alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dikritik Soal Anggaran 18 M, Ganjar Jelaskan Pentingnya Apel Kebangsaan untuk Jateng
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8ce806e83c726c0e5ff8d1/dikritik-soal-anggaran-18-m-ganjar-jelaskan-pentingnya-apel-kebangsaan-untuk-jateng

Dikritik Soal Anggaran 18 M, Ganjar Jelaskan Pentingnya Apel Kebangsaan untuk Jateng

MAGELANG, KOMPAS.com - Rencana pelaksanaan Apel Kebangsaan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuai kririk terkait anggaran yang mencapai Rp 18 miliar.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun menjelaskan bahwa Apel Kebangsaan yang akan diadakan di Semarang, 17 Maret 2019, itu penting untuk menjaga Jawa Tengah tetap kondusif menjelang Pemilu 2019.

“Sebenarnya kalau mereka tahu, satu, kami sangat transparan, maka siapun boleh melihat. Soal tidak sepakat dengan jumlah monggo, kami harus menghadirkan seluruh masyarakat yang ada di Jawa Tengah,” kata Ganjar usai menghadiri Musrenbangwil se-Eks Karesidenan Kedu di Pendopo Kabupaten Magelang, Jumat (15/3/2019) sore.


Baca juga: Ganjar Pastikan Anggaran Rp 18 Miliar untuk Apel Kebangsaan Sesuai Prosedur

Ganjar merasa kondisi Jawa Tengah selama ini baik-baik saja, namun belakangan mulai diganggu dengan aksi-aksi oknum tertentu yang dinilai bisa memecah-belah kerukunan Jawa Tengah, terutama merebaknya beitu banyak berita bohong alias hoaks dan kampanye hitam di Jawa Tengah.

“Kemudian ada pembakaran motor di Jawa Tengah, sampai hari ini belum ketangkep (pelakunya). Apa artinya, kami tidak mau dirobek-robek. Maka kami buat acara itu, agar mereka bisa bersatu semuanya, kita bisa bersatu semuanya,” tegasnya.

Politisi PDI-P itu menegaskan bahwa tidak ada kepentingan politik apapun dalam apel akan dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat Jawa Tengah tersebut.

Ia mempersilakan siapapun boleh hadir dan dilarang membawa atribut partai dan calon presiden tertentu.

Tak terkecuali, bintang tamu yang akan dihadirkan tidak boleh menyampaikan ajakan atau kampanye politik.

“Tidak ada kepentingan politik, memang saya agak sedih sih di-bully itu di medsos, semua bukan dari satu kelompok ternyata. Mohon maaf tidak dari dua kelompok, hanya satu kelompok kebetulan berbeda pandangannya itu saja. Padahal menurut saya, mereka hadir boleh. Maka kita larang membawa menggunakan atribut partai, kita larang menggunakan atribut capres. Kurang opo?,” kata dia.

Baca juga: Bawaslu Awasi Pelaksanaan Apel Kebangsaan di Semarang

Ganjar kembali menjawab soal anggaran yang terus menuai kritik, bahkan bully di media sosial.

Ia menilai mahal atau murah biaya apel kebangsaan adalah relatif sesuai dengan kebutuhan yang memang diperlukan. Seperti, untuk biaya konsumsi peserta yang ditargetkan mencapai 100.000-130.000 orang tersebut.

“Kalau saya menggerakkan seluruh warga Jawa Tenggah, menurut saya mahal, apa murah. Kami harus memberikan air minum, memberi makan kepada mereka. Kalau anda tahu sebenarnya kepentingannya untuk mereka,” tuturnya.

Ia juga menyatakan, pengeluaran anggaran tersebut sudah sesuai prosedur dan terbuka. Masyarakat dipersilakan untuk mengakses dan mengkritisi meski kemudian menimbulkan pro dan kontra.

“Lho kalau kami mau sembunyi-sembunyi enggak saya buka kok, maka semua orang bisa membuka itu, maka itulah hebatnya Jawa Tengah. Kami buka, semua bisa mengakses dan silakan mengkritisi boleh, enggak ada yang keliru gitu. Tidak sepakat jumlah enggak apa apa, tapi kami bisa jelaskan dengan sekian banyak kita memberikan fasilitas kepada mereka untuk mau datang,” pungkasnya.

Acara akan dimulai besok pagi dan Slank akan tampil pukul 08.00 WIB selama 50 menit di panggung utama. Terdapat empat panggung dengan panggung utama di Lapangan Simpanglima, kemudian panggung di Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran dan Jalan Ahmad Yani.

