alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Gan! KASKUS dan HBO bagi-bagi merchandise resmi Game of Thrones nih! Ikutan kuisnya di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Termajinalkan Janji, Suara Jokowi Migrasi Makin Luas
1 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caf49fbf4d6955952597f1f/termajinalkan-janji-suara-jokowi-migrasi-makin-luas

Termajinalkan Janji, Suara Jokowi Migrasi Makin Luas

Termajinalkan Janji, Suara Jokowi Migrasi Makin Luas




Para pemilih berimigrasi merupakan penyebab elektabilitas capres 01 Joko Widodo gembos. Semakin mendekati Hari H pencoblosan Pilpres 2019, semakin banyak yang bermigrasi.

Hal ini menguntungkan pasangan Prabowo-Sandi. Migrasi pemilih Jokowi bermuara ke paslon 02 atau golongan putih (golput)," kata Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM) Bin Firman Tresnadi. 


Lewat pesan elektronik kepada redaksi, Kamis (4/4), dikatakannya, migrasi pemilih Jokowi terdeteksi sejak lama. 



Survei IDM pada Mei 2018 menunjukkan migrasi pemilih didominasi kelompok masyarakat yang termarjinalkan oleh janji Jokowi, yakni petani dan buruh.


Petani merasa tidak puas atas turunnya harga komoditas dan impor beras yang digenjot pemerintah. Peternak ayam skala kecil banyak gulung tikar karena tidakstabilnya harga pakan yang berlangsung cukup lama. 



Adapun para buruh ogah memilih Jokowi karena terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 (PP 78) tentang Pengupahan yang mengebiri hak upah buruh.
Bin Firman menjelaskan survei IDM yang dilakukan pada 8-21 Oktober 2018 menggambarkan migrasi terjadi akibat ketidakpuasan terhadap kinerja Jokowi di bidang ekonomi. 



Sebesar 38.9% responden mengatakan kondisi ekonomi mengalami penurunan sementara 48,4% mengatakan kondisi ekonomi mereka sama saja alias stagnan. 



"Hasil survei IDM pada bulan Maret ini menunjukkan sebanyak 71.7% responden mengatakan sulit mencari pekerjaan. Ini menambah migrasi pemilih Jokowi di kalangan milenial yang memang sangat membutuhkan lapangan kerja," papar dia.



Migrasi pemilih Jokowi juga melanda kelas menengah perkotaan, dimana isu korupsi dan demokrasi merupakan hal penting bagi kelas ini. 


Tertangkapnya Romahurmuziy sebagai salah satu tim inti Jokowi dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan juga kriminalisasi terhadap pengkritik Jokowi, masih kata Bin, menambah deret barisan migrasi pemilih Jokowi. 



Bin mengingatkan pada Pemilu 2014, pertarungan antara Jokowi dengan Prabowo adalah pertarungan value (nilai) dan pertarungan idiologi (gagasan). Jokowi mengusung kerakyatan dan Prabowo mengusung kemandirian nasional. 




Jokowi sebagai simbol gerakan politik kerakyatan dicitrakan sebagai si Marhaen” seperti rakyat Indonesia pada umumnya. Hal ini nampak dalam wujud kampanye Jokowi seperti menjadi tukang tambal ban, mengayuh becak, harga pakaian yang dikenakan, dan sejenisnya. 



Sedangkan Prabowo mencitrakan sebagai pelanjut para pendiri bangsa, bisa dilihat dari gaya berpakaian Prabowo yang mencontoh busana para pejuang kemerdekaan. 



Pun dalam orasi-orasinya, Prabowo selalu mengatakan, "percaya dan bangun kekuatan diri sendiri, kita akan menjadi macan Asia".
"Rakyat pun memilih Jokowi sebagai Presiden. Kemenangan Jokowi saat itu sangat tipis, hanya selisih 6,3% dari suara yang memilih Prabowo. 



Tapi apa lacur, Trisakti program unggulan Jokowi di masa kampanye 2014 masuk tong sampah. Subsidi-subsidi rakyat dikurangi, impor merajalela, BUMN di privatisasi. Rakyat pun meradang," demikian kata Bin 




http://www.rmollampung.com/read/2019...n-Luas-?page=1



apa mau di kata itulah realitas dan faktanya emoticon-Malu

cebong di ambang kepunahan emoticon-Malu

dari tanah kembali ke tanah emoticon-Malu

dari solo kembali ke solo emoticon-Malu

dari solo berawal dan dari solo berakhir emoticon-Malu
Diubah oleh kongkalingkong.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
wowo capres abadi itu takdir
Terima kasih buat

RMOL Lampung telah menurunkan berita unfaedah seperti ini.

emoticon-Salaman
Jokowi sekali lagi
jarak makin jauh nasbung, swing voter malah tinggal 1,6%
lo bisa apa? hti tetep masuk tempat sampah emoticon-Embarrassment


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di