alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Polisi Ungkap Hasil Visum Audrey: Tak Ada Memar, Alat Kelamin Tidak Robek
4.29 stars - based on 7 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cada767337f931dd102084b/polisi-ungkap-hasil-visum-audrey-tak-ada-memar-alat-kelamin-tidak-robek

Polisi Ungkap Hasil Visum Audrey: Tak Ada Memar, Alat Kelamin Tidak Robek

Polisi Ungkap Hasil Visum Audrey: Tak Ada Memar, Alat Kelamin Tidak Robek

Korban dugaan pengeroyokan di Pontianak, Audrey (14), telah menjalani hasil visum. Polisi mengungkap hasilnya. 

Audrey mengaku dianiaya oleh siswi SMA di kotanya pada 29 Maret 2019. Peristiwa itu baru diadukan ke Polsek Pontianak Selatan pada 5 April 2019 dan kemudian dilimpahkan ke Polresta Pontianak. 

Visum dilakukan sepekan setelah dugaan pengeroyokan terjadi di rumah sakit tempat Audrey dirawat. Hasil visum dipaparkan oleh Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir dalam jumpa pers di Pontianak, Rabu (10/4/2019). Jumpa pers ini disiarkan lewat Instagram Live kapolresta_ptk_kota.

"Hasil pemeriksaan visum dari RS Pro Medika baru keluar tertanggal hari ini," kata Anwar. 

Anwar lalu membacakan hasil visum dari rumah sakit. Dari hasil visum, kepala korban tidak bengkak dan tidak ada benjolan. Tidak ada memar di mata dan penglihatan normal. 

"Dada, tidak ada memar dan bengkak. Jantung dan paru-paru normal. Perut datar, bekas luka tidak ditemukan. Organ dalam abdomen tidak ada pembesaran," ungkapnya. 

Anwar mengatakan bahwa dari pengakuan korban, terduga pelaku sempat menekan alat kelamin korban. Berdasarkan hasil visum, tidak ada bekas luka di alat kelamin. 

Polisi Ungkap Hasil Visum Audrey: Tak Ada Memar, Alat Kelamin Tidak Robek


"Alat kelamin, selaput dara atau hymen, intact. Tidak tampak luka robek atau memar," ucap Anwar. 

"Kulit tidak ada memar, lebam, maupun bekas luka," tambahnya. 

Hasil visum yang dipaparkan oleh Kombes Anwar ini adalah visum yang dilakukan sepekan usai peristiwa pengeroyokan terjadi. Setelah ini, polisi akan mensinkronkan pengakuan korban, hasil visum, dan pemeriksaan pelaku. 

Kombes Anwar juga memaparkan kronologi berdasarkan pemeriksaan orangtua korban. Permasalahan ini berawal dari sindir-menyindir. 


"Permasalahan berawal dari korban dan pelaku sindir menyindir terkait pacar pelaku yang merupakan mantan pacar sepupu korban. Salah satu ortu pelaku juga pernah pinjam uang ke korban Rp 500 ribu. Sudah dikembalikan tapi masih suka diungkit-ungkit jadi pelaku tersinggung," jelasnya. 

Terkait kondisi alat kelamin korban, ibunda Audrey, Lilik juga sudah menjelaskannya. Saat diperiksa oleh salah satu dokter, Audrey sempat bercerita soal terduga pelaku berusaha menggapai alat kelaminnya. Lilik pun meminta dokter melakukan pengecekan. "Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa," kata Lilik saat dihubungi, Selasa (9/4) malam. 

https://news.detik.com/berita/d-4504...913.1541780864

Diubah oleh kaskus.infoforum
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
asem kirain visum abis dianiaya
visumnya ternyata sepekan abis digebukin
ya dah pada ilang tu bekas2nya
profile picture
bondeta
..astagah...!

..habis dianiaya trus divisum, nak jerat-jerit mas...!


profile picture
tim.hore.hore


nggk jg mbah.... luka lebam mana bisa hilang dlm seminggu..... kena gores duri aja msh berbekas lo mbah....
profile picture
Adhiefree
dan sdah pasti udah tertutup lagi tuch. itunya... heheheh jdi mrasa virgin lg
profile picture
masmomon
ada yg menetap lama ada yg cepet ilang
saiya pernah ngevisum kdrt
di benturin palanya ama ditarik tangannya
satu hari kmudian baru periksa
lebam di kepala nggak ada cuman kerasa pusingnya
klo yg di tangan malah masih keliatan biru.
emoticon-Wkwkwk
yang konyol itu kan netijen yang terlanjur invest emosi. salah sendiri suka coli di sosmed.emoticon-Traveller
Cuma Kenakalan Remaja Jadi Heboh Banget, Tinggal Lapor Polkis Kalo Ada Kekerasan Beres Kok, Dimana2 Audrey Kayanya Dia Bocah Paling Sengsara Di Endonesah emoticon-Hammer2
profile picture
m.cantik
Siapa pun anda ,apakah anda punya anak perempuan?Bagaimana kalau anak anda seperti Audrey .
mirip uduy main kobel2 tanpa permisiemoticon-Big Grin
Quote:


Lo lahir tahun berapa tong ? Tahun 80, 90, sampe awal 2000'n kenakalan remaja macem begini hal wajar, berantem sama temen sampe bonyok besoknya ketawa bareng lagi, beres. Framing beritanya lebay " seorang siswi SMP di keroyok 12 siswi SMA " langsung satu nusa satu bangsa heboh, pada komen2 macem2 padahal polkis belum bekerja, pas liat si korban Fine2 aja ga seheboh beritanya, mikir tong pelaku juga masih remaja apa itu ga di sebut Bullying ? Apa mereka ga stress, coba di liat dulu apa masalahnya. Stop Kekerasan Anak, Stop Bullying iya bener, tapi jangan juga jadikan Anak2 Bermental Tempe.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di