alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Games / Can You Solve This Game? /
[Riddle #1] Tiga Ilmuwan Pintar dengan Tato Elang
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caa3b3bf4d6953b5f5c4431/riddle-1-tiga-ilmuwan-pintar-dengan-tato-elang

[Riddle #1] Tiga Ilmuwan Pintar dengan Tato Elang

Andi, Budi dan Candra adalah tiga orang ilmuwan terpintar di Batavia. Namun mereka ditahan di sebuah penjara oleh kolonial belanda. Hanya mereka bertiga yang ditahan disana. Penjara tersebut memiliki peraturan yang unik, bahwa setiap jam 12 siang setiap harinya setiap tahanan dapat meminta untuk dibebaskan dengan syarat mereka memiliki tato elang di kening mereka. Tanpa tato elang, tahanan tersebut akan di tembak mati saat itu juga.

Faktanya, ketiga tahanan itu semuanya memiliki tato elang di kening. Mereka juga tahu bahwa dua tahanan lain memiliki tato elang. namun, mereka tidak dapat mengetahui apakah mereka sendiri memiliki tato elang atau tidak, karena tidak ada cermin atau benda yang memantulkan bayangan di penjara itu. Selain itu, Komunikasi antar tahanan juga sangat tidak diperbolehkan.

Suatu hari kolonial belanda ditekan oleh rakyat batavia dikarenakan berita tentang ketiga ilmuwan yang ditahan ini bocor oleh media. Untuk meringankan keadaan, kolonial belanda memperbolehkan satu orang batavia untuk diundang ke penjara sebagai relawan agar dapat menemui ketiga tahanan. Dedi sebagai salah satu dari orang terpintar yang tersisa di batavia dan juga teman dari ketiga tahanan dipilih sebagai relawan.

Kolonial belanda memiliki 2 syarat untuk dedi :
1. Kamu hanya boleh berbicara satu kalimat di depan mereka bertiga.
2. Kamu hanya boleh berbicara hal yang mereka sudah tahu.

Dedi yang sudah melakukan riset mengetahui tentang sistem tato yang dibuat oleh kolonial belanda, ia pun berbicara seperti ini di depan ketiga tahanan :

"Minimal satu dari kalian memiliki tato elang di kening."

Setelah dedi berkata demikian ia pun kembali ke batavia. Kolonial belanda tidak mempermasalahkan kata-kata Dedi karena sesuai dengan syarat yang telah ditentukan.

Hari pun berlalu...
Pada siang pertama tidak terjadi apapun.
Pada siang kedua tidak terjadi apapun.
Pada siang ketiga, ketiga tahanan secara serentak meminta keluar dari penjara.

Pertanyaan :
Bagaimana bisa ketiga tahanan dengan yakin meminta keluar dari penjara pada siang ketiga?

Quote:


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
"ada 2 kemungkinan:
1. cuma 2 orang yg punya tato, budi dan candra, otomatis gw ngga punya
2. tiap orang punya tato

misal cuma 2 orang yg punya tato (kemungkinan 1), si budi bakal punya 2 kemungkinan:
1. cuma 1 orang yg punya tato, candra
2. 2 orang punya tato, budi dan candra

kalo hari pertama candra ngga keluar, kemungkinan budi jadi tinggal 1: ada 2 orang yg punya tato, dan mereka berdua bakal keluar bareng di hari kedua.

kalo di hari kedua ngga ada yg keluar otomatis kemungkinan gw jadi tinggal 1: tiap orang punya tato."
Setuju ma di atas

H1: aku tahu mereka punya, tapi aku g yakin (mereka juga fikiran spt itu)

H2: kalo misal aku ngga punya dan mereka berdua blum pergi maka mereka auto pergi (karena tahu kalo orang lain ada tato+ info seenggaknya ada 1 orang yg punya)

TAPI kenyataannya si 'aku' juga bertato, jadi mereka masih ngga yakin buat pergi

H3: Karena ketiga orang blum pergi, hanya ada 1 kemungkinan yaitu ketiganya bertato semua (karena itu kemaren² pada bingung)
Pertanyaan :
Bagaimana bisa ketiga tahanan dengan yakin meminta keluar dari penjara pada siang ketiga?

jawaban:
krn siang ketiga adalah hari pencoblosan pemilu


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di