alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Berpisah atau Bertahan?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cabe9ffb8408839062ae120/berpisah-atau-bertahan

Berpisah atau Bertahan?

Entah harus memulai darimana. Berpuluh menit sy membaca sebagian thread diforum ini berisi seperti cerpen, sy kurang bisa mendeskripsikan sesuatu sedramatis itu. Tapi ini seperti momok yang entah kepada siapa sy harus bercerita. Lalu kenapa diceritakan kepada banyak orang seperti ini? ah, sy pikir ini lebih baik, krn mereka tidak tau saya. Tp ada pepatah yg bicara "You know my name, but not my story", dan sy pikir itu berkebalikan dgn apa yg saya lakukan disini "You know my story, but not my self personally"

well,  sy seorang semua suami dan seorang bapak dari bayi perempuan yang lucunya luar biasa skrg (mgkn kehadiran anak kami akan sy ceritakan di chapter berikutnya). Believe or not dari awal kuliah di Jkt saya adalah anak rantau dgn ekonomi keluarga yang bisa dibilang pas2an. So, dtg ke Jkt hanya utk belajar dan mencari pengalaman positif sebanyak mgkn. Hanya itu yg terlintas di kepala ini "Lulus, bekerja di perusahaan multinasional, punya istri, anak, & ekonomi yang jauh lebih baik"..that's it..kuliah hanya utk belajar & berorganisasi.

Idealisme ini hilang ketika memasuki dunia kerja. Runtuh lebur hingga ke pondasi2nya. Punya uang sendiri (dan lebih dari cukup utk menghidupi diri sendiri), mencari kenyamanan dgn fasilitas2 kebanyakan laki2 hedon. Keluar masuk club, karaoke ditemani rangkulan wanita sexy disamping sofa, keluar masuk spa yang menawarkan 'happy ending therapy'. Dan selalu mencari (maaf) teman tidur. Sampai pada akhirnya berada di titik saturasi "Ok, sy harus Stop, dan caranya sy harus harus menikah" dgn mimpi habit ini harus segera diubah.

Sebelum menikah sy senang mencari wanita di aplikasi dating online, selain wanita yang sy temui dikomunitas dan clubbing. Dan ini terus berlanjut hingga sy menikah. Hingga pada akhirnya istri sy mengetahui sy sering berhubungan dgn wanita lain melalui aplikasi tsb.

Sejak itu, semua aktifitas di HP dicurigai. Semua kontak di cek, foto WA diperiksa satu persatu, email & account google terkoneksi dgn HP miliknya. Sehingga notifikasi email yg masuk ke kita semua dpt dibaca melalui HP miliknya. Mgkn suami2 diluar sana sering mengalami hal yg serupa.

Singkat cerita, sy selalu susah utk menghilangkan kebiasaan utk mencari teman bicara melalui aplikasi dating online tsb. Banyak cara yang saya lakukan, dari diam2 membeli HP baru tanpa sepengetahuan istri sebanyak 2x (walaupun kesemuanya itu akhirnya ketahuan krn kebodohan yang dilakukan laki2 bodoh macam sy, membawa pulang HP tsb ke rumah). Semua keributan yg terjadi disebabkan oleh masalah tsb. Hingga istri sy pun pulang ke rumah orang tuanya tanpa pamit beberapa kali. Ini menyebalkan, benar2 menyebalkan. Disaat anda tidak bisa seenaknya utk bicara "LO GUE END"..paham rasanya?

Cuma semenjak kehadiran bayi mungil di keluarga kami, kebiasaan itu berangsur2 dapat di stop. Tp akhirnya runtuh kembali krn banyak hal, keributan yang dipicu masalah receh atau malah keributan yg sy sendiri tidak tau penyebabnya. Lalu dgn nafas menderu2 mengucapkan kata2 yang mungkin sudah sangat familiar ditelinga para lelaki ketika ditanya salah kita dimana "MIKIR AJA SENDIRI"...helloooowwwww, kita jenis manusia yang lebih menggunakan akal & logika ketimbang perasaan. Lalu kita harus merunut penyebab masalah ada dimana?okey.....

