alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Fanstuff /
Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ca9e146337f931c2c501a4d/boku-wa-kimi-no-mono-kamu-milik-ku

Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)

“ Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku) ”

PART 1

Ia berlari di lorong sekolah menembus keramaian jam bubar sekolah, gadis pirang ini bernama Ayume Takosaki, ia bukan siswi di sekolah ini, ayume berlari karena ia tengah mengejar seseorang. Setelah beberapa kali menabrak murid, ayume sampai di tempat parkir di belakang gedung Sekolah. Mata nya segera menelisik setiap nomor plat mobil dan motor yang terparkir disana, sambil menghela nafas lega ayume segera mendekati sebuah mobil yang terparkir di paling pojok. Ia melihat suasana di dalam mobil dengan mendekatkan kedua mata nya ke arah kaca mobil.

“ Huu, untung lah aku belum terlambat. Pasti dia belum keluar. ” Gumam nya, ayume lalu merogoh sebuah surat di tas nya, ia berusaha memasukan amplop itu ke dalam mobil lewat celah di jendela mobil yang terbuka sedikit. Tiba tiba dari belakang muncul murid laki laki dan seorang murid perempuan berpenampilan nakal.

“ Astaga. ” Ucap ayume.

“ Apa yang kau lakukan disitu? ” Tanya murid laki laki itu, kemudian murid perempuan disamping nya menyela

“ HEH, APA YANG KAU MASUKAN TADI!! ”

Ayume nampak gugup dan setengah malu, kemudian ia berkata bahwa dirinya hanya ingin menyampaikan sebuah surat untuk Hirosi yiro.

“ Itu aku. Surat dari siapa? ” Kata pria itu.

“ HEH!! ” Murid perempuan itu mendorong tubuh ayume hingga ia bersandar di mobil hirosi.

“ Kaaau, suraat apaa itu! ”

“ Rina, hentikan. ” Ujar hiroshi.

“ Anu, aku hanya menyampaikan surat itu saja. Selebih nya aku tak tahu apa isi surat itu! ” Kata ayumi. Hirosi kemudian menyeret ayume ke pinggir lalu membuka mobil dan mengambil surat yang tergeletak di kursi kemudi. Hirosi pun membuka amplop nya.

[ Temukan Kucing di keramaian, dia tidak bergerak hanya menatap ke arah utara menanti sebuah harapan ]

“ Apa ini. ” Ujar hiroshi memiringkan halis nya kebingungan, ia lalu menatap sinis ayume.

“ Siapa kau. ”

“ Aku? Kenapa bertanya seperti itu! Aku hanya murid SMA Hikadoruki, saat aku melintas di depan sekolah ini ada seseorang yang menyuruhku menyampaikan amplop ini ke padamu! ” Kata ayume.

“ Hah, gadis yang mencurigakan!! ” Kata Rina.

“ He, aku tak tau apa apa! Sudah ya! ” Ayume membungkukan badan lalu bergegas pergi, tapi hiroshi menahan ayume.

“ Tidak, jangan pergi. ”

“ Aku ada Les! Aku tidak tahu apa apa dan aku tidak mau Tahu apapun. Ok! ” Jawab ayumi.

“ Kau kan yang membawa surat ini padaku! Jadi kau harus bertanggung jawab! ” Tegas hiroshi.

“ Hee! Kenapa bisa begitu. Tidak! ” Tegas ayumi, hiroshi lalu menarik tangan ayumi.

“ Kau kasar sekali pada perempuan! ” Tambah ayumi.

“ Sudah, ayo ikut aku ke kantor polisi. ” Kata hiroshi.

“ Apa! Eh, kenapa aku! ” Ayumi mulai panik, Rina lalu membukakan pintu mobil,

“ Masuklah gadis aneh. ”

“ Ini bisa saja sebuah teror! lebih baik aku melapor ke polisi. ” Kata hiroshi, ia memaksa ayumi masuk ke dalam mobil. Ayumi pun pasrah apalagi Gadis bernama Rina itu menghalangi nya keluar dari mobil. Hiroshi pun mulai menutup pintu mobil dan menyalakan Mesin mobil,

“ Hiro, tunggu aku!! ” Kata Rina, hendak naik ke dalam mobil.

“ Sampai jumpa lagi! ” Hiroshi melambaikan tangan pada Rina yang ditinggalkan di parkiran itu. Di jalan, ayumi hanya terdiam membisu ia nampak kesal pada hiroshi.

“ Jika aku tahu akan seperti ini, lebih baik aku tak menolong kakek itu! ”

“ Kakek? ” Kata hiroshi.

“ Iya! Kakek kakek berjas hitam yang memberikan amplop itu! Puas...! ”

“ Siapa dia, ” gumam hiroshi.

“ Memang apa isi surat itu! ” Tegas ayumi masih memamerkan wajah badmood.

“ Aku harus pergi melihat kucing yang diam di keramaian menghadap utara. ”

“ Itu, jalan Tokido nomor 11, disana ada persimpangan dan ada patung kucing menghadap utara!! ” Kata ayumi dengan nada bicara kesal.

“ HAH! ” Hiroshi kaget.

“ Kenapa? ”

“ Aku semakin curiga padamu, jangan jangan kau terkait apa yang ditulis di amplop ini! ” Ucap hiroshi yang masih menyetir.

“ Enak saja! Aku hanya asal menebak! Mungkin itu sebuah teka teki, pokok nya turunkan aku disana ok! ” Ayumi pun bersandar menatap atap mobil dengan wajah kesal karena ia harus bolos Les hari ini.

BER SAM BUNG Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)
Diubah oleh phiaoliang29
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
“ Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku) ”

PART 2

Mobil Hiroshi berhenti di sebuah tempat parkir di jalan tokido, kedua nya segera turun dari mobil. Ayume lalu menunjukan telunjuk nya ke arah kanan seraya berucap “ Disana ada patung kucing yang menghadap utara! Sudah ya! Aku mau pulaang! ” Ayume lalu membalikan badan dan berjalan menjauhi hiroshi.

“ Hey hey! Bantu lah aku dulu! ” Teriak hiroshi.

“ Bantu? Maaf ku pikir aku tak bisa membuang buang waktu seperti ini, kamu tahu! Aku sudah meninggalkan les hari ini. Dan ini sudah pukul 1 siang, sore nanti aku harus menjaga toko bunga ibuku! Maaf ya ” Ayume kembali berjalan, hiroshi kembali berteriak “ ah dasar, ya sudah sana pergi!! ”

Ayume pun bergumam, “ dasar cowok aneh, sudah dibantu bukan nya berterima kasih. ”

...

Hiroshi masih memegang secarik surat berisi sepenggal tulisan teka teki yang menyuruh nya mendekati patung kucing itu, hiroshi pun tanpa ragu mendekati patung kucing di jalan itu, ia lalu duduk menatap nya.

“ Kenapa ini, aku nampak bodoh duduk disini seperti ini, aaah siaal! Kenapa aku harus mengikuti isi surat ini. ” Gerutu nya sambil memukul mukul kepala patung kucing itu, hiroshi tiba tiba menatap secarik kertas yang di lipat lipat di selipkan di mulut patung kucing itu.

[ Seperti Bayangan, terkadang kau tak akan tahu akan jadi apa dunia ini. Namun jika kau temukan, kau akan tahu bahwa kau tidak sendiri. Patung kucing itu adalah tempat dimana kalian berpisah, aku menyesal Daiki Tatsuo.. ”

Hiroshi semakin dibuat kebingungan, apalagi di kertas itu tertulis nama Daiki Tatsuo, hiroshi berfikir jika surat itu bukan ditunjukan untuk dirinya. Hiroshi pun berdiri dan segera kembali ke mobil nya untuk pulang.

“ Sial. Ku pikir, surat misterius ini benar benar untuk ku.. Ternyata untuk seseorang bernama Daiki Tatsuo. ” Gerutu nya. Tiba tiba ponsel Hiroshi berdering.

“ Hey kau dimana? ” Ucap seseorang di telepon itu.

“ Aku sedang berburu harta karun. ” Ucap Hiroshi.

“ Waaah, benarkah? ”

“ Tapi sepertinya harta karun itu bukan untuk ku. Tunggu lah beberapa menit lagi .. ” Kata hiroshi.

“ Tapi rekaman dimulai 1 jam lagi, apa kau tidak akan terlambaat? ”

“ Entahlaaah. ”

Hiroshi pun segera tancap gas menuju sebuah studio rekaman, hiroshi memiliki sebuah band beraliran J-Rock. Kali ini band nya hendak mengirim sebuah demo lagu terbaru mereka ke sebuah agent yang tengah mencari lagu untuk sebuah soundtrack Anime. Saat mobil hiroshi berhenti di perlintasan lampu merah, nampak Ayume hendak menyebrang, ayume lalu tak sengaja menatap ke arah mobil hiroshi, namun hiroshi berusaha menutupi wajah nya dengan kertas. Ayume tersenyum kikuk dan menghampiri mobil hiroshi.

“ Heh. Heh, ” ayume mengetuk kaca mobil itu, hiroshi pun membuka kaca jendela mobil nya.

“ Apa? ”

“ Hehehe.. Mau ditemani? ”

“ Tak usah, surat itu bukan untuk ku!! Sudah minggir! ”

“ Hey, aku .. Anu, aku tidak bisa pulang. ” Keluh ayume.