Sejumlah tokoh yang akan mengisi orasi yakni Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, KH. Maimun Zubair, Habib Luthfi, Gus Muwafiq, KH Munif Zuhri, Prof Mahfud MD, KH Ahmad Daroji, Uskup Rubiatmoko (Keuskupan Agung Semarang), Pendeta Eka Laksa (PGI), Nyoman Suraharta (PHDI), Go Boen Tjien (Matakin) dan Pujianto (Walubi).

Untuk artis yang mengisi acara, selain Slank, ada Letto, Armada, Virza, Nella Kharisma dengan MC Vincent-Desta dan Cak Lontong serta beberapa artis ibukota lainnya.

sumber https://regional.kompas.com/read/201...pel-kebangsaan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Jadi ingat kasus Pabrik semen yg vs masyarakat Samin..

Ganjar juga bilang penting Pabrik semen untuk masyarakat Jateng..

sekarang gunung semennya sdh mau habis 1/2 di Pegunungan Kendeng emoticon-Berduka (S)

dan Warga Jateng dapat apa ?

Pertanian malah habis..
maju terus pak.
semoga sukses acaranya.
Terkesan pemborosan, mening buat menaikkan UMR Jateng gitu lho masih cilik gitu gajinya
pakai uang negara gak?
Lancar pak acaranya....
Gilak...

Pentingnya dimana ?

Sejak indonesia merdeka ampe sekarang ga pernah jawa tengah ada acara apel yang ngabisin anggaran gede dan nyatanya aman aman aja tuh

Yang bikin ga kondusif kan orang orangnya dari parte pdi pret sendiri
Diubah oleh suromenggolo
udah ane bilang, PDIP bakal kesetanan ngeruk keuntungan dalam periode akhir ini, karena 2024 belum tentu pdipret berkuasa lagi.
Quote:


buset....cepet amat itu gunung abisnya
maksudnya penting utk paremoticon-Tai banteng
18 M bisa buat bangun berapa ruang kelas sekolah ya?
gag penting2 amat.
lebih ke unfaedah
Koyok ngene kok dadi gubernur
waduh sebagai warga jateng saya kecewa,tapi saya bukan siapa2 hanya rakyat jelata emoticon-Turut Berduka
buat apa anggaran segitu cuman buat silahturami ? emang nya gak ada yg lebih dibutuhkan .... memangnya dgn adanya acara ini terus maling 2x bakalan lenyap gitu ?

klo memang masalah nya bakar ato pencurian maka lebih baik tingkatin anggaran polisi dong emoticon-No Hope


Judulnya apel kebangsaan

Intinya ya soft campaign

Tapi isinya bakalan ga jauh2 dari sosialisasi bahaya radikalisme, anti pancasila, dll
Dan, spt biasa yg akan dianggap anti pancasila, radikalisme, ya smua fihak yg berseberangan sama pemerintah yg berkuasa.



Sama spt iklan Kemensos soal BLT (yg sama rejim skarang diganti nama jadi apa ya). Intinya ya bagi2 duit ke rakyat miskin.
Disertai bumbu2 terimakasih presiden
WTF...

Bahkan jaman SBY aja BLT ga dikasih bumbu terimakasih ke presiden. Bangun tol juga ga ada bumbu2 dibangun oleh presiden...
Iklan sosialisasi selalu : Bantuan PEMERINTAH

Baru di rezim ini ada Bantuan Jokowi. Tapi pakai duit negara. Tol Jokowi, tapi pakai utang negara.

Saya sih percaya, JKW orang baik. Niat bangun ini itu. Namanya juga insinyur, sama jayak Soekarno pengen bangun patung ini itu, bangun gedung ini itu, padahal ekonomi lagi krisis moneter parah.

Tp yg WTF bneran ini adalah para penjilat n pemuja nya. Ngapain juga pakai embel2 nama pemegang jabatan?
Bukankah si pemegang jabatan itu melaksanakan tugas sebagai kepala negara?

Soeharto aja bangun ribuan Km jalan nasional ga pernah minta diklaim Jalan Soeharto kok...

Quote:


18 M full APBD
Dibakar dalam 1 hari.


DKI aja yg APBD selangit ga segitunya kek ganjar goblok
wut....mau ngapain sih ini orang emoticon-Bingung
Balasan post urban21
Quote:




hajar terusss bray emoticon-Leh Uga


semoga sukses acaranya emoticon-Big Grin


codot menggonggong, kafilah berlalu emoticon-Traveller
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di