alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Komitmen pembangunan infrastruktur dan banjir Jakarta
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caa8694f4ae2f42a86586c4/komitmen-pembangunan-infrastruktur-dan-banjir-jakarta

Komitmen pembangunan infrastruktur dan banjir Jakarta

Komitmen pembangunan infrastruktur dan banjir Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) meninjau titik banjir yang bersebelahan dengan proyek LRT di Underpass Cawang, Jakarta, Kamis (4/4/2019).
Pekan pertama April 2019, DKI Jakarta kedatangan tamu istimewa. Curah hujan tinggi berpadu dengan sistem drainase buruk melahirkan luapan pada kali-kali yang percabangannya melewati sejumlah titik di Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons cepat dengan langsung turun ke lapangan meninjau penyebab di balik genangan di beberapa titik wilayah yang dianggapnya cukup krusial di Jakarta, seperti di kawasan Pancoran dan Cawang.

Anies tak butuh waktu lama untuk menyimpulkan penyebab di balik genangan di kawasan tersebut. Menurutnya, proyek infrastruktur LRT Jabodebek adalah biangnya.

Tiang-tiang proyek yang didirikan melewati kawasan itu telah menyumbat saluran air. Selain itu, dirinya juga menemukan adanya lumpur tebal sisa pekerjaan galian yang menyumbat saluran air.

“Ketika hujan deras dengan volume besar seperti kemarin, lalu terjadi genangan yang cukup lama. Kita temukan bawah saluran-saluran air kita tertutup oleh pilar LRT” kata Anies dalam KOMPAS.com.

Persoalan serupa juga terjadi di beberapa titik buangan Tol Becakayu, salah satunya di Stasiun Cipinang Kebon Nanas, Jakarta Timur. Apalagi pompa air yang ada di wilayah tersebut belum mampu bekerja dengan optimal dalam proses pembuangan air.

“Ini kedua kalinya, tahun lalu hal yang sama, di sisi selatan, sekarang berulang lagi di sini,” tegur Anies.

Anies jadi geram. Dirinya berencana memanggil PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya, dua kontraktor dari dua proyek tersebut.

“Ini semua ada di AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan). Ketika menyusun AMDAL, ada kewajiban-kewajiban untuk kontraktor menyiapkan semua instrumen pencegah banjir,” ucap Anies dalam pernyataan yang dibagikannya juga lewat akun Facebook dan Instagram.

Tapi, pernyataan Anies ditentang Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dalam argumennya, Budi memastikan bahwa proyek LRT Jabodebek sudah direncanakan sebaik mungkin.

Budi pun meminta Anies untuk meneliti lebih jauh tudingannya tersebut, meski pihaknya juga akan melakukan klarifikasi tersendiri. “Mungkin saya minta Pak Gubernur itu meneliti lebih jauh ya, kalau berstatement itu kan ada buktinya,” kata Budi, di Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Adhi Karya pun angkat suara. Kontraktor pelaksana proyek LRT Jabodebek itu bilang bahwa sudah ada pertemuan lanjutan dengan pihak Wali Kota terkait untuk menindaklanjuti tinjauan Anies Baswedan.

Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya Ki Syahgolang Permata menyatakan, dalam pertemuan lanjutan tersebut disepakati adanya penambahan pompa dan juga pembersihan.

“Intinya sudah dilakukan langkah tindak lanjut bersama para pihak terkait,” kata Syahgolang dalam tempo.co.

Banjir di DKI Jakarta memang jadi pekerjaan rumah besar bagi setiap gubernur yang menjabat. Berdasarkan data rekapitulasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, kejadian banjir di provinsi ini setidaknya terjadi setiap bulan.

Namun, sejak periode 2013 hingga 2016, rerata lama genangannya menurun drastis, dari 7,6 hari menjadi 2,1 hari. Jumlah jiwa yang terdampak juga mengalami penurunan, yakni dari 1.426.478 pada 2013, menjadi 232.577 pada 2016.

Semasa kampanye dulu, Anies pernah menjanjikan bakal menerapkan sistem naturalisasi sungai dalam upaya penanggulangan banjir. Nyaris dua tahun menjabat, janji itu belum terlihat realisasinya. Sampai Jumat (5/4/2019), konsep naturalisasi baru masuk dalam tahap pembahasan.

"Baru kemarin dibicarakan, nanti kita lihat hasilnya," ujar Anies. Dalam pembahasan itu, Anies berencana menerapkan naturalisasi di lima lokasi. Tapi, Anies enggan mengungkap lima lokasi itu selama proses persiapan belum selesai.

Adapun keterangan lima lokasi yang rencananya akan dilakukan naturalisasi itu muncul dari Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Yusmada Faisal. Katanya, lima lokasi itu adalah Ciliwung, Cipinang, Melayu Pesanggrahan, dan Kali Sunter.

Yusmada turut menjelaskan maksud dari sistem naturalisasi pada sungai-sungai di Jakarta itu. Menurutnya, naturalisasi merupakan bentuk pengupayaan aliran air yang ditangkap, ditahan, dan dijadikan membeku.

"Sungai sungai itu biarkan dalam bentuk natural supaya bisa menahan run off. Jadi kalau kapasitas sekarang segini, upayakan air yang masuk sesuai dengan kapasitasnya. Bagaimana caranya? Ya ditahan air hujannya ini," tutur Yusmada.

Menurutnya rencana itu mungkin dilakukan, selama tidak ada kendala dalam proses pembebasan lahan. "Komitmen tetap ada, tapi kan pembebasan lahan itu nggak semudah membalikkan tangan," tandasnya.
Komitmen pembangunan infrastruktur dan banjir Jakarta


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...banjir-jakarta

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Komitmen pembangunan infrastruktur dan banjir Jakarta Jurnalis dalam ancaman kekerasan

- Komitmen pembangunan infrastruktur dan banjir Jakarta BMKG: Pukul 10:18 WITA gempa berpusat di Malaka

- Komitmen pembangunan infrastruktur dan banjir Jakarta Aparat dinilai minim terapkan pasal pencucian uang

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di