alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Gan! KASKUS dan HBO bagi-bagi merchandise resmi Game of Thrones nih! Ikutan kuisnya di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Saf Salat Campur di Kampanye Prabowo, PBNU: Itu Nggak Boleh, Haram
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caab2d8d43972659f2764ed/saf-salat-campur-di-kampanye-prabowo-pbnu-itu-nggak-boleh-haram

Saf Salat Campur di Kampanye Prabowo, PBNU: Itu Nggak Boleh, Haram

Saf Salat Campur di Kampanye Prabowo, PBNU: Itu Nggak Boleh, Haram

Ada salat dengan saf yang campur antara jemaah laki-laki dan perempuan saat kampanye akbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno (GBK) kemarin. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengatakan di mana pun lokasi salat safnya tidak boleh bercampur laki-laki dan perempuan.

"Dimana-mana orang salat itu nggak boleh campur (laki-laki dan perempuan) safnya, nggak boleh, haram," kata Wasekjen PBNU Masduki Baidlowi saat dihubungi wartawan, Minggu (7/4/2019).

Ia mengatakan ibadah salat merupakan sarana umat Islam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, tak boleh melanggar apa yang menjadi larangan Allah SWT, salah satunya berkumpul dengan lawan jenis saat melaksanakan salat

"Karena tujuan salat itukan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tujuan mendekatkan diri maka harus dihindari hal-hal yang menyebabkan kita terlibat dalam hukum yang justru menjauhkan diri kita kepada Allah SWT. Apa yang menjauhkan? Ya hal-hal yang tidak bolehnya, wong kita ini mau mendekatkan diri kepada Allah dalam melakukan kewajiban itukan hal yang harus dihindari adalah larangannya. Larangannya tidak boleh berkumpul laki-laki dan perempuan," ujar dia.

Ia pun menggarisbawahi salat dengan posisi saf tercampur itu dipebolehkan asal dalam 'kondisi darurat' saat melaksanakan hal yang wajib. Ia kemudian mencontohkan kondisi darurat saat melaksanakan kewajiban yakni pada saat di Padang Arafah dan lempar jumrah ketika melakukan ibadah haji.

"Ketika itu prosesi wajib tapi ini kan kampanye, itu wajib nggak datang? Karean itu kan nggak wajib terus kalau doa salat bercampur laki-laki dan perempuan lalu gimana hukumnya kan gitu. Kalau menurut kami nggak boleh jadi itu salatnya harus diatur sedemikian rupa dari awal, karena itu akan lama dan mengharuskan kondisi di mana harus melakukan salat wajib jadi harus diatur saf nya," ucap Masduki.

Ketua Umum GNPF-U Yusuf Muhammad Martak sudah memberi penjelasan terkait bercampurnya jemaah laki-laki dan perempuan dalam satu saf. Dia menegaskan tak ada unsur kesengajaan mencampurkan lelaki dan perempuan dalam satu saf salat. Karena kondisi massa yang padat, ada perempuan yang salat di dekat lelaki meski tak bersebelahan. Lokasi kampanye di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

"Cuma saya tidak tahu di dalam keadaan yang sudah darurat, karena sudah padatnya umat seperti kejadian seperti, ya contoh, seperti di Masjidil Haram, kadang-kadang itu berdekatan, hampir bersebelahan walaupun tidak bersenggolan ya. Sifatnya darurat tapi tidak ada setting saf salat itu, itu hal yang tidak mungkinlah karena kepanitiaannya juga dari kita juga ngerti semualah," kata Yusuf Martak.

https://news.detik.com/berita/d-4500...ak-boleh-haram

Kampret mah bebasssssss wakakakakakaka
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 8
ya coba aja dia sholat di masjidil haram.. gw mau tau dipisah atau ngga tuh di sana

apa ada yg bisa kasih pencerahan?
percuma antum ngomong fiqih sama mahzab al fulitik al islamiyah....
Quote:


udah dibilangin, kaum monaslimin itu punya kavling surga!
Quote:


