alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Gan! KASKUS dan HBO bagi-bagi merchandise resmi Game of Thrones nih! Ikutan kuisnya di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
KLHK Apresiasi Pengungkapan Kasus Perdagangan Ilegal Satwa Liar Dilindungi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ca98ea2263772421a02a128/klhk-apresiasi-pengungkapan-kasus-perdagangan-ilegal-satwa-liar-dilindungi

KLHK Apresiasi Pengungkapan Kasus Perdagangan Ilegal Satwa Liar Dilindungi

KLHK Apresiasi Pengungkapan Kasus Perdagangan Ilegal Satwa Liar Dilindungi

JPP JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, atas keberhasilan penangkapan dan pengungkapan jaringan perdagangan ilegal satwa liar yang dilindungi Undang-Undang. Penindakan tersebut dilakukaoleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan Polda Jawa Timur belakangan ini.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), KLHK, Wiratno saat konferensi pers, di Jakarta, Selasa (02/04/2019).

Wiratno menjelaskan bahwa satwa liar komodo tidak hanya ditemukan di Taman Nasional (TN) Komodo, Nusa Tenggara Timur, namun juga terdapat di daratan Flores. Adanya komodo selain di TN Komodo dapat menjadi lokasi wisata berbasis komodo di Flores. "Banyak orang yang tidak tahu bahwa Komodo juga terdapat di daratan Flores," jelas Wiratno.

Terkait dengan rincian Barang Bukti (BB) Komodo, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur (22/2/2019) menerima penitipan BB komodo dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur sejumlah 1 ekor. Esok harinya pada 23 Februari 2019, BBKSDA Jawa Timur kembali menerima titipan barang bukti dari Bareskrim Mabes Polri sejumlah 1 ekor komodo. Kemudian, pada 8 Maret 2019, Ditreskrimsus Polda Jatim kembali menitipkan satwa komodo sejumlah empat ekor kepada Balai Besar KSDA Jawa Timur. Barang Bukti tersebut di atas total berjumlah enam ekor komodo dan berasal dari tiga lokasi.

Hasil perkembangan kasus yang dilaksanakan oleh Polri dan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK, telah diamankan satwa komodo sebanyak enam ekor dalam tiga kasus di atas. Berdasarkan keterangan tersangka diperoleh informasi pernah melakukan transaksi sejumlah 41 ekor komodo sejak tiga tahun terakhir. Penyidikan akan dilakukan pengembangan sampai dengan pengungkapan jaringan perdagangan illegal satwa liar. Barang bukti satwa komodo tersebut akan dilepasliarkan di lokasi sesuai hasil pemeriksaan DNA dan berdasarkan persyaratan pelepasliaran.

Secara alami satwa komodo terdapat di TN Komodo, daratan Flores dan pulau sekitarnya. Ahli dari Laboratorium Genetika Bidang Zoologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang memerisak barang bukti menyatakan bahwa berdasarkan morfologi dari bentuk moncong, pola warna tubuh dan warna lidah, jenis komodo tersebut adalah Varanus komodoensis yang teridentifikasi berasal dari daratan Flores, bukan berasal dari wilayah TN Komodo. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap satwa itu adalah melalui tes DNA untuk mengetahui kesesuaian keanekaragaman genetika yang dapat mengindikasikan asal-usul satwa komodo. Pemeriksaan DNA saat ini dilakukan oleh Laboratorium Genetik Bidang Zoologi LIPI dan akan diketahui dalam waktu 14 hari kerja.

Balai TN Komodo telah melakukan berbagai upaya sejak beberapa tahun terakhir untuk menjaga kawasan koservasi TN Komodo. Dengan adanya kasus ini, Balai TN Komodo kemudian meningkatkan strategi dan pelaksanaan pengamanan kawasan bersama Pos TNI AL, Satpolair, Polres Manggarai Barat, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara. Selain itu, meningkatkan partisipasi masyarakat, pemandu wisata, dan aktivis lingkungan dalam pengawasan di seluruh titik masuk jalur-jalur wisata dan jalur perburuan baik di darat maupun perairan.(lhk)


Sumber : https://jpp.go.id/humaniora/lingkung...iar-dilindungi

---

Kumpulan Berita Terkait HUMANIORA :

- KLHK Apresiasi Pengungkapan Kasus Perdagangan Ilegal Satwa Liar Dilindungi Tiga Inovasi Baru STQ Nasional XXV 2019

- KLHK Apresiasi Pengungkapan Kasus Perdagangan Ilegal Satwa Liar Dilindungi Kemendikbud Rayakan Hari Film Nasional Ke-69

- KLHK Apresiasi Pengungkapan Kasus Perdagangan Ilegal Satwa Liar Dilindungi KPU Akan Gelar Rekapitulasi Nasional Pemilu 2019 di Gedung KPU

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di