alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Jadi Apa Sang Juara Kelas Sekarang???
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caea7df7414f5280c4f2a31/jadi-apa-sang-juara-kelas-sekarang

Jadi Apa Sang Juara Kelas Sekarang???

Jadi Apa Sang Juara Kelas Sekarang???

Waktu kita sekolah, ranking adalah indikator tingkat kepintaran kita. Siswa yang duduk di ranking 1 (satu) selalu mendapat perhatian lebih. Entah dari wali kelas, guru, juga teman-teman sekelasnya. Mereka sering disebut dengan bintang kelas. Mereka dianggap anak-anak pintar yang mempunyai masa depan cerah. Mau jadi polisi? Dokter? Pilot? Bahkan Presiden sekali pun pantas. Ya namanya anak pintar, bisa memahami setiap mata pelajaran, kalau ulangan nilainya bagus-bagus.

Beda dengan anak yang rankingnya jeblok. Kalau ditanya apa cita-citanya, pasti ujungnya akan jadi bahan cemoohan. Ah, jangan-jangan malah tidak pernah ditanya. Karena dianggap "madesu" oleh guru dan siswa yang lain. Mereka sering diejek tidak punya masa depan. "Mau jadi apa kamu, ranking kok 19." Kira-kira begitu "ejekan" mereka terhadap si peringkat bawah di kelas.

Jadi Apa Sang Juara Kelas Sekarang???

Tapi, bukankah masa depan sesorang itu tidak ada yang tahu? Bukankah orang bisa berubah seiring dengan berjalannya proses kehidupan. Atau, bukankah kehidupan yang dijalani di sekolah itu jauh berbeda dari kehidupan lepas sekolah. Nah, di sinilah menariknya. Anak yang dulu dipuja dan dipuji itu, di masa depan jadi apa sih? Nasibnya gimana sih? Apakah beneran nembus jadi dokter, pilot bahkan presiden?

"Jadi apakah teman mu yang juara kelas dulu, hari ini?" Sebuah pertanyaan menggelitik, dan sarat dengan kritik. Kenapa? Karena ada beberapa fakta yang muncul, bahwa tidak semua juara kelas mampu bertahan dengan status "Mega Bintangnya" saat sekolah dulu. Meskipun, tidak sedikit juga yang sukses sampai tua dan mengarungi hidup yang sebenarnya. Baik, saya mulai dari teman saya yang jadi juara kelas dulu ya.

Jadi Apa Sang Juara Kelas Sekarang???

Ketika saya SD, ada beberapa anak yang sukses menjadi juara kelas. Setelah saya ingat-ingat dan mencari tahu kehidupan mereka hari ini, ternyata profesi mereka beragam. Ada yang jadi PNS di lingkungan pemkab Kudus. Ada yang jadi penjual sandal dan aksesoris di pasar kliwon, namun ada juga yang bernasib kurang baik, menjadi orang yang harus berurusan dengan hukum karena melakukan hal tidak baik.

Jadi Apa Sang Juara Kelas Sekarang???

Bagaimana dengan teman saya ranking satu saat SMP? Berbeda dengan saat SD, di SMP saya ketemu dengan orang yang benar-benar jenius. Mulai dari kelas 1 sampai kelas 3, saya sekelas dengan dia terus. Sialnya, dia selalu ranking satu. Jadi apakah dia hari ini? Jadi orang penting di sebuah perusahaan otomotif yang berbasis di Jepang. Wajar sih ya, sudah kelihatan bakat jeniusnya saat SMP.

Ketika saya tertarik menggoda gadis-gadis, dia sudah mikir kenapa piston bisa naik turun puluhan ribu kali di motor balap. Saat saya sibuk berantem dengan anak sekolah sebelah, dia sudah ingin tahu, mengapa dengan isi silinder yang sama, jumlah silinder yang lebih banyak, mampu menghasilkan tenaga lebih besar. Pokoknya, di kepalanya isinya ilmiah semua. Beda sama saya, yang isinya wanita saja, hehe.

Jadi Apa Sang Juara Kelas Sekarang???

Gimana dengan teman sekelas yang jadi ranking satu di SMA? Nyaris mirip nasibnya dengan teman saya yang juara kelas waktu SMP. Dia juga sudah hidup mapan, dan enak serta punya kerjaan yang mantab di negaranya Angela Merkel. Bedanya, kalau yang ini rada unik. Waktu SMA kerjaannya suka nyekek botol, merokok, dan tawuran. Hanya saja Tuhan menganugerahi dia dengan otak dan ingatan yang cerdas luar biasa. Makanya dia bisa sukses.

Well, nasib orang memang tidak ada yang tahu. Masa sekolah bukan penentu sukses atau tidaknya seseorang di masa depan. Makanya, saya berusaha untuk tidak mem-push anak saya untuk menjadi ranking satu. Saya lebih suka menanamkan nilai-nilai kebajikan agar dia menjadi manusia. Bukan berarti saya tidak senang jika dia pintar dan berprestasi.

Orang tua manapun pasti senang melihat anaknya punya prestasi. Tapi yang harus diingat, prestasi harus diraih dengan jujur, dan tidak curang. Prestasi di sekolah, bukanlah satu-satunya penentu masa depan yang cerah. So, mari jangan patahkan semangat anak yang kurang pintar dan jelek rankingnya. Sebaliknya, kita harus terus memotivasi mereka untuk berprestasi. Bagaimana dengan teman anda yang ranking satu saat sekolah dulu? Jadi apa mereka sekarang? Salam Damai.