“ Kau kan bisa pulang memakai subway! ”

“ Ah itu dia, MRT jurusan ke tempat ku tidak bisa dilalui lewat stasiun ini. ”

“ Oh begitu, kau kan bisa naik taksi! ” Ucap hiroshi mulai kesal.

“ Aku tidak punya uang hehe. ”

" TIT.. TIT " terdengar klakson dari mobil di belakang. Ayume segera membuka pintu mobil hiroshi lalu duduk manis di kursi samping kemudi. Hiroshi nampak geram.

“ Maaf ya, tapi aku tidak pulang lewat jalur tadi. Aku harus pergi ke studio musik. ” Ucap hiroshi yang tengah menyetir.

“ Haaah! ” Ayume kaget. Ia pun meminta turun.

“ Kau ini kenapa sih! Tadi minta menumpang sekarang minta turun! ” Kata hiroshi.

“ Sudaah! Diaaam! Terpaksa kau ikut aku dulu ke studio musik. ”

“ Haah. ”

“ Nanti aku antar sampai rumah mu!! Puasss!! ” Hiroshi memasang tampang geram. Ayume pun nampak kesal. Kedua nya pun tak banyak bicara hingga sampai di depan studio musik. Hiroshi pun segera turun, sesaat sebelum membuka pintu, ia melirik ayume yang nampak terdiam.

“ Ayo turun! ”

“ Tidak usah, aku tunggu disini saja!! ”

“ Ya sudah, lagi pula aku harus berjam jam disini. Hari ini sial sekali bertemu kau! ”

“ Aku juga!! ” Balas Ayumi. Hiroshi lalu bergegas masuk ke dalam gedung berlantai 3 itu, ayumi lalu mengambil kertas di dashboard mobil.

“ Daiki Tatsuo? ” Gumam ayume. Ketika membalik kertas itu, nampak sebuah nomor telepon.

“ Ah, ada nomor telepon. Apa si bodoh itu sudah menelpon ini? ” Ayumi lalu mengeluarkan ponsel nya, dan berusaha menelpon nomor di kertas itu. Namun tak ada yang menjawab panggilan telepon. Tiba tiba 3 menit kemudian muncul pesan singkat dari nomor tadi.

[ Datang lah ke alamat ini, tatsuo. Aku menunggu mu... ]

Ayumi membalas pesan singkat itu,

[ Siapa tatsuo? ]

[ Aku akan menjelaskan nya di tempat, namun yang pasti aku akan memberitahu soal orang tua mu. ]

Ayumi lalu keluar dari mobil dan masuk ke dalam studio musik, ia mencari Hiroshi. Ternyata hiroshi tengah berada di ruangan rekaman. Ayume dilarang masuk oleh seorang pria,

“ Kalau ingin lihat mari ikut dengan ku di sana, kita bisa lihat suasana rekamanan lewat jendela. ”

Ayume menatap dari balik jendela, nampak Hiroshi tengah asyik bersama teman teman band nya, hiroshi ternyata seorang gitarist. Rekamanan itu berlangsung selama 2 Jam. Ayume terlihat lelah, saat hiroshi keluar dari ruangan itu. Ayume pun segera menunjukan isi pesan singkat yang ia dapat dari nomor telepon di kertas tadi.

“ Sudahlah, aku tak peduli dengan isi surat sial itu. Aku bukan Daiki Tatsuo, aku Hiroshi Yiroda. Sekarang ayo pulang! ”

“ Waaa hiroshi! Ini pacar mu! ” Kritik teman teman band hiroshi, dengan wajah kikuk dan malu hiroshi segera menyeret ayume masuk ke dalam mobil.

“ Aku duluan ya! ” Teriak hiroshi dari balik kemudi,

“ Baiklaah! ” Jawab teman teman nya.

“ Jadi kemana arah rumah mu! ” Kata Hiroshi yang kini tak nampak kesal lagi.

“ Ku pikir kau harus menemui seseorang di alamat ini. ”

“ Sudah lah, apa penting nya isi surat itu. Lagi pula jika memang penting kenapa harus berbelit belit begitu! Dasar menyusahkan saja. ”

“ Kau, boleh aku bertanya apa kau punya orang tua? ”

“ Aku memiliki seorang ibu, ayah ku meninggal. ” Jawab Hiroshi fokus menatap ke depan.

...

Besok nya, karena penasaran ayume pergi ke alamat tersebut. Alangkah kaget nya Ayume melihat sebuah rumah megah terlindungi pagar tinggi nan kokoh.

“ Apa benar ya ini alamat nya. ” Gumam ayume ragu. Ia memutuskan mencari tahu apa maksud dari surat dan petunjuk itu, jari manis ayume lalu menekan bel. Tak lama muncul lah seorang pelayan mengajak masuk ayume. Ia lalu menunggu di kursi halaman depan rumah mewah itu. Si pelayan segera kembali dengan air teh dan sepotong cake berlapis krim dan potongan stoberi.

“ Kakek itu! ” Ayume kaget melihat kakek kakek ber jas hitam muncul dari pintu rumah dan berjalan mendekat. Kakek itu pun heran melihat ayume berada disana.

“ Ah, kau ini kan gadis waktu itu? ”

“ Selamat sore, maaf! ” Kata ayume membungkukan badan.

“ Well, aku tahu. Tak apa.. Pasti Cucu ku tak mau kemari kan. ”

“ Hah? ” Ayume kaget. Kakek itu lalu meminta ayume kembali duduk dan menyantap cake itu, sementara si kakek hendak menceritakan sesuatu

“ Begini, dulu menantu ku memiliki 2 anak laki laki, namun ia sengaja meninggalkan tatsuo di sebuah jalan, di dekat patung kucing itu. Dulu tatsuo masih berumur 5 tahun. Kami pun kehilangan dia hingga saat ini. ”

“ Ya ampun, kenapa ibu nya tega membuang tatsuo? ”

“ Saat itu, tatsuo demam. Dia dibawa ke rumah sakit dan di periksa oleh dokter, ternyata tatsuo di vonis memiliki kelainan di otak nya, hingga ia tidak bisa hidup hingga umur 9 tahun. Ibu nya yang lebih menyayangi tatsuya lalu memutuskan untuk membuang tatsuo di sana. Lalu ia berpura pura kehilangan tatsuo, kepada kami semua! Namun!! Dokter keluarga datang dan berkata bahwa tatsuo tidak menderita kelainan otak, file rekam medis nya tertukar oleh seorang suster. Ibu tatsuo pun frustasi dan mengaku bahwa ia sengaja membuang tatsuo di jalan. Malam nya ia mengakhiri hidup ”

Kakek itu pun terdiam, sembari menundukan kepala.. Ayume pun nampak sedih,

“ Jadi.. Anak itu, uhm kakek! Aku akan berusaha membawa nya kemari. Tapi aku punya satu pertanyaan, kenapa tidak langsung menemui cucu mu? Kenapa Harus dengan surat teka teki seperti ini? ”

“ Oh itu, seharus nya aku menunggu dia di patung kucing itu tapi mendadak aku ada urusan, lalu ku tinggalkan secarik kertas di mulut patung kucing itu. ”

BERSAMBUNG...
Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)
Diubah oleh phiaoliang29
“ Boku Wa Kimi No Mono ( Kamu Milik Ku) ”

PART 3

( Flashback Ketika Tatsuo Dibuang )

13 tahun silam, sebuah patung kucing yang berada di jalan tokido menjadi saksi dimana Tatsuo di buang Hiroshi dibuang oleh ibu nya. Kala itu jalanan tidak begitu ramai, tepat dekat patung kucing yang menghadap ke utara, seorang wanita muda dan 2 anak kembar nya tengah mengobrol.

“ Tatsuo, kita main petak umpet disini ya. ”

“ Asik!! Aku Jagaaa! ” Teriak tatsuya.

“ Kamu yang jaga yaa tatsuo! Ibu dan tatsuya akan bersembunyii.. ” Ucap nya, dari raut wajah nya nampak sekali kalau wanita muda itu tengah depresi. Salah seorang anak kembar nya nampak menutupi wajah nya dengan kedua telapak tangan nya yang mungil, anak itu bersandar di patung kucing. Ia menghitung sampai 10, anak itu tak tahu jika sang ibu tidak akan pernah muncul!! Tatsuo kecil membuka telapak tangan yang sedari tadi menutupi wajah, ia melihat kiri kanan, jalanan itu nampak lenggang, hanya nampak beberapa pejalan kaki lewat, tatsuo berjalan kecil menjauhi patung, mata nya melirik kanan kiri mencari sang ibu dan saudara kembar nya.

“ Ibu... ” Ucap nya dengan kedua halis mengkerut. Selang beberapa menit berlalu tatsuo kecil mulai panik, dan para pejalan kaki itu tak ada yang peduli dengan tatsuo, seketika angin kencang berhembus di jalan tokido, dedaunan kering bergerak melewati kaki kaki mungil tatsuo. Ia pun mulai meringis ketakutan, tatsuo berjalan tak tentu arah meninggalkan patung kucing itu.

“ Tatsu, ibuu... Aku tidak mau main petak umpet lagi. ” Kata tatsuo yang berjalan semakin jauh dari patung kucing tadi. Langkah tatsuo berhenti di dalam gang sempit nan gelap. Tiba tiba dari dalam muncul sorot mata anjing menatap ke arah nya, Tatsuo pun dibuat ketakutan ia mundur beberapa langkah lalu pergi meninggalkan gang itu, anjing tadi mengonggong keras ke arah nya, Tatsuo pun menangis ketakutan. Namun sebelum anjing itu menyakiti nya, seorang pria menyelamatkan tatsuo lalu mengusir anjing itu.

