alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pakar Semiotika Puji Habis Kampanye Prabowo di GBK
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caaf9358d94d0109f18c212/pakar-semiotika-puji-habis-kampanye-prabowo-di-gbk

Pakar Semiotika Puji Habis Kampanye Prabowo di GBK

Minggu 07 April 2019, 16:29 WIB

Pakar Semiotika Acep Iwan Saidi Puji Habis Kampanye Prabowo di GBK
Gibran Maulana Ibrahim - detikNews



Pakar Semiotika Puji Habis Kampanye Prabowo di GBKPrabowo Subianto (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)


Jakarta - Pujian datang dari pakar semiotika Acep Iwan Saidi untuk kampanye akbar Prabowo Subianto di Gelora Bung Karno pagi tadi. Acep Iwan Saidi bahkan setuju dengan pendapat Prabowo bahwa kampanye akbar itu merupakan rapat akbar politik terbesar dalam sejarah. 

Dalam keterangannya yang diterima detikcom, Minggu (7/4/2019), Acep Iwan Saidi mengaku sempat berkomunikasi dengan Eep Saefullah Fatah lewat WhatsApp (WA) membahas kampanye akbar Prabowo di GBK. Bagi dia, tak pernah ada partai politik yang bisa menggerakkan massa sebegitu besar.




Lebih jauh, dia menyebut Prabowo tampil dengan gaya dan konten dalam kampanye akbar di GBK tadi pagi. Prabowo, katanya, menunjukkan kualitas.

"Sebagai penonton di antara 'dua televisi', tentu saja saya ikut berbahagia. Khususnya karena pagi di akhir pekan ini saya menyaksikan seorang calon presiden berpidato dengan 'gaya dan konten' yang nyaris sempurna. Prabowo sedang tunjukkan kepada publik kualitas dirinya: 'diri-luar dan diri-dalam sekaligus'," kata dia.




Berikut ini catatan lengkap Acep Iwan Saidi soal kampanye akbar Prabowo Subianto di GBK: 

Pidato Ahad Pagi

Ini akhir pekan yang menyenangkan buat politik. Terutama, pasti, bagi Prabowo-Sandi (02) dan para pendukungnya. Pasalnya, gelar rapat akbar 02 di Gelora Bung Karno (GBK) subuh hingga pagi ini (Ahad, 7/04/ 19), sukses abis. GBK putih polos. Prabowo juga berada pada puncak stamina. Pidatonya keren. "Itu pidato orang berbahagia," demikian catatan Kang Eep Saefullah Fatah dalam pesan pendek melalui WhatsApp (WA) kepada saya. Kami pun sempat berdiskusi singkat.

Dari sisi peserta hadir, saya setuju pada pendapat yang mengatakan ini rapat akbar politik terbesar dalam sejarah. Saya sendiri ingin menyebutnya sebagai kerumunan hati. Soalnya, saya belum percaya kalau mereka datang karena dukungan politik semata. Bukankah tidak pernah ada pula partai politik yang bisa memobilisasi rakyat sedemikian hebat. Mereka datang, saya pikir, karena dihela oleh kegelisahan dari dalam dirinya sendiri. 

Apa itu? Saya tidak tahu persis. Jika boleh menduga, barangkali mereka ingin menyatakan dirinya ada, sebagai makna. Mereka tidak betah terus-menerus diposisikan di luar layar, sebagai pemerhati gambar. Indonesia bukan sebuah lukisan. Mereka sudah jenuh dengan citra. So, mereka ingin menembus ke balik layar, menjadi bagian dari sejarah. Mereka ingin tegaskan: Indonesia itu nyata. Kekayaan tanah air juga nyata.

Sebagai penonton di antara "dua televisi", tentu saja saya ikut berbahagia. Khususnya karena pagi di akhir pekan ini saya menyaksikan seorang calon presiden berpidato dengan "gaya dan konten" yang nyaris sempurna. Prabowo sedang tunjukkan kepada publik kualitas dirinya: "diri-luar dan diri-dalam sekaligus". 

Dari diri-luarnya saya bersaksi atas bahasanya yang mengalir, gesture-nya yang terjaga, dan penguasaan panggungnya yang oke. Pagi ini Prabowo benar-benar tahu: Beliau tengah berada di mana dan sedang apa. Saya seperti sedang menyaksikan sejarah orasi politik para pemimpin kelas dunia. 

Sedangkan dari "diri-dalam"-nya saya mendengar ungkapan yang membuat merinding. "Usia kekuasaan itu tidak lama, dan saya pun sudah tua!" Memang tidak persis begitu ungkapannya. Tapi, saya menangkap demikian intinya. Bagi saya, ini menjadi semacam janji dan peringatan untuk dirinya sendiri. "Jangan bermain-main dengan kekuasaan, jangan berjudi dengan mandat rakyat. Usia dan kekuasaan tidak lama. Dunia adalah riwayat yang terlalu singkat. Jadikan kekuasaan sebagai ladang amal sebelum berangkat ke akhirat!".

Saya berharap, pada sebuah pagi yang lain, dalam waktu yang sejatinya sangat dekat, mendengar kualitas pidato dari yang lain yang juga menyengat. Ketahuilah, acap kali rakyat tidak butuh retorika tentang bukti yang telah lewat. Ketimbang demikian, Rakyat lebih memerlukan masa depan yang meyakinkan. 

Baiklah, saya tunggu di perempatan, sebelum menjatuhkan pilihan!



Sumber

Pakar Semiotika Puji Habis Kampanye Prabowo di GBK
Diubah oleh totongJKW
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Siapa lagi. Ga pernah dengar. Bagus TS nya kerja keras spy cepat terima gaji
bla..bla..bla..
Koruptor dapet pensiun ??

Ayoo semua PNS seluruh indonesia, jadilah koruptor biar dapet pensiunan dgn hitungan 3-5%

emoticon-2 Jempol
Mancap
Balasan post takebeer212
asyik dong bre, abis korupsi dapet duit dapet uang pensiunan juga
Quote:


Makanya coblos prabowo, koruptor aja dapet pensiunan.

Kurang enak apalagi coba
fix ni pasti tim suksesnya 02 emoticon-Mad

nastak mode on
Tulisan yang bikin kejang2.

Terus
Gw
Harus
Ngomong
"Wooooww."
Gitu
?
terus? wowok sudah boleh sujud syukur blon? emoticon-Imlek emoticon-Cendol Gan

Pakar Semiotika Puji Habis Kampanye Prabowo di GBK
Balasan post takebeer212
Enak yah kembali ke era orde baru emoticon-Malu
Capres yang satu sibuk membangun optimisme, yang satunya lagi menghancurkan optimisme

emoticon-Cape d...
Lah yg muji kan dr golongan sendiri. Biar bapak senang emoticon-Big Grin
ABS. apa menariknya?
Pakar Semiotika Puji Habis Kampanye Prabowo di GBK
Apaan sih, semi tapioka?
nah ini baru namanya abs emoticon-Leh Uga

ada eep pula emoticon-Big Grin


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di