alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Reaksi Susi saat Diserang Luhut: Malas, Ngawur, Basi
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cade34d018e0d3873716c2f/reaksi-susi-saat-diserang-luhut-malas-ngawur-basi

Reaksi Susi saat Diserang Luhut: Malas, Ngawur, Basi



Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kerap berbeda pendapat dalam kebijakan di sektor perikanan dan kelautan.

Hingga saat ini, kebijakan mengenai penggunaan alat tangkap ikan cantrang dan penjualan benih lobster masih menjadi persoalan yang belum menemukan titik temu antar kedua belah pihak.

Pun saat diminta komentar mengenai kebijakannya yang ditentang Luhut, Susi Pudjiastuti kerap memberikan jawaban singkat nan santai, namun menjadi perhatian publik.

Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Menko Maritim Luhut Pandjaitan Foto: Basith Sebastian/kumparan

Apa saja pernyataan itu? Berikut kumparan rangkum:

1. Malas

Luhut menyatakan keinginannya agar nelayan bisa pakai cantrang untuk menangkap ikan. Hal itu berbeda dengan kebijakan Susi Pudjiastuti yang melarang cantrang karena dinilai merusak lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Luhut saat mengunjungi Pondok Pesantren Maslakul Huda di Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (30/3). Di ponpes itu, Luhut menerima perwakilan nelayan dari Lamongan dan sekitarnya.

Terkait pernyataan Luhut tersebut, Susi Pudjiastuti enggan berkomentar. Menurut dia, publik saat ini sudah lebih pintar dalam memilih alat tangkap ikan yang ramah lingkungan.

"Malas (saya komentari). Mereka (pembaca) sudah pintar-pintar," katanya kepada kumparan, Senin (1/4).

Cantrang adalah alat tangkap ikan berupa jaring berbentuk kantong, yang ditarik dengan kapal yang bergerak untuk mampu menangkap ikan di dasar perairan. Cantrang dianggap menguntungkan nelayan karena memberi hasil tangkapan yang banyak.

KKP selama ini dengan tegas melarang penggunaan alat tangkap cantrang. Sebab, cantrang dinilai alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan dan merusak ekosistem laut. Kerugian dari penggunaan cantrang ini mencapai Rp 13,17 triliun.

2. Ngawur

Luhut meminta Susi Pudjiastuti untuk merevisi Pasal 7 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56/Permen-KP/2016 tentang Larangan Penangkapan atau Pengeluaran Lobster (termasuk benih lobster), Kepiting, dan Rajungan dari Wilayah NKRI.

Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti. Foto: Elsa Olivia Karina L Toruan/kumparan

Lantas apa kata Susi?

"Ngawur," kata Susi saat dihubungi kumparan, Selasa (2/4).

Susi pun mengungkapkan, dia punya alasan untuk melarang jual-beli benih lobster seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (PermenKP) Nomor 56 Tahun 2016. Dia ingin agar lobster tetap ada di laut Indonesia karena hewan laut ini tergolong plasma nutfah atau belum bisa dibudi daya.

"Di seluruh negara dunia, pengambilan plasma nutfah dikategorikan sebagai kegiatan subversi berarti melanggar aturan negara yang paling keras. Di Indonesia punishment belum ada, tetapi kita sudah mulai menata dan mengatur agar benur-benur ini tidak diambil," ucapnya.

Dia pun memastikan, jika benih lobster diperdagangkan maka populasinya akan habis di masa depan. Susi pun mencontohkan, Indonesia dulu pernah mengekspor puluhan ribu ton lobster. Namun jumlahnya terus turun karena benih lobster diperjualbelikan secara ilegal.

"Pengambilan benur dilarang karena diambil oleh masyarakat yang tidak mengerti keberlanjutan dan kehidupan nelayan. Dulu Indonesia ekspor puluhan ribu ton sekarang tidak sampai seribu ton (untuk) lobster besar karena jutaan lobster begini diambil di mana-mana," jelasnya.

Susi Pudjiastuti Foto: Fitra Andrianto/kumparan

3. Basi

Luhut bersikeras agar cantrang dilegalkan penggunaannya. Luhut menyebut, berdasarkan pendapat ahli kelautan pribadinya, terdapat jenis cantrang yang tidak merusak lingkungan.

Terkait hal itu, Susi enggan memberi komentar. Ia menilai, hal tersebut sudah berlalu dan tak perlu dibahas kembali.

“Basi,” kata Susi usai mengisi kuliah bela negara di Universitas Sahid, Jakarta, Selasa (9/4).

Sebelum menjawab pertanyaan terkait pandangan Luhut, Susi sempat memberi imbauan pada mahasiswa dan pelajar Universitas Sahid agar menjaga laut.

Menurut Susi, bela negara dapat dilakukan salah satunya dengan menjaga kebersihan laut. Ia meminta agar pelajar mengurangi penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-hari.

“Supaya mereka mau mencintai, mau menjaga dan merawat laut, laut itu kalau dijaga ternyata sangat hebat,” ujar Susi.

https://m.kumparan.com/@kumparanbisn...?ref=trenstory


Ati2 Bu susi..ntar dibuldozer sama opaemoticon-Wakaka
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
tukang buldoser vs ledakin kapal....ntar juga sama2. non job ..jadi pengusaha lagiemoticon-Wink
coba di kasih amflop pasti susi lsng diam seribu bahasaemoticon-Big Grin
Diubah oleh responaftercrot
ngopi dulu bu
sayang, sebentar lagi masa jabatan susi akan berakhir
kok bisa jadi dua kementrian ya? padahal bidangnya hampir sama ( maritim, kelautan )
Menko cuy
emoticon-Leh Uga
Balasan post alprazolam666
Diperpanjang sama wowo kok 😁
harus dikasi poling ama rakyat biar klop emoticon-Big Grin
status menko maritim tp gak mikir kelestarian laut
mending jd menko persawitan aja
susi lebih pengalaman nangani perikanan..luhut itu opo?..
Susi bakal lanjut mentri klo wowo menang..gw yakin
Luhut dinonjobkan, Susi jadi menko maritim emoticon-Recommended Seller
Siapapun presidennya sptnya bu susi pantas lanjut mentri kkp....
Jgn bantah perdana menteri bu gak baik emoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
Quote:

kalo nanti emang ganti, seenggaknya ibu Susi ini msh bisa jadi menteri. yg wajib prtama dilempar itu si Puan Mahadungu
Quote:


banyakin baca bong.. biar gak IQ200selaut
unok dukung cantrang, nasbung bully susi
luhut dukung cantrang, nasbung bully luhut

nasbung memang asu emoticon-Big Grin
Luhut banyak lagunye lama2, udahlah opung ngurus tambang bisnisannye aje, udeh adem kan pung? kodu banyak, ga usah obrak abrik laut. emoticon-Cool
gak usah dikasi point, bu. maklum DNA muka petak
Quote:


Maritim hanya kamuflase, terlanjur malu memakai istilah "Menteri Utama" yg dulu digaungkan kubu Bowo.


Mr. Buldozer inilah yg sejatinya mengurus negara. Pinokio cuma simbol aja.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di