“ Aku takkuuutt.. ” Keluh nya dalam gendongan pria asing itu.

“ Mana ibu mu? ” Tanya pria itu. Tatsuo tak menjawab, ia hanya menangis.

“ Hey hey, tenang! Namamu siapa ? Mana orang tua mu? ”

“ Ibu dan tatsuya masih bersembunyi.. ”

“ Bersembunyi dari apa? ”

“ Kami main petak umpet. ”

“ Ooh petak umpet? ” Pria asing itu kebingungan.

“ Ibu menyuruhku bermain petak umpet di jalan sana, aku harus menemukan mereka. ” Kata tatsuo polos.

“ Jangan-jangan anak ini dibuang ibu nya ” gumam pria asing itu.

...

Di perjalanan menuju pulang, ibu tatsuo nampak bercucuran air mata, tiba tiba dia menyuruh supir taksi untuk mengantar nya kembali ke jalan tokido.

“ Cepaat pak! Cepaaat kembali ke jalan Tokido!! ” Ucap nya pada supir taksi yang segera membanting stir kembali ke tempat semula, namun ketika ibu tatsuo kembali, ia tak berhasil menemukan anak nya. Dekat patung kucing itu hanya ada guguran dedaunan kering. Ia bertanya pada orang orang yang melintas namun tak ada yang melihat anak umur 5 tahun. Kemudian seorang penjaga toko dekat jalan itu mengatakan, melihat anak kecil berjalan sendirian ke barat. Ibu tatsuo segera melangkah kan kaki nya ke barat.

“ Ibu, mana kakak? ” Tanya tatsuya di gendong ibu nya.

“ Tatsuoooo.... Dimana kamu, ibu menyesaaal naaaak, tatsuoooo hiks ” wanita muda itu menangis dan membuat orang orang menatap ke arah diri nya. Sesampai nya dirumah, ibu tatsuo berkata pada kakek tatsuo bahwa tatsuo hilang. Kabar hilang nya tatsuo pun membuat ayah nya yang tengah bekerja di luar jepang kembali pulang, Namun tatsuo tak pernah ditemukan! Hingga akhirnya sebulan kemudian ibu tatsuo mengaku pada suami dan mertua nya bahwa ia sengaja membuang tatsuo di jalan Tokido dekat patung kucing. Pengakuan itu membuat kakek tatsuo dan ayah tatsuo kaget, tak lama setelah pengakuan itu ibu tatsuo pun mengakhiri hidup... Tatsuo sendiri nyata nya di rawat oleh pria asing itu, ia dan istri nya kebetulan tidak di karuniai keturunan.

Sepeninggal istri nya, Ayah Tatsuo pergi ke Amerika bersama Tatsuya, sementara kakek nya tetap berusaha mencari sang cucu yang ia yakini masih hidup. Bertahun tahun pria yang kini ditumbuhi uban itu mencari cucu nya, hingga tanpa sengaja ia makan disebuah kedai kecil, saat menumpang untuk buang air kecil, kakek tatsuo tak sengaja melihat foto anak kecil yang ia yakini sebagai tatsuo, cucu nya!! di foto itu nampak tatsuo berusia sekitar 7 tahun tersenyum diatas sebuah sepeda roda 2.

“ Ehem, ” Ibu Pemilik kedai menatap ke arah kakek tatsuo yang tengah tertegun dilorong dekat pintu.

“ Oh maaf. ”

“ Itu Anak ku, Hiroshi. ” Ungkap ibu pemilik kedai.

“ Oh, anak anda sangat tampan. Siapa nama nya? ”

“ Hiroshi. Apa anda sudah ke toilet? ”

“ Sudah sudah, oh masakan anda sangat lezat. Nanti saya kembali lagi kemari. ”

“ Hehe terima kasih tuan. ” Jawab ibu hiroshi.

Esok nya, kakek tatsuo kembali lagi ke kedai dan ia datang di jam sarapan pagi, supaya ia bisa melihat tatsuo.

“ Maaf pak, kedai kami masih tutup. ” Kata seorang pemuda berusia belasan tahun. Kakek tatsuo menatap pemuda itu dengan tatapan mendalam dan berkaca kaca, dalam hati nya ia memanggil manggil nama tatsuo.

“ Tatsuo, apa ini kau .. ”

“ Pak, maaf.. Kami belum bukaa. ” Kata hiroshi.

“ Oh belum buka ya, kalau begitu aku menunggu saja disini. ”

“ Baiklah. ” Hiroshi pun hendak pergi, tiba tiba kakek tatsuo memanggil nya.

“ Hey nak. ”

“ Iya pak? ”

“ Kamu mau berangkat sekolah ya. ”

“ Iya. ”

“ Bagaimana kalau aku antar. ”

“ Tidak usah. ”

“ Oh sekolahan itu kan searah dengan jalan pulang, ayo naik lah ke mobil kakek. ”

Dengan sedikit desakan, hiroshi pun ikut menumpang mobil pria tua yang sebenarnya adalah sang kakek. Dalam perjalanan menuju sekolah nya itulah, kakek tatsuo menggali informasi namun Hiroshi tak pernah ingat masa masa kecil nya, yang ia ingat adalah saat saat ia bersama ayah tiri nya bersepeda di sekitar depan rumah. Sesaat sebelum hiroshi turun dari mobil, kakek tatsuo bertanya soal golongan darah hiroshi yang ternyata A, sama dengan golongan darah ayah nya. Kakek tatsuo tergolong cerdik, ia diam diam mencari tahu soal hiroshi lewat ibu nya, pemilik kedai lewat mengobrol ketika ia makan disana. Setelah mendapat cukup informasi, banyak keganjilan diantara wanita pemilik kedai, suami dan hiroshi. Perbedaan umur dan golongan darah, menjadi faktor penting yang mengindikasikan bahwa hiroshi adalah tatsuo, kemudian kakek tatsuo pun berniat mengatakan hal yang sebenarnya pada hiroshi, kakek tatsuo menunggu di depan sekolahan hiroshi, tapi karena hiroshi sempat mengusir kakek tatsuo gara gara tingkah nya yang selalu berada di kedai sampai tutup, membuat hiroshi kesal pada kakek tatsuo.

Siang itu, kakek tatsuo melihat seorang gadis SMA berambut pirang berjalan melewati sekolah.

“ Nak, kemari lah. Bisa minta tolong. ”

“ Aku? ” Kata gadis pirang bernama Ayume.

“ Disana ada seseorang yang harus kakek temui. ”

“ Oh. Lalu? ”

“ Tapi kakek ingin menemui nya di sebuah jalan. Bisa tolong berikan surat ini pada seseorang bernama Hiroshi kelas 11A. Tolonglah kakek. ”

“ Tapi aku tidak bersekolah disini. ”

“ Tolonglah.. ” Kata kakek tatsuo memohon.

“ Ba..baiklah. ” Ayume pun masuk ke dalam sekolah dengan terburu buru. Sebab ia harus segera pergi ke tempat Les.

“ Aduuh dimana sih kelas 11A, ah lebih baik aku tanyakan pada murid itu. ”

“ Semua kelas sudah bubar pulang, parkiran ada disana. Mobil hiroshi berplat nomor E111FD. Coba tunggu saja disana. ” Kata seorang murid.

BERSAMBUNG...Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)
Diubah oleh phiaoliang29
“ Boku Wa Kimi No Moto ( kau milik ku) ”

PART 4

Sore hari, Ayume mengantar seseorang yang ternyata pelanggan tetap toko bunga dan tanaman ibu nya, pria itu asal korea, ia sering membeli bibit dari toko ibu ayume sebab menurut nya kualitas bibit dan tanaman di toko ibu ayume sangat bagus. Karena menjadi pemborong dan pembeli tetap. Ayume mengantar pria itu sampai bandara. Ayume nampak cantik mengenakan swetter pink lengan panjang, rambut nya yang selalu terurai membuat ayume selalu menjadi pusat perhatian setidak nya bagi pria yang kebetulan berpapasan dengan ayume.

“ Pak kim, terima kasih sudah berkunjung! Maaf ibu tidak bisa mengantar kemari. ” Ucap Ayume.

“ Tidak apa-apa, kelak pergi lah ke tempat ku, kami punya banyak tanaman dari sini. Oh iya kamu masih kelas 1 SMA yume? ”

“ Tidak pak, aku kelas 2! ”

“ Oh, baiklah.. Jika kau memutuskan berkuliah di seoul hubungi saja aku. Baiklah seperti nya saya harus segera pergi. Sampaikan salam untuk ibu ya. ” Kata pria bermata sipit itu, sembari menyeret koper nya, pria dari korea itu menghilang dibalik kerumunan lalu lalang orang orang di bandara. Saat ayume hendak pergi tak sengaja ia melihat seseorang yang ia kenal. Ayume nampak kaget.

“ HAH, ITU!! ” Ayume lalu bergerak mendekati pria yang tak asing lagi bagi nya. Ayume memanggil nya.

“ Eh, Hiro! Hiroshi!! ” Teriak nya, pemuda itu pun menoleh, langkah nya terhenti memperhatikan wanita yang berlari kecil mendekati nya. Ia nampak kebingungan.

