alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Indonesia Bebas dari Korupsi Hanya Angan Semata
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8de912349d0f7ee34839ee/indonesia-bebas-dari-korupsi-hanya-angan-semata

Indonesia Bebas dari Korupsi Hanya Angan Semata

Indonesia Bebas dari Korupsi Hanya Angan Semata

Halo Gan Sis Semuanyaemoticon-Salam KenalBagaimana kabar kalian semua hari ini? Semoga sehat dan baik selalu ya hehehe.... Kali ini gue akan membuat trit berjudul Indonesia bebas dari korupsi hanya angan semata

Memang sulit untuk merubah negara berkembang menjadi negara maju. Perlu beberapa faktor yang mendukung untuk memajukan suatu negara terutama generasi penerus yang harus dibina sehingga mempunyai karakter yang berkualitas dan terpercaya.

Tapi taukah temen-temen, faktor utama yang dapat menghancurkan suatu negara adalah korupsi yang merajalela di dalamnya. Dimana korupsi ini akan membuat negara bangkrut karena anggaran di dalam negeri yang seharusnya diperuntukan untuk rakyat, habis digerogoti untuk kepentingan pribadi.



Apa Yang Membuat Indonesia Susah Untuk Menjadi Negara Bebas Korupsi?

1. Hukum Di Indonesia Masih RENDAH
Kenapa gue bilang masih rendah? Ya karena, hukuman untuk koruptor di Indonesia cuman penjara dan denda doang. Hukuman untuk koruptor itu sendiri sama sekali tidak memberikan efek jera dan mereka cenderung berlindung dibalik hukum. Menurut gue Indonesia bisa bebas korupsi jika ada hukuman mati atau hukuman sosial bagi pelaku korupsi. Contoh hukuman sosial adalah dia akan di asingkan/dikucilkan oleh orang-orang.

2. Reformasi Birokrasi Yang Belum Optimal 
Reformasi birokrasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai good governance dan melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan dan sumber daya manusia aparatur. Melalui reformasi birokrasi, dilakukan penataan terhadap sistem penyelangggaraan pemerintah dimana uang tidak hanya efektif dan efisien, tetapi juga reformasi birokrasi menjadi tulang punggung dalam perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tujuan reformasi birokrasi adalah untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik, berintegrasi, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.


Sumber: http://pemerintah.net/reformasi-birokrasi/

3.Biaya Untuk Menjadi Kepala Daerah Masih Tinggi
Biaya pencalonan menjadi Kepala Daerah bisa mencapai Rp 20 miliar hingga Rp 30 miliar. Bayangkan saja, dengan biaya segitu, maka Calon Kepala Daerah harus mendapatkan balik modal lagi. Gaji Kepala Daerah perbulan hanya puluhan juta saja. Tapi Biaya untuk pencalonan mencapai miliaran rupiah. Otomatis selama dia menjadi Kepala Daerah, gajinya belum bisa balik modal. Sehingga timbullah pemikiran untuk melakukan Korupsi.
 
4. Semakin Jarangnya Doktrin Anti Korupsi
Untuk gan sis yang masih bersekolah di SD, SMP, maupun SMA. Pastinya pemahaman untuk tidak melakukan korupsi jarang sekali di ajarkan. Mungkin hanya pas pelajaran PKN saja, itupun hanya sebentar saja.

CONTOH KORUPSI YANG BERTARAF KECIL
1. Mencuri Duit Orang Tua
2. Menipu Orang Tua
3. Tidak Mengembalikkan Uang Kembalian Terhadap Orang Tua

CONTOH KORUPSI YANG BERTARAF BESAR
1. Mengambil Uang Rakyat 
2. Merekayasa atau Menaikkan Uang Kwitansi
3. Menerima Uang Suapan
4. Menurunkan Kualitas Barang Yang Di Beli

CARA MENCEGAH KORUPSI
1. Takut Dosa
2. Ingat Neraka!
3. Dekat Dengan Allah
4. Kesadaran dari Diri Sendiri

CONTOH KASUS KORUPSI TERBESAR DI INDONESIA :



1.KORUPSI PENGAADAAN SIMULATOR SIM KORLANTAS POLRI
Spoiler for spoiler:


TERIMAKASIH emoticon-Rate 5 Star

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Dan jangan pernah menyerah untuk memerangi praktim haram ini.
Indonesia Bebas dari Korupsi Hanya Angan Semata
tumben ada trit cerdas kek gini

POLOS kaga ada retorika

klu hukuman mati pasti punah,,


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di