alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ramainya Pungli di Jalan Sei Blumai Deli Serdang, Polisi: Kita Tahu
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caec1bdaf7e9325c03cb1ed/ramainya-pungli-di-jalan-sei-blumai-deli-serdang-polisi-kita-tahu

Ramainya Pungli di Jalan Sei Blumai Deli Serdang, Polisi: Kita Tahu

Ramainya Pungli di Jalan Sei Blumai Deli Serdang, Polisi: Kita Tahu
Preman mengaku pemuda setempat melakukan pungli terhadap sopir truk yang melintas di Jalan Sei Blumai Hilir, Desa Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. (Foto : Tagar/Reza Pahlevi)

Medan, (Tagar 8/4/2019) - Pengemudi kendaraan muataan besar mengeluhkan ramainya pungutan liar (pungli) ketika melewati Jalan Sei Blumai Hilir, Desa Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Rahmad, salah satu sopir truk yang melewati jalan tersebut mengungkapkan sejumlah oknum preman melakukan pungli mengatasnamanakan pemuda setempat. Tak hanya satu, melainkan ada sekitar 6 titik pungli.

Setiap pagi, lanjut Rahmad, sopir truk, kontainer dan sejenisnya harus menyediakan uang untuk pungli sebesar Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu setiap 1 titik.

"Saya setiap hari harus menyediakan uang untuk mereka, mereka meminta uang jika ingin melintasi jalan ini," ujar Rahmad di Sumatera Utara.

Jika tidak memberikan, Rahmad mengaku pemuda dengan tampang sangar tidak segan-segan mengancam dengan membawa batu, kayu dan sebagainya. Tidak jarang sopir dengan pelaku pungli bertengkar.

"Pernah tidak saya kasih, mereka membawa batu dan kayu, mobil saya juga tidak diperbolehkan melintas. Kita para sopir tidak bisa berbuat apa apa," lanjut Rahmad yang mengaku sudah 2 tahun bekerja sebagai sopir.

Ramainya Pungli di Jalan Sei Blumai Deli Serdang, Polisi: Kita Tahu
(Foto : Tagar/Reza Pahlevi)

Selain Rahmad, sopir truk bernama Budi juga sempat cekcok mulut dengan pelaku pungli. "Saya ribut sama mereka, saya bilang sama mereka, jalan kau rupanya ini, sehingga kau minta uang sama kami sopir truk. Lalu pemuda itu tetap bersikeras meminta uang jika ingin melintas, akhirnya saya tinggalkan saja mereka, dan uang yang mereka minta tidak saya berikan," kata Budi.

Bagi Rahmad dan Budi, keluh kesah para sopir sepatutnya mendapat sambutan cepat dari Polsek Tanjung Morawa dan Polres Deli Serdang. Pasalnya, aksi pungli meresahkan. Termasuk pundi-pundi tak seberapa yang diraih sopir terpaksa disisihkan untuk hal yang tidak semestinya. 


"Seharusnya polisi menindak mereka," tegas Rahmad lagi.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Ilham Harahap ketika dikonfirmasi mengungkapkan pihaknya telah melakukan penindakan terhadap pungli yang bersarang di Jalan Sei Blumai Hilir, Deli Serdang tersebut. Namun, ditemukan kendala ketika laporan terkait pungli ingin diproses ke ranah hukum.

"Polisi bekerja pro aktif dan menangkap pelaku pelaku Pungli di lokasi, tapi ketika pelaku ditangkap sopir truknya tidak mau membuat pengaduan resminya," sebut Ilham kepawa awak media, Senin (8/4).

Akibatnya pungli di depan mata yang dilakukan sejumlah oknum preman itu hanya sebatas pembinaan. "Jadi karena tidak mau buat pengaduan resmi, akhirnya 1 kali 24 jam pelaku kami lepaskan. Kita sebut pelaku sebagai premanisme dan hanya dilakukan pembinaan," lanjutnya.


Upaya lain terkait mencegah pungli di wilayah hukum Polsek Tanjung Morawa, kata Ilham, telah dilakukan dengan berkomunikasi lewat Kepala Dusun dan Kepala Desa setempat agar ikut berperan melarang agar praktek pungli tidak terjadi.