“ Hiroshi! Masih ingat aku! Aku ayume! Masih ingat kaan? ” Ucap ayume heboh.

“ Maaf, siapa anda? ” Tanya pemuda yang memiliki wajah mirip hiroshi.

“ Ah, kau ini! Pura pura lupa! Aku ayume! ”

“ Maaf nona, aku tidak punya banyak waktu. Aku harus pergi. ” Pemuda itu kembali berjalan menjauhi ayume, si gadis pirang terus mengikuti nya di arah kiri sembari berkata, “ heh, aku tidak akan membuat mu sial lagi! Aku membawa kabar baik untuk mu! Tahukah, kakek itu! ”

“ Anda bicara apa nona? ” Pemuda itu nampak mulai risih.

“ Hiroshi!! Kau itu Tatsuo! ”

Tiba tiba saat mendengar Nama Tatsuo, pemuda itu merubah ekspresi wajah nya. Ia setengah kaget. Nama itu masih ia ingat di benak nya, dan kenangan terhadap kakak nya masih tersimpan di hati nya.

“ Kau, tatsuo.. ” Ucap pemuda yang ternyata adalah tatsuya!

“ Iya! Kau adalah tatsuo! ” Ucap ayume sembari tersenyum lebar.

“ Aku tatsuya! ” Kata tatsuya pelan dengan wajah berkaca kaca.

“ WHAT!!!! ” Ayume kaget.

“ Dimana kakak ku? Kau kenal tatsuo! Benarkah, kau kenal dia? ”

“ Ini tidak masuk akal, oh aku tidak percaya ini. Kau adik hiroshi, eh maksud ku tatsuo! ” Kata ayume histeris.

“ Ini takdir tuhan. ” Kata tatsuya.

“ Aku sudah lama menanti ini!!!! Terima kasih nona!! Kau adalah utusan tuhan! ” Tiba tiba tatsuya memeluk bahagia ayume. Saat dipeluk tatsuya, ayume nampak salah tingkah, ayume hanya terdiam memasang tampang tak berdaya.

“ Antar aku ke rumah nya! ” Ucap tatsuya.

“ Itu.. Aku tidak tahu dimana rumah nya. Aku hanya tahu sekolah nya! ” Jawab ayume.

“ Tidak apa, antar aku kesana ayo! ”

“ Tidak, ini hari libur. Memang nya kamu tidak tahu ini adalah hari nasional negara kita. ”

“ Maaf aku tidak tahu, aku sudah terlalu lama tinggal di amerika. ” Jawab tatsuya sambil agak malu malu.

“ Siapa nama mu? ”

“ Panggil aku Yume. ”

“ Kurasa, kakek mu lebih banyak tahu soal kakak mu. ” Tambah ayume.

“ Kakek? Dia tidak pernah membahas apapun soal keberadaan kakak ku. ”

“ Ba.. Baiklah, aku pergi. Sampai juma lagi. ” Ucap ayume, membungkukan badan sebelum pergi.

...

Pertemuan tak terduga dengan Ayume, membuat Tatsuya bahagia. Pasal nya ia bisa melihat sang kakak yang selama bertahun tahun terpisah dengan nya, tatsuya juga kesal pada kakek nya karena tak pernah memberitahu dirinya atau ayah nya soal keberadaan tatsuo. Tatsuya pun berusaha menelpon ayah nya di amerika, namun telepon nya tak bisa tersambung. Ketika sampai di rumah, tatsuya segera memarahi kakek nya.

“ He, sabar lah tatsuya! Kakek merahasiakan ini karena kakek tidak ingin menganggu pekerjaan ayah mu di sana. Lagi pula tatsuo memiliki keluarga baru. ”

“ Itu tidak masalah, kita keluarga nya kek. Dia harus kembali, aku kasihan pada kak tatsuo! ” Ungkap tatsuya cemas.

“ Sabar lah tatsuya. Jadi kamu bertemu gadis bernama ayume itu? ”

“ Iya di bandara. ”

“ Dia memang gadis yang luar biasa. ” Ucap kakek tatsuya.

“ Dimana rumah kak tatsuo? ”

“ Nanti kakek beritahu, bukan sekarang saat nya. Jadi kamu libur berapa hari disini? ”

“ Kurang lebih hanya seminggu, tapi jika dia memang tatsuo. Aku memilih kembali kesini. Bersekolah disini saja kek ”

BERSAMBUNG...Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)
Diubah oleh phiaoliang29
“ Boku Wa Kimi No Moto ( Kau Milik Ku ) ”

PART 5

“ Hiroshi, kau mau kemana? Ini sudah malam! ” Ucap ibu nya menatap cemas hiroshi yang nampak terburu buru memegang kunci mobil, kendaraan itu adalah peninggalan ayah tiri hiroshi yang sudah meninggal. Walau mobil itu keluaran lama, hiroshi tak risih memakai nya. Baginya banyak sekali kenangan dengan mobil itu, kenangan bersama ayah nya, yang sebenarnya adalah pria yang menemukan hiroshi saat berumur 5 Tahun. Saat itu sebenarnya ayah hiroshi hendak membawa nya ke kantor polisi, tapi istri nya yang tidak dikaruniai seorang anak melarang pria itu membawa hiroshi ke polisi. Dengan berat hati pria itu pun menuruti apa kata istri nya, walau ia merasa bersalah pada anak yang ia temukan. Tapi ketika hiroshi beranjak besar, apalagi ketika ia sudah memanggil pria itu dengan sebutan ayah. Pria itu pun menutup rapat rapat rahasia masa lalu hiroshi. Bahkan sampai ia meninggal dan mewariskan sebuah rumah dan kendaraan. Sejak kematian ayah nya, hiroshi bercita cita ingin membahagiakan sang ibu, ia selalu berkata pada ibu nya jika kelak Group Band nya terkenal, ia akan membangun restoran besar untuk ibu nya. Janji janji manis itu selalu terucap saat hiroshi dan ibu nya makan di meja makan dapur bersama 1 kursi kosong, kursi bekas ayah nya. Sang ibu tak pernah ragu dan menyepelekan apa yang di ucapkan hiroshi, ia yakin hiroshi akan menjadi orang yang besar! Wanita paruh baya itu sudah lama mengelola kedai makanan, cita rasa masakan nya selalu ditunggu oleh pelanggan setia nya termasuk kakek tatsuo, dan seperti malam itu, kakek tatsuo pergi mengunjungi kedai ibu hiroshi, bermaksud menunjukan orang yang telah merawat tatsuo! Nampak disamping kiri kakek, tatsuya memakai pakaian serba tertutup, dengan kaca mata hitam dan topi, lalu jaket tebal dan celana panjang.. Membuat nya tak terlihat seperti hiroshi. Alangkah antusias nya tatsuya tak sabar ingin melihat kembaran nya. Tapi sayang nya malam itu hiroshi sedang pergi keluar rumah.

“ Pak tamada, anda membawa siapa? ” Tanya ibu hiroshi.

“ Ah ini, cucu ku. Dia baru datang dari New York. ”

“ Salam kenal, saya tatsuya ichirou ” ucap tatsuya kikuk. Untung saja ibu hiroshi tak melihat keganjilan apapun. Mereka menyantap sup ayam khas kedai yang paling disukai pelanggan. Lengkap minuman hangat dan sedikit cemilan manis.

“ Kemana anak mu, nyonya iwato? ”

“ Oh hiroshi pergi ke rumah teman nya. ” Jawab ibu hiroshi yang tengah sibuk bersama peralatan memasak. Tatsuya terlihat kecewa, ia pun tak melanjutkan makan, hanya duduk lelah sembari menyenderkan bahu ke kursi.

“ He.. Habiskan sup mu. ” Bisik kakek.

“ Kakek saja yang habiskan ah. ” Kata tatsuya manja.

...

Di tempat lain, Hiroshi tengah dalam perjalanan menuju rumah teman nya. Ia mendapat kabar jika lagu demo yang ia kirimkan berhasil lolos untuk mengisi soundtrack Anime baru. Namun di tengah perjalanan, mobil hiroshi di cegat beberapa orang bermotor. Mereka memaksa hiroshi keluar dari mobil, dan dengan tak berdaya hiroshi keluar dari mobil karena orang orang itu nampak beringas. Entah apa yang akan mereka lakukan, hiroshi nampak pasrah dan panik, mereka menyeret hiroshi menjauh dari jalanan. Hiroshi di bawa ke sebuah tempat sempit nan sepi. Disana seorang pemuda melepas helm nya,

“ Siapa kaa..u ” kata hiroshi gemetaran.

“ Kau, karya mu sangat bagus! Lagu mu itu, aku akan merebut karya mu. Kau tahu, aku tak sengaja memutar file dari flashdisk teman ku yang bekerja sebagai pemilik studio rekamanan. ”

“ Tidak bisa, apa yang akan kau lakukan! ”

“ Ini, dengan obat bius ini. Kau akan lupa segala nya! Hahah! ” Pria itu tiba tiba mengeluarkan suntikan berisi cairan bening, hiroshi nampak berontak, namun beberapa orang menahan tubuh nya. Sebuah suntikan di tubuh hiroshi membuat nya pingsan, mereka lalu pergi tanpa meninggalkan jejak, hiroshi terkulai lemas. Reaksi cairan yang disuntikan orang tadi benar benar membuat sistim syaraf di otak hiroshi terganggu dan menyebabkan hiroshi kehilangan beberapa memori di otak nya. Bahkan hiroshi tak tahu identitas nya sendiri!!! Ketika sadar, hiroshi hanya terduduk tak berdaya di tempat sepi itu.

