alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pengamat minta isu pencoblosan surat suara di Malaysia segera diatasi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caf66f0f4d6954cd23ba55b/pengamat-minta-isu-pencoblosan-surat-suara-di-malaysia-segera-diatasi

Pengamat minta isu pencoblosan surat suara di Malaysia segera diatasi

Jakarta (ANTARA) - Pengamat politik dan demokrasi Indonesia Titi Anggaraini meminta KPU dan Bawaslu bergerak cepat mengungkap dan mengatasi isu surat suara yang diduga tercoblos di Malaysia supaya tidak menjadi liar yang memicu ketidakpercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama responnya. Isunya akan semakin liar, membuat ketidakpercayaan publik, dan memicu isu-isu tidak relevan lainnya," kata Titi usai diskusi publik bertajuk 'Netralitas penyelenggara untuk Pemilu Berkualitas' yang diselenggarakan oleh Komunitas JagaPemilu.com di Cikini, Jakarta, Kamis.

Titi yang juga Direktur Eksekutif Perludem mengatakan banyaknya hoak yang menyebar selama Pemilu 2019 hingga menjelang hari pencoblosan, seperti sudah dilakukan perhitungan, sudah ada hasil pemilu, sehingga perlu diantisipasi oleh KPU dan Bawaslu guna mencegah disinformasi lainnya.

Menurut dia, mudah untuk menelusuri siapa aktor dibalik surat suara yang diduga tercoblos di Malaysia melalui rantai pendistribusian surat suara.

"Surat suara yang tercoblos bisa ditelusuri pada titik mana itu sampai dicoblos, kan sudah ada nama caleg yang dicoblos," kata dia.

Ia mengatakan orang-orang yang terlibat dalam distribusi surat suara tersebut jumlahnya terbatas sehingga sangat mudah untuk menelusuri perjalanan surat surat tersebut sampai ditemukan sudah tercoblos.

Penulusuran dapat dilakukan dari percetakan, lalu ke perusahaan kargo yang mengirim surat surat kepada petugas di TPS luar negeri (TPSLN), dan petugas penyortir surat suara di TPSLN.

Sebelumnya, kata Titi, perlu dicaritahu terlebih dahulu apakah surat suara yang diduga tercoblos berasal dari pemungutan suara menggunakan kotak surat keliling (KSK), TPSLN, atau lewat pos.

Ia mengatakan pemilu di luar negeri berbeda dengan pemilu di dalam negeri yang dilakukan serentak di TPS pada tanggal 17 April 2019 dimulai dari pukul 07.00 sampai 13.00 WIB.

Pemilu atau pemungutan suara di luar negeri dilakukan terlebih dahulu dengan pola pemberian suara terbagi tiga macam.

Tiga pola pemberian suara tersebut yakni pemberian atau pencoblosan di TPSLN. Untuk Malaysia dan Singapura dijadwalkan berlangsung pada tanggal 14 April 2019.

Pencoblosan kedua dilakukan melalui kotak suara keliling atau KSK, yakni kotak suara dibawa oleh petugas PPSLN bersama saksi dan pengawas ke tempat banyak pemilih Indonesia berkumpul seperti pabrik. Lalu pola pemberian suara melalui pos ditujukan bagi pemilih yang berada di wilayah tidak terjangkau oleh petugas PPSLN.

"Terkait surat suara yang tercoblos ini harus dikonfirmasi dulu apakah itu surat suara yang digunakan untuk pencoblosan tanggal 14 April atau yang KSK atau yang lewat pos," kata Titi.

Titi mengingatkan agar KPU dan Bawaslu terbuka kepada masyarakat dan tidak menutup-nutupi informasi terkait pelanggaran yang dilakukan jajarannya agar kepercayaan publik terhadap netralitas penyelenggaran pemilu semakin kuat.

"Kasus ini jadi pembelajaran, KPU harus segera mengevaluasi profesionalisme dan integritasnya suapaya kejadian ini tidak terjadi di daerah lainnya," kata Titi.

Sementara itu Direktur Lokataru Indonesia, Haris Azhar berharap temuan surat suara yang diduga dicoblos di Malaysia dilakukan oleh petugas penyelenggara pemilu bukan pihak lainnya, hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya skandal pemilu.

