alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Fashion /
Mengonsumsi Serbuk Emas Pada Hidangan Makanan Mewah. Bagaimana Rasanya?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cab1eb18d94d01a5b6fac63/mengonsumsi-serbuk-emas-pada-hidangan-makanan-mewah-bagaimana-rasanya

Mengonsumsi Serbuk Emas Pada Hidangan Makanan Mewah. Bagaimana Rasanya?


Mengonsumsi Serbuk Emas Pada Hidangan Makanan Mewah. Bagaimana Rasanya?


Hidangan mewah berlapis emas? Hmmm.. sepertinya ketika ini hal hal yang demikian telah menjadi  hal yang lumrah Anda peroleh di beragam cafe maupun hotel mewah berbintang lima yang memang menyasar sasaran para jetset kelas atas. Ucap saja diantaranya seperti burger, sushi, es krim, dan lain sebagainya dapat dengan gampang dibalut dengan emas untuk dikonsumsi. Tapi, yang menjadi pertanyaannya yaitu, apa rasanya mengonsumsi emas, dan aman kah?

Sebelum kita membahasnya lebih lanjut, ada bagusnya untuk Anda mengenal seputar bagaimana pelaksanaan penyajian emas untuk dikonsumsi. Emas yang diterapkan sebagai komplementer makanan berbeda dari emas batangan yang dapat Anda peroleh di kios perhiasan pada biasanya.

Sebab emas yang dikonsumsi sepatutnya ditumbuk sampai tipis terpenting dulu, malah setipis daun yang kemungkinan tebalnya cuma sekitar 0,0001 mm. Dan barulah kemudian dihancurkan kembali sampai berbentuk serbuk, dan barulah ditaburi diatas makanan.

Sebagai isu, hakekatnya metode seperti ini telah lama diketahui oleh para masterchef dunia, terutama di negara Jepang dan Prancis, akan tapi baru saja populer dan diketahui dunia saat tahun 2012.

Daun emas sendiri sejatinya diterapkan cuma untuk memperindah tampilan makanan, serta menambah skor keindahan dari tampilan makanan yang dihidangkan. Dan sekiranya Anda seketika mencicipinya, karenanya tentu rasanya akan terasa hambar.

Langsung, bagaimana sekiranya emas hal yang demikian dikonsumsi? Bukankah emas yaitu sebuah logam yang justru membahayakan untuk dikonsumsi di dalam tubuh malah berpotensi untuk memunculkan racun. Akan tapi, berbeda dengan emas yang dihasilkan untuk perhiasan yang memang mengandung faktor tembaga, karenanya emas yang diterapkan untuk makanan lazimnya termasuk ke dalam logam inert, atau yang tak mempunyai efek samping apa saja kepada tubuh jikalau dicerna.

Sebagai tambahan, selembar daun emas dapat menempuh harga US$ 50 atau berimbang Rp 660 ribuan, tergantung terhadap besaran karat yang dimiliki. 

Berminatkah Anda untuk mengkonsumsinya?




Sumber

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di