alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Rini : semua masyarakat Madura akan dapat sambungan listrik
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ca91577f4d6952148207b5f/rini--semua-masyarakat-madura-akan-dapat-sambungan-listrik

Rini : semua masyarakat Madura akan dapat sambungan listrik

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan dengan program sambung listrik gratis dari PLN semua masyarakat yang ada di Pulau Madura, Jawa Timur akan mendapat sambungan listrik.

"Di Madura ada 133 ribu masyarakat yang belum mendapat sambungan listrik, insya Allah ke depan akan disambungkan," kata Rini saat melakukan simbolisasi penyalaan sambung listrik gratis sejumlah rumah warga Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, Sabtu.

Rini mengapresiasi program sambung listrik gratis dari PLN merupakan program yang sangat bagus karena masih banyak rakyat yang belum mendapat sambungan listrik.

Diungkapkannya, program seperti sambung listrik gratis dari PLN adalah program dari CSR perusahaan-perusahaan BUMN sehingga masyarakat yang tidak mampu menyambungkan listrik diberi bantuan.

"Bantuan sambung listrik gratis ini diberikan kepada sebagian besar warga yang kesulitan memperoleh listrik karena kendala finansial," katanya.

Salah satu dari 300 warga dari rumah tangga miskin dan rentan miskin di Madura yang mendapat sambungan listrik, Misnati (76) bersyukur akhirnya bisa memakai listrik.

Sebelumnya Misnati mengandalkan penerangan dari listrik yang diambil atau nyantol dari mushala dekat tempat tinggalnya.

"'Matur sakalangkong' PLN, Alhamdulillah akhirnya punya listrik sendiri, kalau malam tinggal ceklek langsung nyala. Dulu, Saya nyantol dari musholla di belakang, kalau mau menghidupkan lampu harus pergi ke sana dulu," ungkap Misnati yang sehari-harinya bekerja jadi tukang cuci ini.

Program bantuan listrik gratis dari PLN merupakan rangkaian Peringatan HUT BUMN ke-21.

sumber antaranews.com : Rini : semua masyarakat Madura akan dapat sambungan listrik
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
rakyat ga makan listrik, aspal dan infrastruktur lainnyaemoticon-Mad
















emoticon-Ngakak
Quote:


Rini : semua masyarakat Madura akan dapat sambungan listrikTRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Rusaknya Jalan Nasional Sumenep - Pamekasan di Kabupaten Sumenep bukan kewenangan Dinas PU Binamarga untuk memperbaikinya.

"Jalan Nasional yang rusak itu bukan kewenangan kami, tetapi kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah V Surabaya," kata Agus.

Bahkan pihaknya tidak hanya diam saja, tetapi berkali kali sudah melaporkan Jalan Nasional Sumenep - Pamekasan yang rusak sepanjang sekitar 4 - 5 kilo meter.


http://jatim.tribunnews.com/2019/02/...marga-sumenep.

Efek aer kobokan

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Tanpa mau membayar ,silahkan cek kerugian pln di pulau tetsebut emoticon-shakehand

Ini baru listrik ,belon urusan tahan emoticon-Nohope

Balasan post db84x3
Pemerintah Luncurkan Program Merawat Jalan Daerah

Rini : semua masyarakat Madura akan dapat sambungan listrik


Pemerintah meluncurkan dua program untuk meningkatkan kinerja dan pemeliharaan jalan daerah melalui dua program hibah yakni Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) dan Provincial Road Improvement and Maintenace (PRIM).

Kedua program hibah ini bertujuan membantu meningkatkan tata kelola dan kualitas pemeliharaan jaringan jalan daerah yang menjadi kewenangan masing-masing Pemda terutama pada koridor menuju (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) KSPN.

Perjanjian kerjasama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah penerima hibah dilakukan di Jakarta pada Rabu, 12 Desember 2018.