Hubungan sex kita semakin rumit, sy dianggap mengalami kelainan krn sy skrg lbh memilih 'memuaskan' diri sendiri tanpa bantuan dr pasangan. Menonton film porno pun dianggap suatu yang diluar norma. Istri sering menucapkan penyesalannya memilih pasangan spt sy, dan ini membuat sy benar2 merasa dilempar ke jalanan lalu dilindas oleh bus TransJakarta. Penyet, ciut, kisut. Padahal sy sendiri selalu menahan diri utk mengucapkan hal yg serupa. Krn tdk ingin membuat hatinya luka. Pernah terlintas jg utk melakukan hal yang lebih gila, menawarkan jasa therapist utk wanita. Sy urungkan krn sdh terlanjur ketauan.

Inti dari semua ini dikarenakan sy dianggap selalu ingin mencari perempuan lain utk bercerita, ketika nyaman diajak bertemu, jalan, lalu menemani utk hal yg lebih intim. Tidak ada rasa sayang yg dia rasakan sama sekali dari sy. Tau rasanya dikatakan spt itu? Lalu effort apalagi yg harus sy lakukan utk menunjukkan rasa sayang & nyaman kepadanya? seakan2 apa yg selama ini km beri dan korbankan utk keluarga, is NOTHING!!!!

FYI, sy bkn perokok, sy jgn bukan alcoholic, uang bulanan pun hampir seluruhnya saya serahkan. Sy hanya meminta uang utk operasional (bensin & makan). Entah logika darimana ada wanita yg mau diajak selingkuh dgn saldo di ATM pas2an spt itu? Unbelievable!!! tapi kamu selalu dicap sebagai LAKI2 PEZINAH, LAKI2 PENDOSA, LAKI2 TIDAK BERTANGGUNG JAWAB. Satu2nya alasan knp sy tidak pernah mengucapkan kata yg tidak blh dikatakan oleh laki2 kpd istri karena sy tidak ingin gadis mungil dikeluarga ini menjadi anak yang 'broken home'. Dia masih terlalu kecil utk bisa paham kondisi hubungan ibu & bapaknya. NOOOO WAY, sy tidak ingin dia jadi korban emoticon-Frown.

*bersambung*


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Ribut lg. Diem2an lg hampir seminggu wktu kmrn business trip ke negri tetangga. Haduuhhhh.. Dia cape, sy jg sama. Mau tanya anak lg apa gengsi. Mau video call apa lagi. Padahal rindu sm anak sdh ke ubun2.
Sabar om, serahkan semuanya pada yg diatas. Semoga rumah tangganya tetep utuh
Diubah oleh jokoariyanto
Quote:


Makasih doanya om.

pengangguran aja bisa selingkuh gan emoticon-Big Grin
Pernah gw baca cerpen, duh apa ya judulnya lupaemoticon-Hammer

Intinya gini, ada suami yg "hobinya" itu ngelihat cewek dijalan sampe lehernya muteremoticon-Big Grin, nah dia itu gak peduli meskipun disampingnya ada istrinya. Tetep aja dia ngelakuin hal itu.

Karna udh gak tahan, si istri akhirnya memutuskan untuk berpisah, dan mereka menyutujui hal itu ketika di cafe.

Abis itu, si istri pergi duluan, nah kan si suami duduk di deket jendela tuh, waktu dia nengok keluar dia ngeliat istrinya, dan dia melototin itu istrinya jalan di trotoar sampe lehernya muteremoticon-Big Grin

It's a syndrome dude. U got sick!
Many guys turn over when they saw stranger chicks, but they heart still belong to a single person. Many women couldnt understamd thisemoticon-Stick Out Tongue

Tp gk tau lg ding kalo elu udh gk ada rasa ma istriemoticon-Ngacir
Diubah oleh njir
Quote:


