alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Berjaga dari Suara Siluman
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cac6ab0349d0f6c8058b1b0/berjaga-dari-suara-siluman

Berjaga dari Suara Siluman

Berjaga dari Suara Siluman

Kubu Prabowo-Sandi akan mengerahkan banyak tenaga untuk memantau TPS. Setidaknya Rp 400 miliar diperlukan kubu 02 untuk keperluan membayar saksi.

Selasa, 09 April 2019
Ghost votters menjadi momok bagi pendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mereka khawatir pemilih siluman bakal menggerogoti perolehan suara pasangan nomor urut 02 di tiap-tiap tempat pemungutan suara (TPS). Untuk mengantisipasinya, mereka bakal menebar saksi di 805.068 TPS, yang tersebar di seluruh Indonesia maupun luar negeri.

”Alasan kenapa kita harus tongkrongin TPS adalah agar tidak ada ghost votters, karena orang-orang di sekitar situ (TPS) yang paling tahu warga setempat. Jadi kalau ada orang asing nyoblos bisa langsung cek dan bisa langsung lapor ke Bawaslu,” kata Wakil Direktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Vasco Ruseimy.

Kepada detikX, Vasco yang maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Berkarya untuk daerah pemilihan (dapil) II DKI Jakarta, itu, mengaku juga melibatkan saksi yang telah dikoordinir olehnya sendiri untuk membantu mengawasi TPS untuk pasangan 02.

Menurut Vasco, saksi untuk paslon 02 dibagi per wilayah dan BPN menjadi koordinator untuk para saksi dari parpol pendukung. Misalnya, Berkarya bisa kirim saksi untuk pilpres sekian, terus Demokrat sekian orang, terus PKS dan PAN sekian orang. Nantinya parpol ditanya bisa mengirim berapa saksi untuk di tiap TPS. Begitu pun dengan saksi dari relawan atau komunitas yang mau berpartisipasi.

Misalnya di Kabupaten Bogor. Keluar duit banyak buat Prabowo-Sandi saja mereka rela apalagi hanya menjadi saksi.”
“Misalnya di Jatim kan Demokrat kuat. Nah, Demokrat siap berapa. Dan kalau ada partai lain yang mau back up juga di Jatim dipersilakan. Jadi saling gotong royong saling back up wilayah saksi,” kata Vasco.

Untuk pemantauan wilayah saksi yang akan bertugas, semua dikoordinasi dan dipantau BPN, yakni di bawah Direktorat Saksi. Di divisi tersebut besaran jumlah saksi dan wilayah digodok.

“Misalnya saya yang maju di Dapil II Jakarta. Saya punya relawan yang jadi saksi dan saya laporkan ke BPN jumlahnya. Nanti BPN yang mendistribusikan. Jadi semua caleg di kubu 02 berpartisipasi menyetor saksi,” jelasnya.

Soal pembiayaan saksi untuk pilpres, dia mengklaim bersifat swadaya alias para saksi membiayai dirinya sendiri untuk memantau pencoblosan pilpres. Sementara untuk caleg, partai yang menanggung biaya para saksi tersebut.

Hal sama dikatakan caleg Partai Amanat Nasional (PAN), yang juga Juru Bicara BPN Faldo Maldini. Pria yang bertarung di dapil V Jawa Barat, mengaku urusan saksi merupakan kombinasi antara saksi partai dan relawan.

Peran partai untuk membiayai saksi memang bertujuan memperkuat partai politik di akar rumput lewat caleg. Jadi partai memberi subsidi uang untuk saksi. Apabila ada kekurangan akan ditomboki caleg.

Sementara itu, Bendahara BPN Thomas Djiwandono dalam wawancara dengan detikX beberapa waktu lalu bilang, setidaknya butuh Rp 400 miliar untuk membayar saksi dengan honor Rp 250 ribu per saksi. Untuk Pemilu 2019, pihaknya bakal mengajukan dua saksi resmi di masing-masing TPS.

Kata dia, saksi merupakan komponen terbesar pemilu kali ini, selain kampanye di media dan pembangunan infrastruktur IT untuk kampanye. “Makanya, Pak Prabowo selalu bilang demokrasi kita mahal sekali, ya itu. Tapi tanpa saksi itu bagaimana kita mau mengamankan suara? Jadi saksi itu mutlak,” kata pria yang akrab disapa Tommy itu di Mid Plaza 1, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Faldo menambahkan, menjaga TPS menjadi sangat penting lantaran perhitungan suara akan dilakukan sampai larut malam. Soalnya perhitungan suara capres yang akan didahulukan. “Berdasarkan informasi dari para senior yang ikut pileg periode lalu, perhitungan siang hari saja banyak pencurian suara atau pemilih siluman. Apalagi saat ini yang perhitungannya sampai larut malam. Saksi dikhawatirkan kelelahan,” terang Faldo.

