alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kolom agama KTP warga Badui diisi penganut kepercayaan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8d0cbe0577a931175ce574/kolom-agama-ktp-warga-badui-diisi-penganut-kepercayaan

Kolom agama KTP warga Badui diisi penganut kepercayaan

Kolom agama KTP warga Badui diisi penganut kepercayaan

Rabu, 13 Maret 2019 13:51 WIB

Kolom agama KTP warga Badui diisi penganut kepercayaan

Sarkan, warga Badui merasa senang setelah menerima identitas kependudukan berupa e-KTP dan KK tercantum kolom agama sebagai penganut kepercayaan.


Lebak (ANTARA) - Kolom agama pada KTP dan kartu keluarga (KK) Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten tercatat sebagai penganut kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, walaupun sebagian ada yang menginginkan secara tegas mencatat sebagai Sunda Wiwitan.

"Kami sebetulnya sebagai penganut agama Selam Sunda Wiwitan, namun terpaksa dicatat sebagai penganut kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata Sarkan, seorang warga Badui saat ditemui di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak, Rabu.

Ia mengakui, identitas kependudukan baik e-KTP dan KK sangat penting untuk keperluan administrasi negara, terlebih kerapkali berpergian ke luar daerah sehingga ia berusaha membuat dokumen kependudukan dengan mendatangi Kantor Disdukcapil Kabupaten Lebak.

Pengakuan agama masyarakat Badui sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan uji materi UU No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Dalam putusannya, Majelis Hakim berpendapat bahwa kata “agama” dalam Pasal 61 Ayat (1) dan Pasal 64 Ayat (1) bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak termasuk penganut aliran kepercayaan. Artinya, penganut aliran kepercayaan memiliki kedudukan hukum yang sama dengan pemeluk enam agama yang telah diakui pemerintah dalam memperoleh hak terkait administrasi kependudukan.

Pemuka masyarakat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Saija mengatakan saat ini masyarakat Badui juga banyak yang membuat identitas e-KTP dan KK tercatat pada kolom agama sebagai penganut kepercayaan.

Namun, pihaknya juga tidak melarang warganya yang tidak tertulis kolom agamanya atau dikosongkan karena masih ada masyarakat Badui yang berkeinginan kolom agama pada identitas kependudukan itu tercatat Selam Sunda Wiwitan.

"Kami tetap menganjurkan bahwa warganya memiliki identitas kependudukan sesuai dengan aturan pemerintah," ujarnya.

Sementara itu, Santa (45) warga Badui mengaku hingga kini identitas kependudukan keluarga pada kolom agama kosong, karena keberatan dianggap sebagai penganut kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Kami sejak turun temurun sebagai penganut Sunda Wiwitan dan bukan kepercayaan itu," katanya menjelaskan.

Santa mengatakan, sejak tahun 1970-2013 agama masyarakat Badui tercantum pada kolom KTP dan KK sebagai agama Sunda Wiwitan.

Namun, tahun 2013 sampai 2017 dikosongkan karena adanya UU Nomor 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan dengan diakui enam agama yakni Islam, Katolik, Kristen, Budha, Hindu dan Konghucu.

"Kami berharap ke depan pemerintah bisa mencantumkan kembali agama warga Badui pada identitas kependudukan tertulis Sunda Wiwitan," katanya.

Baca juga: Kemendagri tetap cantumkan kolom agama dan kepercayaan di KTP elektronik
Baca juga: Tiga opsi pencatatan penganut kepercayaan dalam KTP
Baca juga: Warga Badui tolak kolom agama penghayat kepercayaan

Pewarta: Mansyur suryana

Editor: Budi Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2019

https://m.antaranews.com/berita/8092...ut-kepercayaan


Mendingan kolom agama di ktp dihapus aja karena nggak ada gunanya sama sekali
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Agak bingung juga pribadi, soalnya pancasila percaya ketuhanan yang maha esa(merujuk pada kata tunggal).

Kalau penghayat kan kayak animisme atau dinamisme gitu, tapi sesuai pasal 29 sih kebebasan memeluk agama. Lagipula kalau di RPUL baca suku buanyak banget, dan tentunya penghayat kepercayaan dianggap warisan lokal.

Yang kita2 ini mengerti globalisasi mungkin memaklumi yang menganut penghayat kepercayaan agar kemajemukan dan bhinekanya tetep terjaga.
Setidaknya minta visa US kebanyakan dikasi. Kalo msh yg agama yg ktnya paling damai kyknya susah dikasi.
Quote:


Mereka mengenal Sang Hyang Widhi kok, Tuhan Alam Semesta yang satu.
Quote:


Gak jelas ..itu kan pendapat orang ..sementara pendapat mereka sendiri gak gituemoticon-Big Grin
Quote:


Iya deh iya... Cuma lu yang jelas sama golongan lu.... Shiapppp.....
Saatnya kembali ke alam. eeh ke asal emoticon-Big Grin

nice info emoticon-coffee
Quote:


Merujuk ke berita..

Suku baduy itu sebenernya bukan dinamisme atau animisme.. mereka punya Tuhan yg tunggal yg mereka sebut Sanghyang Keresa.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di