alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ekonomi Indonesia Dikuasai Asing, Hoaks atau Fakta?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caf8116a7276842954e0cf3/ekonomi-indonesia-dikuasai-asing-hoaks-atau-fakta

Ekonomi Indonesia Dikuasai Asing, Hoaks atau Fakta?

Ekonomi Indonesia Dikuasai Asing, Hoaks atau Fakta?

TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri menjelaskan fakta dan hoaks yang beredar soal ekonomi Indonesia. Hal ini diungkapkan Faisal dalam acara Panggung Kabaret Tek Jing Tek Jing untuk melawan hoaks ekonomi yang mewarnai jalannya kampanye Pilpres 2019 di Gedung Soeharna Hall, Kamis, 11 April 2019.

Kabaret ini menampilkan orasi kebudayaan yang dibawakan oleh Faisal Basri. Orasi kebudayaan ini merupakan rangkaian kampanye Pilpres 2019.

Dalam orasi kebudayaan ini, Faisal Basri menampilkan fakta dari hoaks yang beredar. Isu pertama yang disoroti Faisal adalah masalah hoaks 'Ekonomi Indonesia di kuasai asing'. Hoaks beredar menampilkan peta Indonesia yang bertaburan bendera asing.

Faisal membantah sinyalemen tersebut karena data justru menunjukkan ekonomi Indonesia jauh dari dikuasai asing. "Perekonomian Indonesia tidak saja tidak dikuasai asing, melainkan justru sebaliknya, peranan asing relatif kecil dalam pembentukan kue nasional (produk domestik bruto)," kata Faisal.

Sebaliknya, dari waktu ke waktu perekonomian Indonesia justru semakin tertutup. Sepanjang sejarah kemerdekaan, ekonomi Indonesia tidak pernah didominasi oleh asing.

Arus investasi langsung asing (foreign direct investment) yang masuk ke Indonesia rerata setahun hanya sekitar 5 persen dari keseluruhan investasi fisik atau pembentukan modal tetap bruto.

"Angka tersebut sangat kecil apabila kita sandingkan dengan negara-negara tetangga dekat seperti Malaysia dan Filipina, yang peranan modal asingnya berkali lipat jauh lebih besar dari kita," ujar Faisal.

Dengan negara komunis sekalipun seperti Vietnam dan negara sosialis seperti Bolivia, Indonesia selalu lebih kecil. Peranan investasi asing di Indonesia berada di bawah rerata Asia, apalagi dibandingkan dengan negara di kawasan Asia Tenggara. Indonesia tidak pernah mengandalkan modal langsung asing untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Akumulasi kehadiran investasi langsung asing hingga sekarang tidak sampai seperempat dari PDB. Dia menuturkan belakangan ini meningkat jika dibandingkan dengan rerata selama kurun waktu 2000-2004 yang baru 7,1 persen, namun masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan Vietnam (50,5 persen), Bolivia (33,7 persen), Asia (25,7 persen), dan Asia Tenggara (66,1 persen).

Lebih lanjut, Faisal mengatakan pernyataan-pernyataan tentang tenaga kerja asing yang telah mengambil lahan pekerjaan WNI di dalam negeri juga tidak ditopang data akurat.

Jumlah tenaga kerja asing di Indonesia hingga akhir 2018 ternyata tidak sampai 100.000 orang. Bandingkan dengan jumlah tenaga kerja Indonesia di luar negeri yang jumlahnya hampir 40 kali lipat. Sementara itu, lebih dari 3,65 juta orang Indonesia berjuang dan bekerja di luar negeri.

Pada tahun 2018 mereka mengirimkan US$11 miliar ke sanak keluarganya yang berada di Indonesia. Sebaliknya, remitansi tenaga kerja asing sebesar US$3,4 miliar, sehingga kita menikmati surplus sebesar US$7,6 miliar. "Data ini kian menunjukkan keterbukaan lebih membawa maslahat ketimbang mudarat bagi ekonomi Indonesia," ujar Faisal.

emoticon-cystg

Kalo mau pakai data persentasi kepemilikan saham di pasar modal, Coba cek data saham perusahaan sandi ada berapa yang dijual ke pihak asing???
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
tetap dikuasai negara mah kalau ane...kalau dikuasai asing, pastinya asing yang pendek, item, pesek gendut dan besar bacot...kalau asing benaran gak mau kuasai ekonomi indonesia RUGI!! mana buruk doyan demo, minta gaji selangit tapi kerja separit??? mana ada untungnya braaayyy....
fakta
lama2 dibikin macam korut.
asingnya ya macam hashim
Dr zaman siapa coba, anak sama mantu kan kecipratan,

Tahun 98 brp banyak yg dikorbankan,
Tahu2 tahun 2019 mau jadi lagi

emoticon-Leh Uga
entahlah
emoticon-Entahlah
lha salah siapa coba yang ngaku pribumi lebih senang jadi tukang parkir


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di