alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Mereka yang Jadi Pahlawan saat Teroris Tembakan Jamaah di Masjid New Zealand
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8c85aa10d2953cbb215ecb/mereka-yang-jadi-pahlawan-saat-teroris-tembakan-jamaah-di-masjid-new-zealand

Mereka yang Jadi Pahlawan saat Teroris Tembakan Jamaah di Masjid New Zealand

Mereka yang Jadi Pahlawan saat Teroris Tembakan Jamaah di Masjid New Zealand

TRIBUNNEWS.COM - Kejadian penembakan yang dilakukan teroris di dua masjid Christchurch, Selandia Baru, juga menyisakan kisah kepahlawanan.

Naeem Rashid tewas ketika mencoba mengambil senjata teroris yang diidentifikasi bernama Brenton Tarrant ketika menyerang Masjid Al Noor Jumat (15/3/2019).

Dilansir Daily Mirror Sabtu (16/3/2019), kematian Rashid dibenarkan oleh saudaranya Khursheed Alam.

Dia juga membenarkan keponakannya yang juga putra Rashid, Talha, juga tewas.

Kepada ARY News, Alam mengungkapkan Rashid dan Talha berasal dari Abbottabad Pakistan.

Mereka pindah ke Christchurch karena Rashid bekerja sebagai guru. Ketika serangan terjadi, Daily Pakistan memberitakan Rashid menerjang Tarrant yang datang dengan pakaian militer dan mengenakan helm.

Namun dalam upayanya melawan Tarrant, Rashid terluka. Dia segera dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya dia dinyatakan tewas ketika menerima perawatan.

Pada awal Sabtu, dikabarkan terdapat empat warga Pakistan tewas dalam penembakan tersebut dengan lima orang lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Selain Rashid, pahlawan lain yang diidentifikasi adalah Daoud Nabi, kakek sembilan cucu yang juga masuk ke dalam daftar korban tewas.

Korban tewas serangan di Masjid Al Noor Selandia Baru Jumat (15/3/2019). Rashhid tewas kala mencoba merebut senjata yang dipakai teroris Brenton Tarrant untuk menyerang jemaah.

 Sang anak Omar kepada NBC News menuturkan, Nabi langsung menghadapkan melemparkan tubuhnya ke arah Tarrant demi melindungi jemaah Masjid Al Noor lain ketika Tarrant menyerang.

Omar, yang tidak ikut Shalat Jumat karena tengah bekerja, sempat menghubungi ponsel pria 71 tahun tersebut.

Namun tidak mendapat jawaban. Dia segera menuju masjid ketika mendengar kabar penembakan itu, dan mendengar kisah kepahlawanan ayahnya untuk menyelamatkan jemaah lain.

Di mata Omar, Nabi adalah sosok yang membantu pengungsi yang ingin memulai hidup baru di Selandia Baru, dan merupakan presiden asosiasi Afghanistan.

Baca: Penembakan di Masjid, Seorang Korban Selamat Setelah Memanjat Pagar dan Menggedor Pintu Tetangga

"Dia membantu setiap orang yang menjadi pengungsi. Entah Anda berasal dari Palestina, Irak, Suriah. Dia adalah orang pertama yang mengulurkan tangan," katanya.

Keluarga Nabi pindah ke Selandia Baru dari Afghanistan ketika Uni Soviet menginvasi negara tersebut pada 1979 hingga 1989 silam.

Menggunakan senapan semi-otomatis hingga shotgun, Tarrant yang menyiarkan aksinya di media sosial menyerang dan membunuh 49 orang.

Dia pertama menyerang Masjid Al Noor dan menewaskan 41 jemaah di sana sebelum bergerak menuju Masjid Linwood dan melakukan penembakan.

Polisi bergerak cepat dengan menangkap empat orang, tiga pria dan satu perempuan, di dalam mobil beberapa jam setelah penembakan terjadi.

Petugas mengugnkapkan mereka menemukan dua bom rakitan di mobil para terduga teroris, dan berhasil dinetralkan oleh militer.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Para Pahlawan Saat Aksi Teror di Masjid Selandia Baru Terjadi".




Sumber : http://www.tribunnews.com/internasio...id-new-zealand

---

Baca Juga :

- Cerita Seorang Korban Selamat di Penembakan Masjid di New Zealand: Aku Tidak Bisa Selamatkan Temanku

- Komisi I Kutuk Aksi Penembakan Brutal di Selandia Baru

- Bamsoet Kutuk Keras Penembakan Masjid di New Zealand

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di