alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
cerita friendzone gue ( cerita nya ) semoga pada suka
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cab7f69a2d1954c2552d130/cerita-friendzone-gue--cerita-nya--semoga-pada-suka

cerita friendzone gue ( cerita nya ) semoga pada suka


halo gan sis, semoga kalian sehat selalu, aku ada sedikit cerita nih tentang kisah percintaanku ya aa/// semoga ada yang suka hehehe.

nanti kelanjutan nya mungkin seminggu sekali aku usahakan gan sis, agak sedikit curhat ya gan sis hehehe, tapi aku buat cerita kalu ada yang menginspirasi ya alhamdulillah,

maaf ya kalau berantakan masih newbie walau akun lama hehehe.
saran dan kritik aku terima kok emoticon-Mewekemoticon-Salaman

untuk yang sudah mampir terimakasih semoga kebaikan untuk kalian semua

oke aku mulai ya

 Sebut saja aku si ndut, aku seorang anak laki-laki dari 3 bersaudara , ya aku adalah anak paling akhir, kakak ku laki laki semua keduanya, aku sekolah selalu diantar oleh pakdhe ku , kala itu dia harus bolak balik menjemput aku dari  rumahnya yang dekat dengan sekolahku  , padahal jarak sekolahku dari rumah lumayan jauh.
Aku tumbuh besar dari keluarga yang berkecukupan , ayahku seorang PNS dan ibuku rumah tangga, mereka menyayangi aku sejak kecil sampai besar ini.
Cerita ini adalah mungkin tidak sedetail yang aku ingat saat masa sekolah, tapi akan aku ceritakan saat masa masa kisah cintaku , yang mungkin ini aneh untuk semua, aku bilang FRIENDZONE kalau zaman sekarang.

Aku lahir di  januari  1993, ya seperti anak biasanya gak tau cinta itu apa, belum mengerti mungkin ya , cinta monyet, yaa.. mungkin lagi culun culunya karna tidak tahu apa apa.
Aku bertemu dia dan tahu namanya si FARA ,saat itu aku duduk di kelas 3 sekolah dasar negeri, kenaikan kelas seneng pasti dong berangakat kala itu aku sudah berani naik anggot jadi pakdhe ku udah jarang jarang antar aku dan jemput aku, saat itu kelas di mulai ,aku di dudukan oleh mbak ku yang saat itu sebagai wali kelasku karna kelas rooling tempat duduk saat tahun itu ,langsung bingung dong aku dah klop sama temenku biasanya,dan saat FARA di dudukan dengan ku, aku kaget aja jarang jarang aku duduk dengan cewek yang memang saat itu gak mau kenal cewek karena cerewetnya,  saat dia di dudukan sama aku dia bilang padaku,
“tahu gak kalau duduk sama orang bodoh itu jadi ketularan bodoh “ ,
Emang sih saat itu aku tukang nyontekan,saat itu juga aku langsung menengok ke arahnya, dan dalam hati ngomong
“ keranjingan banget nih ngatain bodoh nular”
Si FARA langsung ngambil kapur buat membatasi meja sambil ngomong,
“heh.. ini batesnya ya kalau nglewatin bates tak tonjok koe, ndak nular bodoh e”
Aku tambah kesel kan, karna badanku memang besar jadi untuk batas itu aku selalu melewati, dia selalu marah sama aku sambil nonjok, dan sampai sekarang aku masih mengingtnya karna aku duduk di belakang paling pojok sama dia, sangking jijiknya atau sebelnya sama aku ya, dia kalau ketemu aku cemebrut terus anti senyum sama aku, gila gak itu, itu bencana bagi aku saat itu, aku sih kalem aja ah biarin, walaupun aku selalu bilang sama mbak ku buat gak sama fara, cumin senyum tok mbak ku.

Hari hari berlalu bulan berbulan kenaikan kelas pun sudah mulai, kami semakin akrab dengan berjalan nya waktu, saat itu aku ingat kelas 4 sekolah dasar, saat aku di ajak sama om ku ke rumah temenya akrab , saat aku masuk pintu rumahnya aku lihat si FARA,
“hah.. omahmu sini to?”
Tanpa basa basi dan ngomong Fara langsung saja lari keatas tingkat dua rumahnya, kami saat itu di sambut sama ibu dan bapaknya fara, udah ngobrol panjang lebar ibunya fara bilang,
“eh kamu sekolah di mana?”
Aku bilang aku sekolah di SD negeri 1 “
Ibu fara bilang, “ lho sama tho sekolahnya dengan fara, kelas berapa dek?”
Aku bilang “ iya bu aku sekelas sama fara kelas 4”
Saat itu fara gak berani keluar menunjukan muka , hahah malu sepertinya ya dia , beda denganku ,aku sih memang suka maluk malukin hehe, aku langsung nyeletuk aja “ lha bu emang fara nya dimana?”
Ibunya fara sambil nunjuk ke teras atap rumahnya, “itu lho fara di sana, sana main “
Aku langsung aja samperin dia karna aku bosen kalau ada orang gede ngomong saat itu, gak mudeng dan gak paham.
Baru aku ketemu sama fara langsung aja dia ngomong sama aku “ heh.. ngapain kesini sini”
Aku bilang aja,” lha aku di ajak omku itu”
Dia bilang “oh itu om kamu to, dia sering dating kesini “
Aku Tanya lagi, “oh iya to, aku juga baru kali ini di ajak kesini,
ngobrol kita udah banyak om saya memanggil untuk pulang karna waktu itu sore , aku berpamitan sambil cium tangan ibunya fara bilang ke aku , “kapan kapan dolan sini lagi , biar fara ada temenya “
aku balas “iya bu, insyaalloh”