"Kita tahu di lokasi ada Pungli, makanya kita komunikasi dengan Kades dan Kadus. Kepada Kades dan Kadus kita harapkan peran sertanya," tandasnya.

https://www.tagar.id/ramainya-pungli...lisi-kita-tahu
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sama persis kayak di medan kota pak, semua tidak mau buat laporan resmi, karena yang buat laporan resmi, nama lengkap pelapor dan alamat lengkap pelapor di umumkan polsek medan kota di koran, sehingga malah jadi sasaran penikaman depan rumah, sudah ada 3 pelapor yang namanya diumumkan di media tahun lalu, salah satunya sopir truk di pusat pasar emoticon-2 Jempol

Yakin kadus dan kades nya tidak terima setoran warga nya yang jadi preman turun temurun ? ini sumut bung, kayak kepling2 kampung bantaran sei taik deli medan maimun, seperti kampung badur, dll, mereka selalu "inosen" , alias tidak tahu menahu kalau warga2 mereka sudah jadi preman selama 3 generasi di medan kota (bukan setahun, bukan 5 thn, bukan 10 thn, tapi dari lahir hingga masuk lobang tanah dikali TIGA!) emoticon-2 Jempol

Dari zaman almarhum kakek buyut ane masih remaja hingga puluhan tahun sesudah kematian kakek ane, kampung2 bantaran sei taik deli, medan maimun sudah menjadi pusat kejahatan terbesar di jantung kota medan, dan selama 2 periode gubsu dari PKS, populasi penjahat bertambah 5 kali lipat, sungai deli menciut jadi got, sarang preman, bocah maling, narkoba, begal, rampok (lokasi kaporit kader parpol komunis berbalut Sharia'a untuk dakwah "Pemerintah THOGUT") emoticon-Angel

H-6 Pemilu, jalanan di semua kota di sumut, masih dikuasai lobang makpetak ngangkang, kelen pilih sapapun di pemilu, kagak ngepek emoticon-Leh Uga

Lobang Kesukaan Pengkhianat NKRI
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Medan, "KITA TAHU" spots

1. Di jalan lebong, jalan yoserizal, jalan sun yat sen, makin banyak mukapetak parkir menjelang sore, palak suka2, diluar jam parkir resmi soale (kemaren sore di jln yoserizal, hampir dijambret pemotor pakai baju hijau grab/gojek, ane sudah siap tikam pakai gunting, dia batal jambret,pura2 lewat, dan ane perhatiin, plat motor belakang tidak ada emoticon-Ngakak (S)

2. Ada ruko di jalan lebong yang hampir dicongkel oleh 3 mukapetak naik becak barang dini hari (sudah pasti kampung badur lagi), karena bunyi berisik, nenek tua cimed yang hidup sendiri di ruko itu, buka jendela kaca, dan salah satu mukapetak lihat dia sambil tereak santai "Woi tutup balik jendelanya, teman aku sudah di dalam", dan sesudah gagal mencongkel ruko tsb, 3 mukapetak kampung sei taik deli ini jalan santai ke jalan Gandhi, dan sekitarnya, ormas yang dibayar uang jaga malam, cuek saja, korban juga tidak lapor ke polsek kitak2 (sudah muak, jenuh!) emoticon-Ngakak (S)

3. Di jalan merbabu, jalan cirebon, jalan bogor, trend begal siang hari makin ngetop, walaupun korban MATI tidak bakal masuk berita media medan, hanya viral di medsos, ditambah semua mobil pickup, box, truk di palak preman PP
Ramainya Pungli di Jalan Sei Blumai Deli Serdang, Polisi: Kita Tahu

4. Becak barang jam kalong mukapetak sekarang makin ramai di jalanan di medan, banyak warga jalan besi, jalan gabus, jalan kakap dan sekitarnya mengeluh


5.. Di jalan melur, jalan dahlia, jalan teratai, jalan multatuli, bocah2 kampung Badur bantaran kali taik deli, selain ekstrakurikuler lemparin rumah warga dengan batu, mereka juga ada kegiatan main bola di perumahan kampung orang lain tiap jam 10 an malam hingga jam 12 an malam, sambil ngintai rumah2 warga yang kosong dan isi mobil2 warga yang parkir di depan rumah, tapi ane yakin, warga hanya paranoid saja, berhubung sangatlah "normal dan wajar" bagi bocah2 makpetak umur 8 hingga 12 tahunan untuk bermain bola di kampung orang lain pada jam segitu (kalau ada yg terasa kurang logis di tulisan ane, tandanya daya nalar ente belum setinggi lobang ngangkang mamak sumut)

