alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dituding Berat Sebelah, GKR Hemas: Semua Capres Diterima Sultan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caea5767414f523fe70a5d3/dituding-berat-sebelah-gkr-hemas-semua-capres-diterima-sultan

Dituding Berat Sebelah, GKR Hemas: Semua Capres Diterima Sultan

Dituding Berat Sebelah, GKR Hemas: Semua Capres Diterima Sultan Yogyakarta, Beritasatu.com -  Dituding berpihak pada salah satu Calon Presiden, permaisuri Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Hemas menegaskan bahwa Kraton Yogyakarta tidak berpihak pada salah satu pasangan. Ini dibuktikan ketika capres dua belah pihak diterima Sri Sultan HB X dengan terbuka.

“Semua diterima dengan baik, cuma masalahnya, ada salah satu pihak yang mempublikasikan, sementara pihak lain tidak dan mematuhi kehendak Ngarso Dalem (Sri Sultan HB X-red),” ucap GKR Hemas, Rabu (10/4/2019) malam.

Hemas bahkan menyatakan, kubu Prabowo Subianto cenderung menggunakan cara-cara yang tidak simpatik dan memanfaatkan foto-foto yang sengaja disebar secara viral. Sementara dari pihak Joko Widodo tidak melakukan hal tersebut.

“Pak Jokowi datang dengan Bu Megawati dan diterima kok, jadi tidak ada yang berat sebelah. Kalau soal lokasi penerimaannya, ya karena Ngarso Dalem saat menerima Pak Prabowo dilakukan di Kantor Gubernur, Kepatihan, karena jadwal yang padat saja. Tidak ada motivasi membedakan, Pak Jokowi diterima di Kraton, sementara Pak Prabowo di Kepatihan,” tegas Hemas.

Pernyataan Hemas itu disampaikan menyusul pemberitaan-pemberitaan bernada provokatif cenderung hoaxyang mengatakan bahwa Sri Sultan menolak kedatangan Joko Widodo di Kraton karena menyebar aura negatif. Selain itu, mantan Presiden PKS, Hidayat Nurwahid pun dalam kampanye terbuka di Solo, Rabu (10/4) menyampaikan di depan massa kampanye bahwa Raja Yogyakarta hanya mau menerima Prabowo, sementara capres lain tidak.

Hemas menyatakan, politik adu-domba itu memang sengaja dihembuskan di masa kampanye Pemilu, untuk mendongkrak elektabilitas salah satu pihak, tetapi hal itu telah menyebabkan masyarakat di tingkat grass-rootterbawa arus.

“Sekali lagi, Yogya ini sedang jadi sorotan, jadi apa yang terjadi di Yogya, bahkan peristiwa kecil, bisa jadi besar, dan sengaja dibesar-besarkan untuk kepentingan politik jangka pendek. Jawaban soal penerimaan Sultan kepada para Capres itu sudah kita sampaikan, tetapi kalau diungkit kembali, ya jelas kan, kalau ada kepentingan di situ,” ucap Hemas.

https://www.beritasatu.com/nasional/...iterima-sultan

Sekelas hidayat1 nur wahid dari pks tukang ngebar hoaxemoticon-Turut Berduka

Bener2 menakjembutkan kaum pks ituemoticon-Marah
Diubah oleh albetbengal
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
ada capres yang dinasehati suruh jaga NKRI 😀
Sultannya lg mumet mikirin suksesi malah ditambah kasus beginian...
Semua diterima dengan baik, cuma masalahnya, ada salah satu pihak yang mempublikasikan, sementara pihak lain tidak dan mematuhi kehendak Ngarso Dalem (Sri Sultan HB X-red)

sudah jelas kan siapa tidak patuh.. dibilang jangan di publikasikan eh malah dibuat kampanye.. emoticon-Traveller
lebih afdol tu menyambangi rakyat satu2 minta ijin mo nyapres gt
bet,,bet,,itu mantu sultan masih nyaleg gerindra ga sih ??
kenapa datengnya harus sama simboknya.. jiper ya gak bisa berdiplomasi sama sultan.. sampe harus minta sama simboknya buat melas2 ke sultan..



gak jelas ! emoticon-Mewek
jangan ada lagi PSK diantara kita, cukup mereka memuaskan syahwat sang mantan.
dimana ada hoax disitu ada PKS
semoga tenggelem neh partai emoticon-Big Grin

Balasan post zinaitudosa
masalahnya nurwangit nyebut2 mega juga
mknya sekalin ngajak mega, biar satu foto buat bantah 2 hoax emoticon-Big Grin
Fansbowo udah crot kmn2 ini..
coba ditimbang dulu berat mana??
Balasan post zinaitudosa
Ane juga nggak yakin Prabowo datang ke Kepatihan sendirian Gan, pasti ma pengurus partainya.

Samalah sama Jokowi, datang ke Kraton bersama ketum partainya.

Cuman bedanya, yg ditemui di Kepatihan adalah Gubernur DIY sedang di Kraton adalah Raja Mataram. Walau personnya sama, mungkin itu yg bikin kubu dor minder dan bikin hoaks macem2.
wakakka si id jos tuh nyebarin fotonya, cepat juga kerja teamnya tapi kena sindir hahahha
Kalap, bingung mau menang, pokoke gimana caranya yg penting menang.
Balasan post becakmini.v7
Quote:


udah menang emoticon-Mad
kata Puskoptis ma survei abal2 gak jelas dari murica emoticon-Ngacir
segala cara di klaim emoticon-Big Grin
Sebagai ngarso dalem atau sebagai gubernur ?
Cek dulu diterimanya dimana ... Biar ga salah persepsi...

Soalnya banyak orang penting yang dateng ke teuku umar karena dikirain rumah dinas presiden di situ
Namanya juga sudah panik
Hasil survey jeblok semua
Tolong dimaklumi bu
Quote:


Paket hemat, buzzernya bikin survey abal abal dari asing aseng :travrl
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di