Namun, untuk perhitungan suara, lanjut dia, justru lebih aman. Sebab banyak saksi dari relawan yang sangat militan. “Misalnya di Kabupaten Bogor. Keluar duit banyak buat Prabowo-Sandi saja mereka rela apalagi hanya menjadi saksi,” imbuhnya. Meski begitu, Faldo optimistis saksi yang berasal dari relawannya akan tetap militan sekali pun harus berjaga sampai larut malam di TPS.

Adapun Direktur Relawan BPN, Ferry Mursyidan Baldan, saat dikonfirmasi, mengatakan, untuk saksi pemantau di TPS, BPN memprioritaskan berasal dari parpol koalisi. Sebab parpol memiliki jaringan infrastruktur untuk saksi. Parpol koalisi ini yang akan membagi zona dan area.

“Apabila ada kekurangan saksi baru akan kita libatkan relawan. Sebab kami tidak mau ada satu TPS pun yang kosong. Nantinya relawan akan memantau di luar TPS sebab mereka bukan saksi resmi,” ujar Ferry kepada detikX.

Saksi yang resmi memang sejatinya dua saksi untuk satu TPS. Karena tiap saksi akan dibekali surat keputusan (SK) untuk disampaikan ke petugas pemungutan suara (PPS). Meski begitu BPN akan mengerahkan saksi tambahan untuk membantu.

“Kita nggak ngurus surat saksi tapi pengisian saksi itu tentu kita mengikuti langkah yang diambil oleh partai koalisi karena mereka kan punya jaringan yang luas di seluruh Indonesia,” ucap Ferry.

Sedangkan relawan, kata Ferry, bertugas mengawal TPS, serta mengajak masyarakat untuk datang ke TPS. Sebab hasil pilpres itu di TPS, sehingga wajib untuk dikawal.

Untuk keperluan itu, divisi relawan BPN akan mengerahkan minimal satu orang saksi di setiap TPS untuk mem-back up saksi resmi yang dari parpol. Apalagi penghitungan suara akan berlangsung maraton karena pilpres dan pileg serentak.

Penghitungan surat untuk DPR, DPRD, DPRD kota di TPS itu panjang tahapannya sehingga stamina saksi perlu dijaga. Malah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo Ma'ruf sebagai kompetitor sampai mengerahkan 11 orang saksi di semua TPS. Angka ini berdasarkan jumlah parpol koalisi yang berjumlah 10 partai ditambah saksi khusus untuk pilpres.

“Untuk pilpres tetap saja saksi resmi hanya satu orang berdasarkan SK. Kalau banyak orang pun tidak berguna karena tidak bisa ikut dalam proses perhitungan suara di TPS,” begitu kata Ferry.

Sekali pun relawan yang akan dikerahkan ke TPS bukan saksi resmi, namun para relawan sudah diberi pelatihan selama dua bulan secara khusus untuk mengawal TPS. Apalagi sebelumnya Prabowo meminta kepada relawan kalau perlu menginap di TPS.

Dikatakan Ferry, menjaga TPS tidak melulu dikaitkan dengan potensi kecurangan. Yang jadi prioritas mengantisipasi kesalahan teknis atau kelalaian yang bisa berefek luas ke perhitungan lanjutannya.

“Contoh teknis misalnya, ada bolongan di surat suara yang waktu pemeriksaan tidak terlihat, tapi ketika dicoblos ternyata ada dua bolongan, nah itukan bisa batal. Jadi kira-kira itu yang harus kita jaga supaya pemilu bisa berjalan jujur dan adil,” terang Ferry.

Adapun terkait pembiayaan para saksi, Ferry mengaku bersyukur lantaran para relawan mau menjaga TPS secara sukarela alias gratisan. Buktinya saat kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK) para relawan rela menyumbang uang, makanan, minuman dan berbagai hal. Apalagi untuk sekadar jadi saksi.

sumur.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
x.detik.com ini situs apaan yak? emoticon-Takut
Kerjaannya su'udzon ajah, lah emangnya di TPS kagak ada polisi, panwas, saksi dari partai, dll

emoticon-Cape d...
Desakan dari arus bawah...






yg butuh amplop dan nasi bungkus..
Ultimate Wowok n Big Fam emoticon-cystg



Berjaga dari Suara Siluman

Berjaga dari Suara Siluman


Berjaga dari Suara Siluman


Berjaga dari Suara Siluman


Berjaga dari Suara Siluman

Berjaga dari Suara Siluman

Berjaga dari Suara Siluman


Berjaga dari Suara Siluman

Berjaga dari Suara Siluman



Berjaga dari Suara Siluman








Berjaga dari Suara Siluman

Berjaga dari Suara Siluman

Quote:



Berjaga dari Suara Siluman
udah buka lowongan ya emoticon-Big Grin
Berjaga dari Suara Siluman
siluman. berarti temennya genderuwo dong ?
siluman bersuara...?! kentut kali


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di