6. Juga kegiatan maen bola malam hari oleh bocah2 kampung badur ini secara "kebetulan" diiringi dengan peningkatan frekuensi teriakan para pemuda siskamling yang mengejar becak barang yang masuk ke pemukiman warga jam 2 an pagi, dimana secara "kebetulan" lagi, adalah becak barang kampung Badur, dimana kalau ditelusuri lebih lanjut, kemungkinan besar pengendara becak barang setan malam hari ini pasti orang tua bocah2 kampung yang sama emoticon-Ngakak (S) (diaminin beberapa kepling dari 2 kelurahan di medan kota, termasuk kepling kampung Aur yg bersebelahan dengan kampung Badur, katanya bandar narkoba kampung Aur pada pindah ke kampung Badur yg jarang digrebek) emoticon-Ngakak (S)

Ramainya Pungli di Jalan Sei Blumai Deli Serdang, Polisi: Kita Tahu

7. Modus lain bocah2 kampung badur ini,menurut keterangan beberapa warga, mereka pura2 main bola di kampung orang lain, main nya di jalan depan rumah warga, jam 9 hingga 12 an malam, saat jalan sepi, mereka sengaja lempar bola masuk ke halaman warga (pagar tinggi, jadi musti pakai tangan lemparnya), kemudian mereka gedor gerbang rumah warga, kalau ga ada sahutan, maka mereka asumsi penghuni rumah sudah tidur, jadi mereka manjat masuk ke halaman rumah warga, dengan alasan ambil bola, dimana tentu saja bukan hanya bola yang diambil emoticon-Ngakak (S)
Modus yang menurut pengakuan warga sudah berulang kali dari sebelum ane lahir, kemungkinan besar bocah2 maling dari kampung badur ini hasil selangkangan bocah2 kampung badur era 90 an (produk mekik makpetak bantaran kali deli, medan maimun, kebal KUHAP, coy) emoticon-Ngakak (S)

8. Info dari preman PP di multatuli, bocah2 kampung badur ini juga secara rutin ngemis dan mencuri di kafe2 dan kos2 an di jalan Haji Misbah selama bertahun tahun, pernah ketangkap sekali, digebukin, tapi tidak kapok2, senada dengan pernyataan preman IPK di point no 33 (baru kali ini preman dari 2 ormas berseberangan mengeluarkan pernyataan sama) emoticon-Nohope
Kata nya preman2 IPK dan PP, kampung bantaran sei taik deli di medan maimun, sudah legenda dunia kejahatan dari zaman engkong mereka, yang selalu "luput" dari mata aparat di medan emoticon-Ngakak (S)

9. Portal besi di jalan teratai samping makodam BB yang dipasang warga medan kota, untuk mencegah masuknya becak barang jam kalong dari kampung Badur, sudah berkali kali dibengkokkan, terakhir dilarang tutup oleh preman kampung bantaran kali sei taik deli emoticon-Traveller

10. Portal besi anti becak setanpetak jam kalong di jalan batubara dicolong, sehingga warga ganti baru dengan portal besi plus kawat duri

11. Di daerah jalan asia, sekitaran kompleks asia megamas, pungli PP meningkat dan jambret nya juga meningkat, baik cowo maupun cewe menjadi korban jambret 3-5 kali per hari dan rumah di belakang Toko Roti Polo dicongkel rampok, ormas Pemuda Pancasila yang mungut uang jutaan rupiah buat keamanan, cuek bebek sambil bilang "kami hanya jaga bagian depan saja", tapi kata warga2 sekitar jalan asia, KATANYA YANG RAMPOK JUSTRU ORANG PEMUDA PANCASILA emoticon-Ngakak (S)

12. Di jalan wahidin, depan kodim dan kodam (bersebelahan), juga merupakan area favorit petakjambret, mulai dari hape, tas, kantong kresek isi tahu goreng pun diembat (asal yang megang cinak)

13. Begal motor juga semarak di jalan sutrisno, jln asia, jln aksara, dan sekitarnya

14. Rumah2 baru yang baru dibangun di jalan pahlawan dan jalan aksara serta jalan serdang, tidak laku2, padahal depannya bagus sekali, banyak yang jual makanan, tapi ternyata pintu folding gate depan dan pintu2 belakangnya, pintu besi dan pintu kayu nya hilang semua digondol mukapetak emoticon-Ngakak (S)