Yang paling ane takutin, karena kesalahan setitik, hilang rasa cinta ke pasangan. Gimana sih rasanya, tinggal serumah tapi ngeliat pasangan udah eneg sampe ke ubun ubun.
Quote:


mungkin aku akan fokus di bagian ini saja. kalo mmg sudah dirasa tidak nyaman, sebaiknya ya berpisah. akan lebih sehat jg untuk kalian berdua. kekhawatiranmu beralasan, tapi diluar sana banyak bukti pasangan yang bercerai tapi masih bisa kompak dalam mengurus anak mereka.

apapun itu, semua ada +/- nya, dan ya, hidup itu pilihan.
Akar masalahnya keliatannya karena hilangnya kepercayaan istri ente ke ente karena tau kasus ente senang menghubungi dan mencari cewe lain.
Ente kontak temen cewe hanya untuk curhat atau untuk mendapatkan kedekatan/keintiman? Walaupun cuma untuk teman bicara, ini tidak baik, karena kalau mau bicara carilah teman cowo, bukan teman cewe. Apalagi untuk mendapatkan kedekatan/keintiman. Karena seharusnya dengan istrilah ente curhat dan membangun kedekatan/keintiman.

Sadari itu salah dan menyakiti hati istri ente. Dengan melakukan itu, secara tidak langsung sebenarnya ente mengatakan bahwa istri ente tidak sanggup berfungsi sebagai istri yang baik untuk ente. Ini melukai hati dan harga diri istri ente.

Saran ane, ente minta maaf ke istri ente. Mendekatkan diri pada Tuhan itu juga penting, karena kalau cuma menahan diri buat ga ke spa plus atau ga cari cewe, bertahannya cuma sekejap kalau ga ada benteng yang bisa menahan ente. Kepercayaan yang sudah rusak butuh waktu lama buat membangunnya kembali. Ga bisa begitu minta maaf, istri otomatis langsung percaya. Ente harus bisa membuktikan diri ente bisa dipercaya. Perlu sabar karena kerusakan yang sudah terjadi ini perlu waktu buat memperbaikinya.

Kalau dipikir perlu bantuan konselor pernikahan sebagai pihak yang menjembatani, mungkin baik juga. Ga menyarankan pisah karena sebenarnya bisa diperbaiki asalkan memang mau.
Diubah oleh archaengela
Quote:


Mungkin masalahnya dr sini (mungkin lho ya)
Seharusnya reverse bukan?
Bukan ngerasa harus stop/mau serius dulu, baru cari calon

Tapi kalo udah merasa mantap sm calonnya
Baru langsung seriusin settle down menikah?

Selama belum ngerasa mantap sm calon istri ya kenapa harus stop
Selama banyak pilihan beredar di market, either free or not, ya kenapa harus stop
Stop itu kalo calonnya extraordinary dah mantap

Skrg bertahan or pisah ?
Keliatannya udah gak ada rasa percaya 1 sama lain dan udah semerawut
Bertahan sih bisa kayaknya kalo keduanya niat emoticon-Big Grin

Cheers emoticon-kiss
Sekarang back to urself, kamu mau jdi apa kedepannya? Mau jadi ayah yg baik buat anak mungil lucu menggemaskan itu kah? Atau tetep idup in circle yg km aj bngung mo berentinya kek gimana?
Klo km pcrya Tuhan serahkan smua keluh kesah km sma Tuhan, krna Tuhan gabakalan ngasih ujian idup melebihi batas kemampuan hambanya
Tuhan tau kmu mampu hanya sja km hrus brusaha sdkit lgi dlm memperbaiki diri 👍

Inget kita ga selamanya muda
Bersyukur hri ini masih sehat masih bernafas masih punya masalah
Jdi pandai2 sja dlm bersyukur
Semangat emoticon-Jempol
Semangat bre
Mungkin kalo ane di posisi ente, dengan hadirnya buah hati. Ngemis" dah biar dimaafin sm bini emoticon-Peace
Dripada kepisan sm anak kan malah lebur hati ini.
yah akar dari smua ini jg sudah tau apa. gak perlu lg nyari pembelaan dari orang lain.

menurut gw ente melakukan sebuah kebiasaan yg dari dulu ente lakuin dan sifat nya bikin ketagihan, dan hal tsb susah hilang karena sensasinya.

sehingga nalar,perasaan, dan logika ente gak bisa memprioritaskan mana yg lebih penting..
Quote:


Mau tau rasanya? Ya bgni rasanya.