“ Siapa aku? ” Gumam nya gemetaran.

BERSAMBUNG...Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)
Diubah oleh phiaoliang29
“ Boku Wa Kimi No Moto ”

PART 6

Ini adalah hari ketiga liburan tatsuya di kota kelahiran nya, namun sampai detik ini, ia belum juga melihat kembaran nya. Sore itu tatsuya nekat pergi ke Kedai Ibu hiroshi untuk sekedar mengintip, padahal kakek sudah melarang nya pergi sendirian ke kedai. Tatsuya tak bisa menahan diri untuk bertatap muka dengan sang kakak yang sudah lama terpisah, ia mengenakan topi dan kaca mata hitam, lengkap dengan baju lengan panjang hingga wajah nya tak terlihat jelas mirip hiroshi. Tatsuya berjalan pelan hampir mendekati kedai yang berada di sebrang jalan. Namun ketika selesai menyebrang, seseorang mencopet tas ransel nya, dimana di dalam nya terdapat dompet, dan berkas berharga. Tatsuya berlari mengejar pemuda itu. Rupa nya tatsuya mahir berlari, ia bisa mengejar pencuri itu. Tatsuya pun segera memukul nya. Namun tak disangka segerombol pemuda lain yang ternyata komplotan si pencopet datang dan menghajar tatsuya. Tak hanya itu, topi, kacamata dan jaket nya di rampas. Tatsuya pun ditinggalkan dalam keadaan tak berdaya, ia hanya mengenakan kaos lengan pendek dengan wajah penuh memar dan berdarah.

...

“ Nak, bangun lah. ”

Tatsuya kaget, ketika membuka mata ia sudah berada di rumah sakit, tatsuya pun bergegas turun dari ranjang tapi para suster melarang nya,

“ Anda tidak boleh bergerak dulu. ” Ucap seorang suster.

“ Kenapa aku ada disini? ” Tanya tatsuya sembari menahan sakit di sekujur badan.

Tiba tiba muncul seorang polisi dan Ibu Hiroshi,

“ Apa ini anak anda? ” Ucap polisi.

“ Hirooo..hiro.shiii. ” Ibu hiroshi memeluk tatsuya dengan erat nya, sudah hampir 3 hari Ia kehilangan anak nya. Ia menganggap bahwa tatsuya adalah hiroshi.

“ Astaga. Bagaimana ini. ” Gumam tatsuya dalam hati.

“ Hiroshi.. Kau kemana saja nak? ”

“ Eh aku bukan, Anu aku tidak mengerti. ”

“ Hiroshi? Kenapa kau jadi begini. Kamu masih ingat ibu kaan? ”

“ Hehe.. Iya. Ibu pemilik kedai. Eh salah maksud ku ibuku. ”

“ Huaaaa.. Kau kenapa jadi begini sayang ku hiroshi! ” Teriak ibu hiroshi panik.

“ Anak anda terkena Amnesia mungkin karena pukulan benda tumpul ke kepala nya. ” Kata dokter.

“ Lalu bagaimana untuk menyembuhkan nya dok? ”

“ Mungkin ia harus dibawa ke ruang operasi untuk melihat kondisi syaraf otak nya. ” Kata dokter.

“ EH TIDAK! ” Teriak tatsuya panik.

“ Heh? ” Semua keanehan.

“ Ibu, aku hanya ingin pulang. Aku ingin sup ayam jahe itu. ” Ucap tatsuya merengek,

“ Aaah! Kau masih ingat sup ibu nak! Pak dokter! Dia tidak parah kan?” Kata ibu hiroshi melirik dokter yang nampak kikuk.

“ Ayolaah bu. ” Tatsuya memegang tangan ibu hiroshi.

...

Di tempat lain, Hiroshi yang kehilangan seluruh ingatan nya di rawat oleh seorang kakek yang bekerja sebagai penjahit. Awalnya sang kakek itu hendak membawa hiroshi ke rumah sakit atau ke polisi tapi hiroshi menolak dengan alasan, ia ingin tinggal bersama kakek itu sampai ingatan nya kembali. Akhirnya kakek itu menurut, hiroshi pun bekerja dengan membantu kakek itu yang sehari hari nya berkutat dengan kain dan mesin jahit.

“ Ini akan dibuat apa kek? ”

“ Baju tradisional negara kita. ”

“ Memang nya nama negara kita apa? ”

“ Astaga, kau sangat payah anak muda. ”

“ Aku kan hilang ingatan kek!! ” Gerutu hiroshi.

...

Kembali ke tatsuya, ia sudah sampai di rumah ibu hiroshi. Tatsuya agak kikuk namun ia terpaksa menjadi hiroshi dan entah bagaimana ia lepas dari peran nya sebagai hiroshi, apalagi tatsuya memikirkan tas nya yang raib dicuri pencopet itu.

“ Ini dia sup ayam jahe favorit mu, nak ” ibu hiroshi muncul dari dapur setelah 30 menit sibuk di dapur memasak Sup Ayam Jahe. Saat menyantap sup itu, tatsuya nampak berbeda. Ia mengunyah makanan itu perlahan lahan seraya berkata dalam hati nya, “ enak sekali makanan ibu ini, kau beruntung tinggal disini kak. Setidak nya apa yang aku pikirkan selama di amerika tidak menimpa mu. ”

Selesai menyantap Sup itu, tatsuya masuk ke kamar hiroshi, ketika membuka pintu.. Nampak ruangan tidur sang kakak yang nampak kurang rapih, ruangan itu di dominasi segala hal yang berhubungan dengan musik. Dari mulai majalah, poster, Gitar, tumpukan CD lagu band, dan lain nya. Mata tatsuya langsung terpana melihat foto sang kakak.

“ Kak Tatsuo.. ” ucap nya dalam hati. Tatsuya pun segera merapihkan kamar kakak nya. Lalu beranjak tidur.

BERSAMBUNG...Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)
Diubah oleh phiaoliang29
“ Boku Wa Kimi No Moto ”

PART 7

Kakek Tatsuo membuka perlahan pintu kamar tatsuya, ia hanya melihat kamar itu kosong dan sepi, kemudian kakek masuk dan membuka pintu kamar mandi, ternyata tatsuya tak ada di ruangan nya. Kakek menatap taman rumah dari jendela kamar ruangan itu, diluar pun nampak tak terlihat tatsuya. Kakek tatsuo mulai curiga, dibenak nya terpikir kalau tatsuya pergi ke rumah hiroshi. Ia pun segera pergi untuk melihat nya. Pagi itu, tatsuya yang masih menyamar sebagai hiroshi tengah menyapu halaman. Ketika itu ia melihat kakek nya masuk ke dalam kedai. Tatsuya pun panik, ia membuang sapu nya lalu masuk ke dalam kamar, kemudian mengunci pintu.

“ Aduh kakek, bagaimana ini? Dia pasti bisa membedakaan aku. Kak tatsuo!! Kamu dimana? ” Gerutu tatsuya. Tiba tiba terdengar teriakan ibu nya,

“ Hiroooshiiii.. ”

“ Hiroo.. ”

“ Aduh, bibi itu ada apa memanggil ku? ”

Dengan langkah cemas, ia mengendap endap ke dapur lewat belakang.

“ Iya bi? ” Ucap tatsuya.

“ Bi? ”

“ Eh Bu. Iya ada apa? ”

“ Ini, di depan ada kakek itu. Cepat tanyakan dia mau makan apa. ”

“ oh astaga. Bagaimana ini, seharus nya tadi aku pura pura pergi ke sekolah ” gumam tatsuya dalam hati.

“ Semenjak kejadian itu kamu jadi berubah hiroshi? Sebenarnya kamu memiliki masalah apa dengan orang orang yang memukul mu! ”

“ Aku ke depan dulu ya bu. ” Tatsuya pun menghampiri kakek nya yang sudah lama duduk di kursi tempat biasa ia makan.

“ Anda mau pesan apa? ” Kata tatsuya, berusaha tidak menampakan wajah panik. Kakek tatsuo tak bicara, ia melirik tatsuya dengan tatapan penuh curiga. Tatsuya berusaha tetap tenang, jantung nya berdebar debar, ia menyembunyikan tangan nya yang gemetaran di belakang.

“ Kau tidak sekolah, nak? ” Kata kakek tatsuo.

“ Anu. Tidak. Hari ini aku sedang sakit ” jawab tatsuya.

“ Baiklah, anda mau pesan apa. ? ” Tambah nya.

“ Tidak, aku datang kesini hanya untuk mencari seseorang tapi dia tidak ada disini. Baiklah. . Saya pulang, maaf. ” Kakek tatsuo berdiri lalu melangkah ke pintu dan menghilang, tatsuya pun menghela nafas lega sambil mengusap keringat di kening nya.

“ Mana kakek tadi? ” Tanya ibu hiroshi

“ Dia tidak jadi memesan apapun. ” Jawab tatsuya.

“ Belikan ibu daging di toko pak yamada. Ini uang nya. Masalah mobil, kau tidak usah memikirkan nya. Itu cuma mobil jadul. Yang penting kamu tidak di apa apakan oleh mereka. ”

...

Tatsuya keluar dari rumah, dengan wajah kebingungan.

