alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
MAHAR POLITIK MEMICU TERJADINYA KORUPSI
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8cb1cd7414f53b350480b1/mahar-politik-memicu-terjadinya-korupsi

MAHAR POLITIK MEMICU TERJADINYA KORUPSI

 MAHAR POLITIK MEMICU TERJADINYA KORUPSI

  Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai (KPK) sebagai lembaga yang memberantas tindakan korupsi di Indonesia, menegaskan sudah selayaknya partai politik tidak menjalankan politik uang dan mahar untuk calon legislatifnya maupun kepala daerah yang diusungnya (sumber). Ini bukan tanpa alasan, biaya berpolitik itu sangat besar dan banyak yang menghabiskan uang untuk terjun kedunia politik. Harapan para caleg jika sudah masuk ke dalam legislatif dapat menggantikan uang yang telah digunakan. Secara biaya maharnya saja tinggi dan sangat memungkinkan terjadinya tindakan korupsi. Jabatan yang seharusnya mulia menjadi masalah ketika disalah gunakan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompoknya. Uang yang telah terkonsumsi untuk biaya Mahar Berpolitik pastilah dicari caranya agar bisa kembali atau disebut istilahnya balik modal. Perilaku yang biasanya terjadi adalah tindakan korupsi. 

Indonesia sering sekali terjadi praktik-prakti korupsi, baik yang jumlahnya sedikit maupun banyak. Korupsi jelas merugikan bahkan seringkali dijadikan budaya dan dianggap hal biasa. Seringkali kita mendengar berita para pejabat dan orang-orang penting lainnya terciduk dan tertangkap tangan oleh KPK. Walaupun penindakan penangkapan korupsi bisa menekan jumlah korupsi namun harus ada solusi tambahan dalam memberantas dan melawan korupsi. Salah satu partai yang sangat concernterhadap dampak negatif korupsi adalah partai NasDem. Partai NasDem dalam menghadapi pesta demokrasi tahun 2019 berkomitmen tinggi dengan semangat restorasi sebagai partai “Anti Mahar Politik”. Karena partai NasDem tahu betul dampak negatif korupsi dan ingin memajukan bangsa dan negara. Nasdem berpegang teguh dengan komitmenya untuk melawan korupsi. Selain itu bentuk perlawan NasDem dalam melawan korupsi adalah dengan menolak caleg eks koruptor. Caleg-caleg bermasalah ini membawa citra buruk untuk partainya dan juga dikhawatirkan mewarisi budaya-budaya buruk korupsi. NasDem sebagai partai “Harapan Baru” yakin Indonesia Maju dan harus dengan komitmen tegas.

Senada dengan perjuangan Pak Jokowi yang ingin memajukan bangsa, partai NasDem menjaga komitmennya untuk selalu memajukan bangsa. Perjuangan Pak Jokowi haruslah didukung agar bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan maju. “Anti Mahar Politik” dan penolakan terhadap “Caleg Eks Koruptor” memberikan contoh berpolitik yang cerdas dan berani. Kalau saja semua partai politik kreatif dan selalu memberikan berani bertidak seperti NasDem, tentu saja iklim politik di indonesia akan sangat baik dan akan semakin bersih dari korupsi. Semoga pesta demokrasi di tahun 2019 ini dapat dijalankan dengan damai dan sejahtera. Semoga Indonesia selalu menjadi bangsa yang maju dan semua rakyatnya bersatu membesarkan bangsa Indonesia

Diubah oleh rickyferdi336
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Pingin ngicipi uang partai.....gmn caranya?
ndak ada satupun caleg yg bebas dr mahar politik.. apalagi klo menduduki jabatan dalam lingkaran utama di pemerintahan. Kalo ga dr sana, makan dari mana itu partaik2. Baik partai yg ngaku paling demokratis, nasionalis, pluralis, maupun agamis.
emoticon-Ngakak
Ini bukan tentang mahar politik semata, siapapun yang punya kesempatan pasti akan melakukannya, terlepas dari jumlahnya besar, sedang, kecil maupun receh.
Terus kalo ngga ada kesempatan, apakah berarti tidak akan menimbulkan potensi untuk melakukan Korupsi? Ngga juga, justru biasanya orang-orang kayak gitu akan membuat peluang untuk mendapatkan kesempatan.
Begitulah lingkaran korupsi.
serba salah ya
pemerintah gak pnya duit utk biayai sekian banyak parpol di indonesia, apalagi orang per orang yg maju nyalon
paling duit nya per parpol aja, itu pun jumlah besaran uang nya gak sama, alias pelit pelit rezimi ini ngasih nya
sumbangan donatur juga gak bisa di andalkan besar nya
donatur tajir merapat ke petahana atau partai gede semua, itupun gak semua kebagian
korupsi jadi cara termudah menutupi kekurangan itu
ane rasa hal itu ada di seluruh dunia, gak cuma indonesia aja
Nyaleg tanpa mahar, kayaknya gak mungkin. kecuali pemerintah kaya raya dan bisa siapkan dana cukup buat tiap partai. Itu pun bisa kena korup juga mengingat gimana korupsi udah jadi semacam habit di indo.
Quote:


MAHAR POLITIK MEMICU TERJADINYA KORUPSI


https://www.viva.co.id/berita/politi...ya-uang-berapa
mungkin kuncinya memperkecil jumlah partai? terlalu banyak partai jadi terlalu banyak kepentingan?
Wajar itu, sistem demokrasi negara menengah kebawah
klo parpol disederhanaain dan digabung jadi cuma 2-4 parpol sih bisa,..

setidaknya si wowok lebih jujur klo masalah mahar mah... emoticon-Traveller


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di