alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Voxpol Jelaskan Alasan Hasil Beda Survei Elektabilitas Capres
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cad56d668cc9511ed73f81f/voxpol-jelaskan-alasan-hasil-beda-survei-elektabilitas-capres

Voxpol Jelaskan Alasan Hasil Beda Survei Elektabilitas Capres

Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Eksekutif Voxpol Centre Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menjelaskan soal perbedaan hasil sejumlah lembaga survei terkait Pilpres 2019.

Berdasarkan hasil survei Voxpol terbaru, terdapat selisih sekitar lima persen elektabilitas yang diperoleh capres petahana Joko Widodo dengan lawannya, Prabowo Subianto.

Jokowi memperoleh elektabilitas sebesar 48,8 persen, sedangkan Prabowo 43,3 persen. Sementara hasil lembaga survei lain, umumnya terdapat selisih di atas 10 persen di antara kedua paslon.

"Ada beberapa faktor yang memengaruhi perbedaan hasil ini. Salah satunya momentum waktu," ujar Pangi saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (9/4).

Lihat juga: Survei Voxpol: 'Undecided Voters' Pengaruhi Elektabilitas

Momentum waktu yang dimaksud adalah pengambilan sampel responden survei tersebut. Voxpol melakukan survei pada 18 Maret hingga 1 April 2019 yang jaraknya lebih dekat dengan hari pemungutan suara pada 17 April mendatang.

"Mungkin momentum waktu. Kalau mereka (lembaga survei lain) ambil sebulan lalu, kami terbaru sudah 1 April," katanya.

Selain itu, faktor pengambilan sampel data juga sangat berpengaruh. Pangi mengatakan lembaga survei umumnya memiliki metode pengambilan data responden yang sama yakni dengan metode acak bertingkat. Namun, dalam proses pengacakan sampel yang dipilih bisa jadi berbeda dan akan berpengaruh pada hasil survei.

"Mungkin acak datanya berpengaruh. Desa, kelurahan, yang diambil tentu beda," katanya.

Voxpol sendiri menurut Pangi mengambil sekitar 160 kelurahan/desa dari seluruh Indonesia yang diambil secara acak untuk menjadi sampel. Dari kelurahan/desa tersebut diambil masing-masing 10 responden.

Lihat juga: Survei Voxpol: Jokowi Hanya Unggul 5 Persen dari Prabowo

Kemudian di tingkat RT, responden diambil secara acak lima RT di tiap kelurahan/desa. Dari pengambilan responden tersebut, diambil lagi secara acak dua kepala keluarga dari tiap RT.

Faktor yang tak kalah penting, lanjut Pangi, adalah keberadaan undecided voters atau orang yang belum memutuskan pilihan. Dalam survei Voxpol, terdapat 7,9 persen responden yang belum memutuskan pilihannya dalam Pilpres 2019.

"Untuk undecided itu memang susah karena masih disembunyikan. Ada juga yang setelah (dibujuk) mau. Itu pengaruh juga," ucap Pangi.

Lihat juga: Survei Internal Dibuka untuk Lawan Opini Prabowo Terus Kalah

Selain itu, lanjut Pangi, metode pertanyaan yang ditujukan pada responden juga akan memengaruhi hasil akhir survei. Selama ini pihaknya selalu menggunakan metode wawancara tatap muka dengan responden. Sementara ada pula lembaga survei yang menggunakan metode pertanyaan dengan kuesioner.

"Ya, memang yang penting sebenarnya metodologi, karena kan ini bukan asumsi, tapi pakai ukuran. Misal ada yang pakai pertanyaan kuesioner, tapi kadang (pertanyaan) kuesioner kan suka tidak objektif juga," katanya.

Pangi menuturkan hal yang membedakan hasil survei miliknya dengan lembaga lain adalah proses quality control atau verifikasi survei sebesar 20 persen dari 1.600 responden. Cara ini dilakukan dengan mendatangi kembali responden dan mengonfirmasi ulang pilihannya atau disebut dengan hot spot checking.

"Harus dicek kembali, apakah ada masalah, ada yang patut dicurigai atau tidak, karena mood orang itu kan suka berubah. Itu yang kadang tak bisa dilihat," terangnya.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
gag mau tau saiya
yg real tanpa bayaran dan jujur cuma puskaptis, titik
Balasan post ggarama
Siapapun itu pengelola survey kalau berpijak pada metode dan cara yg jujur dan keuangannya gak bergantung dari pihak manapun ane kira bisa dipercaya.
Diubah oleh secretboyxx
wartawan harusnya tanya ke puskaptis, bagaimana metode penelitiannya? emoticon-Wkwkwk
Sekarang pilihnya selain yang didukung PKS, HTI, ama FPI.
Survey mendatangi kembali responden dan survey ulang. Jd sejak awal dah tau preferensi para responden. Berarti gampang kan mo nentuin hasil survey nya. Tinggal pesanan nya mo menang yg mana. Yg menang A yah banyakin responden yg dulu milih A, mo menang si B, banyakin responden yg dulu milih B. Biar nggak di komplen kok beda ma hasil survey tempat lain yah tinggal dibikin perbedaan hasilnya tipis antara A dan B.

Mudah, murah, praktis, sistematis, untungis.
Top markotop, aje gile
emoticon-cystg
baguslah penjelasannya
Balasan post ggarama
SALAH, yang paling bener dari segara survei itu SURVEI INTERNAL


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di