“ Aduh, dimana toko daging pak yamada itu. Sial sekali aku, ” ucap nya dalam hati, saat berjalan dekat belokan. Muncul kakek nya dengan tatapan sinis.

“ ASTAGA! ” Tatsuya panik.

“ Kau! Tatsuya!!! ” Tunjuk kakek dengan wajah penuh emosi.

“ Aah ya ya, aku tatsuya kek! ” Jawab tatsuya dengan wajah tak bersemangat.

“ Kenapa kau berpura pura menjadi hiroshi ? ”

“ Karena, kak tatsuo hilang! Cerita nya rumit! Inti nya aku menggantikan kak tatsuo karena aku juga kasian pada bibi itu! ”

“ Kemana tatsuo? ”

“ Aku tidak tahu, kek! ”

“ Astaga, ada apa ini. ”

“ Aku mau pergi mencari daging. Tapi tak tahu dimana toko yamada itu. Kek, aku menumpang mobil kakek ya! Cari penjual daging. ”

“ Maaf kakek harus pulang, jalani saja kehidupan mu sebagai hiroshi. ”

“ Kakek!! ” Tatsuya kesal.

“ Kau mau kemana kek? ”

“ Pulang, mobil kakek di parkir disana. ” Kakek pergi meninggalkan tatsuya, saat berada di dalam mobil nya, kakek tatsuo nampak cemas dalam hati ia berucap

“ Tatsuo, kemana kau? ”

...

Siang hari, saat tatsuya tengah duduk bosan di depan jendela kamar, terlihat seorang gadis berseragam SMA berambut pendek masuk ke halaman. Tatsuya lalu berdiri.

“ Siapa lagi itu. ”

Tak lama pintu kamar nya diketuk,

“ Hiroshi.. ! Aku boleh masuk! ” Ucap gadis berseragam yang ternyata adalah Rena.

“ Ya masuk lah. ” Kata Tatsuya.

“ Kau kenapa sudah beberapa hari tak masuk sekolah ? ” Rena duduk diatas tempat tidur hiroshi seakan gadis ini sudah pernah berada dikamar ini.

“ Anu, aku hilang ingatan. ” Kata tatsuya sambil menggaruk kepala.

“ Ah, kau ini hiroshi. ” Rena nampak tak percaya.

“ Kau siapa? ” Tanya tatsuya.

“ Hahahahah.. Lucu sekali kau! ” Rena terbahak bahak. Lalu masuk lah ibu hiroshi membawa minuman.

“ Rena, maafkan hiroshi. Dia memang kehilangan ingatan nya, dipukuli segerombol pencuri mobil. ”

“ APA!!! ” Rena kaget.

“ Hehe. ” Tatsuya menggaruk kepala memasang tampang bloon.

“ HIROSHIIIIII..!!! ” Tiba tiba Rena berteriak sedih.

“ Hehehe ” tatsuya hanya tertawa hambar.

“ Siapa mereka hiroshi!!! Aku akan membalaskan apa yang mereka lakukan padamu!!! ” Rena marah.

...

Sementara itu, hiroshi tengah duduk melamun di depan rumah kakek penjahit. Ia masih belum bisa mengingat apapun. Hiroshi terlihat menyedihkan dan merasa bodoh.

“ Kenapa aku bisa kehilangan semua ingatan ku? Siapa aku? ” Ucap nya.

“ Keno. Kau bisa naik sepeda? ”

“ Sepeda? Iya. ” Jawab hiroshi.

“ Bisa antarkan ini ke alamat ini, tidak jauh kok. Apalagi jika kamu pergi kesana menyusuri sepanjang aliran sungai. ”

“ Ini pesanan? ”

“ Iya, itu baju yang dipesan seseorang. ” Kata kakek tersenyum. Hiroshi pun menurut, ia memasukan plastik berisi baju itu ke dalam keranjang sepeda, ia naik ke atas sepeda dan berusaha mengayuh sepeda. Awalnya hiroshi nampak kesusahan namun tak butuh waktu lama, ia pun pergi mengantar baju itu, ke sebuah alamat yang ternyata Toko Bunga milik ibu ayume. Saat itu pun ayume tengah berada di rumah. Hiroshi menekan bel sembari memegang plastik itu. Ketika pintu dibuka,

“ Hiroshi? ” Ucap ayume kaget.

“ Ini baju pesanan ibu mu. ” Kata Hiroshi yang nampak pendiam.

“ Kau hiroshi! ” Tegas Ayume.

“ Kau kenal aku? ” Ucap Hiroshi menatap dalam ayume.

“ Kau mirip hiroshi, siapa nama mu? ”

“ Keno. ” Jawab hiroshi singkat.

BERSAMBUNG... emoticon-Big GrinBoku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)
Diubah oleh phiaoliang29
“ Boku Wa Kimi No Moto ”

PART 8

“ Ini Bon pembayaran nya. ” Hiroshi memberikan secarik kertas. Ayume masih menatap ragu sosok di depan nya yang ia pikir mirip dengan hiroshi.

“ Maaf, ku kira kau itu hiroshi. ”

“ Siapa dia? Pacar mu? ”

“ Bukan, aku hanya tak sengaja mengenal nya. Baiklah terima kasih untuk barang nya. ”

“ Terima kasih ” Hiroshi lalu pergi mengayuh sepeda nya. Ayume masih tertegun di depan pintu sampai ibu nya menegur.

“ Kamu memikirkan apa disitu? ”

“ Ah tidak, ini bu.. Baju pesanan ibu sudah sampai. ”

“ Oh, ya ampun. Kakek penjahit itu salah kirim. Ibu tidak memesan baju ini. Bagaimana ini. ”

“ Ya sudah biar aku kembalikan kesana. ” Ucap Ayume.

“ Benarkah sayang? ”

“ Iya tidak apa apa, dimana alamat rumah nya? ”

...

Dengan mengayuh sepeda nya, Ayume hendak mengembalikan baju itu. Sesuai dengan apa yang dikatakan ibu nya, dengan menyusuri sepanjang aliran sungai, ayume bisa lebih cepat sampai ke rumah kakek penjahit. Tak membutuhkan waktu 10 menit, ia sudah sampai di tempat kakek itu, ayume melihat sepeda pemuda tadi di depan rumah kakek itu. Ayume segera turun dan berjalan ke arah pintu.

“ Selamat siang? Permisi. ”

Kakek penjahit pun muncul dari balik ruangan nya,

“ Iya nona. ”

“ Begini kek, ibuku bukan memesan baju ini. Mungkin kakek salah kirim? ”

“ Oh, ini baju yang tadi diantar oleh keno. Oh astaga iya, hehe maaf kakek salah kirim. Tunggu sebentar ya. ” Kakek itu menghilang dibalik tembok yang memisahkan ruangan kerja nya. Ayume pun memilih duduk di kursi kayu. Sampai tiba tiba terlihat seorang pria berpakaian lusuh mencuri sepeda ayume,

“ EH!! HEI!!!! PENCURI!!! ” Teriak ayume, namun jalanan yang sepi membuat pencuri sepeda itu berhasil kabur. Ayume nampak kesal sekaligus sedih. Kakek yang mendengar teriakan ayume lalu berlari ke arah pintu.

“ Ada apa nona? ”

“ Sepeda ku di curi. ” Kata ayume sambil menghela nafas panjang.

“ Ya tuhan, biar kakek telepon polisi ya. Kamu masih ingat wajah orang yang mencuri sepeda mu? ”

“ Aku tidak sempat melihat wajah nya tapi dia berpakaian lusuh dan kotor. ” Ucap ayume.

“ Jangan jangan dia berandalan yang sering berkeliaran di jalanan sini. ”

“ Ada apa kek. ” Tiba tiba hiroshi muncul. Ayume pun menatap ke arah pemuda bernama keno itu.

“ Kamu, gadis yang tadi kan! ” Kata hiroshi menatap ayume.

“ Begini keno, kakek salah memasukan baju. Akhirnya nona ini kemari untuk mengembalikan baju itu. Itu keno, sepeda gadis ini di curi pria berandalan. ”

“ Apa pria itu memakai baju coklat lengan panjang? ” Tanya hiroshi. Ayume pun mengangguk pelan, tiba tiba hiroshi pergi membawa sepeda nya, ia meminta ayume untuk menunggu.

“ Keno kamu mau kemana? ” Tanya kakek.

“ Aku tahu dimana sepeda itu. Tunggu saja. ”

...

Di sebuah gang sempit terdapat sebuah rumah kecil. Hiroshi segera turun dari sepeda nya lalu berjalan ke rumah itu, benar saja! Sepeda milik ayume nampak terparkir di halaman rumah itu, hiroshi pun segera memboyong sepeda itu keluar dari halaman, pria pencuri sepeda itu muncul dari balik pintu.

“ HEY! APA YANG KAU LAKUKAN!! ” Teriak nya.

“ Ini bukan sepedamu! Aku akan mengembalikan sepeda ini pada pemilik nya!! ” Kata Hiroshi, pencuri sepeda itu berlari ke arah hiroshi untuk melancarkan sebuah pukulan, hiroshi pun terjatuh karena terkena hantaman si pencuri sepeda, namun ia segera bangkit dan melawan pencuri sepeda itu, hiroshi dengan membabi buta memukuli tubuh pencuri itu, hingga si pencuri sepeda terkapar tak berdaya. Hiroshi pun pulang dengan berjalan kaki membawa 2 sepeda. Saat kakek dan ayume menunggu cemas, mereka berdua nampak terharu dengan sosok hiroshi, namun ayume melihat luka di sudut kanan bibir hiroshi.