setelah hari itu kami semakin akrab lagi, dia selalu care sama aku, aku sih nganggepnya gitu walaupun aku pada saat sekolah kurang tenar dari temen temenku yang lain karena aku bertubuh gendut, mungkin hanya sepakbola ala ala anak kecil sebagai pupuk bawang.
Hari bergani kenaikan kelas 5 aku semakin deket sama si fara, tentunya aku belum punya rasa apa apa sama fara karna kami masih menginjak bangku sekolah dasar jadi kami cuman temenan aja, dan saat kelas 5 aku punya idola juga saat itu namanya si MEDY dia manis suka senyum ramah aku ngidolakan dia, aku sering curhat sama si fara tentang si medy , tak selang beberapa waktu ada temen sekelasku gak cukup kenal sih dia bilang kalau suka sama si fara, yah namanya juga cinta monyet ya, tapi aku pada saat itu di suruh jomblangin karena aku paling deket sama si fara ini, aku langsung aja bilang sama si fara kalau temenku ada yang suka sama dia, dia bilang aku ,
“aku dah tau kalau dia suka ma aku, dah ngirimin surat dan sering telfon”
Aku tanggepin “ yawes to yo langsung aja”
“ah aku gak suka” kata fara.

Karena desakan dari beberapa teman akhirnya fara mau sama dia , dia di jomblangin sama temen temen sekolahku, dan karena si cowok tadi yang suka sama fara masih kerabat sama si medy aku jadi ikut bantu, ada harapan biar bisa ketemu sama si medy, hehehe.
Setelah fara udah anggap pacar ya, di ulang tahun nya fara kurang lebih 4 harinan habis di tembak nih fara nya, di saat ulang tahunya juga si cowok tadi ngasih jam dinding warna kuning seingatku ya sama fara, langsung di putusin sama fara karna katanya gak suka fara sama temenku tadi, lah aku kan bingung juga, saat itu kami gank cowok cowok sedang main di rumah si pacar fara ini, dia balik dari rumah fara sambil nangis , dia telfon si fara pakai telfon rumah saat itu kami belum di candu gadget seperti anak sd saat ini, dia minta jangan di putusin karna dia sayang banget sama fara, saat itu juga aku di suruh gimana caranya buat fara cinta lagi, karena desakan dari teman teman aku mengiyakan aja.
Hari berganti saat itu kalau tidak salah sekolah libur habis tes, aku bilang sama si fara,
“far kok temenku di putus , gimana ceritanya?”
Fara bilang sambil melotot, “wong aku gak seneng di paksa paksa ya gak mau, aku cuman kasihan tok sama dia”
Dalem ati aku bilang, “ ah ywes lah dia gak mau ngapain di paksa lah”

Semenjak saat itu kami tidak pernah membahas fara dengan temenku, aku cuman menjadikan bahan ejekan nya saja, ( hah fara kalau kamu baca ini , masih tau aku wajahmu itu akan kepaksaan , aku mau ketawa , hahaaha)

Sejak saat itu persahabatan kami semakin erat, aku sering ke rumah fara karna tugas atau apa, aku sering kerumah fara walaupun pakai sepeda federal , ya sepeda itu sekarang masih di kakak ku sebagai kenangan hehehe, walau jarak rumahnya farad an aku sekitar 3 kilo nan, aku dulu seneng banget main ke rumah temenku dan kumpul kumpul, tapi saat itu seingatku fara tidak pernah main kerumahku, dan mungkin  juga aku tidak mengiyakan nya karena aku tau kondisi orang tuaku yang sangat agamis, aku takutnya nanti gak betah main di rumahku .
Saat aku main kerumah si fara ada lgi temenku satu lagi yang suka sama fara, aku suka nebak nebak aja tapi kok bener terus ya, dia gak secara langsung ngomong tapi gerak geriknya aku bias tau, tapi aku gak pernah bahas temenku yang satu ini karna aku juga gak mau tau sih,
Beberapa bulan sudah kenaikan kelas ke kelas 6 aku dan fara semakin erat bersahabatnya pokoknya apa apa saat itu ada aku, kemanapun fara mesti nyapa aku, njajanin atau apalah, suka aku di ajak sama dia, nah dim omen kelas 6 ini ada sesuatu yang sampai saat ini aku inget inget betul dan terbayang bayang selalu
 BERSAMBUNG........

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di