PHJD bertujuan mendukung pemeliharaan jalan daerah mendukung pengembangan KSPN Tanjung Kelayang, Bromo-Tengger-Semeru, Wakatobi dan Labuan Bajo. Sebanyak empat provinsi yakni Provinsi Bangka Belitung, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara dan Nusa Tenggara Timur dan enam kabupaten yakni Kabupaten Belitung, Malang, Pasuruan, Lumajang, Wakatobi dan Manngarai Barat telah dipilih untuk mengikuti PHJD. Anggaran PHJD berasal dari APBN Tahun 2019 sebesar Rp500 miliar.

Mekanisme pencairan dana hibah yakni Pemerintah Daerah membiayai terlebih dahulu kegiatan fisik (konstruksi) dan non fisik (seperti penguatan perencanaan, Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan, keterlibatan masyarakat dan gender) kemudian dana hibah dibayarkan ke pemerintah daerah jika hasil pekerjaan jalan telah memenuhi standar kualitas dari Kementerian PUPR yang disepakati sebelumnya dalam Project Management Manual (PMM).

Sementara itu, PRIM didanai melalui bantuan Pemerintah Australia khusus untuk Kabupaten Probolinggo untuk periode tahun 2019-2021 Pemerintah Australia memberikan pendanaan melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT) untuk penyiapan dan pelaksanaan PRIM untuk Kabupaten Probolinggo disamping terus mendukung dan memberikan pendampingan teknis terhadap empat provinsi dan enam kabupaten peserta PHJD.

PHJD direncanakan akan berlangsung lima tahun (2019-2023), yang nantinya akan mencakup sampai 15 provinsi dan 29 kabupaten dengan usulan pendanaan dari ABPN sebesar Rp 15 triliun. Sebagai informasi PHJD merupakan pengembangan dari proyek rintisan PRIM yang dimulai sejak tahun 2013 selama lima tahun yang dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Lombok Barat.

Direktur Jalan Bebas Hambatan Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah, Ditjen Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan kerjasama ini adalah wujud sinergitas semua pihak yang peduli akan perbaikan kualitas jaringan jalan di Indonesia. Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga akan terus mendampingi provinsi dan kabupaten peserta PHJD dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka dalam pengelolaan dan pemeliharaan jalan.

"Penanganan jalan provinsi dan kabupaten didasarkan pada pendekatan koridor yang menghubungkan jaringan jalan backbone seperti jalan nasional (tol dan non tol) melalui jalan provinsi/kabupaten menuju pusat kegiatan seperti pariwisata. Dengan pola tersebut diharapkan mampu meningkatkan value for money dan value for investment jalan," jelas Hedy Rahadian.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti mengatakan salah satu keberhasilan PRIM adalah realisasi penggunaan dana yang rata-rata mencapai di atas 95% per tahun. Pada tahun anggaran 2019, PRIM dikembangkan menjadi PHJD.

"Kami harapkan pemerintah daerah peserta program PHJD dapat memanfaatkan dan mengelola dana hibah secara tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat output. Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan kepada Pemerintah Australia atas proyek rintisan PRIM melalui Hibah PRIM dan KIAT sebagai unit pendukungnya" kata Astera Primanto Bhakti.

Selama lima tahun pelaksanaan PRIM digunakan untuk pemeliharaan jalan provinsi dan kabupaten di NTB sepanjang 4.565 Km. Total dana sekitar Rp547 miliar dari APBD Provinsi Nusa Tenggara Barat sejak 2013-2018 dan Rp78 miliar dari APBD Kabupaten Lombok Barat sejak 2017-2018 telah terserap untuk meningkatkan standar kualitas jalan.

sumber : inilah.com

PUPR Siapkan Dana Hibah Rp500 Miliar untuk Jalan Daerah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meluncurkan dua program hibah untuk pemeliharaan jalan daerah yang bertajuk Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) dan Provincial Road Improvement Maintenance (PRIM). Kedua program tersebut bertujuan membantu peningkatan tata kelola dan kualitas jalan di daerah.