“ Yang mencuri sepeda mu memang berandalan itu, ini sepeda mu kan? ”

“ Kamu terluka. ” Kata ayume cemas.

“ Keno, kau menghawatirkan! Ayo masuk, biar kakek obati luka itu. ”

“ Aku tidak apa apa kek. Sudah tak usah khawatir. ” Kata Hiroshi. Saat ketiga nya masih berdiri di depan rumah, muncul seorang ibu menghampiri kakek.

“ Kek, apa bisa memperbaiki ini? ”

“ Oh mari masuk nyonya, baiklah nona. Kakek permisi, ” kakek lalu masuk sebelum ia mengakhiri padangan cemas nya pada keno.

“ Kau nekat sekali. ” Kata Ayume.

“ Dia itu hanya berandalan lemah, dia sering berbuat seperti itu. Dia menganggu keamanan disini. ”

“ Uhm, terima kasih.. ” Ucap ayume, salah tingkah. Ia lalu memasukan plastik berisi baju ibu nya ke dalam keranjang. Ayume pun pamit pulang, sebelum ayume pergi. Keno pun bertanya

“ Nama mu siapa? ”

“ Aku Yume. ” Jawab ayume yang siap mengayuh sepeda nya.

...

Di sepanjang perjalanan menuju rumah, ayume nampak tak bisa menahan rasa kagum nya pada pemuda bernama keno itu, nampak nya yume jatuh hati pada nya. Yume tak melihat jika di depan nya terdapat polisi tidur, karena tak hati hati sepeda itu oleng ke kanan, ayume terjatuh ke sisi jalan yang merupakan turunan berlandaskan rerumputan. Ayume terhempas ke pinggir sungai.

“ Aduuuh. Sakit nya. Dasar sial. ” Gerutu ayume.

“ Hee sepeda, kau tak suka ya jika aku memikirkan orang tadi. Kau juga suka dia kan!! ” Gerutu ayume seperti orang gila. Sekejap ayume terdiam, kemudian ia malah tertawa terbahak bahak.

...

Masih di hari yang sama, tatsuya nampak nya sudah lelah menjadi hiroshi. Tatsuya pun berencana pergi meninggalkan bibi pemilik kedai. Namun rencana nya gagal saat teman teman band nya datang berkunjung. Tatsuya dibuat kewalahan dan ia sama sekali bingung hendak bertingkah seperti apa.

“ Hiroshi. Kau kenapa tidak menghubungi kami lagi? ” Tanya daisuke.

“ Hehe teman teman, maaf. ” Jawab tatsuya.

“ Hiroshi, kita ada masalah. ” Ucap lain nya.

“ Masalah apa? ” Tatsuya memasang wajah bingung.

“ Ini soal lagu demo kita, aku melihat di situs resmi panitia itu, mereka tidak mencantumkan lagu kita ke daftar lagu yang sudah diterima. Sungguh di situs web itu tidak tercantum lagu kita. ”

“ Aah? Lagu apa? ” Tanya tatsuya kikuk.

“ Hiroshi, ada apa dengan mu? ” Tanya daisuke.

“ Hiroshi! Jangan jangan kamu tahu semua ini, kemana lagu itu?? ”

“ Aku tidak tahu apa apa. ” Jawab tatsuya.

“ Sungguh? Kenapa kau mematikan ponsel mu? ”

“ Iya! Dan kenapa sudah lama tidak datang ke studio? ”

“ Sabar teman teman, aku! Sebenarnya aku bukan hiroshi. Aku tatsuya! ”

“ Hiroshi!! Kau!! Ini serius!! Kenapa kau bercanda seperti ini!! ”

“ Aku bukan hiroshi. Aku tidak kenal kalian. ” Ucap tatsuya blak blakan tapi teman teman band nya tak ada yang mau mendengar ucapan nya, daisuke malah memarahi hiroshi.

“ HIROSHI!!! ”

“ Hey hey, kalian! Ada apa? Eh kalian teman teman band hiroshi. Maafkan dia, hiroshi kehilangan ingatan nya! ” Kata ibu hiroshi.

“ Oh ya? ” Kata daisuke, teman teman band hiroshi nampak merubah raut wajah nya.

“ Astaga, kenapa semakin rumit saja. Bagaimana ini? ” Gumam tatsuya dalam hati.

Malam hari nya, kakek datang lagi ke kedai. Ia berbisik pada tatsuya.

“ Segera lah pulang, ayah besok tiba di bandara narita. ”

“ Apa!! Ayah datang? ” Tatsuya kaget.

“ Iya, maka dari itu kamu harus segera pulang! ” Bisik kakek.

“ Tapi kek, bagaimana dengan bibi itu. ” Tatsuya cemas.

...

Seorang pria berwajah jepang, memakai pakaian rapih berdasi nampak masuk ke dalam pesawat Japan Airlines tujuan jepang. Ia adalah dari tatsuya dan tatsuo, ia pulang ke negara nya karena ia cemas dengan anak semata wayang nya, tatsuya. Ia seorang bussines man yang disegani di new york. Ia tak tahu jika kedua anak kembar nya tengah ditimpa masalah.

BERSAMBUNG..

Cie Ayume dan hiroshi emoticon-Stick Out Tongue
Wah kasian yak tatsuya emoticon-Big Grin haa bapak kedua anak kembar ini mau datang :O
“ Boku Wa Kimi No Moto ”

PART 9

Sebuah Taksi berhenti di depan rumah kakek tatsuo, supir taksi turun terlebih dahulu kemudian bergegas membuka pintu belakang samping kanan, muncul pria berdasi memakai Jas hitam, dari bagasi taksi dikeluarkan sebuah koper hitam ukuran sedang. Setelah membayar, pria yang nampak berkharisma itu menekan bel gerbang rumah, keluar lah seorang pembantu, ia tahu jika yang datang adalah anak kakek tatsuo, kemudian si pembantu membuka gerbang rumah.

“ Selamat pagi, tuan. ”

“ Selamat pagi. ” Balas ayah tatsuya, ia bergegas berjalan menuju pintu, namun ketika hendak membuka pintu, kakek yang ternyata berada di halaman samping memanggil nya, “ Tamada.. ”. Ayah tatsuya mengengok, kakek nampak mengenakan pakaian olahraga.

“ Maaf aku tidak menyuruh seseorang menjemput mu. ”

“ Tidak apa apa ayah. Kemana tatsuya? ”

“ Dia... ” Kakek gugup, dan menahan ucapan nya sampai tiba tiba tatsuya membuka pintu.

“ Ayah, ” tatsuya muncul dari pintu. Sebuah pelukan membuat perasaan cemas itu berkurang, cemas merindukan anak semata wayang yang tengah berlibur disini.

“ Bagaimana liburan mu disini? ”

“ Cukup menyenangkan. ” Jawab tatsuya.

“ Cukup? ”

“ Ya begitulah hehe. ” Tatsuya tertawa hambar, tak sengaja pandangan ayah nya menatap tangan tatsuya yang ternyata terdapat bekas luka bakar.

“ Kenapa tangan mu? ”

“ Ah ini, hanya tak sengaja menyentuh panci. ”

“ Sedang apa di dapur? ”

“ Ah kau ini tamada, sudahlah tak usah terlalu memanjakan tatsuya. Dulu saja aku setiap minggu kena luka seperti itu. ” Kata kakek sembari melirik tatsuya.

“ Ayo masuk lah ayah ” ajak tatsuya.

“ Ada yang harus kita bicarakan, tamada. ” Kata kakek menatap dalam anak nya.

“ Kek, apa yang ingin kakek katakan! Jangan bicarakan soal kak tatsuo, dia masih hilang! ” Bisik tatsuya heboh.

“ Ada apa? ” Tanya tamada, ayah tatsuya.

“ Ini tidak bisa di rahasiakan lagi, tatsuya! ” Kakek menatap lirih tatsuya.

“ Apa yang kalian rahasiakan? ” Kata ayah tatsuya.

“ Ini soal kakak. ” Kata tatsuya.

“ Apa maksud nya?? ”

“ Tatsuo, dia masih hidup. ” Kata kakek sedih.

“ Tatsuo!! ” Ayah tatsuya kaget, seketika ekspresi nya berubah.

“ Tatsuo.. Dia kini memiliki orang tua baru, pemilik kedai makanan. ” Tambah kakek.

“ DIMANA DIA!! KATAKAN AYAH!! ” Ayah tatsuya setengah berteriak.

“ Tapi saat ini dia masih hilang. ”

“ APA? ”

“ Kakak hilang, dia menjadi korban perampokan. ” Kata tatsuya menundukan kepala.

...

Hari itu, ibu kedai tengah duduk termenung di depan rumah, seharian ini kedai nya sepi, dari raut wajah nya, nampak ibu hiroshi tengah bersedih, ia menatap jalanan depan tempat biasa mobil suami nya di parkirkan, tiba tiba mobil itu kembali, mobil suami nya. Klakson berbunyi 2x, pintu terbuka dan keluarlah hiroshi dan ayah nya.

“ Ibu, sedang apa melamun. ” Kata hiroshi yang memakai baju SD.

