alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
SBY dan eksklusivisme-inklusivisme politik
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cac364db8408845c47f1e50/sby-dan-eksklusivisme-inklusivisme-politik

SBY dan eksklusivisme-inklusivisme politik

SBY dan eksklusivisme-inklusivisme politik
Setelah imbauan SBY untuk Prabowo lalu apa? Tak terhindarkan, kubu 02 tetap punya sisi politis yang bercitra eksklusif.
LABEL | Ketua Umum Partai Demokrat Susilo "SBY" Bambang Yudhoyono, dari Singapura pekan lalu, menyurati tiga petinggi partainya untuk menghindari politik inklusif dalam kampanye akbar. SBY memaksudkan kampanye akbar Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Ahad lalu (7/4/2019).

Menurut SBY, "Karena menurut saya apa yang akan dilakukan dalam kampanye akbar di GBK tersebut tidak lazim dan tidak mencerminkan kampanye nasional yang inklusif."

Inklusif, bersama kutub seberang bernama eksklusif, memang merupakan peristilahan sosial dan politik.
Inklusif berarti terbuka untuk siapa pun dalam aneka urusan.Eksklusif — yang sering menjadi atribut bisnis itu — berarti untuk kalangan terbatas.Dalam kasus kubu pendukung Prabowo-Sandi, citra inklusif yang ditangkap pihak luar adalah pelekatan diri terhadap aspirasi politik Islam yang ingin menegakkan syariat Islam di semua bidang kehidupan. Prabowo dalam debat terakhir capres di Jakarta (30/3/2019) sudah membantah bahwa dirinya menginginkan khilafah. Tangkisan terhadap fitnah mencita-citakan khilafah itu Prabowo ulangi dalam kampanye akbar Ahad lalu.Bahkan Bachtiar Nasir, penanggung jawab Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia yang mendukung Prabowo, pun membantah menginginkan khilafah. Tuduhan itu, menurutnya, tolol.Karena ini masalah persepsi, tentu akan jelas jika didukung bukti. Kalau sebatas kehadiran atribut islami dalam aneka kampanye, kubu capres Joko Widodo - Ma'ruf Amin pun boleh dan bisa. Bahkan sudah dilakukan.Citra audio-visual kampanye akbar Prabowo-Sandi terbukti berwarna islami, antara lain karena atribut; bahkan diawali salat Subuh berjemaah di stadion? Kubu seberang juga boleh dan bisa — terlepas dari berapa banyak pesertanya.Memang perlu pengukuran sahih, dengan memindai dan mengelompokkan semua tuturan kampanye kubu 02 maupun ekspresi visual, untuk menyimpulkan kubu Prabowo cenderung memainkan jurus politik Islam eksklusif.Jika menyangkut citra capres yang ramah terhadap aspirasi politik Islam, Indo Barometer awal April ini mengatakan, "Mayoritas pemilih menganggap Jokowi lebih mewakili aspirasi umat Islam dibanding Prabowo, termasuk di kalangan santri."Hasil survei Indo Barometer: mayoritas (45,5 persen) responden muslim menyebut Joko Widodo capres yang paling mewakili aspirasi umat Islam. Sedangkan sebanyak (30 persen) menyebut Prabowo Subianto.Lalu aspirasi Islam yang mana? Karena survei menyebutkan "santri" — yang kerap identik dengan Nahdlatul Ulama — maka label Islam Nusantara, yang inklusif, pun melekat di kalangan pendukung Jokowi. Bulan lalu Ikatan Dai Nusantara mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf.Masih soal citra dan label, pekan ini Nadirsyah "Gus Nadir" Hosen, seorang guru besar hukum Islam yang lekat dengan Islam inklusif, bermaklumat dalam akun Twitter terverifikasi miliknya: mendukung Jokowi-Ma'ruf. Mencermati perkembangan terakhir, kami berpandangan tidaklah bijak mengambil posisi netral di Pilpres 2019. Tanggung jawab moral membuat kami memutuskan untuk berada di barisan 01 Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin. Mari kawan pilih 01????#Jokowi2Periode #JokowiAmin #01OptimisIndonesiaMaju pic.twitter.com/icKTDYNI5n
— Nadirsyah Hosen (@na_dirs) April 7, 2019SBY dan eksklusivisme-inklusivisme politik


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...ivisme-politik

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- SBY dan eksklusivisme-inklusivisme politik Eropa mengeluh sulit ekspor alkohol ke Indonesia

- SBY dan eksklusivisme-inklusivisme politik Jurnalis dibayangi jerat UU ITE

- SBY dan eksklusivisme-inklusivisme politik Pemerataan tenaga kesehatan Indonesia masih terkendala

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di