alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / Dunia Kerja & Profesi /
Inspirasi Carolina Septerita, Dari SPG sampai jadi Chief Of Art Wardah Cosmetics
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cab0ef8f4ae2f527f0660fc/inspirasi-carolina-septerita-dari-spg-sampai-jadi-chief-of-art-wardah-cosmetics

Inspirasi Carolina Septerita, Dari SPG sampai jadi Chief Of Art Wardah Cosmetics

 Carolina Septerita, Make Up Artist (MUA) yang berhasil
mengawali karirnya sebagai Sales Promotion Girl (SPG). Pernah menjadi
waitress dan Beauty Advisor tidak lantas membuat nyali nya menciut.
Demi membahagiakan orang tua dan keluarga menjadi mindset Carol sejak
lulus sekolah menengah atas.


untuk mengenal lebih jauh sosok dibalik keberhasilan dari salah satu wanita

Indonesia yang berpengaruh dalam memajukan local brand kosmetik di
Tanah Air hingga berhasil expand ke manca negara.

Carol sapaan akrabbagi wanita yang berusia 40 tahun ini, adalah anak pertama tiga bersaudara. Memiliki adik laki-laki pas dibawah nya dengan jarak yang lumayan yakni 4 tahun, membuat orang tua nya fokus menabung untuk membiayai adiknya kuliah.
“Memang orang tua lagi menabung untuk dia bisa kuliah, jadi yang dinomor satukan anak laki-laki, karena priority-nya anak laki-laki. Kenapa anak laki-laki? Karena anak laki-laki kan yang akan menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Pada saat itu kan memang laki-laki yang dinomor satukan. Jadi mba Carol harus bantu, setidaknya dapat meringankan beban orang tua karena punya penghasilan sendiri”, begitu ucapnya.

Mengawali karir mejadi SPG, sempat menjadi waitress dan BA, apapun ia
jalani yang terpenting tidak merepotkan orang tua. Meskipun gaji di
bawah UMR, bahkan di bawah lima ratus ribu pada saat itu semua
pekerjaan ia jalani.

Mengurangi beban dan bisa memberikan orang tua dari sebagian hasil upahnya menjadi mindset utama bagi Carol. Ternyata upah yang minimum tidak cukup untuk diberikan ke orang tua dan sebagian untuk kebutuhan kerja dan lain-lain. Akhirnya berpikir kalau begini terus tidak dapat membantu adiknya untuk kuliah.
Berawal dari ambil brosur-brosur make up ada di mall. Kemudian masuklah di salah satu PT brand lokal (kosmetik yang baru saja launching), pertama kali menjadi BA, naik menjadi kordinator promosi, naik lagi menjadi field controller, supervisor sales and promotion, naik menjadi trainer sampai terakhir menjadi make up artist.

9 tahun dirasanya cukup karena gaji nya yang tidak naik-naik sedangkan job desk nya banyak banget tidak sesuai dengan jabatannya.
Tahun 2004, Carol memutuskan untuk move on karena pada tahun tersebut
ia melahirkan anak pertama nya, Khofifah Albena Akbar. Sempat break
untuk bekerja hingga tahun 2007, ternyata tidak bisa membuatnya move
on dari dunia kerjanya.

Pada tahun 2007, Carol bekerja di PT. Paragon (Wardah). Pada awalnya masuk ke Wardah menjadi kordinator BA, yang kebetulan pada saat itu Wardah pun masih baru jadi struktur organisasinya belom sekuat brand kosmetik-kosmetik lain.

Tahun 2007 hingga 2009, Carol mendapat amanah untuk mengurusi penjualan, promosi-promosi di mall, pasar tradisional, pasar modern, sampai memberikan beauty class di institusi-institusi.
Tanda-tanda kesuksean Carol dan Wardah sudah terlihat ketika tahun
2009. Carol diberikan tugas membentuk team art, kemudian meng-hire MUA untuk promosi di TV-TV nasional.


Bertepatan dengan momentum booming hijabers pada tahun 2010, merupakan titik sukses dari Wardah yang tak luput dari peran Carolina Septerita. Hingga sekarang Wardah tetap konsisten memberikan yang terbaik untuk para konsumennya.
Meledaknya iklan TVC yang dibintangi oleh Dewi Sandra tahun 2013,
memberikan gerakan cepat Wardah untuk ekspansi ke luar negeri. “Butuh
waktu, ketelitian, kesabaran untuk membangun perusahaan yang baru.

Apalagi Wardah merupa kan satu-satu nya produk halal pertama di
Indonesia. Nggak gampang memberikan edukasi tentang halal product ke
orang-orang.




Khofifah Albena Akbar, gadis cantik keturunan Belanda German ini
adalah penyemangat hidup bagi Carol. Menjadi ibu sekaligus wanita
karir tidaklah mudah untuk di jalani bagi wanita kebanyakan.


Terlebih lagi harus menjaga kedua nya seimbang. Carol sebagai ibu pastilah
menginginkan yang terbaik bagi anaknya. Mulai dari kecil Ofi sapaan
akrab nya, selalu diajak ke toko buku untuk belajar membaca atau pun
bermain setiap minggu nya.



Sumber : 
https://www.altermedia.id/perjuangan-ibu/
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di