"Kabar yang saya terima, surat suara yang tercoblos ditemukan oleh Bawaslu setempat, ini bagus, artinya petugas bekerja," kata Haris.

sumber antaranews.com : Pengamat minta isu pencoblosan surat suara di Malaysia segera diatasi

semoga hal spt ini dapat dijadikan pembelajaran untuk pelaksanaan pemilu di dalam negeri yg tinggal beberapa hari lagi. emoticon-shakehand

dan masing" barisan diharapkan agar tetap tertib dan bersikap dewasa menjaga situasi tetap kondusif, untuk masa depan bangsa... emoticon-I Love Indonesia (S)
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
kalo ada skandal bisa jadi masuk status fragile state tahun depan nie,spanyol saja skandal catalonia bisa masuk,bisa turun indeks demokrasi negara ini juga.

emoticon-Turut Berduka

apa kata dunia!?
semua nya di kembalikan lagi kepada panitia pemilih nya termasuk team bawaslu dan para saksi


contoh pemilihan lewat pos : bisa di cek antara total kirim dan total yg di terima

Yg dicoblos nasdem
Calegnya itu anak dubes
Dubesnya dapet jatah kursi dari jokok
Kalo ketahuan, jaksanya juga nasdem
Orang kitak pasti amanlah
Tinggal berkelit dan balik menyalahkan 02

Yg tanya kenapa surat suara gak dittd atau apalah, kalo panitianya orang kedubes juga yg dubesnya punya anak yg lagi nyaleg juga, ya semua bisa diatur sebelum surat suara dikirim dan dilaporkan

emoticon-Ultah
Quote:


logika seperti itu ... kagak perlu ada pemilu emoticon-Leh Uga
jaminan menang emoticon-Leh Uga

dimana fungsi saksi ... bawaslu ... emoticon-Ultah
Astajim setingan Masinton nih emoticon-Imlek

Pengamat minta isu pencoblosan surat suara di Malaysia segera diatasi
Pengamat minta isu pencoblosan surat suara di Malaysia segera diatasi
Pengamat minta isu pencoblosan surat suara di Malaysia segera diatasi


Setelah video "hajar ahok"-nya Pak Kiai, kemudian video "surat tercoblos" efektif menyerang 01. emoticon-Cape d... (S)

Hari H sebentar lagi lho. Kubu petahana yg awalnya di atas angin bisa terjungkal kalau gk waspada.. emoticon-Traveller

Semoga ada klarifikasi yg efektif pd saat debat terakhir nanti.. emoticon-Malu
"Pukul 12.48, Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana menerima aduan dari seorang relawan Sekber Satgas BPN PADI Malaysia bernama Parlaungan melalui pesan WhatsApp, bahwa ada dugaan penyelundupan surat suara yang dilakukan oleh oknum tertentu," kata Yaza lewat keterangan tertulis yang diterima wartawan.

Dari laporan itu, Yaza bersama seorang anggota Panwaslu Kuala Lumpur, Rizki Israeni Nur--sekitar pukul 13.00 waktu setempat--mendatangi lokasi temuan surat suara tercoblos di Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selangor.

anggota pawaslunya canggih jg cukup12 menit ke tkp emoticon-Leh Uga

naik ojek terbang wan bango ya emoticon-Leh Uga

Pengamat minta isu pencoblosan surat suara di Malaysia segera diatasi
bukan isu lagi wahai bapak pengamat yang terhormat. barang bukti dan keaslian kertas suara telah diperoleh.
Pengamat minta isu pencoblosan surat suara di Malaysia segera diatasi

Rame ini emoticon-Big Grin
Balasan post nankonyo
Kertas suara asli tanpa tanda tangan KPPS mah sama saja bohong emoticon-Leh Uga
Balasan post mas_paimin
Bawaslu sama saksi cuma buat oposisi capek2an aja. Sing penting segala cara biar jatah kursi empuknya gak diembat, kalo bisa dibagi buat keluarganya

emoticon-Ultah
Balasan post stingshoot555
tanda tangannya sesuai jadwal dong tgl 14/04/19.

https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/ppsxxh384/bawaslu-temuan-surat-suara-tercoblos-benar-terjadi
Boroknya terungkap emoticon-Big Grin
cman 2 kmungkinan

emoticon-Cool

nyungsep atw diciduk
Sia2 banget hidup orang seperti ini sudah capek2 fitnah sana sini tetep aja kandidat 01-02 ga kan kenal cuk sama kalian2

Mereka kira tindakan kayak gini ga ada konsekuensinya ? siap2 api neraka menunggu buat para penebar fitnah ini
Balasan post romelulukaku54
Yang nyebar fitnah mah sudah gak peduli sama akhirat sih...
Quote:

Gue tambahin nih dapet nemu di twitter juga emoticon-Big Grin

Pengamat minta isu pencoblosan surat suara di Malaysia segera diatasi

Pengamat minta isu pencoblosan surat suara di Malaysia segera diatasi
Balasan post yxgk
Bisa dijelaskan apa hubungannya dg kasus ini, gan?
Quote:


Nasbungwati kah yg buat dagelan nya ? emoticon-EEK!
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di