alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ca952a8eaab257a0549d24f/ladang

Ladang

LadangTangan kekar bapak tak henti-hentinya menghantamkan cangkul ke tanah. Sudah sekitar tiga jam kami bekerja namun tanah yang harus digemburkan masih saja luas. Kini matahari tepat berada di atas ubun-ubun, panasnya terasa sampai ke tulang. Tak heran, kulit bapak hitam terbakar hampir mirip warna kecap. Kulitku pun sebentar lagi akan seperti itu.

“Pak istirahat dulu,” ujarku sambil melangkah menuju gubuk. Namun, bapak tak serta merta menghiraukan ucapanku. Ia tetap fokus pada cangkulannya. Bapak adalah sosok pekerja keras, tak peduli berapa liter keringatnya terkuras dalam satu hari yang penting dapat menafkahi keluarga.

Sepuluh menit berlalu, ajakanku tak kan pernah memecahkan keras kepalanya bapak. Kuhampiri bapak ke tengah ladang sambil membawa sebotol air. “Pak diminum dulu, istirahat dulu nanti puyeng loh”. Ia menegakkan tubuhnya dan mengambil botol yang kuasongkan. Diteguknya air itu dengan tak lupa duduk dan membaca bismillah terlebih dahulu.

“Ma kasih ya nak, kamu pulang saja duluan, nanti kecapean loh besok kan sekolah,” ujar bapak dengan napas yang tersendat-sendat. Keningnya berkerut ketika melihat ke arahku yang tengah berdiri di hadapannya.

Wajah bapak yang hitam dan penuh keringat memancarkan kasih sayang yang begitu jelas. Matanya seolah bersedih karena membiarkan anak istrinya hidup dalam kemiskinan. Namun, tak sedikit pun aku marah kepada bapak. Sebaliknya, aku kagum pada sifat pekerja keras, pantang menyerah, tangguh, dan kelembutan hatinya.


Ia bagaikan ladang yang dipenuhi tanaman segar dan buah-buahan yang manis. Ada saja hal yang dapat dipetik dari perilaku dan ucapannya.

“Gak pak, aku masih kuat nyangkul sampe sore kok,” ujarku sedikit berbohong. Dengan demikian, tugas bapak pun akan sedikit ringan. Memang tak setiap hari aku membantunya karena sibuk sekolah. Hari libur seperti ini adalah waktu yang tepat untuk membantu.

Waktu berlalu, kini matahari mulai berpindah. Bapak masih dengan cangkulnya begitu pula aku. Kulihat sesekali bapak mengusap keningnya dengan tangan,berhenti sejenak, dan mencangkul lagi. Dalam penglihatanku ia sedang mencangkul tanah. Namun, mungkin saja dalam penglihatannya ia sedang mencangkul masa depanku, menggali dan menggali demi menemukan rezeki untuk kelangsungan pendidikanku. Semangat bapak yang begitu membara membuat semangatku pun ikut tersundut. Walau lelah, kupaksakan tetap fokus mencangkul.

“Bruk,” tiba-tiba kudengar suara dari arah bapak. Sontak kuarahkan pandanganku padanya. Kulihat bapak tengah berbaring di atas tanah. Lebih tepatnya ambruk. Aku berlari menghampirinya, berharap ia hanya berpura-pura. Kulihat matanya terpejam, memang sinar matahari masih sangat terik tapi ia bukan terpejam karena silau.
Kudekatkan jariku ke lubang hidungnya kucari denyut nadinya namun tak kutemukan.
Saat itu, waktu seakan berhenti. Riang-riang yang sedari tadi berdengung di pohon pun sesaat tak kudengar suaranya. Jika ini mimpi, maka ini terlalu buruk. Seburuk-buruknya mimpi, tetap saja, mimpi hanya lah mimpi. Sayangnya, bukan.

Bapak menutup perjuangannya di tengah ladang ketika hidup begitu terik. Bapak pergi dengan berjuta harapan yang belum terlaksana. Namun, kobaran semangatnya masih membakarku. Aku sadar, ini adalah giliranku untuk menjadi ladang bagi ibu dan keluarga baruku kelak.

Seumpama ladang, ada kalanya bapak tandus jua. Namun, tandusnya bapak tak sia-sia, ia tandus setelah panen raya yang hasilnya melimpah ruah. Buktinya, manis buah kasih sayangnya masih jelas terasa di benakku. Benih kebaikan yang ditanamnya kelak akan tumbuh di halaman rumah yang telah Tuhan buatkan untuknya.

LADANG oleh Adena Sihudin
s e l e s a i
Kenalan dengan penulis melalui Instagram @adenuansa

Polling
1 Suara
Apakah cerita ini bagus? 
Diubah oleh adenuansa
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Balasan post uang5ratus
No thanks, Im here just for fun, I hope u'll like my posts haha and thanks for read by the way.
Quote:


yeah,thanks for that.
please teach me PRO.


you wanna start flamming around? i'll show you the right place to do it.
Balasan post uang5ratus
Haha your english is really broken.
Quote:


that is cruel for you?
what are you? somekind of whiny teenage girl?
Balasan post uang5ratus
Ok thanks, but u can actually told me in a better way right? Don't be cruel.
baca nih.
sebelum posting,cari tau dulu lah aturannya.


Quote:


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di