alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
WASPADALAH, Jangan Sampai Kita MENJADI KORBAN Selanjutnya Dari Modus Penipuan Online
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c9dd8728012ae1f9c008e40/waspadalah-jangan-sampai-kita-menjadi-korban-selanjutnya-dari-modus-penipuan-online

WASPADALAH, Modus Penipuan Online Ini Merajalela, Akankah Kita Menjadi Korban?

WASPADALAH, Jangan Sampai Kita MENJADI KORBAN Selanjutnya Dari Modus Penipuan Online

WASPADALAH, Jangan Sampai Kita MENJADI KORBAN Selanjutnya Dari Modus Penipuan Online


WASPADALAH, Jangan Sampai Kita MENJADI KORBAN Selanjutnya Dari Modus Penipuan Online


Have a Nice Day



Pada kesempatan kali ini, saya mau membahas mengenai 2 kejadian penipuan online yang baru kemarin terjadi, yaitu Modus Penipuan Online berkedok Arisan Online.

Tentu saja target pelaku ini adalah Para Penggiat Media Sosial, yang aktif berbagai macam kegiatan melalui online.

2 kejadian dibawah ini yang dua-duanya baru saja terjadi, membuat kita harus lebih waspada akan maraknya modus penipuan ini.

Quote:



1. Terjadi di Palembang

WASPADALAH, Jangan Sampai Kita MENJADI KORBAN Selanjutnya Dari Modus Penipuan Online
google

Korban berinisial HD melapor kejadian ini ke Polresta Palembang pada tanggal 28 Maret 2019 kemarin. HD melaporkan Nurliza Shop yang dikelola oleh seorang berinisal SN berumur 20 tahun. SN merupakan warga Jalan Ariodillah, Kelurahan 20 Ilir D-1, Kecamatan Ilir Timur 1, Palembang, Sumatera Selatan.

Setelah polisi menelusuri kasus ini lebih lanjut, ternyata pelaku SN sudah menelan korban sebanyak 161 orang. Total seluruh kerugian dari para korban sebesar 961jt.

Sebetulnya para korban mengikuti arisan online dengan pelaku, rata-rata sudah 3 tahun. Seperti Korban HD tadi, mengaku sudah mengikuti arisan tersebut selama 3,5 tahun. Awalnya memang berjalan lancar, yang akhirnya sampai pada bulan Maret 2019, HD meminta uang yang memang saat itu giliran menang, pelaku mengatakan pasti transfer dan selalu mengundur-undur waktu yang gak pernah terealisasikan.

Adapun korban lain berinisial DI berumur 23 tahun, yang mengaku telah memasukkan dana 13jt yang juga tidak dibayarkan pada saat gilirannya menang. Korban DI ini sudah 2 tahun mengikuti arisan milik pelaku.

Korban lain yang juga sebagai mahasiswa Perguruan Tinggi di Palembang pun menjadi korbannya. Dia terkena dana sebesar 5jt.

Sampai saat ini baru 10 korban yang melapor dengan total kerugian uang sebesar Rp 111,4jt. Polisi masih nunggu 151 korban lainnya dari kasus dugaan penggelapan dan penipuan Nurliza Shop ini agar lebih mudah untuk diselidiki.


2. Ponorogo

WASPADALAH, Jangan Sampai Kita MENJADI KORBAN Selanjutnya Dari Modus Penipuan Online
detikcom

Kali ini dari Ponorogo Jawa Timur, sepasang kekasih berinisal DL berumur 21 tahun dan ZM berumur 23 tahun, diamankan oleh petugas kepolisian Polres Ponorogo, karena adanya laporan dari korban warga Bandung yang melapor melalui Mapolresta Bandung.

Berdasarkan instagram yang dimiliki pelaku, disana tercantum ada 200 anggota yang mengikuti arisan online tersebut, karena syaratnya cukup mudah dan bisa dipercaya, hanya KTP, SIM, dan Nomor rekening.

Polres Ponorogo masih menunggu laporan dari korban lain di Ponorogo, karena berdasarkan data yang berhasil dihimpun, terdapat data  yang berasal dari ponorogo, jika tidak ada yang melapor dari warga Ponorogo, maka penyelidikan akan berlanjut di Mapolresta Bandung.

Bagi yang merasa sudah ada transaksi arisan dengan pelaku, silahkan untuk segera melaporkannya.


WASPADALAH, Jangan Sampai Kita MENJADI KORBAN Selanjutnya Dari Modus Penipuan Online
google


Well guys, berdasarkan 2 kejadian di atas dapat dijadikan pelajaran untuk kita semua agar lebih waspada terhadap modus penipuan online terutama arisan online.

Para pelaku penipuan online diatas, tidak langsung melakukan penipuan, melainkan mereka bakalan mengumpulkan dulu calon korban lainnya, dengan menggunakan pelanggan-pelanggan pertamanya sebagai umpan bahwa pelaku ini menjalankan bisnis arisan dengan benar.

Quote:



1. Sebelum melakukan bisnis melalui online, alangkah bijaknya kita mengetahui dulu dengan siapa kita berbisnis, latar belakang dan karakternya, dan identitas-identitas lainnya. Jejak digital bisa dilakukan, kalau tidak ada jejak digital, lebih baik dihindari.

