alexa-tracking
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8cfb005cf6c465c460bd70/rendang-buaya

Rendang Buaya




"Sekali lagi kau berkata kotor tentang Laras, maka akan kupotong lehermu, Sri," hardik Narto kesal.

"Tapi Laras yang mulai, Mas." Sri membalas, diremas ramuan jamu yang sedang dibuatnya.

"Belajarlah untuk menerima dia sebagai madumu, atau aku yang akan meninggalkanmu, Sri." ancam Narto, sadis.

"Mas, aku rela hidup susah denganmu, tapi kalau dimadu, aku memilih kematian saja."

"Mati sajalah kau, aku masih ingin hidup bersama Laras."

"Laras, Laras dan Laras saja yang ada dalam hatimu, Mas." Sri berteriak, air matanya jatuh berderai tak mampu lagi ditahan.

"Wajarlah, dia istri muda, butuh perhatian lebih dariku, paham kau?" Narto melenggang meninggalkan Sri yang menangis tersedu.

Sri sakit, kecewa, marah, tapi tak tau harus melampiaskan kemarahan itu pada siapa. Dia hanya seorang ibu rumah tangga yang punya keinginan untuk bisa hidup bersama dengan sang suami hingga ajal yang memisahkan mereka.

Hingga sebuah ide terpikirkan olehnya, ide yang sama sekali tak pernah terbersit di dalam diri wanita lemah macam dia.

------

"Mbak masak apa hari ini?" seraut wajah cantik keluar dari dalam kamar.

Sri menyambutnya dengna seulas senyum manis.
"Makanan kesukaanmu, Laras, kata mas Narto kau kan paling suka rendang."

"Iya, Mbak, terima kasih."

"Silahkan dinikmati menu hari ini." Sri menyuguhkan sebuah mangkuk berukuran besar berisi daging rendang ynag aromanya begitu menggoda. Menguar memenuhi ruangan, membangkitkan selera makan siapa saja yang menciumnya.

"Mbak, enak tenan rendang buatanmu ini, beda rasanya dengan masakan yang kemarin, dagingnya lebih empuk." Laras tersenyum manis.

"Iya, daging buaya tua memang terkenal lebih enak, itu sengaja kusiapkan untukmu, sebelum buaya wanita yang masih muda yang akan kurendang dan kunikmati bersama anak-anakku.
End
Diubah oleh shopia2005
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di