alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pajak E-commerce Dicabut! McKinsey: 3 Tahun ini Pembeli Online Tembus 44 Juta
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cab009aeaab2519c06aaff2/pajak-e-commerce-dicabut-mckinsey-3-tahun-ini-pembeli-online-tembus-44-juta

Pajak E-commerce Dicabut! McKinsey: 3 Tahun ini Pembeli Online Tembus 44 Juta

Pajak E-commerce Dicabut! McKinsey: 3 Tahun ini Pembeli Online Tembus 44 Juta
PROSUMUT – Perkembangan teknologi semakin meluas. Terlebih lagi dalam sistem belanja online di Indonesia dengan memanfaatkan e-commerce.
Menurut McKinsey, dalam tiga tahun ke depan, Indonesia akan memiliki 44 juta pembeli online dengan nilai sekitar 55 miliar dollar AS hingga 65 miliar dollar AS.
Terlebih lagi, keputusan pemerintah baru-baru ini untuk menarik implementasi PMK 210/2018, sebuah peraturan untuk pajak transaksi e-commerce yang pertama kali diumumkan pada bulan Januari, telah menjadi masalah perayaan untuk sektor ini, yang sedang dalam perjalanan untuk lebih luas lagi.
Dengan perkiraan populasi online sebesar 103 juta, Indonesia telah menjadi salah satu yang tercepat di dunia dalam hal pendapatan dan bunga e-commerce.
“PPRO High-Growth Market Reports 2018” menyebut Indonesia sebagai pasar e-commerce dengan pertumbuhan tercepat dengan nilai saat ini 7,2 miliar dollar AS.
Konsumen di Indonesia, terutama yang berada di daerah non-perkotaan, telah menikmati kualitas hidup yang lebih terjangkau karena e-commerce.
Sebuah studi pada 2018 oleh McKinsey & Co mengatakan, selain meningkatkan pendapatan, perdagangan online dapat membuka dampak sosial yang lebih luas.
Laporan menyatakan perdagangan online telah menghasilkan penghematan 11 hingga 25 persen dibandingkan dengan ritel tradisional untuk pelanggan di luar pulau utama Jawa.
Di wilayah Jawa, di mana penghematan berkisar antara 4 hingga 14 persen, jaringan distribusi sudah sangat maju, sehingga tabungan lebih rendah daripada di bagian lain di Tanah Air.
Lebih dari 55 persen belanja perdagangan online di Indonesia berasal dari Jakarta.
Pengeluaran online di Jakarta, sebagai presentase dari pengeluaran rumah tangga, empat kali lebih tinggi daripada di daerah lain di Jawa dan 10 kali lipat dari pengeluaran di luar Jawa.
Perdagangan online juga memiliki dampak signifikan pada masyarakat Indonesia. Ini telah memberdayakan perempuan, memfasilitasi partisipasi mereka dalam ekonomi.


SELENGKAP NYA DI : PROSUMU.COM
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Sayangnya banyak yg dijual produk import dan jangan salah semua perasa (essence) itu produk import lebih banyak buat makanan (perasa jeruk apel itu saja sekedar contoh)kalau elektronik jelas china rajanya.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di