15. Pencongkelan rumah,pemalakan ormas PP, jambret, rampok lagi trend di medan marelan, dan medan percut (apalagi), rumah sama dicongkel di siang hari dua kali dalam sebulan

https://news.metro24jam.com/read/201...2-kali-dibobol

16. Dan tentu saja, sepert biasa, rahasia umum basi, preman parkir dan palak mobil/truk barang di semua jalanan di kota medan, mulai dari jalan di sebelah tembok luar mapolsek/mapolres hingga merata ke seluruh jalan di medan kota oleh petugas parkir bau air busuk kali deli, mulai dari jalan wajir, jalan juanda, jalan kesawan,jalan katamso, jalan bogor, teruuuuusssss ke medan kesawan, lapangan merdeka, teruuuuusssss sampai pulo brayan, yang dilakonin oleh wajah baru maupun para "cover preman" yg selfie bersama polisi di media online beberapa waktu silam emoticon-Ngakak (S)

17. Ormas okp ps petakngangkang sumut sudah menyiapkan parkir hiburan tarif 50k saat imlek, dan cap go meh dengan lokasi depan rumah warga seperti biyasah, dan parkir kuburan cimed 120k, alias hiburan liat nisan

https://www.jurnalasia.com/medan/are...r-sesuka-hati/

18. Tim spesialis petakjambret cengbeng juga sudah mulai gladi resik di jelang imlek, walau masih agak lama jadwal nya

http://www.jurnalasia.com/medan/band...tangkap-basah/

19. Hansip medan siap siaga dengan SOP TSTL (Tangkap Selfie Teken Lepas) emoticon-Sundul Up

20. Warga seputaran jalan imam bonjol, coret pakai pylox dinding semen seberang rumah dinas wakapoldasu, dengan tulisan "BECAK MOGOK NIAT CURI" yang kemungkinan besar yah becak setan kampung Badur lagi,wong itu yang paling deket emoticon-Ngakak
Semalam via WA, ada yang ngemeng bocah kampung Badur ramai2 manjat rumah warga di jalan Dahlia, dikira mereka rumah kosong, pemilik lapor ke kepling emoticon-Ngakak (S)

21. Di jalan Turi, dekat jalan amaliun, ada ketua ormas yang sering aniaya dan peras warga,ane belum dapat namanya, tapi katanya dia naik mobil tiap hari mantau dan malak di Jalan Puri

22. Di jalan Bogor, dekat jalan cirebon, warga ribut pintu besi jalan belakang ruko mereka dicongkel dan dicuri besinya (padahal bayar duit jaga malam), yah sudah pasti becak barang jam kalong nya kampung badur lagi lah, itu yang paling dekat posisinya emoticon-Ngakak (S)

23. Di jalan pandu dekat simpang jalan salak, yg ada posko PP, dua preman berantem rebutan palak parkir seperti biasa, keduanya bau aer taik sei kali deli emoticon-Ngakak (S)

24. Sekarang preman kampung bantaran sei taik deli, seperti kampung badur dan kampung aur di medan maimun (wilkum polsek medan kotak), suka nyuruh bocah2 mereka yang kecil2 untuk lempari batu ke kaca rumah makan milik cimed yg menolak bayar japrem, Cimed nya juga ga bakal lapor polisi, karena kan bocah2 mukapetak ngangkang sumut dilindungi hukum perlindungan anak dan perekpuan petakngangkang sumut, plus beking polsek kitak2, kurang apa coba ? emoticon-Leh Uga

25. Gerombolan rampok jaket gojek&grab mengintai&coba membobol rumah yg di tinggal kosong. Hampir kejadian di jl. pukat banting 4. gang perhiasan. Rumah posisi ke 3 dari ujung udah coba di bobol. Meteran listrik rumah yg ada CCTV di padamkan oleh oknum sehingga tak dapat rekeman apapun

26. Preman mukapetak dari bocah, alay hingga dewasa patroli 24 jam ke jalanan rumah warga cimed dan aniaya suka2 fantat mamak gwe
Ramainya Pungli di Jalan Sei Blumai Deli Serdang, Polisi: Kita Tahu

27. Bocah2 hasil ngangkang makpetak sumut yg giat menjadi bajing loncat di dalam kota medan, di jalan serdang m. yamin, jalan letda sujono, Jalan Kapten Sumarsono hingga Jalan Veteran,Jalan Kayuputih dengan target truk sedang dan pickup (soalnya kalau tronton pakai terpal kawat) serta di kota2 lain di sumut

28. Banyak begal remaja makpetak sumut yang suka nyabu di sekitaran jalan starban, belakang jalan polonia,medan polonia

29. Rombongan anak sekolah yang tiap sore pulang lewat jalan pegadaian,medan maimun,sering melempari ruko2 dan rambu2 sepanjang rel kereta api disana, pegawai PT KAI yang menjaga perlintasan rel dekat jalan pandu, mengeluh tiap hari musti memperbaiki rambu2 yang rusak, bahkan ada dibengkok untuk jadi kursi

