alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Gan! KASKUS dan HBO bagi-bagi merchandise resmi Game of Thrones nih! Ikutan kuisnya di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Massa Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tagih Duit Rp 50.000 ke Pihak Panitia
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cad929409b5ca07ac0dd55e/massa-kampanye-jokowi-maruf-tagih-duit-rp-50000-ke-pihak-panitia

Massa Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tagih Duit Rp 50.000 ke Pihak Panitia

Kampanye terbuka pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di Lapangan Pelabuhan Perikanan Bastiong Ternate, Maluku Utara, Minggu (7/4), ternyata menyisakan persoalan.
Koordinator massa kampanye capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Maluku Utara, Kiki Nuraini, mengatakan bahwa sampai saat ini, mereka belum dibayar pihak panitia.
Kiki bilang, kampanye ini diprakarsai oleh Aliansi Anak Negeri Indonesia Timur Maluku Utara. Sesuai kesepakatan awal, peserta kampanye akan diberi duit Rp 50.000 per orang usai kampanye.

"Tapi sampai sekarang dorang (mereka - pihak panitia) belum kasih (uang). Saya ditagih massa kampanye. Karena saya koordinator," tutur Kiki, kepada cermat di Ternate, Rabu (10/4).

Screenshot status Kiki di media sosial facebook yang sudah dihapus, dikirim ke kru cermat
Lantaran terus ditagih, Kiki akhirnya protes melalui tulisan yang diunggah di media sosial Facebook. Namun, dua unggahan tersebut akhirnya dihapus.
"Pihak aliansi yang minta. Jadi saya hapus. Tapi mereka janji akan cairkan uangnya. Tapi sampai sekarang belum," ujar Kiki.
Kiki menyebut, kemarin dirinya bertemu dengan Ketua Aliansi Anak Negeri Indonesia Timur Maluku Utara, Akmal Iskandar Alam. Mereka membahas persoalan ini.
Dalam pertemuan itu, Kiki mengatakan bahwa Akmal sempat meminta untuk menghapus unggahan tersebut agar proses pencairan anggaran segera dilakukan. Bahkan, Kiki mengaku diancam.

Screenshot status Kiki di media sosial facebook yang sudah dihapus, dikirim ke kru cermat. Kiki meminta, foto dan namanya di media sosial diblur.
"Kalau kita (saya) mau lawan ngana (kamu), bisa. Karena jumlah torang (kami) banyak. Sedangkan ngana (kamu - Kiki) hanya seorang diri," tutur Kiki menirukan ucapan Akmal.
Setelah dari pertemuan itu, Kiki diminta Akmal menunggu di salah satu pelabuhan penyeberangan speedboat di Ternate.
"Saya menunggu hingga jam 2 malam, tapi mereka tidak datang," katanya.
Kiki bilang, dalam kampanye tersebut, sejumlah massa dari beberapa kelurahan di Ternate turut dilibatkan. Seperti Kelurahan Tobona, Kampung Pisang, Tanah Tinggi, Bastiong, Mangga Dua, Kalumata, dan beberapa kelurahan lainnya.
"Saya koordinator massa kampanye dari Kelurahan Tobona. Jumlah kami sekitar 80 orang. Tapi kami gabung dengan Kampung Pisang. Jadi sekitar ratusan. Setahu saya sebagian kelurahan sudah dibayar. Kecuali Tobona," imbuhnya.

Sumur : https://m.kumparan.com/ceritamalukuu...ia-1qrIp4JhVC9

Ga simpatisan ga tekordinator kelakuan ky binatang semua emoticon-Wkwkwk

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Massa Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tagih Duit Rp 50.000 ke Pihak Panitia
Quote:


Mbok baby ng no suruh diet orang gembrot gituh...
Massa Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tagih Duit Rp 50.000 ke Pihak Panitia
semoga bisa segera dibayar
Di saat yg sebelah malah ngeluaron duit buat ikut kampanye, hotel jutaan rupiah lah, transport lah, waktu lah..

Eh yg enih kelakuan kayak gini emoticon-Leh Uga
Nitip... emoticon-Ngakak

Massa Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tagih Duit Rp 50.000 ke Pihak Panitia

Bwuahahahaaa.... di kota ane juga sama, dibayar 50 ribu, relawan 25 ribu

#no BB hoax, tapi ini nyata gan
panitia ingkar janji emoticon-Mewek
Quote:


emoticon-Leh Uga
yeah sana sini sama aja..gak gampang ngumpulin orang yg banyak untuk acara partai tanpa duid tinggal mana yg ketahuan belangnya emoticon-Ngakak
bong sehat?
Malu ndak tuh, kena koordinator yg ember sampe upload ke medsos.. emoticon-Leh Uga

Pengerahan massa kampanye dan politik uang mmg bukan hal baru. Tp jgn sampe ketahuan lah, momo.. emoticon-Ngakak (S)

Quote:


emoticon-Cape d... (S)
Quote:


Quote:


Quote:


Dari pada ente-ente hanya omdo... mending amati yg ini. emoticon-Ngakak (S)
Mana tau berkah jadi pendukung wowo .. emoticon-Leh Uga

Massa Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tagih Duit Rp 50.000 ke Pihak Panitia

Massa Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tagih Duit Rp 50.000 ke Pihak Panitia



emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Quote:


Cebokers detectedemoticon-Leh Uga
eeeee kita punya uang sedang disita KPK. sabar dikit laa,
Quote:


Napa gan... keki yah emoticon-Ngakak (S)
Dan... ente kan yakin jagoan ente menang emoticon-Ngakak (S)

Tunjukin dong sebagai pendukung kelas wahid... kan lumayan tuh dapat +3x emoticon-Leh Uga



Kalau saya... ogah gan masang wowo, mau masang wiwi... hanya dapat dikit.. emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:

Keki ama pendidikan rendah??ya gak masuk akal dong breemoticon-Ngakak
Quote:


Kalau org bego gk sekolah pasti milih wowo bre... soalnya hadiahnya gede ...emoticon-Ngakak (S)
Kalau org pintar.. gk bakalan klik wowo... karena tau itu hanya jebakanemoticon-Ngakak (S)



Oke... saya bukan dalam mengajak agan bermain judi... hanya mau memberitahu saja..100% pasaran judi politik itu tdk pernah meleset.. apalagi ini posisi H2H emoticon-Ngakak (S)

Kalau mereka {bandar} tau ada ketidak-wajaran... maka pasaran judinya akan di close, seperti kasus ahok di putaran kedua... mereka langsung close... alias mereka hanya bermain di putaran pertama saja dan sesuai survei memang ahoknya yg menang dgn odd 1.15 emoticon-Ngakak (S)



Itu saja dari saya gan... emoticon-Leh Uga
Quote:


Koreksi ya cuyemoticon-Big Grin
Massa Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tagih Duit Rp 50.000 ke Pihak Panitia
Balasan post responaftercrot
ente tau kagak titel bisa di beli....emoticon-Ngakak (S)

ente tau kagak... selama 22 tahun kepala tehnisi pengelasan truk" raksasa di freport itu hanya tamatan smp yg beranggotakan insinyur" tamatan ITB dan UGM emoticon-Ngakak (S)

jadi titel bukan segalanya bre... yg professor aja ada yg percaya dimas kanjengemoticon-Ngakak (S)
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di