Direktur Jalan Bebas Hambatan Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR, Hedy Rahadian mengatakan, program hibah ini merupakan wujud dukungan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah khususnya yang berada pada koridor menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Perjanjian kerja sama antara pemerintah pusat dan pemda penerima hibah sudah dilakukan di Jakarta pada Rabu (12/12) yang lalu,” ujar Hedy seperti dalam rilis yang diterima, Sabtu (15/12).

PHJD akan ditujukan untuk mendukung pemeliharaan jalan daerah yang berada di wilayah KSPN Tanjung Kelayang, Bromo-Tengger-Semeru, Wakatobi dan Labuan Bajo. Lebih rinci, sebanyak 4 provinsi dan 6 kabupaten yang telah dipilih untuk mengikuti PHJD.

Adapun keempat provinsi tersebut ialah Bangka Belitung, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara, keenam kabupaten itu antara lain Belitung, Malang, Pasuruan, Lumajang, Wakatobi dan Manggarai Barat.

“Total keseluruhan PHJD memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp500 miliar yang berasal dari APBN tahun 2019,” tutur Hedy.

Merujuk Informasi Statistik Kementerian PUPR tahun 2017, jalan provinsi yang berada dalam kondisi tidak mantap pada tahun 2016 mencapai 38,18%, jalan kabupaten mencapai 43,07%, dan jalan kota 21,26%.

Sementara itu, untuk kondisi permukaan jalan nasional di tahun yang sama, sebanyak 55,85% dalam kondisi baik. Sisanya sebanyak, 33,53% dalam kondisi sedang, 6,25% rusak ringan dan hanya 4,37% yang berada dalam kondisi rusak berat.

Mekanisme pencairan dana hibah, Hedy menjelaskan, akan dilakukan dengan sistem penggantian uang (reimburse). Pemda terlebih dahulu membiayai kegiatan fisik (konstruksi) maupun non-fisik. Kemudian dana hibah akan dibayarkan kepada pemda setelah hasil pekerjaan telah selesai dan sesuai standar Kementerian PUPR.

Standar penilaian yang akan digunakan merujuk pada kesepakatan yang tertera dalam Project Management Manual (PMM).

Hedy mengatakan, pihaknya merencanakan melangsungkan PHJD untuk periode lima tahun yakni dari tahun 2019-2023. Ke depan, program ini diproyeksikan mencakup 15 provinsi dan 29 kabupaten dengan usulan pendanaan dari APBN sebesar Rp15 triliun.

“PHJD sendiri ialah pengembangan dari proyek rintisan PRIM yang dimulai sejak tahun 2013 selama lima tahun yang dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Lombok Barat,” terangnya.

Berbeda, Hedy menuturkan, PRIM ditujukan secara khusus untuk Kabupaten Probolinggo selama periode tahun 2019-2021 di mana pendanaannya berasal dari Pemerintah Australia. Dalam hal ini, penyiapan anggaran dan pelaksanaan PRIM tersebut dilakukan melalui Kemitraan Indonesia-Australia untuk Infrastruktur (KIAT).

“Mereka juga terus mendukung dan memberikan pendampingan teknis terhadap empat provinsi dan enam kabupaten peserta PHJD,” ujar Hedy.

Hedy juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Australia yang telah menginisiasi program dana hibah pemeliharaan jalan daerah melalui proyek rintisan PRIM.

Selama lima tahun, tutur dia, pelaksanaan PRIM telah mampu melaksanakan pemeliharaan jalan provinsi dan kabupaten di NTB sepanjang 4.565 Km. Adapun total dana yang telah terserap ialah sekitar Rp547 miliar dari APBD Provinsi NTB sejak 2013-2018 dan Rp78 miliar dari APBD Kabupaten Lombok Barat sejak 2017-2018.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Astera Primanto Bhakti menilai, realisasi penyerapan dana PRIM selama ini relatif berlangsung baik. Rata-rata per tahun mencapai lebih dari 95%.

“Hal itu yang mendorong kami mengembangkan PRIM menjadi PHJD mulai tahun anggaran 2019,” tutur Astera.

