah orang lain.

gabener rasa presiden kata2 menjadi BANCI untuk menyampaikan sendiri.
Diubah oleh hpriyonoon
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung


Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung

Loh katanya naturalisasi?

Ini lagian nunggu 2020, nunggu si bango balek ya?

emoticon-Leh Uga
Udah deh pak gusur saja pemukiman kumuh. Itung-itung buat memperbaiki citra bapak emoticon-Big Grin

Nasbung mungkin bakalan protes ketika rumahnya digusur tapi yang namanya pembangunan itu tetap harus berjalan emoticon-Big Grin
Naturalisasi nya gimana wan ?


Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung
akhirnya...baguslah kalo lanjut normalisasinya. asal nanti kalo uno balik jadi wagub jangan di stop lagi itu normalisasi. emoticon-Betty
Quote:


emoticon-Wkwkwkemoticon-Wakakaemoticon-Wkwkwkemoticon-Wakakaemoticon-Wkwkwkemoticon-Wakaka
hehe jadi namany apa naturalisasi apa normalisasi, wan abud2 ini suka ngelucu ye
yah... namanya janji manis kampanye, siapa yang ga terbuai sih.


di indonesia, itu, mereka punya prinsip

"its better to have a sweet lie, rather than bitter truth"
serah elu dah nis... mbulet
Ya namanya juga gubernur level jpo instagramable sama pelican crossing, kalo ga lanjutin program jokowi ahok mau ngapain lagi? Emangnya "tim" tgupp nya udah bantu apa? Keliatan batang idungnya aja nggak emoticon-Ngakak
mw naturalisasi mw normalisasi yg penting dikerjain, jgn cuma ongkang2 kaki nunggu bendungan
bendungan selesaipun percuma klo kotanya kotor, semrawut, sungai penuh sampah
Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung
Cuma digeser dikit aja ke rusun emoticon-Big Grin

Maklum namanya juga program janji kampanye ..nipu yg penting menang pusing belskangan ..emang biadab emoticon-Big Grin

Gubernur DKI terbaik sepanjang masa emoticon-Ngakak (S)

Iykwim emoticon-Big Grin
Quote:


Seperti prediksi gua dulu.

Ni org menang di DKI tapi karier politiknya mati.

Gagal di jakarta = habis pamor.

Pemilihan gubernur lg klu lawannya jg muslim lgs kalah ni blansak.

Nasibnya kayak si kumis pd akhirnya.
Ke Turki cuma nyegat orang aja nasbung bangga

Tahun 2020, DKI Lanjutkan Normalisasi Ciliwung

emoticon-Wkwkwk
kadis tata air dki bakalan jd sasaran tembak terus nih tentang naturalisasi. sedangkan pencetus idenya entah kemana emoticon-Big Grin
Menggusur secara santun masih juga ga bisa? 2020 masih lama keburu makin parah tuh emoticon-Gregetan
Balasan post ranttalker
foke kalah krn faktor wakilnya yg ga sejalan dulu ditambah cawagubnya yg mainan sentimen sara. sebenernya titik awal mainan sara di dki dan nasional itu ya dari situ

bacot gede air hujan harus jatuh ke tanah , naturalisasi lah , ujung nya balik lagi normalisasi , gusur lahan juga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Udah pak gusur aja rumah2...toh anda menjabat tinggal 3 tahun, dan kemungkinan besar anda nggak dipilih lagi...udah nothing to lose...sekarang saatnya jadi badguy
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di