Merdeka!!


Sumber gambar : sini, sini, sini, sini, sini
Polling
14 hari lagi-19 Suara
Jadi Apa Teman Sekelas Anda Yang ranking 1 Hari Ini? 
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
temen sd ane yg langganan ranking 1 sekarang jadi dosen di luar negeri. satunya lagi jadi akuntan.

temen smp ane yg langganan juara 1 jadi ibu rumah tangga.

temen sma ane ada yg jadi aktivis. tapi banyak yang dulu pinter sekarang gaktau kabarnya di mana emoticon-Malu
Quote:

Sang juara kelas pas SMP cantik ga om??? emoticon-Malu (S)
Quote:

amoy cantik om, dan wanginya itu lho bikin ahh emoticon-Genit
temen yang rank 1
SD jadi guru pns
SMP di BUMN
SMA sales baju emoticon-Big Grin
yang SMA jangan di ketawain lho om, memang itu passionnya. yang penting mampu sekarang orangnya
Quote:

Waduh-waduh, ini nih yang bikin susah move on dari jaman sekolah... Lihat yang bening-bening... emoticon-Genit
Quote:

Kalau gw ngetawain teman lu, sama aja ngetawain diri sendiri om... Sesama PDG, apapun dagangannya itu sama lah... emoticon-Big Grin
Quote:


mantab lah masalahnya gw jg PDGemoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
jd ibu rumah tangga mas... emoticon-Ngakak

well.. pas bgt niyh.. kmrn bru aj sya bca artikel mngenai pndidikan di jepang..
jd di kelas tdk ada murid yg pling mnonjol.. klopun ada murid yg trlalu pintar, maka sang guru akan brusaha utk mnutupi.. bgtu jg dgn murid yg kurng pandai.. justru murid yg pandai akan mndapat tugas lbh bnyk ktimbang murid lainny.. dan diminta utk membantu mngerjakan tugas yg diberikan kepada murid yg kurang pintar.. di jepang tdk ada istilah tinggl kelas, atau sebalikny kelas akselerasi.. semua akan seumuran utk mngikuti jenjang pndidikan yg sama... emoticon-Wow
ane gak sekolah bray
soalnya kata opa bob sadino
buat apa sekolahemoticon-Sorry
Quote:

Hidup PDG!!! emoticon-Merdeka
Quote:

Berarti kamu mba yang jadi juara kelasnya... emoticon-Big Grin Nah konsep seperti ini yang harusnya ditiru oleh pemerintah kita... Soal kelas Akslerasi,dua anak saya juga ditawari masuk namun saya tolak... Buat apa??? Kasihan beban mereka, nanti hilang waktu mereka main dan sosialisasi yang menurut saya juga penting... emoticon-Big Grin
Quote:

Emang situ bisa seperti om Bob om??? emoticon-Big Grin
gak tau lah gan pada kemana itu anak, tapi kalo yg SMA doi jadi ibu rumahtangga dan terakhir kali tahu kabarnya doi sedang menempuh kuliah., emoticon-Bingung
Salah satu yg sering ranking di sd dulu, sekarang jadi gembel gan - yaitu ane sendiri
emoticon-Ngakak
Quote:

Agan perantau ya??? Hehehehe... emoticon-Big Grin
Quote:

Ga percaya om, enthut kaskus kok gembel, sa ae lu gan... Bos apa nih??? emoticon-Hansip
Quote:


Jadi enthu mah lintas profesi gan, ga harus bos doang.
emoticon-Ngakak
Quote:

ahahaha.. bukan mas.. sya cm kebetulan aj nangkring sbntar di posisi itu.. emoticon-Malu (S)
yupp.. jd gk ada guru yg memuji murid yg pintar secara terang2an.. klo di indo kan gtu yaa biasany.. jd smakin minder deh yg kurng pintar.. istilahny cm guru yg tau kmampuan muridny..
bhkan ada quote yg mngatakan sperti ini..
Quote:
Dari semua juara kelas
Ga ada yg ingat namanya
Ga ada yg ingat mukanya
Sama kyk TS
Ga guna dan ga penting

emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:

Tahu om, tapi lintas profesinya itu ga ada yang gembel... emoticon-Big Grin
Quote:

Bener kan dugaan saya??? emoticon-Big Grin Kalau di sini malah muji yang baik, untuk meledek yang kurang baik... Ini fakta dan memang terjadi di Indonesia mba... emoticon-Cape d...
Quote:


yoi gan, 2 tahun lalu., emoticon-Big Grin
sekarang sedang dirumah, tapi mau balik merantau lagi bulan depan.,
Quote:

bukaann.. sya gk bs dimasukkan ke golongan itu.. sya murid yg biasa2 aj di skolah.. emoticon-Malu (S)

nahh itu.. mnurt sya meng-under estimate seseorang apalgi murid, akan mrusak mental ny.. kmampuan murid mnyerap ilmu yg diberi kan tdk smuany sma.. emoticon-Hammer (S)
yaa.. smoga ada prubahan yg lbh baik..
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di