alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pengamat: Narasi Pancasila VS Khilafah Bentuk Kampanye Hitam
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cabe1ef65b24d4f0f0f130e/pengamat-narasi-pancasila-vs-khilafah-bentuk-kampanye-hitam

Pengamat: Narasi Pancasila VS Khilafah Bentuk Kampanye Hitam

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono menyebutkan bahwa Pemilu 2019 adalah pertarungan antara ideologi Pancasila dan Khilafah. Menanggapi hal itu, Pengamat intelijen Jaka Setiawan menilai bahwa ucapan Hendropriyono cenderung Islamophobia.

“Isu Pancasila versus Khilafah ini, saya nilai tidak memiliki dasar yang kuat dan cenderung Islamofobia. Pipres ini adalah pertarungan Ideologi pancasila dan komunis. Kalau orang Komunisphobia (takut terhadap komunis), itu tidak masalah, kalau ini Islamofobia,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (04/04/2019).

“Kalau komunisphobia itu kan wajib, karena diperintahkan oleh Tap MPR. Jadi Pilpres ini pertarungan antara Islamophobia dan Komunisphobia,” sambungnya.

Jaka menilai, orang yang melontarkan isu ini sudah kehabisan narasi, bahkan tidak punya narasi lain untuk mendongkrak elektabilitas pihaknya. Sehingga menggunakan kampanye hitam yaitu isu Pancasila vs Khilafah ini.

“Ini stigmatisasi simbol dan ajaran umat islam, padahal kita tau bahwa sebenarnya khilafah dan republik ini punya sejarah panjang. Kampanye hitam ini memang dari mereka, jelas dari mereka yang anti islam, menurut saya itu narasi kosong, omong kosong saja,” tegasnya.

Selain itu, isu Pancasila vs Khilafah dalam konteks pemilu, menurut Jaka adalah kampanye hitam yang tidak bermutu. Karena selain tidak berbasiskan data dan fakta, argumentasi yang disajikan juga tidak kuat.

Padahal dalam pemilu, lanjut Jaka, narasi yang disajikan haruslah memiliki narasi positif, dan pemilu yang merupakan konstestasi politik, harus dilaksanakan secara sehat, adil dan independen. Karena narasi yang dibangung akan sangat mempengaruhi perkembangan kedewasaan masyarakat dalam memilih.


“Jadi kalau ada narasi-narasi yang tidak sehat, atau kampanye hitam tentu saja harus dipertanggung jawabkan,” tukasnya.

sumber

isu gak mutu
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Pengamat: Narasi Pancasila VS Khilafah Bentuk Kampanye Hitam

Pengamat: Narasi Pancasila VS Khilafah Bentuk Kampanye Hitam

emoticon-Imlek

TS: isu ga mutu

GUA: sumber ga mutu!


emoticon-Imlek
pengamat intelijen Jaka Setiawan
Yg membuat isu ini benar2 gak punya otak
Pengamat: Narasi Pancasila VS Khilafah Bentuk Kampanye Hitam
Balasan post ceo.amigroup
Quote:


siapapun bisa buat spanduk lempar batu sembunyi tangan
Pengamat kok lugu amat, bener bener gak mutu
Pengamat aliran psk
Quote:


Pengamat: Narasi Pancasila VS Khilafah Bentuk Kampanye HitamPengamat: Narasi Pancasila VS Khilafah Bentuk Kampanye Hitam
Komunisphobia-Islamophobia podo ga warase.
Ya begitulah, mungkin jika sono menang bisa bikin organisasi lagi terus bisa spik spik ke parlemen trus ngaji bareng eh berubah dikit2

#hanyangigaudipagihari
Quote:


Klo spanduk oke lah saya setuju pendapat agan,tpi klo vidio2 bahtiar nasir,vidio2 di gbk,vidio2 mahasisww itu gimana bro??
pengamat praboker gk mutu bukti bejibun masih tolol
Phobia atau ketakutan takkan terjadi klo g ada penyebabnya

Sekarang khilafuk di Suriah hobi penggal2 orang, bocah nonton bola aja dieksekusi
Gimana gak takut??


Hitam dari mana? 2019 wowo presiden 2020 khilafah berdiri


indonesia bubar bukan 2030 tapi 2020
ya gpp.....

rame di medsos.....sabar aja klo emang ga bener.....




sayangnya
bukti2 nya sudah banyak....

sedangkan isu pki hampir ga ada buktinya tetep digoreng terus.....

emoticon-Recommended Seller





kiblat.net????

emoticon-Recommended Seller emoticon-Ngakak

emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
yang mulai bukannya nazibung dulu yah? nkri bersyariah (didiemin lanjut tegakkan kilapah2an - tapi gembongnya bahkan ga berani ke suriah yang padahal lumayan deket loh dari arab), begitu diladenin terus mewek dijolimi emoticon-Hammer2

entah apa maunya nazibung dungu ini
mau pintar mahal, mau makan mahal, yg murah itu suara mu sama nyawamu
Ya gimana faktanya di kubu oposisi pendukung pro khilafah paling militan gerakannya dalam pemenangan..
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di