Quote:


Dilema memang, berpisah banyak org yg disakiti.

Quote:


Sy pernah berpikir utk pakai jasa konselor pernikahan, tp balik lg. Masalah nya sdh jelas, ada di sy. Tinggal cari keyakinan utk harus bisa berubah. Tp satu lg, hidup penuh dicurigai itu bener2 menyiksa. Everything will be wrong.
Quote:


Skrg msh tetap bertahan, krn byk faktor utk ttp harus bertahan. Terlepas dr perasaan masing2 ya, tp ketika memutuskan utk berpisah akan banyak pihak yg disakiti, keluarga besar dr kedua belah pihak, utamanya anak.

Stop krn mgkn waktu itu krn tdk ada yg dikejar lg. Manusiawi bgd ktika ngga ada sesuatu yg harus kita kejar lg, kita jd merasa harus settle down.

Balik lg (dan mgkn ini cm pembenaran), laki2 manapun yg sdh terlanjur nyebur ke sifat 'predator' spy ini niat utk berubah kadang2 skdr lips service aja. Next ada opportunity, kembali lg.
Quote:


Thanks sarannya anyway, itu yg selalu jadi pertanyaan besar yg nempel dikepala? KAPAN BERUBAHNYA? Dan akhirnya cm bisa jawab sendiri, gue mau berubah tp gue msh ingin ngerasain sensasi2 itu. Ambyaaarrrrr keingininan utk berubah.

Quote:


😭😭😭😭😭

Quote:


Sy ngga cari pembenaran apalagi pembelaan. Ini lbh ke either mau ngsih dia kebahagiaan yg lebih baik dluar sana dgn melepasnya atau bertahan? Yg sy ceritain disini memang kekurangan sy kok, krn sy ngga mau jg mengumbar aib istri dsni. So, if you were me, you will do as a same like I did (mungkiin)
Diubah oleh Kopiku.pahit
Quote:


Pengakuan ini awal buat pemulihan. Ente bisa berubah kok, pasti. Masalah dicurigai memang menyiksa tapi kembali harus diingat itu adalah konsekuensi dari perbuatan ente, jadi harus ditanggung.

Butuh waktu untuk membuat istri percaya lagi. Anggap aja penebusan salah ente ke istri. Lagipula kalau sampai bercerai, kasian anak ente kan. Masih bisa diperbaiki kok selama mau berusaha.

Mendekatkan diri pada Tuhan itu sangat penting. Karena kalau pake kemampuan dan niat sendiri, pas ribut atau kesel sama istri, nanti bisa rontok lagi niatnya, kembali cari cewe, bikin masalah baru, dan terus siklusnya ga abis2. Saatnya menyetop siklus ini.

Tinggal masalah mau atau ga mau.
Balasan post archaengela
Quote:


setuju banget dengan pendapat agan, seorang istri yang sudah kecewa dan sakit hati dengan tingkah laku suaminya apalagi dengan wanita lain akan sangat sulit untuk menghilangkannya.
Jadi menurut ane agan TS harus ekstra sabar dan berusaha keras untuk membangun kembali kepercayaan istri agan demi keharmonisan keluarga kecil agan kembali.
numpang berak waktu di trit jamban emoticon-Jempol
Quote:


Bertahan butuh usaha dr 2 pihak
It takes two to tango
Disamping kamu usaha bangun lg kepercayaan istri, juga percuma kalo istri km gak berusaha
Gak berusaha buat kamu nyaman di deket dia
Gak berusaha jadi tempat buat km cerita2 dll
Gak berusaha buat km penting etc

Semangat ya

Cheers emoticon-kiss
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di