Pekerja rel kereta api layang asal kampung aur, mengatakan kalau itu rombongan anak2 sekolah asal Kampung Badur, medan maimun, yang rutin lempar batu tiap hari (di sekolah juga suka mencuri buku teman sekelas), dan bapak2 mereka yang juga rutin malak di lokasi proyek pembangunan rel kereta api layang jalan pegadaian,medan maimun tiap hari JUGA

Diaminin oleh semua warga jalan pemuda baru satu, dua, tiga, pegadaian, pemuda dan jukir2 resmi disana

30. Pemalakan ruko/rumah warga yang direnovasi maupun warga yang pindahan, oleh preman mukapetak kampung bantaran sei taik deli, selalu terjadi di medan maimun/medan kota, dilaporkan di jalan pemuda baru 1,2,3, jalan pegadaian, jalan brigjen katamso, jalan juanda, jalan teratai, jalan dahlia, jalan melur, jalan multatuli, jalan lebong, jalan gandhi,dst
2 tentara dan 1 Polisi Militer pernah bertengkar dengan gerombolan preman asal kampung tepi kali deli TANPA HASIL emoticon-Ngakak (S)

31. Dapat Info tiap sore katanya preman kampung bantaran sei taik deli malak parkir 5000 di sekitar jalan cakrawati simpang jalan kol. sugiono (jalan wajir), wilayah medan maimun aka MEDAN KOTAK! (lagi) emoticon-Ngakak (S)

32. Jalan Palang Merah dekat Indomaret, juga makin ramai preman parkir jelang sore, bau aer taik sungai deli, wilayah medan maimun aka MEDAN KOTA

33. Toko karpet sederet Gereja jalan Pemuda dan toko perabotan seberang gereja, dipalak habis habisan oleh preman SPSI bau aer taik deli, wilayah medan maimun aka MEDAN KOTAK (lagi lagi lagi) emoticon-Ngakak (S)

34. Becak barang yang isi bocah2 cilik kampung bantaran sei taik deli, seperti kampung badur,dll gentayangan di jalan2 di medan kota/medan maimun, sasaran mereka adalah besi2 yang ditaruh di lorong jalan belakang ruko dan pot tanaman warga (khusus pot tipe semen yang ada rangka besi, pot nya dipecahin pakai batu, besinya diambil), yang lapor preman2 IPK yg jaga malam dan warga medan kota emoticon-Ngakak (S)

35. Jumlah Becak barang yang isi bocah2 cilik kampung bantaran sei taik deli, seperti kampung badur,dll, BERTAMBAH, dari whatsapp warga medan kota, katanya ada dua becak barang baru isi bocah2 bau air taik sei deli, yang muter2 di sekitar jalan cirebon, ngantar barang kagak, ngambil barang dari toko juga kagak, hanya raun2 alias jalan2 santai ngabisin bensin emoticon-Leh Uga

36. Info dari kaskusers, kampung2 bantaran sungai deli di medan maimun, seperti kampung badur,dll, memang pusat penjualan barang curian becak setan dari berbagai wilayah di medan dari zaman ORBA, pusat preman beraknak preman, pusat begal beraknak begal, pusat jambret beraknak jambret, pusat perampok beraknak perampok, pusat narkoba, maling, per3k, yang tidak pernah ditindak aparat walaupun menjadi penyebab utama banjir dari zaman ORBA juga (preman2 dari kampung2 ini juga ditangkap lepas, alias bebas hukum)
Penduduk kampung2 bantaran sungai deli, medan maimun, memang berprofesi sebagai kriminal, mulai dari bocah 8 tahunan hingga manula, profesi yang laris manis awet lancar jaya, karena warga medan maimun sudah jenuh melapor, karena memang sudah begitu dari zaman ORBA

37. Preman terminal amplas silih berganti, namun yang paling serem bukan di terminalnya, tapi di angkot morina81 nya

Spoiler for Amplas:


38.
Spoiler for Kawasan rawan begal/petak penunggu lampu merah/ojol petak nyambi rampok/dll dari berbagai sumber:


39. Warga medan percut banyak yang ngemengin preman merajalela, pedagang asongan bukan hanya diperas uang keamanan, tapi diperas total penghasilan sehari, oleh preman beking ormas PP (thanks info kaskusers)