Masak mau lu samain GBK sama Masjidil Haram, bahkan GBK itu emang aslinya bukan tempat buat sholat tapi stadion cuy, emoticon-Leh Uga
Balasan post tukangkredit
Beda mas, GBK bukan Masjidil Haram dan di Masjidil Haram ada polisi syariah juga yang jaga biar sebisa mungkin antara Akhwat dan Akhi nggak terlalu berdekatan, dan juga masjidil haram itu tempat yang teramat suci jauh berbeda kalau disamakan dengan GBK
Balasan post tukangkredit
Jgnkan di Masjidil Haram, di musola mal yg rata2 ada di basemen juga dipisah Gan, minimal ada penghalang antara cwo-cwe, ini mah emang udah kebelet bgt pengen menang, semua serba dibolehin ma mereka.
Diubah oleh eFVZee
Balasan post eFVZee
Sejak awal niat utama mereka datang GBK sih buat kampanye emoticon-Big Grin

Kalau sholat jadi dinomor duakan sama mereka jadinya ya saf sholatnya jadi kayak gitu.....emoticon-Big Grin

Nasbung pada koar-koar dengan alasan darurat? Halah padahal mereka bisa sholat dulu di masjid terdekat sebelum datang ke GBK emoticon-Big Grin
Diubah oleh stingshoot555
Quote:


Luar biasa kan kubu nya Wowok, padahal mereka yang paling ngotot ngelabelin diri sebagai "Umat Muslim", padahal Presiden nya aja Pilihan "Ulama"

Tapi demi kampanye, yang Haram jadi Halal.

Lu mw samain stadion bola dengan Masjidil Haram ??

Sejak kapan acara kampanye doank dianggep kondisi darurat emoticon-Ngakak
GBK itu masjidil haram nya para jamaah monaslimin emoticon-Big Grin
Monas disamain ama ka'bah
Orang gendeng mah bebas, udah booking kavling syurga
mereka itu penggila syariat kok malah melanggar syariat ? emoticon-Turut Berduka
Quote:


nanggung banget gan sekalian kemarin itu umat wowo pada tawaf in beliau... 7x biar menang

hmmmmm...
yg ini lebih pedas rasanya
harusnya panitia udah nyiapin jalur khusus yang nanti bisa memisahkan antara makmum pria dan wanita.

lah nanti gua sama bini gua misah dong? emoticon-Mad

Ya kan tinggal kontak-kontakan lewat hp buat gampang ketemuan abis sholat.
Tapi eh tapi pas kampanye kemaren di GBK (bukan pas sholatnya), apa peserta kampanye pria sama wanita juga dipisah gak?

Masa capres pilihan ulama gak mikirin beginian sih? emoticon-Malu (S)
Balasan post tukangkredit
Quote:


dipisah ngok, yg prempi di lantai atas, klo tawaf baru gabung itupun dlm barisan terpisah, demikian jg di masjid nabawi...yg prempi di barisan plg blkg... gobloglu khas nasbung...
jualan agama paling getol tapi fikih yg sederhana aja amburadul, beda sholat beneran vs sholat politik ya disitu...

emoticon-Imlek emoticon-Cendol Gan

Saf Salat Campur di Kampanye Prabowo, PBNU: Itu Nggak Boleh, Haram
Quote:


Antum pernah sholat di Masjidil Haram belum?
Serius nanya.
Kalau belum pasti gak ada pertanyaan macam itu.

Pertanyaan seriusnya adalah, itu kaum monaslimin pakai madzhab mana, sholat campur berdekatan gitu?

Saf Salat Campur di Kampanye Prabowo, PBNU: Itu Nggak Boleh, Haram
semua halal , kalo untuk wowo-sandi , paham gak ? emoticon-Cool
Diubah oleh Shinsuke
YG SALAH ITU YG GA SHOLAT
astajim, kefefet ya akhi
sebelum dateng ke sono kan bisa solat di masjid sekitar situ , masjid kan banyak banget mereun
yo wis fix diperbolehkan dan sholatnya tidak batal...
balik lagi di hati masing masing biar allah yang nilai sholat kita ikhlas atau tidak...
cuman yang gue bayangin pas di belakangnya makmum perempuan ada makmum laki... pas rukuk atau sujud gitu gimane ye rasanye ?
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di