2. Ajaklah mereka untuk bertemu, biarkan mereka mempresentasikan bisnisnya, agar kita lebih mudah menilai bisnis yang akan atau sedang dijalankannya.

3. Jangan tergiur dengan mereka yang mengiming-imingi keuntungan besar dengan cara mudah, karena semua bisnis itu tidak mudah untuk mendapatkan keuntungan besar.

4. Jangan asal bertransaksi jika melalui online apabila tidak ada yang memfasilitasi. Dan tentunya fasilitas tersebut harus dipercaya oleh orang banyak, bukan hanya puluhan atau ratusan.

Dengan melakukan 4 hal diatas, kita bisa meminimalisir tindak penipuan online. Minimal kita mempersempit ruang lingkup mereka untuk melancarkan kejahatannya.

Semoga menjadi pengetahuan dan bermanfaat untuk kita semua. 
Ingat Pesan Bang Napi Di Bawah Ini


Quote:





WASPADALAH, Jangan Sampai Kita MENJADI KORBAN Selanjutnya Dari Modus Penipuan Online



Demikian pembahasan dari trit saya kali ini. Kalau ada kata-kata yang kurang berkenan atau kurang tepat, mohon dimaafkan dan dimaklumi ya teman-teman.




" Selalu Ambil Positifnya, Buang Negatifnya " 




Thread ini saya buat dengan Pengetahuan, Pengalaman, Analisa, dan 



Referensi dari CNN, dan Detik.



Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi, kalau ada umur panjang, bolehlah saya bikin thread lagi. emoticon-Malu (S)

WASPADALAH, Jangan Sampai Kita MENJADI KORBAN Selanjutnya Dari Modus Penipuan Online




Quote:



Silahkan Mampir Di Thread Menarik Saya Lainnya





Quote:






Quote:




WASPADALAH, Jangan Sampai Kita MENJADI KORBAN Selanjutnya Dari Modus Penipuan Online






emoticon-I Love Kaskus






Diubah oleh LionelRoffy
Halaman 1 dari 5
reserved
Quote:


Thank You Gan Sis Sudah Memberikan Komentar Yang Menarik

Dan Untuk Kaskusers Lainnya, Ditunggu Komentar Terbaik Dari Kalian

emoticon-Shakehand2



Diubah oleh LionelRoffy
sekarang semua berbasis online termasuk penipu juga makin canggih melalui online dan masyarakat kita makin kesini bukan semakin mikir, tapi semakin mudah untuk ditipu
Lihat 4 balasan
Inspiratifemoticon-Big Grin
jadi bangun dulu reputasi yang baik untuk kemudian...
Ah sudahlah,
uang memang lebih sensitif dari kelamin zaman sekarang.
Lihat 1 balasan
minggu lalu da yg undang sy lewat insta fb ngajakin arisan onlen

emak-emak kyk orang polos tapi takut ah ikutan arisan di onlen
Lihat 4 balasan
Balasan post vitsus
Quote:


masyarakat memang harus lebih disosialisasikan lagi mengenai hal2 yang berbau online om, biar pemikirannya bisa lebih bijak dan matang
Balasan post I.W.a.K
Quote:


hahahaha.. harus lebih ditingkatkan kesadarannya om emoticon-Leh Uga
Balasan post blindspot98
Quote:


lah koq gak cerita? maksa ngajakinnya gak?
perlu meningkatkan kewaspadaan....
Lihat 3 balasan
Balasan post LionelRoffy
Quote:


ngpain jg crita gitu pa gan, sya uda pasti tau jawaban pa gan gimana.

psti jawabnya sm kyk dulu, "sana aja ikut kalau mo ilang duitnya"
Quote:


ditingkatkan sampe ke langit ke tujuh ya om.emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan
Balasan post LionelRoffy
iya gan, masyarakat kita masih jarang mau nonton berita-berita, setiap berita pasti ganti saluran emoticon-Cape d...
Balasan post PakdehFerry
Quote:


setuju pak de. jangan lengah dan jangan kasih celah, biar gak merajalela
Balasan post I.W.a.K
Quote:


udah gak ada surga ketujuhnya euy om emoticon-Leh Uga
Balasan post blindspot98
Quote:


hahahha gak sia sia klo gitu saya ya emoticon-Leh Uga
Balasan post vitsus
benar sekali om, jadi kurang informatif ya.. ane izin pasang di pejwan ya om.. bagus nih masukannya
Ngeri amat ya orang orang bakal ngelakuin apa aja demi duit, alig alig..
Lihat 2 balasan
Balasan post sharkhunter
Quote:


klo ane perhatiin, semakin canggih kemajuan teknologi, pelaku penipuan juga semakin canggih om dgn alat kemajuan teknologinya emoticon-Ngakak

btw ane izin pasang di pejwan ya om
wah om ini mah keren bat dah. buat Delia yang oon ini
Lihat 1 balasan
Balasan post LionelRoffy
Masalah cuma dimanusianya....masyarakat indonesia cendrung hasil banyak kerja ringan...diming iming hasil besar/untung besar langsung ikut...
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di