“ Huh. ” Ibu hiroshi tersadar dari lamunan nya. Ia tak mau melamun lagi, ia pun memilih untuk mencabuti rerumputan liar di halaman,

“ Kenapa anak ku harus hilang ingatan, kenapa tuhan! ” Gerutu nya. ia mencabuti rerumputan liar yang memenuhi halaman dengan kedua tangan nya, ketika membalikan badan, nampak Hiroshi sudah kembali, dia tatsuya.

“ Kau sudah pulang nak! ” Kata ibu hiroshi tersenyum. Namun tatsuya tak menjawab apa apa. Tiba tiba dari belakang tatsuya muncul ayah nya. Jelas ibu hiroshi kaget dan bertanya tanya, apalagi wajah pria setengah baya itu mirip sekali dengan tatsuya.

“ Hi..roo..shi. ”

“ Maaf bi, aku bukan hiroshi, aku tatsuya, adik hiroshi. ”

“ Bicara apa kau nak! Kau hiroshi! Ayo masuk kita makan sup !! ” Ibu hiroshi menarik tangan tatsuya,

“ Bisa ceritakan soal anak ku, tatsuo. ” Kata ayah tatsuya berbicara dengan datar dan tanpa ekspresi.

“ Apa yang kau bicarakan tuan? ”

“ Anak ku, anak mu hiroshi itu adalah anak ku tatsuo. Dia hilang ketika berumur 5 tahun, dan ini tatsuya adik nya, mereka kembar, aku tamada ayah mereka ”

Mendengar itu, ibu kedai terdiam sedih. Tatsuya pun ikut sedih, sementara ayah nya masih memasang wajah tanpa ekspresi, namun sorot wajah nya mengisyaratkan bahwa ia sangat terluka.

BERSAMBUNG...

Wew. Cerita nya kalau ditayangkan versi drama pasti seru yak emoticon-Stick Out Tongue
“ Boku Wa Kimi No Moto ”

PART 10

Tatsuya dan ayah nya tertegun mendengar kisah ibu pemilik kedai, ketiga nya berkumpul di meja makan.

“ Sudah lama nya kami tidak di karuniai anak, 3 tahun setelah pernikahan kami, bahkan aku berencana mengakhiri hidup ku, suami ku itu tegar walau pun ia tidak bisa menjadi seorang ayah, dia tak pernah mendengarkan apa yang dikatakan para tetangga, mereka mengatakan pada nya untuk meninggalkan aku dan mencari perempuan lain, tapi suami ku tetap setia bersama ku. Rencana mengakhiri hidup telah sampai ujung tanduk. Tapi rencana bunuh diri itu di gagalkan suami ku, dia mendekap ku erat dan berteriak memarahi ku. Setelah itu lah aku hanya bisa pasrah saja, sampai tiba tiba 2 tahun berlalu, suami ku menemukan seorang anak kecil yang lucu. Dia menemukan anak kecil itu di salah satu jalan sepi, anak itu sedang bermain petak umpet dan mencari cari ibu nya. ” Ucap Ibu kedai terdiam sesaat, kemudian kedua bola mata nya yang sudah berlinang air mata menatap sayup ayah tatsuya.

“ Istri anda sengaja membuang anak itu kan! ” Kata ibu kedai, tiba tiba ayah tatsuya merubah posisi duduk nya dan merubah ekspresi wajah nya.

“ Istri ku, dia tidak benar benar melakukan itu. ”

“ Hari pertama di rumah kami, anak itu terus saja memanggil ibu nya, katanya ia disuruh ibu nya bermain petak umpet di jalan itu, tidak kah itu sebuah ketidak sengajaan tuan? ” Kata ibu kedai.

“ Lalu kenapa anda tidak membawa anak ku ke kantor polisi!! ” Kata ayah tatsuya kesal.

“ Maaf. ” Kata ibu kedai, meringis sedih.

“ Ayah.. Sabarlah. ” Bisik tatsuya.

“ Maaf, karena ku pikir anak itu adalah pemberian tuhan untuk kami.” Ibu kedai tak tahan lagi, ia pun pergi ke kamar nya.

Tatsuya nampak khawatir dengan ibu itu. Ia lalu menyusul nya, sementara ayah nya masih terdiam.

“ Ibu. Buka lah pintu nya.. ” Kata tatsuya.

“ Jangan panggil aku ibu, nak! Jangan khawatirkan aku ” jawab nya dari dalam. Tatsuya dan ayah nya lalu berencana pulang, namun sebelum masuk ke dalam mobil, ibu kedai keluar dari rumah dan memberikan sesuatu,

“ Ini foto foto anak mu, ” ia memberikan album foto yang berisi kumpulan foto hiroshi saat kecil hingga beranjak remaja. Ayah nya membuka satu persatu dan menyentuh salah satu foto,

“ Tatsuo, maafkan ayah. ” Ucap nya pelan, dengan raut wajah sedih.

...

Di tengah malam, Keno terbangun dari tidur nya. Ia bermimpi bertemu dengan gadis bernama ayume. Di mimpi itu, hiroshi mengenakan seragam sekolah, pergi bersama ayume entah kemana, di salah satu part mimpi itu ia pun memarahi ayume.

“ Sial sekali bertemu dengan mu!! ” Gerutu keno pada ayume.

“ Aku juga! ” Balas ayume, di mimpi itu.

Keno menyenderkan punggung nya ke tembok, ia bertanya tanya tentang arti mimpi itu, apakah itu hanya mimpi biasa ataukah potongan dari ingatan nya yang hilang, keno tiba tiba merasa sakit kepala, sakit kepala itu semakin hebat. Sampai tiba tiba keno merasa mual dan hendak muntah, ia pun segera pergi ke toilet, walau tak sempat muntah, mual itu perlahan menghilang. Keno menatap diri nya di cermin, ia lalu membasuh wajah. Tiba tiba keno pun teringat ucapan seseorang,

“ Ini, dengan obat bius ini. Kau akan lupa segala nya! Hahah! ”

Keno pun kaget, siapa sosok di ingatan nya? Obat bisu?? Pikir keno. Ia kembali menatap cermin, sorot mata keno menjadi penuh hasrat dan emosi.

“ Siapapun aku, siapapun pelaku yang sudah membuat ku begini, tunggu saja.. Ingatan ku pasti perlahan kembali. ” Ucap nya.

...

Tengah hari, ayume baru saja pulang sekolah. Seperti biasa ia pulang berjalan kaki menuju perumahan nya setelah naik Monorail dari stasiun dekat sekolah sampai jalanan depan. Ayume melihat anak kucing terjebak dalam saluran air, ia pun menghentikan langkah nya dan duduk menghadap got berisi air dan lumpur.

“ Astaga, kasihan sekali kamu. ” Ucap ayume menatap anak kucing itu yang meronta ronta ingin keluar dari Got. Ayume melirik kiri kanan namun tak ada orang di jalan perumahan itu, ia pun nekat mengangkat anak kucing itu, walaupun tangan nya harus berlumuran lumpur. Kucing itu terus saja bersuara, bulu nya pun dipenuhi lumpur dan basah. Ayume merasa kasihan, lalu memungut anak kucing itu, membawa nya ke rumah. Saat itu ibu nya tak ada dirumah, pasti ibu tengah di toko bunga, pikir nya. Ayume pun segera membawa anak kucing itu masuk ke dalam rumah, membersihkan bulu nya di kamar mandi.

“ He diam lah, supaya bulu bulu mu bersih lagi ya ” ucap nya, anak kucing itu tak menyukai air dan meronta ingin lepas dari genggaman lembut tangan ayume, anak kucing itu menggerakan kaki kaki nya yang mungil namun sudah ditumbuhi kuku nya yang sedikit tajam. Setelah bersih, ayume pun membawa anak kucing itu ke teras, mengeringkan bulu nya dengan handuk bekas. Saat itu datang lah Keno mengendarai sepeda. Kedatangan keno membuat ayume kaget.

“ Sedang sibuk? ”

“ Tidak, ada yang bisa aku bantu? Apa ibuku memesan lagi baju? ”

“ Tidak. ” Jawab keno sambil tersenyum ramah.

“ Lantas ada apa kemari? ”

“ Aah ini, kamu ada waktu? ”

“ Ya. ”

“ Tapi seperti nya kamu sedang sibuk bersama anak kucing itu. ”

“ Oh ini, aku menemukan nya di terjebak selokan. ”

“ Aku hanya ingin mengobrol sebentar. ”

“ Boleh. Duduk lah. ” Ucap ayume gugup. Keno pun duduk di teras di samping kanan ayume.

“ Ada apa? ” Tanya ayume melirik keno.

“ Semalam aku bermimpi, dalam mimpi itu.. Aku bersama mu pergi ke sebuah tempat, tapi aku tak tahu apa arti mimpi itu. ”

“ Hah. ” Ayume kaget bercampur malu.

“ Dalam mimpi itu, kau memakai seragam seperti itu. Rupa nya aku dan kamu tak begitu akrab. ”

“ Maksud mu apa, aku tak paham. ” Kata ayume.

“ Di mimpi itu, aku berkata pada mu, Sial sekali bertemu dengan mu. Oh iya, kamu memasukan sebuah surat ke dalam mobil ku. ”

“ Kamu..... Astaga, jangan jangan kamu adalah hiroshi. ” Kata ayume panik. Keno pun tertegun kaget.

“ Aku ingin tahu, siapa itu hiroshi. ” Kata Keno.

BERSAMBUNG...


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di