alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Yuk Kopdar, Launching Buku dan Belajar Menulis Gratis
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cafd7cc4601cf6899431be2/yuk-kopdar-launching-buku-dan-belajar-menulis-gratis

Yuk Kopdar, Launching Buku dan Belajar Menulis Gratis

Yuk Kopdar, Launching Buku dan Belajar Menulis Gratis
Sumber gambar: huFong

Yuk Kopdar, Launching Buku, Sekaligus Belajar Menulis Gratis

Quote:


Idealismenya adalah, berbagi baik, menghasilkan kebaikan, untuk hari ini dan kemudian. Demi mencapai itu memang tak semudah membalikkan telapak tangan, butuh mereka yang se visi misi, yang tak hanya menjadikan uang sebagai satu satunya alasan dan tujuan untuk mengadakan perhelatan.

Saya telah memulai. Episode kehilangan dalam hidup saya menjadi momen bangkitnya kesadaran berbagi. Hidup bukan hanya tentang materi. Mengumpulkan harta dunia yang tak dibawa mati. Saya telah saksikan sendiri. Bagaimana belahan nyawa saya berpulang hanya membawa selembar kafan, serta teriakan kalimat tauhid tanpa suara. Hanya itu yang dia bawa.

Tangisan saya tak mampu membangunkannya, alat bantu hidup tak lagi ada gerakan apa apa. Dokter terbaik hanya bisa berpesan. " Yang sabar ya bu, dia tak bisa dibangunkan lagi." Dunia tetiba gelap. Saya dirundung kemurungan panjang dengan tarian jari menghitung sisa usia ini. Bilakah saya menyusulnya nanti? Dengan cara apa? Mudah atau susah belum tahu saya bagaimana.


Yang pasti sedang saya usahakan. Kata kata menjadi media saya memperjuangkan. Literasi menjadi jembatan yang saya pilih untuk dilalui. Demi mudah perjumpaan dan indah pertemuan dengannya yang telah berpulang.

Dahulu, sekira setahun yang lalu. Tetiba ajakan kawan untuk menulis kembali saya amini. Untuk mengusir kedukaan awalnya. Lalu mengalirlah kalimat-kalimat saya menjadi beberapa paragraf yang nekat saya tayangkan. Media dunia maya menjadi tempat saya menyalurkan berbagai ide dan pemikiran. Ingin belajar. Itu mulanya.

Menjejakkan kaki di dunia penulisan setelah vakum lebih dari dua puluh tahun tentulah membuat kaku tangan ini. Saya ingin belajar, maka segala panduan saya lahap, baik yang telah lalu maupun terkini. Makin merasa tak pintar. Maka mulailah saya buat gerakan. Saya ingin belajar bersama, bukan sendiri saja. Saya mau banyak orang menemani saya belajar.

Syukur saya panjatkan, gayung bersambut, keinginan saya sampaikan pada seorang penulis senior, sarannya " Adakan workshop, ajak banyak orang untuk belajar. Saya akan datang."

Itu tentu diluar dugaan. Nama besarnya menyiratkan uang saku tebal. Terus terang saya sampaikan, bagaimana dengan pembiayaan, terutama untuk membayarnya? Dia tertawa. Lalu dengan serius berkata." Sekali lagi membicarakan uang, saya batalkan penawaran."

Tangkapan saya, dia bersedia tidak dibayar. Dia tahu saya bukan orang berlebihan. Untuk menghidupi dua yatim peninggalan, saya harus berkawan jalanan menjajakan makanan dan minuman. Sebagai guru swasta, gaji saya yang sering terlambat itu hanya cukup untuk membayar listrik, air, bpjs, serta iuran lingkungan saja. Tak mungkin dia mengharapkan uang dari saya.

Maka yang harus saya siapkan adalah proposal. Pengajuan ke beberapa pihak yang bersedia ketempatan menjadi penyelenggara. NU, saya mengajar di sebuah SMP NU di desa. Menjadi satu sasaran yang sedang saya tawari menyelenggarakan. Disetujui. Maka kegiatan saya yang pertama yakni Workshop menulis, di SMA Islam NU Pujon, dengan penyelenggara MWC NU, dan pembicara utama Saifullah Syahid, penulis dan redaktur tim Emha Ainun Najib yang juga sahabat saya. Tak nyana, ada sponsor yang bersedia memback up acara. Sehingga kegiatan itu bisa diselenggarakan dengan minim biaya.Tidak membebani peserta.

Lalu berturut, acara semacam saya gelar, bekerja sama dengan organisasi atau UKM kampus, UDINUS Semarang lalu YKPM Yogyakarta.

Quote:


Tangan Tuhan buktikan kuasanya. Beberapa pihak atau perseorangan bersedia jadi sponsor acara. Mereka melihat kobaran menyala dari perjuangan literasi ini. Maka mengalirlah bantuan untuk menyelenggarakan. Tempat, konsumsi, kaos, doorprize ada yang memberi. Bahkan ada yang memberikan uang.

