alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Gan! KASKUS dan HBO bagi-bagi merchandise resmi Game of Thrones nih! Ikutan kuisnya di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sektor Properti Masih Lesu, Penurunan Omzet Mencapai 70 Persen
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cac8fc5337f936c4d2692b8/sektor-properti-masih-lesu-penurunan-omzet-mencapai-70-persen

Sektor Properti Masih Lesu, Penurunan Omzet Mencapai 70 Persen

TASIK – Penjualan rumah subsidi pada triwulan 1-2019 mengalami penurunan. Adapun rumah komersil masih stagnan.


Hal ini diungkapkan Sekretaris Real Estat Indonesia (REI) Komisariat Priangan Timur H Indra Suhendra kepada Radar, Senin (8/4).


“Kondisi pasar properti belum pulih bahkan cenderung menurun. Pe­nye­bab­nya yaitu minat dan daya beli konsumen melemah,” ungkap dia.

Tren investasi dan perkembangan kebijakan pemerintah pun menjadi faktor yang mempengaruhi perkembangan pasar properti.

Apalagi, kata ia, memasuki masa Pemilu biasanya masyarakat masih wait and see dan menahan dananya.

Ia menyebutkan, tren penurunan penjualan properti ini sudah terasa sejak tahun lalu. Bahkan para pengembang mengalami kehilangan omzet hampir 70 persen.

Ia menegaskan, meskipun penjualan sedang turun namun para pengembang belum bisa menurunkan harga jual ru­mah. Sebab, bahan bangunan dan kom­ponen biaya rumah masih tinggi.

“Menurunkan biaya rumah adalah opsi terakhir, saat ini kita masih terus berusaha memaksimalkan pemasaran dengan berbagai strategi,” ujarnya.

Upaya tersebut di antaranya menggelar pelatihan marketing serta membuka pemasaran digital. “Ini sebagai upaya untuk mempermudah pemasaran dan pemesanan properti,” tandasnya.

Ketua REI Priangan Timur H Ujang Cukanda menegaskan kinerja sektor perumahan menurun akibat guncangan perekonomian nasional. Makanya, saat ini para pengembang berusaha memaksimalkan potensi yang ada.

“Melihat kondisi pasar saat ini, target kita tidak muluk-muluk yang penting bisa survive atau mencapai angka penjualan yang stabil,” ujarnya. (ujg/na)


https://www.radartasikmalaya.com/sek...pai-70-persen/


ga kreatip, jual onlen donk
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Yah Alhamdulillah aja
Rumah subsidi ya rebutan. Masalahnya hanya yg belom punya rumah yg boleh beli.
Harga rumah kian hari kian ga masuk akal untuk perumahan komersial
Yg beli rumah ya orang itu2 aja, bukan bener2 pemilik baru
Di cluster perumahan ane cm ada 50an rumah per cluster dan 30% rumah2 itu pada kosong
Bukan krn dijual atau apa, tp emang ada yg punya dan didiemin aja buat inves
Padahal 1 rumah jelas di atas 600juta skrg (dl 2013 ane ambil cm 250jt)
emoticon-No Hope

Diubah oleh Surganeraka0101
Balasan post Surganeraka0101
Quote:


harusnya ada pajak progresif buat property... atau emang udah ada ya? emoticon-Bingung
Pengembang omzet turun 70pct kok gak tereak2? Mungkin krn margin untungnya gede banget ya
Balasan post firaga
Setau ane ga ada gan, cm pas ane naikin hgb ke shm, ada pernyataan tidak memiliki rumah lebih dr 5 petak.
Inves rumah emang enak, pbb relatif murah, yg nyesek kalau beli rumah aja alias biaya balik nama
Beda sm ranmor, pajak mayan mahal, bbn relatif murah
Diubah oleh Surganeraka0101
Sektor Properti Masih Lesu, Penurunan Omzet Mencapai 70 Persen

Sektor Properti Masih Lesu, Penurunan Omzet Mencapai 70 Persen

emoticon-Salaman
senin harga naek tod emoticon-DP
Dulu yg booming thn 2010an
over price sama over supply
Baru 70 % sih masih kecil. Lah iklannya aja naik saban senen. Lu itungin aja uda brp x hr senen itu
harga properti makin mahal, daya beli masyarakat berkurang.emoticon-Cool
Balasan post Surganeraka0101
Quote:


barang yang dijual terlalu tinggi akan kembali pada harga sebenarnya, jika konsumen menilai barang itu tidak worthed untuk dibeli.

dulu calo-calo tanah dan pengembang itu yang paling demen goreng harga. jualan rumah mark up harga berlipat-lipat.
sekitar tahun 2008-2012 orang yg bisnis property sudah mengeruk untung yg besar.
sekarang ketika harganya sudah mencapai titik jenuh, mereka ngaku rugi. menurut ane cukup adil lah.
Rumah melayang ga jadi programnya? emoticon-Ngakak
Balasan post chef.dayat
Tp klo skrg masih untung tp gk sebesar thn booming properti 2008-2012


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di