alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Komisi Fatwa MUI soal 'Saf Salat Campur' di Kampanye Prabowo: Salatnya Sah
3 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caacce0349d0f5c2f4be78c/komisi-fatwa-mui-soal-saf-salat-campur-di-kampanye-prabowo-salatnya-sah

Komisi Fatwa MUI soal 'Saf Salat Campur' di Kampanye Prabowo: Salatnya Sah

Komisi Fatwa MUI soal 'Saf Salat Campur' di Kampanye Prabowo: Salatnya Sah


Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai salat para jemaah di kampanye akbar Prabowo-Sandiaga di GBK tetaplah sah, meski saf laki-laki dan perempuan bercampur. Menurut Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni'am Soleh, salat merupakan ibadah wajib yang telah diatur tata caranya secara rinci, termasuk soal posisi imam dan makmum.

"Salat itu merupakan ibadah mahdhah, yang tata caranya sudah diatur rinci. Soal tata cara berjemaah, ada petunjuk tentang posisi imam dan makmum," ujar Ni'am saat kepada detikcom melalui pesan singkat, Senin (8/4/2019).

Ni'am menekankan, dalam salat berjemaah, makmum tidak boleh berada di depan imam. Jika itu terjadi, salat tidak sah. Islam pun telah mengatur dan membimbing posisi makmum laki-laki dan perempuan saat salat berjemaah.

"Jika jemaah yang jadi makmum ada laki-laki dan ada perempuan, maka secara berurutan laki-laki di depan, perempuan di belakang," kata Ni'am.

Namun, jika kondisi membuat makmum perempuan berada di depan makmum laki-laki atau berada di sampingnya, menurut Ni'am, salat tersebut tetaplah sah.

"Tapi jika terjadi sebaliknya, makmum perempuan di depan makmum laki-laki, atau berada di sampingnya, salatnya tetap sah, sepanjang syarat rukunnya terpenuhi. Karena urutan saf antara makmum laki-laki dan perempuan tidak termasuk syarat sah salat. Hanya saja, tidak dianjurkan, dan sedapat mungkin mengikuti contoh dan petunjuk yang diajarkan," jelas Ni'am.

Demikian halnya jika kondisi ramai jemaah seperti yang terjadi saat kampanye akbar Prabowo-Sandi di GBK, di mana panitia tidak memungkinkan untuk membagi dan mengatur saf untuk jemaah laki-laki dan perempuan.

"Tidak batal (salatnya), hanya saja khilaful aula. Sepanjang tidak dikhawatirkan terjadi fitnah," ungkap Ni'am.

SUMBER

Bagus deh langsung di skakmat sama orang MUI dengan bilang gak haram.
Harusnya yang dibahas dari kampanye prabowo ini bukan hal remeh begini. Harusnya bahas substansi isi pidato yang dibawa sama prabowo.
Heran yg beginian malah viral dibanding isi kampanyenya.
emoticon-DP
Diubah oleh Sok.Art
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
Nunggu cebong yang saat tahiyat nunjuk pake jempol komen...

emoticon-Cool
Quote:


Pendapat pribadi lho itu, baca baek2 isi artikel nya dan kalimat nya emoticon-Angkat Beer

Apalagi doi cuma sekretaris komisi, bukan ketua komisi.

Sejak kapan bisa dianggep ngewakilin Komisi nya itu sendiri ?
Ganti presiden, ganti cara sholat emoticon-Big Grin
gw malah boam dah sah atau gak, lucu aja lihat perang klipingan di kaskus emoticon-Ngakak
Quote:


Kalau tidak dianjurkan dan ada alternatif yg lebih baik, kenapa memaksa tetap melakukan?

ya gpp....

kek gini doank ga terlalu substansial.....
yg penting aman, tentram, nyaman, sesuai aturan.....

yg pasti uda pada pinter matematika.....

emoticon-Recommended Seller






emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Ana rasa tidak ferlu d fermasalahkan.. Yang fasti sebaiknya jangan dicamfur kalau bisa.. Kalau g bisa ya afa boleh buat..
Coba kalo si owi solat jamaah campur cowok cewek, pasti golongan sebelah ngomongnya "Owi gak tau cara salat, antek PKI, dst..."
mana ada, ane lulusan pesantren ngruki, kalo ngawur jangan gitu amat.. mahram aja bukan, kesucian tempat ga ada.. sahnya dibagian mana? coba tunjukin 1 aja hadits shohih yg ngebolehin sholat campur gini? Bidah ini mas sekertaris komisi.. jangan mengada adakan yg tidak ada demi uang.. fiqih itu pastiemoticon-Lempar Bata
emang dalam kondisi darurat sih





darurat pgn jd presiden emoticon-Leh Uga
Tumben nastak bahas masalah sholat
Quote:


Yang ini?

Komisi Fatwa MUI soal 'Saf Salat Campur' di Kampanye Prabowo: Salatnya Sah
Kalau sah silahkan dilanjutken kawan..
Quote:


lebih bagus perang kelipingan di KASKUS
dari pada perang batu ke kepala elu.
Quote:


buang jauh jauh sifat suka berprasangka buruk . . .
ntar elu kena stroke
kapan chebbit akan belajar, urusan keyakinan orang itu jangan dipertanyakan. itu hak.

kalau mau menertawakan ya silakan, tapi kalau ingin ganggu gugat ya jangan.emoticon-Big Grin
Hanya saja, tidak dianjurkan, dan sedapat mungkin mengikuti contoh dan petunjuk yang diajarkan," jelas Ni'am.

Demikian halnya jika kondisi ramai jemaah seperti yang terjadi saat kampanye akbar Prabowo-Sandi di GBK, di mana panitia tidak memungkinkan untuk membagi dan mengatur saf untuk jemaah laki-laki dan perempuan.

"Tidak batal (salatnya), hanya saja khilaful aula. Sepanjang tidak dikhawatirkan terjadi fitnah,"

yg dibold cukup jelas itu, khilaful awla artinya "menyelisihi yg lebih utama"... jelas ngga nasbungtod? lagipula klo lo niat ibadah mah noh masjid seputaran senayan buanyak & besar2, ...lha elo niatnya kan sholat buat kampanye bukan buat ibadah emoticon-Imlek emoticon-Cendol Gan
walau kelas sekre juga bisa dimaklumi kok sebagai suara keseluruhan lembaga.. tak mungkin lah MUI mengharamkan, yang ada tar malah pecah belah umat emoticon-Cape d... (S)

mending bela si tukang rusuh, gawat kalau sampe ngamuk..
kalo yang tukang toleransinya kan enteng, walaupun dihina diejek tetep kalem.. jadi kalo begini terus kan lebih enak condong ke si tukang rusuh toh? termasuk soal pengaturan fatwa emoticon-Big Grin
Balasan post antonyus578
jiah zaman dah modern masih aja demen perang batu, kayak anak smp aja emoticon-Ngakak
emoticon-Smilie emoticon-Smilie emoticon-Smilie
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di