alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Peneliti: politik uang berpotensi ancam perekonomian negara
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cad74d4018e0d40ef782e72/peneliti-politik-uang-berpotensi-ancam-perekonomian-negara

Peneliti: politik uang berpotensi ancam perekonomian negara

Senin, 8 April 2019 16:19 WIB

Peneliti: politik uang berpotensi ancam perekonomian negara
Peneliti Australian National University Edward Aspinal (tiga dari kiri) menjelaskan bahaya praktik politik uang, di Jakarta, Senin (8/4/2019). Ia mengatakan politik uang yang kerap dilakukan para politisi menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) dapat mengancam perekonomian suatu negara. (Antara/Muhammad Zulfikar)


Jakarta (ANTARA) -
Peneliti dari Australian National University Edward Aspinal mengatakan politik uang yang kerap dilakukan para politisi menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) dapat mengancam perekonomian suatu negara.

"Struktur ekonomi sangat berpotensi terdampak politik transaksional ini," kata Edward di ITS Tower, Jakarta, Senin, pada seminar dengan tema Politik Uang dalam Pemilu 2019.

Sebagai contoh, apabila seorang politisi melakukan politik transaksional pada pemilu dan terpilih, maka mereka memiliki peranan besar dalam menentukan kebijakan ekonomi.

Padahal, kata dia, apabila para politisi mengeluarkan uang dalam jumlah besar saat pemilu, maka mereka akan berusaha mengembalikan modal dengan berbagai praktik atau kegiatan setelah terpilih sebagai wakil rakyat.

Hal tersebut pada umumnya bermuara pada praktik korupsi. Tindakan ini dilakukan oleh sejumlah politisi karena melakukan politik transaksional kepada masyarakat saat pemilu.

"Dengan kata lain, mereka berusaha balik modal, namun dengan cara yang salah," kata dia.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Edward, pada umumnya politik uang lebih banyak menyasar kepada masyarakat kategori ekonomi menengah ke bawah.

Sementara itu, peneliti KITLV, Ward Berenschot berpendapat bahwa tingkat politik uang tertinggi tidak hanya terjadi di masyarakat ekonomi menengah ke bawah, khususnya di Indonesia.

"Jika ada lembaga swadaya masyarakat yang mandiri serta media massa yang mandiri dan cukup kritis, maka tingkat politik uangnya tidak terlalu tinggi," kata dia.

Namun di tiga negara yaitu Argentina, India dan Indonesia, praktik uang masih sering ditemukan berdasarkan hasil penelitian.

Ia berpendapat apabila garis kemiskinan turun, maka tidak ada jaminan politik uang akan berhenti di suatu negara.

Salah satu upaya yang dapat memutus mata rantai politik uang yaitu dengan menggabungkan seluruh pemilihan menjadi satu kegiatan sehingga lebih menghemat biaya pemilu.

Pewarta: Muhammad Zulfikar dan Ahmad Wijaya
Editor: Faisal Yunianto

https://m.antaranews.com/berita/8217...onomian-negara
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
money politics
Para politisi yg terpilih akan mengkorupsi uang rakyat sebagai ganti dulu uang yg pernah digunakannya untuk pemilu
klo uangnya sendiri msh mnding..kl nodong dulu yg lbh parah emoticon-Leh Uga


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di