Ia berharap, pemda yang menjadi peserta PHJD dapat memanfaatkan dan mengelola dana hibah yang diperoleh secara tepat guna.

sumber: validnews.id

anggaran pasti ada batas nya, dan bertahap.
Quote:


Maha benar kowi dengan segala bacotnya

Quote:


Kibul Kibul Kibul

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
gak ngaruh disogok kek gitu
madura pilih prabowo
ingat mahfud md
Balasan post db84x3
terus pemda nya kemana aja bray? emoticon-Big Grin
awas ntar dipreteli kabelnya, dikiloin emoticon-Ngakak
Quote:


Lah.. katanya duitnya ada yg penting kerja3x 2 minggu kelar tinggal panggil ahlinya emoticon-Cape d...
Balasan post twintower911
bayangin lu idup gk pake listrik, motoran/mobilan pake jalan makadam..
Jd inget thread dlu.. petugas PLN sono klo mau mutus listrik pelanggan nunggak hrs bw polisi emoticon-Ngakak (S)
Lah 4,5 thn ini ngapain rin?emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Quote:


Rini : semua masyarakat Madura akan dapat sambungan listrik

Sementara menurut Kadis Perhubungan Muba, Patih jalan rusak di jalan lintas timur sudah terjadi sejak hari raya idul fitri pada 2018 lalu. Namun kerusakan perah terjadi dari dua bulan terakhir.


"Rusak itu sudah dari lebaran tahun lalu, tapi kalau parahnya ya sejak Januari lah. Kami koordinasi dengan tim Balai Jalan Nasional karena khusus di Muba itu ada 5 titik yang parah," kata Patih.


Kelima titik itu berada di Bayung Lencir 3 titik, Babat Supat 1 titik serta Sungai Lilin 1 titik. Khusus di Sungai Lilin, jalan rusak berada tepat di depan pasar dan tercatat beberapa kali mobil terguling.

"Memang setiap hari macet, tapi itu juga ada jam-jam tertentu. Apalagi kalau ada mobil tumbang di saat jam ramai, macet bisa sampai 4 jam lebih. Setelah berhasil kami evakuasi baru lancar lagi," imbuh Patih.


Kerusakan jalan nasional itu, ditegaskan Pathi hanya dapat dilakukan perbaikan secara swadaya dan melinatkan warga serta perusahaan sekitar. Hal ini karena Pemda tidak boleh memperbaiki jalanan yang rusak karena berstatus jalan milik negara.

"Kami pemda nggak bisa perbaiki pakai anggaran APBD, kan jalan negara. Salah kalau kami pakai APBD dan kami sudah koordinasi dengan BBPJN terkait untuk minta diperbaiki," katanya.
(idn/idn)


https://news.detik.com/berita/d-4441...et-hingga-7-km

baca yang ane itemin, jangan males baca kayak si plongo

Rini : semua masyarakat Madura akan dapat sambungan listrik

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
tongkat madura udah ada listriknya ....
nambah nikmatlah itu
Ga usahlah dikasih listrik
Entar jd alayemoticon-Ngakak
yakin mo masang listrik disono?
kabel2 bakal dipreteli buat dikiloin...
trus kalo gk bayar listrik dan diputus harus siap ngadepin org yg dateng bawa clurit...
Balasan post db84x3
harus tahu kalau daerah tsb agak tertinggal dlm pembangunan daerah nya, apalagi untuk mengurus jalan.

dan semua anggaran sifatnya terbatas dan bertahap sesuai skala prioritas mana yang lbh penting dan lebih urgent, mana daerah yg lebih sarat lalu lintas dan lebih banyak orang yg membutuhkan tentu lbh diprioritaskan.
Quote:


Rini : semua masyarakat Madura akan dapat sambungan listrik

Udah loe jujur aja, kalo kagak ada suap PUPR kagak bakal gerak. Semua udah tahu kok ulah rezim pemburu fee kayak gimana emoticon-Salaman


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di