40. Warga medan kota/maimun banyak yang omongin di medsos, makpetak kampung bantaran kali deli bawa bocah2 mereka masuk ke swalayan2 besar di area medan kota/maimun, kemudian sering terdengar ujaran lembut, penuh kasih sayang, dengan volume ngebass dari sang makpetak ke anak2 nya, yang berbunyi "CCTV DIATAS PALA KAU!!" emoticon-Angels

41. Kawanan bocah2 bau aer taik deli juga sering ngayap di supermarket2 besar di area medan kota, di lorong2 barang sering ngemeng "kalau duit ga cukup, kata mamak, curi saja!" emoticon-Ngakak (S)

42. Jumat malam kemarin, bocah2 kampung Badur, bantaran sei taik deli di medan maimun, umur 7 tahunan, jam 11 an malam mencuri tong sampah plastik di pemukiman belakang makodam BB/ZIDAM I yg terletak di jln letjen suprapto dan sampah warga diserakin di jalan (thanks info kaskusers)

43. Yg menarik dari omongan warga medan, katanya preman yang suka malak di jalan pemuda (wilkum polsek medan kota lagi), adalah preman sama yang atur parkiran mobil depan komuk polisi dan paspampres, waktu presiden Jokowi lewat jalan pemuda, 1,5 tahun yang lalu! (bukti kesaktian fantat makpetak ngangkang sei taik deli) emoticon-Ngakak (S)

Ane percaya karena ane sendiri pernah berantem sama preman petak parkir yang malak parkir goceng di depan satlantas medan dan di depan puluhan polisi yang lalu lalang tapi tidak peduli sama sekali, FITUR KHUSUS YANG HANYA ADA DI MEDAN, TIDAK PERNAH ANE ALAMI HAL AJAIB BEGINI DI POLDA MANAPUN DI PROPINSI MANAPUN SELAIN SUMUT! emoticon-Ngakak (S)

44. Pekerja toko bahan bangunan di medan kota banyak yang ngeluh di kedai kopi, katanya becak barang mereka ditahan polisi dan satpol PP medan kota, waktu pagi dan siang hari, sementara becak barang "botot" (bahasa medan utk "pemulung") dari kampung2 maling tersohor di bantaran sei taik deli seperti kampung badur, kampung aur, dst ,yg tidak ada plat kendaraan, tidak ada lampu, tidak ada spion, yg kendarai bocah alay bawa bocah2 maling, malah tidak ditahan dan bebas keliaran dari sore hingga subuh (kekuatan parfum aroma lobang makpetak sei taik deli ) emoticon-Ngakak (S)

45. Di grup facebook jual beli medan,banyak akun siluman mukapetak sumut yang jual iphone dan Android fefek fetak limited edition (bonus icloud/micloud locked) emoticon-Sundul Up
<thanks info dari kaskusers>

Ramainya Pungli di Jalan Sei Blumai Deli Serdang, Polisi: Kita Tahu


46. Semalam makan di asia megamas, ane tanya ke engkoh tukang jual makanan, katanya toko roti apollo di congkel yah ? kata engkohnya, bukan hanya ruko toko roti apollo yang dicongkel, tapi semua ruko yg lorong belakang nya nyatu dengan ruko toko roti apollo, mukapetaknya masuk lewat lorong belakang, congkel jendela tingkat dua semua ruko2, ada yang dimaling laptop, ada yang dimaling hape, ada yang dimaling perhiasan, sekali sambar 1 deretan ruko bukan 1 ruko (spider-TAK), dan penjaga malam dari ormas PP nya jawab "kami hanya jaga bagian depan saja" (temen dia juga yang congkel) emoticon-Ngakak (S)

47. Engkoh tukang jual makanan nya juga bilang, barusan ada ruko yang baru jadi di asia megamas, dipasang pintu besi buatan "bengkel 51" (workshop terkenal untuk segala jenis pintu ruko di medan katanya), masih kosong, belum ada penghuninya, nah dalam satu malam, pintu besi seberat 1 ton itu hilang beserta paku anker dan engselnya, dan preman PP yang dibayar jaga malam mengaku tidak melihat atau mendengar apapun emoticon-2 Jempol

Hebat mukapetak sumut, cocok dilatih jadi agen rahasia Indonesia, biar kita susupin ke pentagon, buat nyuri info rahasia, soale ninja jepang saja tidak sanggup mencuri pintu besi besar seberat 1 ton tanpa terlihat, tanpa terdengar, tak terdeteksi........ emoticon-Ngakak (S)

