alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tak Direstui Orang Tua Sampai Biasa Hadapi Perompak
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cabf4b8349d0f017417266d/tak-direstui-orang-tua-sampai-biasa-hadapi-perompak

Tak Direstui Orang Tua Sampai Biasa Hadapi Perompak

Tak Direstui Orang Tua Sampai Biasa Hadapi PerompakMETROPOLITAN – Berprofesi sebagai nakhoda kapal sangatlah tidak mudah. Sebab, menjadi nakhoda harus berjiwa besar dan tangguh. Meski begitu, profesi yang lazim digeluti pria ini dapat ditaklukkan nakhoda cantik Agustin Nurul Fitriyah.
Siapa sangka, Agustin Nurul Fitriyah mampu menjadi nakhoda di sebuah kapal MT Merbau. Nakhoda kapal tanker perempuan pertama asal Indonesia itu membawa bobot Bahan Bakar Minyak (BBM) yang cukup banyak ke pelosok Nusantara.
Agustin boleh dibilang wanita yang cukup langka. Karenanya, Indonesia baru mempunyai satu nakhoda wanita di kapal tanker. Agustin bekerja untuk Pertamina pertama kalinya sejak 2007. Ia mengangkut ribuan liter BBM untuk didistribusikan hingga ke sudut-sudut pulau di wilayah Indonesia.
Selepas lulus di sekolah PIP, Agustin pun berlayar menjadi mualim di kapal penyeberangan Merak-Bakauheni. Namun, siapa sangka ia sempat banting setir menjadi dosen di Universitas Hang Tuah. Walaupun posisinya saat itu telah menjadi dekan, namun panggilan jiwanya ingin tetap melaut. Lalu Agustin sekolah ahli Nautika 2 dan akhirnya bekerja di Pertamina. Cita-citanya pun tercapai menjadi nakhoda di kapal tanker, sebab Agustin mempunyai niat yang kuat untuk mencapai cita-citanya tersebut.

Bahkan di balik kesuksesannya mewujudkan cita-citanya, ia sempat ditentang keluarga. Terutama sang bunda karena profesi pelaut identik dengan pekerjaan lakilaki. ”Saya di atas laut ini berjuang untuk keluarga. Dengan kenyamanan finansial yang saya dapat, saya bisa membahagiakan keluarga dan bisa bertemu kapan saja,” kata Agustin.
Sementara itu, berurusan dengan perompak sudah menjadi hal biasa dirasakan Agustin. Sejak menjadi nakhoda kapal tanker Pertamina pada 2009, ia sudah sering bertemu perompak di lautan. Namun ia tetap bersyukur, sejauh ini tak ada perompak yang sampai mengambil nyawa anak buahnya. Malah ia yang berhasil membuat perompak-perompak itu kabur.
Mahalnya harga minyak bumi yang dibawa kapal tanker kerap menjadi incaran perompak. Apalagi kapal tanker itu pun membawa uang operasional dan upah nakhoda yang jumlahnya tak sedikit. Isi kapal itu pun memiliki risiko lain. Jika sampai bocor, tak hanya mengotori lautan, namun juga berpotensi meledak. Nyawa Agustin dan anak buahnya menjadi taruhan. “Sama seperti kita tidur di atas bom,” ucapnya. (anv/aa/rez/run)

Sumber : Metropolitan.id
Diubah oleh Salsadila23
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
gaji banyak gan gue rela bertukar kerjaan ama mereka. Lebih susah jadi admin dikapal pesiar sepertinya apalagi kalo elu kemayu emoticon-Ngakak:
ane baru tau ternyata ada jg cewek yg jd nahkoda emoticon-Matabelo
Mantap nih cewe emoticon-Kimpoi
Kaya gini taro di lonje lah
woww..emoticon-2 Jempol
Balasan post minori2
Quote:


Iya sama gan, ane juga baru tahu dan itu terlihat keren sekali ya, wanita pemberani dia ya gan, padahal kan resikonya cukup besar bahkan dia sendiri sadar kalau nyawanya dan anak buahnya menjadi taruhan kalau kapal sampai bocor, belum lagi sering menghadapi perampok emoticon-Takut (S)
Padahal ABK aja sudah sangar, ini malah ketemu perompak pula emoticon-Matabelo
Salute... emoticon-Nyepi
emoticon-Angkat Beer


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di