alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pengamat: Naturalisasi Sungai Ala Anies Tidak Bisa Diterapkan
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caaeca87e3a7252ed1b1c90/pengamat-naturalisasi-sungai-ala-anies-tidak-bisa-diterapkan

Pengamat: Naturalisasi Sungai Ala Anies Tidak Bisa Diterapkan

Pengamat: Naturalisasi Sungai Ala Anies Tidak Bisa Diterapkan ~Konsep naturalisasi DKI harus bisa dijabarkan secara konkret agar publik memahami dan mendukung kebijakan tersebut.

~Menurut Trubus Rahadiansyah, naturalisasi itu hanya politik Anies untuk membedakannya dengan pekerjaan gubernur sebelumnya.



Jakarta, Beritasatu.com - Program naturalisasi sungai yang diwacanakan Gubernur Anies Baswedan diyakini tidak bisa diterapkan untuk mengganti normalisasi sungai. Alasannya, hingga kini belum ada model eksekusi naturalisasi yang hanya dikenal dalam bidang akademik saja.

"Dalam kebijakan publik naturalisasi itu hanya sebatas formulasi yang tidak bisa diterapkan. Implementasinya masih diperdebatkan karena memang tidak ada modelnya," kata pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah, di Jakarta, Senin (8/4/2019).

Trubus menilai wajar keluhan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono yang hingga kini belum mendapat penjelasan konsep naturalisasi dari Pemprov DKI. Staf gubernur yang dikirim untuk memenuhi undangan pertemuan dengan Dirjen PU bahkan tidak memahami konsep naturalisasi.

Menurut Trubus hal itu membuktikan DKI belum memiliki perencanaan matang mengenai naturalisasi. Setahun Anies memimpin, sungai di Ibu Kota tidak tertangani secara baik karena program normalisasi mandek dan naturalisasi masih sebatas wacana saja.

"Kalau saya melihat naturalisasi itu hanya politik Anies untuk membedakannya dengan pekerjaan gubernur sebelumnya yang getol menormalisasi sungai. Ingin beda saja," tuturnya.

Konsep naturalisasi DKI harus bisa dijabarkan secara konkret agar publik memahami dan mendukung kebijakan tersebut. Kalau dipaksakan Trubus malah khawatir terjadi penyimpangan anggaran sebab pengelolaan sungai selama ini mengambil model normalisasi yang sudah dimengerti konsepnya.

Lebih lanjut Trubus menyebutkan, DKI harus berani membeberkan gagasannya dengan memberi penjelasan yang pasti. Apakah kondisi sungai bakal dikembalikan seperti zaman Belanda yang penduduk belum bermukim di bantaran sungai, atau berbicara realistis menormalisasi sungai.

"Kalau sungai di zaman Belanda belum ada penduduk yang menghuni bantaran sungai. Apa mau dikembalikan ke zaman itu ? Setiap zaman berbeda-beda, ini yang membuat konsep naturalisasi sungai menjadi perdebatan, karena tidak ada modelnya," kata Trubus.

Dia mengusulkan DKI lebih baik meneruskan program normalisasi, melebarkan kembali sungai, memasang turap di tepi sungai dan menghijaukan bantarannya. Bila perlu pinggiran sungai diperuntukkan sebagai jalan raya saja meniru Kanal Banjir Timur.

"Kalaupun naturalisasi diterapkan, saya melihatnya nanti itu sama seperti normalisasi. Hanya istilahnya saja yang berbeda. Sebabnya jelas, naturalisasi hanya sebatas konsep akademik saja yang tidak bisa diterapkan," ujarnya.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Yusmada Faizal memastikan program normalisasi bakal dilanjutkan karena di tahun ini pihaknya bakal membebaskan lahan di Ciliwung dan Pesanggrahan.

Sekalipun begitu, Yusmada tidak bisa membeberkan berapa hektare target lahan yang hendak dibebaskan untuk memastikan rampungnya program normalisasi Ciliwung. Yusmada juga enggan menyebut estimasi biayanya.

"Program pembebasan terus diproses. Kita terus koordinasi dengan Kantor Pertanahan," kata Yusmada.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah menyambut baik upaya pembebasan lahan untuk meneruskan program normalisasi Ciliwung.

"Kalau bisa semuanya bisa dibebaskan agar bisa kita selesaikan. Terlebih sudah setahun belakangan program (normalisasi) itu tidak berjalan," kata Bambang.

Pengerjaan normalisasi baru mencapai 19 km panjang sungai dari rencana 33,69 km. Sisanya masih terhambat karena masalah pembebasan lahan. Bambang menyatakan pihaknya sangat siap untuk melanjutkan program normalisasi yang memulihkan fungsi sungai agar mampu menampung debit hujan.

Bambang juga menuturkan bahwa sebenarnya Pemprov DKI sudah berhasil membebaskan sekitar 4 hektare lahan untuk normalisasi pada 2018. Namun masih dibutuhkan pembebasan lahan lagi untuk mengejar ketinggalan normalisasi panjang sungai sekitar 15 km. 

https://www.beritasatu.com/megapolit...isa-diterapkan

emoticon-Marah
Pengamat sok tau
Belum ngerti anies itu jago koar2
Diubah oleh albetbengal
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Trubus menilai wajar keluhan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono yang hingga kini belum mendapat penjelasan konsep naturalisasi dari Pemprov DKI. Staf gubernur yang dikirim untuk memenuhi undangan pertemuan dengan Dirjen PU bahkan tidak memahami konsep naturalisasi.

...

diundang mentri

gara2 ga bisa menjelaskan konsep program dia sendiri itu

yg dikirim malah staffbahlul bgt ni si abud
Pengamat: Naturalisasi Sungai Ala Anies Tidak Bisa Diterapkan
emoticon-Traveller emoticon-Traveller
pak Trubus belum kenal ama kebijakan "suka-suka ge bang...!"emoticon-Mad
anies baswedan, sang juru selamat kota jakarta... emoticon-Big Grin



emoticon-Leh Uga
Pengamat: Naturalisasi Sungai Ala Anies Tidak Bisa Diterapkan
Anies udah berhasil kok, naturalisasi kegoblokan kampret..

Dari komen2nya keliatan kalo gobloknya itu natural, ngga dibikin2.
Om Anies lg ngumpulin tenaga buat kebut di 2 th terakhir supaya masuk radar Pilpres 2024.....Tenang semuanya...
Betul2 nekat ni pengamat, sudah siap mayit nya kelak mandi dan solat sendiri ya emoticon-Big Grin
Pengamat: Naturalisasi Sungai Ala Anies Tidak Bisa Diterapkan
coba diadu omongannya dg om anies
kapan masuk ilc nih emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
dan sampe detik ini si nganis gak pernah mau datang baik rapat dg dprd atau pun kementerian emoticon-Big Grin
selalu suruh anak buahnya maju ke depan, dah setahun lebih, selalu kayak gitu
mau sampe kapan sembunyi dari program khayalan mu nis? emoticon-Embarrassment
Astagfirullah.. Fengamat tidak tahu sunatullah.. Bisa bahaya jika Jakarta d adzab.. emoticon-norose
Ga usah bicara teknis, yg penting kaya anis ... asal rakyat bodoh percaya ya sudah ... kan mereka bodoh, ntar juga lupa emoticon-Ngacir
kenapa nggk serahkan ke ahlinya? kan banyak Environmental Engineer

duit kok mau dibuang2 bwt uji coba, uji coba itu di lab emoticon-Cape d... (S)


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di