48. Para pelayat yang parkir di luar rumah duka ANGSAPURA di palak parkir goceng oleh pemuda petak ormas PP ranting got setempat
49. Berdasarkan info dari medsos warga yang ngaku "guru ngaji" anak2 di kampung Badur, kalau aktivitas premanisme di medan hamdan, dikuasai oleh Geng Wandi CS beserta keluarga besar mereka,mulai dari palak duit keamanan, duit jaga, duit sumbangan paksa, duit izin bongkar muat pickup/truk, duit izin renovasi, dll dan juga bocah2 hingga remaja dari keluarga para preman anggota geng wandi CS yang disuruh lempari steling2 pedagang makanan di area medan kota, mencuri/melempari/merusak rumah2 warga di sekitar Makodam BB, mengemis sambil mencuri di daerah multatuli, berlari2 menghadang mobil2 di sekitar bundaran juanda hingga RS Martha Friska utk mintak duit paksa,nemenin mamak2 mereka yang pakai krudung malak mobil pakai kemoceng di lampu merah jalan juanda, dan abang2 mereka yang mukulin manula cimed pemilik bengkel ac di jalan juanda dekat pospol (masih bebas hingga kini, diselfie doank hukumannya)

Bisnis keluarga besar geng Wandi CS ini bukan hanya sekedar premanisme, karena pedagang sabu dan pedagang "properti pribadi lunak berlendir" juga musti bayar duit "izin usaha" ke mereka, untuk berjualan di medan hamdan dan aur selama lebih dari 10 tahun (indikasi keterlibatan oknum aparat)

"guru ngaji" ini mengaku sudah bekerja sama dengan kepling kampung badur untuk melarang anak2 kampung badur bergaul dengan bocah2 keluarga preman, karena selalu diajak untuk berbuat negatif, jadi sering ikut disalahkan kalau bocah2 keluarga preman ini beraksi&juga sering diajak pakai narkoba

Pas ane tanya kepling badur itu dari ormas okp mana, "guru ngaji" nya jawab, bukan anggota ormas okp, kepling nya CEWE (kepling yang tidak tahu menahu kalau warga nya profesi preman dan kepling yang memang preman adalah 2 kepling tipe favorite yang besar kemungkinan diangkat setara PNS di 2020) emoticon-Ngakak (S)

Waktu ane telusuri akun "guru ngaji" kampung badur ini yg mengaku mengajar di musholla kecil di pinggir kali, ternyata dia punya akun facebook dan twitter, yang mayoritas postingan nya "MINTAK SUMBANGAN" emoticon-Ngakak (S) (dengan kata lain info nya musti ditanggapin dengan bijak, kemungkinan dia geng preman lain, soale tidak mungkin hanya 1 geng preman per 1 kampung demit bantaran kali deli, tidak logis sama sekali)

50. waktu makan di jalan semarang, ane dengar bocah2 penyemir sepatu ngobrol, kalau mereka dipalak preman tepi kali deli di depan gedung waspada, duit 27 ribu hasil nyemir dan sikat dirampas semua

51. waktu belanja di pajak (pasar tradisional), ibu2 nias sering bicarain kalau anak salah satu kepling kampung bantaran sungai deli,medan maimun, malam2 bersama 2 orang teman nya loncat masuk rumah seorang karyawan asal nias, mau malak duit, si karyawan nias yang terbangun, ambil pisau, tikam kena anak si kepling, karyawan nias nya dipenjara, dan keluarga karyawan nias nya sekarang dipalak 4 juta untuk ongkos operasi anak si kepling, oleh kepling beserta anak buah nya, kelihatannya kejadian sudah agak lama, karena mereka menanyakan nasib keluarga karyawan nias itu sekarang bagaimana

52. Dari medsos, warga medan area pada bicarain preman mukapetak yang suka mecahin gelas2 di restoran di asia megamas tiap pagi buat mintak duit, dan barusan katanya pengamen mukapetak mukulin pemilik restoran di asia megamas karena diusir, soale si pengamen mukapetak beserta temannya suka mencuri hape dan tas pengunjung yang sedang makan

53. Preman malak parkir di RM Padang Pak Datuk jalan sudirman, medan (thanks info kaskuser)

54. Shalat maghrib di Masjid Raya Al Mashun, medan, kena palak parkir goceng (thanks info kaskuser)

55. Banyak warga medan kota/medan maimun (lagi) mengeluhkan kalau preman2 yang dulu sering malak duit SPSI ke pickup, sekarang pakai atribut parkir resmi, baju atau kartu parkir resmi, dan beraksi seperti biasa, malak duit parkir dan duit spsi emoticon-Ngakak (S)
Kata warga, yang kerja jadi jukir resmi sekalipun, tetap malak tarif parkir di atas ketentuan dan tanpa karcis parkir
kata mereka, dishub medan kota sangat doyan rekrut jukir dari kampung2 bantaran sei taik deli, seperti kampung badur, aur, dll, memang sudah lama dishub medan kota main sama ormas okp preman setempat, tanpa ditindak

