alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Story / ... / Poetry /
Kumpulan Puisi-puisi
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cad744182d49568b231dfb5/kumpulan-puisi-puisi

Kumpulan Puisi-puisi

Spoiler for galeri:




Karya karya : arin.unicorn

SEPENGGAL SAJAK BISU

Di ketinggian waktu yang tak pernah jera menanam prihal
ada sedikit kejayaan singkat
antara rasa dan dendam
saling berbicara keangkuhan
dalam benak pencarian
yang mana hasilnya adalah sebuah amarah
aku kembali mabuk udara.

Ini adalah sesuatu
panas
bisu
dan dingin
menjalar ke seluruh bagian tubuh
hingga lupa bahasa lain selain penderitaan.

Ah, masa
bisakah ruang itu kembali ke semula
saat inti ingin
berlayar damai
dari satu kubu
hingga dasarnya membaik sempurna.

Seandainya saja tidak ada pengaruh luar
mungkin aku bisa merasakan kenikmatan
berkali-kali
sampai lupa meletakkan batasan sakit ini
pecah semakin dalam.

Duhai purnama yang kutunggu di lain waktu
mari berdialog bahasa kesopanan
kemudian menjelajah dunia
tanpa serpihan samar
atau kabut-kabut pedih
yang membuat jiwa terperangkap pertanyaan pertanyaan tersulit.

Jakarta, 10 April 2019. 5:25

NAPAS PANJANG Dandelion

Ia adalah berlian waktu
pada dunia
antaranya
peluh itu berkisah
di antara hari
meretas banyak kesimpulan
sedari penanaman duri
hingga
kesenangan dunia
hm peluh itu semakin banyak
mengumpulkan dan menguasai jejak petualang.

Dan jikalau hujan tiba
hatinya begitu riang
tak ada keterasingan dalam menikmati
kejayaan musim
begitupun jika kemarau singgah
sebab cuaca ialah kegemaran
untuk sebuah senyuman kehidupan.

Sekali lagi wajah itu tidak bisa menjabarkan sebuah misteri
sebab kepandaiannya
melebihi catatan riwayat genap
dari petuah leluhur
yang sering di patahkan malam.

"Aku masih bisa berdiri tegak"

Dengan lantangnya mengatakan kepada dunia
tanpa lagi bersembunyi
dalam tirai kepura-puraan.

Jakarta, 10 April 2019. 9:34

Selepas Hujan

Dan ia kembali menuju ruangannya sendiri
sambil menikmati secangkir kopi
pisang goreng
dan anyaman patah hati.

Kemudian menatap wajah suci
sambil menunggu waktu yang diam-diam pergi
meninggalkan hunian liar
yang membuat benaknya bergejolak lebih panas
ini adalah keserakahan yang memilukan pandangan mata.

Jakarta, 9 April 2019. 07:30



Rumput di Belakang Luka

Sungguh aku kehilangan
setelah banyaknya sungsang di balik pintu
memandang halaman
hanya ada musim yang liar dalam kepalaku.

Jangan katakan menjadi matahari
setelah ayah pergi tanpa kembali
meninggalkan kenangan yang memukul kerinduan
setiap malam saat heningnya datang menyapa degup jantung.


Jakarta, 10 April 2019.


Hm, mripatku ngantuk ...bobo siang yukammm


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
pejwan
Keren puisinya
Quote:


Mksh kak
Quote:


Sama-sama
Quote:


Tulisan kakak juga keren abis top
Quote:


Makasih
Quote:


Masama kak
aku datang kasih bintang

hai bunga deandilonku
aku merawatmu dengan hatiku
hatiku tak henti memujamu
Diubah oleh erina79purba
Quote:


Duh asiknya di puja puji
Quote:


Pujianku dari hati yang paling dalam
Sedalam lautan
Untuk mu deandilonku
Engkau mekar berseri bersemayam di dasar hatikuemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
Diubah oleh erina79purba
Quote:


Pujian sang bunda adalah sebuah keindahan yang terdalam. Semoga kita bisa selalu menjadi teman
Quote:


Selalu teman di antara rumput ilalang
Teman di antara Padang tandus
Teman di taman firdaus
Teman di akhir hayat
Quote:


Teman yang tidak pernah melupakan teman itulah teman yang sejati
Quote:

Teman tak pernah lupa
Quote:


Kau abadi kalau bagitu
Quote:


Abadi di dua dunia
Semangat mba
Yuk buat puisi lagi
Quote:


Aku adalah waktu
Antara bait senggang
Di kubu bumi
Yang telah mati
Dalam sajakku sendiri
Quote:


Dalam sajakku tercipta dunia fantasi
Imajinasi yang tinggi
Dunia khayalanku
Lewat puisi tertoreh segala keluh kesah
Diubah oleh erina79purba
Quote:


Duhai pujangga sakti
Aku hanya tersenyum melihat dunia
Saujananya sejarah
Terlalu singkat
Memenuhi pekarangan rumah
Quote:


Pekarangan rumah terhias seperti senyummu menghias hatiku
Duhai pujaan pujangga hatiku
Diubah oleh erina79purba
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di