alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cad8d02facb9569cb19bf7e/tiga-pembodohan-umat-di-ajakan-pwnu-ke-tps-kh-rozi-syihab-saya-malu

Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu

7 April 2019

Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu
KH Rozi Syihab: Malu punya pimpinan seperti ini. (FT/IST)

SURABAYA | duta.co – Jika benar, ini sungguh luar biasa. Adalah beredarnya surat Instruksi “Lailatul ijtima’, Istighotsah dan Tahajjud Sukses Pemilu 2019” atas nama PWNU Jatim tertanggal 30 Maret 2019 di media sosial.

Lampiran surat dengan kop PWNU bernomor 145/PW/A-II/L/III/2019 itu memang sarat politik. Tertulis di point terakhir, bahwa, Rabu (17/4) bersamaan dengan hari ’H’ coblosan, warga NU diminta “Datang berjamaah ke TPS dengan baju putih, bersarung (muslim) dan berkerudung hijau (muslimat)”.

“Ini pembodohan umat. Organisasi sudah dijadikan proyek politik. Sebagai dzurriyah muassis NU, kami sedih menyaksikan semua ini. Mereka sudah tidak punya rasa hormat kepada para masyayikh yang dengan susah payah mendirikan jamiyyah NU. Demi jabatan, mereka campakkan adab kepada para masyayikh,” demikian disampaikan H Agus Solachul A’am Wahib, cucu KH Wahab Chasbullah kepada duta.co, Ahad (7/4/2019).

Menurut Gus A’am Wahib, ada tiga pembodohan. Pertama, semua tahu, bahwa, tanggal 16 dan 17 itu adalah masa tenang. Mestinya NU ikut menjaga agar suasana tetap kondusif. Bukan malah ‘jadi kompor’, membuat acara yang sarat dengan politik.

Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu
Gus A’am Wahib (cucu KH Wahab Chasbullah). (FT/MKY)

Masih menurut Gus A’am, pembodohan berikut tak kalah serius. “Kedua, mulai kapan NU menggerakkan warganya ke TPS. Apalagi dengan baju putih, di mana kita tahu bahwa itu merupakan agenda politik Jokowi. Pembodohan seperti ini sangat memalukan,” imbuhnya.

Ketiga, tegas Gus A’am Wahib, materi-materi yang ditulis dalam surat instruksi itu, memiliki tedensi politik yang kelewat vulgar. “Mereka lupa bahwa umat sudah cerdas membaca politik. Pembodohan seperti ini justru akan ditertawakan umat. Mereka pasti bertanya dapat imbalan apa kok sampai tega merusak, menyeret organisasi. Umat yakin ini untuk urusan perut,” sambung putra KH Wahib Wahab, Menteri Agama RI ke-8 ini dengan nada serius.

Hal yang sama disampaikan KH Rozi Syihab. Menurut Kiai Rozi, edaran PWNU itu tidak perlu diikuti. Jika perlu, warga NU harus menolak, mendesak PWNU mencabut instruksi tersebut demi Khitthah NU.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Instruksi ini harus dicabut, memalukan. Saya malu memiliki pemimpin NU seperti ini,” jelas Kiai Rozi yang aktif dalam gerakan komite khitthah NU.

Masih menurut Kiai Rozi, isi instruksi ini jelas-jelas politik. Lebih ironis lagi, itu dilakukan pada masa tenang, tanggal 16 dan 17 April.

“Apa mereka tidak mengerti, bahwa, saat itu minggu tenang. Penggalangan massa, apapun alasannya, apalagi menyerukan ke TPS berjamaah, adalah dilarang. Bawaslu tidak boleh diam,” tegasnya.

Setidaknya, tegas Kiai Rozi asal Pasuruan ini, dengan terbitnya instruksi tersebut, menunjukkan, bahwa mereka yang menandatangani surat itu, tidak paham aturan negara, dan tidak paham aturan organisasi.

“Ini sangat berbahaya bagi kelangsungan NU ke depan. Jika dibiarkan, NU akan dijadikan alat politik, alat untuk mencari jabatan dan uang,” tegasnya. (mky)

https://duta.co/tiga-pembodohan-umat...n-seperti-ini/

emoticon-Turut Berduka
Diubah oleh db84x3
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
NU struktural mungkin lagi haus pak kiyai emoticon-Malu

salam amlop cap jempol emoticon-Malu
Diubah oleh kongkalingkong.
ehem ehem pak emoticon-Malu


Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu
Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu


emoticon-Malu
Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu


emoticon-Malu
Quote:


emoticon-Salaman
asek gajianemoticon-Swiss
ki... bangun ki... yg sebelah udah ngibarin khilafah... NU jangan diem aja....
Ada yang punya malu, ada yang tak punya malu...biasa ituh
Kalau kayak cebong yang tak kenal malu itu baru warbyasah

emoticon-Wakaka
NU garis lurus tak terprovokasi isu khilafah yang dikoar koarkan media mukidi..karena khilafah itu hoax yang nyata...sama hoaknya dengan ketakutan komunis bangkit...jika ada yang yakin salah satunya apalagi ini perseteruan komunis dan khilafah maka itu kebodohan yang nyata..dan penyebar hoax khilafah ada di kubu mukidi
junjungan kampret saja myuruh "lebaran" di tps

blm lagi preman daster aka lastcar mau sweeping "warga asing"
seng sabar pak kyai
Aku malu emoticon-Embarrassment
biasalah, beda afiliasi politik lantas tikam-menikam. padahal masih sesama.
kalau udah kayak gini ya ujungnya adu kuat-kuatan.
pengikut makrup yang banyak atau pengikut ono yang banyak.emoticon-Big Grin
direzim dungu ini rakyat bener2 diadu dombaemoticon-DP
Quote:


Cebokers..gope/cebokan ya breemoticon-Leh Uga
Diubah oleh responaftercrot
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu


emoticon-Blue Guy Bata (L)
klo wowo berani ngusir jidad gosong dasteran disekelilingnya, mungkin NU mau pindah ke wowo pak yai ..... emoticon-Big Grin

masalah dengan orang2 yang doyan bidah2in amaliyah NU itu melebihi sekedar copras capres
diamana orang2 itu berada, NU selalu berada di lawannya

sesimple itu
Diubah oleh dwiatmaja
Quote:


Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu

Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu
Quote:

Lebih giat lagi kerjanya breemoticon-Ngakak

Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu
Quote:


Bukti konkritemoticon-Big Grin

Tiga Pembodohan Umat di Ajakan PWNU ke TPS, KH Rozi Syihab: Saya Malu
Diubah oleh mansion_999
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di