56. Medsos warga medan dan sumut banyak yang ramai foto pungli cengbeng
Spoiler for Pungli Cengbeng:



57. Tadi ngopi di warung indihe di jalan mangkubumi, tuh orang2 indihe ngemeng kalau bocah2 kampung Badur, tiap hari malak parkir dekat supermarket Berastagi di jalan wajir, sudah "tradisi" puluhan tahun katanya, dibeking polisi
Waktu ane tanya masak iya ? Tahu2, ada 1 mamak2 mukapetak yang ikut nimbrung, jangan kan parkir, bandar sabu kampung badur saja dibeking polisi! emoticon-Ngakak (S)
Trus ane tanya lagi, kepling nya ga ngemeng apapun warganya buat kriminal selama puluhan tahun di kampung orang lain ? mereka diam saja senyum (calon kepling ideal diangkat jadi PNS di 2020) emoticon-Ngakak (S)

58. Warga medan banyak yang mengeluhkan fasilitas tambah angin di berbagai SPBU, banyak dirusak oleh petak penjaga stand pompa nitrogen, hampir semua SPBU, selang untuk tambah angin hilang dicabut oleh mukapetak yang buka stand pompa nitrogen di SPBU yang sama, jadi para pengendara yang isi bensin, terpaksa membayar untuk pompa nitrogen simukapetak atau terpaksa tambah angin di tukang tambal ban tepi jalan di dekat SPBU, yang juga berwajah persegi (memang wajah persegi itu identik dengan angka 666 di medan)

59. Warga merbabu banyak yang omongin patroli becak barang oleh preman PP, untuk malak duit SPSI ke truk dan pickup berlangsung lancar dan kondusif di jalan merbabu, becak patroli tanpa plat tanpa lampu tanpa spion aroma khas kampung bantaran sei taik deli, muter2 ria melawan arus, menyerempet pejalan kaki sembari mantau truk/pickup yang menepi ke ruko2 di jalan merbabu dan sekitarnya, ada kawanannya yang suka duduk2 di jalan selamat atau jalan wilis
Becak barang milik toko dirazia dan ditangkap, sementara becak barang milik preman ormas buat patroli tidak ditangkap dan bebas melawan arus, sambil memalak ria di wilkum polsek medan kota emoticon-Ultah

60. Preman parkir yang malak di jalan pemuda, ternyata satu kampung dengan preman yang malak di jalan wajir depan berastagi mart, sama2 kampung badur, medan maimun (thanks info kaskusers)

61. Menunggu info selanjutnya
Quote:


Masalahnya, kemungkinan besar tuh duit masuk kekantong mereka juga Pak, bahkan malah ada anggota Bapak juga yg ikut menikmati.
Digilas mati saja pelakunya!!! emoticon-Om Telolet Om!
ngeri kali gotham city bah.

Apa ga malu ya ?
dapet setoran
jadi wereng katanya mahal
gotham city bukan kaleng kaleng
emoticon-Matabelo
Polisi bekerja pro aktif dan menangkap pelaku pelaku Pungli di lokasi, tapi ketika pelaku ditangkap sopir truknya tidak mau membuat pengaduan resminya," sebut Ilham kepawa awak media, Senin (8/4).

Akibatnya pungli di depan mata yang dilakukan sejumlah oknum preman itu hanya sebatas pembinaan. "Jadi karena tidak mau buat pengaduan resmi, akhirnya 1 kali 24 jam pelaku kami lepaskan. Kita sebut pelaku sebagai premanisme dan hanya dilakukan pembinaan," lanjutnya

Baca ini emang ngeselin sih

Jadi dibego begoin sama preman emoticon-Big Grin
Situs Warisan Budaya Dunia by UNESCO... emoticon-Big Grin
Nikmat premanisme mana lagi yang engkau nistakan wahai pekerja halal di gotham
kita tahu, tapi....
Balasan post dwisuli
Quote:


Harusnya kalau sdh satu kali pembinaan, masih melakukan premanisme maka dilakukan pembinasaan emoticon-Big Grin
Kita tahu, kita tak ada sop, cocok jadi slogan saberpungli sumut emoticon-Big Grin
Wereng hanya perlu sekedar tahu, buat minta setoran emoticon-Betty (S)


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di