alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Super Keren, 5 Film Tentang Suku Aborigin yang Jarang Dibahas
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caefe5b65b24d72417d09e3/super-keren-5-film-tentang-suku-aborigin-yang-jarang-dibahas

Super Keren, 5 Film Tentang Suku Aborigin yang Jarang Dibahas

Super Keren, 5 Film Tentang Suku Aborigin yang Jarang Dibahas

Suku Aborigin merupakan suku asli yang tinggal di Australia, yang sudah menetap jauh sebelum datangnya Bangsa Eropa ke Australia. Namun keberadaan Suku Aborigin di Australia seperti dilupakan dan sangat sedikit orang di seluruh dunia yang mengetahui keberadaan mereka. Selain itu terdapatnya rasisme antara penduduk keturunan Eropa dengan penduduk asli membuat masyarakat aborigin semakin termarjinalkan.

Namun terdapat sejumlah film yang mengisahkan mengenai masyarakat Aborigin, dengan kisahnya menghadapi segregasi rasial di negeri Kanguru tersebut. Berikut film yang mengisahkan mengenai Suku Aborigin yang jarang terekspos.  


1. The Tracker (2002)
The Tracker merupakan film Australia yang mengisahkan mengenai seorang penduduk Aborigin di Australia pada tahun 1922, yang dituduh telah membunuh seorang wanita kulit putih. Akibat tuduhan tersebut ia harus mengarungi wilayah Outback, dari kejaran polisi kolonial. Film ini sudah resmi dirilis pada 2002, serta mampu masuk nominasi dan memenangkan berbagai penghargaan yang ada dalam berbagai ajang penghargaan. 


2. Rabbit Proof Fence (2002)
Film Rabbit Proof Fence telah dirilis pada 4 Februari 2002, yang berdasarkan cerita dari buku novel berjudul Follow the Rabbit-Proof Fence, rilisan tahun 1996. Film ini bersetting pada tahun 1931 yang mengisahkan mengenai tiga anak campuran Aborigin dan kulit putih yang harus dipindahkan dari rumahnya di Jigalong menuju kamp anak-anak campuran, yang nantinya akan menjadi pekerja. Namun mereka berupaya untuk kembali ke rumah mereka di Jigalong dengan melalui kerasnya alam Australia bagian barat. 


3. Satellite Boy (2012)
Satellite Boy mengisahkan mengenai dua anak Aborigin yang berupaya untuk mempertahankan tradisi dan rumah mereka yang tergusur akibat adanya pembangunan tambang di sekitar tempat tinggal mereka. Film ini sudah diluncurkan pada 10 Desember 2012, setelah sebelumnya dirilis pada 8 Desember 2012 pada Toronto Film Festival. Film ini juga masuk dalam beberapa nominasi dalam ajang penghargaan internasional di tahun 2012.


4. Charlie's Country (2013)
Charlie's Country menjadi film drama asal Australia yang mengisahkan seorang warga Aborigin di Australia bernama Charlie yang tinggal di Arnhem Land. Namun ia merasa bahwa ia kehilangan jatidirinya sebagai Suku Aborigin, dan berkeingan melestarikan kembali kebudayaan Aborigin yang ia ketahui. Film berdurasi 108 menit ini sudah dirilis pada 12 Oktober 2013 di Adelaide dan masuk dalam Cannes Film Festival pada tahun 2014. 


5. Sweet Country (2017)
Sweet Country merupakan film bergenre western yang bersetting pada tahun 1929, serta memberikan kisah mengenai seroang petani Aborigin bernama Sam yang secara tidak sengaja membunuh tetangga kulit putihnya yang mengancamnya. Akibatnya Sam dan keluarganya harus melarikan diri mengarungi gurun di Outback dari kejaran polisi. Film ini diluncurkan pada 25 Januari 2018, di mana sebelumnya sudah masuk dalam Venice International Film Festival pada 6 September 2017, selain itu juga mampu masuk dalam beberapa nominasi. 


Sumber : https://www.idntimes.com/hype/entert...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Super Keren, 5 Film Tentang Suku Aborigin yang Jarang Dibahas Keren! Ini 5 Film Animasi Dengan Peringkat Tertinggi di IMDb

- Super Keren, 5 Film Tentang Suku Aborigin yang Jarang Dibahas 5 Film Superhero yang Soroti Arti Penting Sebuah Keluarga

- Super Keren, 5 Film Tentang Suku Aborigin yang Jarang Dibahas Selain 'Us', 5 Film Hollywood Punya Alur yang Bikin Ngeri & Merinding

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di