Mereka tahu kami serius menyelenggarakan. Dengan nama Tuhan, kami berusaha amanah. Menyalurkan semua bantuan sesuai peruntukan. Untuk waktu, tenaga, transport panitia penyelenggara tidak kami perhitungkan, biarkan Tuhan saja yang menghitungnya. Itu membuat kami riang melakukan segala hal terkait persiapan dan penyelenggaraan. Nothing to loose, tanpa beban. Tak ada pamrih ingin apa-apa selain sukses acara.

Seperti acara workshop dan launching komunitas kami, Komunitas Menulis Buku Malang Raya dan Sekitarnya. KomalkuRaya beberapa bulan yang lalu. 6 Februari tepatnya di MTsN 1 Malang, Jalan Bandung. Terselenggara gratis untuk peserta, untuk umum, padahal fasilitas yang didapat tidak kalah dengan workshop semacam yang berbayar. Dari beberapa acara yang sukses terselenggara itu saya belajar. Ternyata uang bukan penghalang.

Langkah awal, niat berjuang, mampu mengetuk pintu kawan dermawan. Sehingga Tuhan berkenan mengirimkan hamba hambanya yang tergetar untuk ikut , membiayai perjuangan ini. Keyakinan bahwa akan ada kembalian nanti ketika sesudah mati, menjadi kunci dari perjuangan literasi ini.

Maka atas keinginan memperjuangkan literasi itu pula saya adakan lagi. Workshop lanjutan. Dengan agenda utama launching buku puisi. Kupu-kupu Bersayap Pelangi. Karya perdana komunitas yang menjadi Simbol jalinan silaturahmi literasi ini. Salah satu kaskuser Anna Harry dan Aliz Azet, disamping saya tentu saja. Ikut menulis di sana.
Yuk Kopdar, Launching Buku dan Belajar Menulis Gratis
Saya, Anna Harry dan Aliz Azet

Akan ada Ning Evie Ghozali, penulis yang namanya menjadi cover utama. Dia juga motivator nasional sekaligus inspirasi komunitas yang akan memberi materi. Didampingi Badarrisqulloh, jurnalis Radar Malang, Jawa Pos, Wakil KomalkuRaya yang akan berbagi tips menulis untuk media cetak.


Harapan saya, acara nanti bisa diikuti oleh banyak orang, yang ingin mendapatkan inspirasi atau ilmu tentang kepenulisan. Dengan suasana berbeda. Karena rencana akan kami selenggarakan semacam sarasehan, agar lebih mendekatkan pembicara dan peserta. Serasa sedang ngobrol bareng. Ada kehangatan, ada rasa persaudaraan.

Bagi anda yang ingin mengikuti, silahkan hubungi kontak yang tertera pada flyer. Mari bersua, berbagi cerita dalam bingkai aksara. Untuk indah silaturahmi, tularkan semangat berbagi demi gerakan literasi bergairah di bumi Pertiwi ini.
Diubah oleh aniesday
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Aku terharu Bun Anis, aku sangat bersyukur dapat bergabung dengan kalian
Semoga cita-cita luhur tercapai
wah jauh emoticon-Ngacir2
Quote:


Aamiin..sini teh..emoticon-Kissemoticon-Kissemoticon-Kissemoticon-Big Kiss
Quote:


Oh yaa ...hayuk..emoticon-Malumaluemoticon-Malumaluasal mana gan?
Quote:


di barat
padahal pengen ketemu ama yg kumis tipis emoticon-Malu
semoga sukses
Quote:


Ahaha..barat mana?.. kok kepo sm yg kumis tipis? Agan mo liat?emoticon-Malumaluemoticon-Malumaluemoticon-Bingungbingungemoticon-Bingung... liat saya aja deh..amanemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:


Aamiin..eh. Kakak udah bangun?
Udah pintar bikin link buat mbak Anna dan mbak Aliz
Kalau deket mau ikut emoticon-Frown tapi jauh sangat
Quote:


emoticon-Pelukemoticon-Pelukemoticon-Spanyolemoticon-Spanyolemoticon-Spanyolemoticon-Kissemoticon-Kissemoticon-Kiss
Tiket keretane abis, bundooo, sama kayak isi dompet... emoticon-Sorry
Balasan post erina79purba

Aku juga. Ikut bahagia... emoticon-Big Kiss
Quote:


Huwesss rung adus dus dus
Wihhh kerennya Bundaku
Quote:


Semangatnya luar biasaaaa...
sukses ya
padahal ane pengin ikutan
tapi begitu liat di pic bawah ada ninja, hiii..
ga jadi deh takut mbledos
boleh juga nih kalau di liat liat
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di