alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Mantanku Pahlawanku! #SaatnyaMoveOn
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8c73ac2525c334ef466cab/mantanku-pahlawanku-saatnyamoveon

Mantanku Pahlawanku! #SaatnyaMoveOn

Ini adalah sebuah cerpen untuk memenuhi event #SaatnyaMoveOn dan meraih pointnya. wkwkwwkk....
(para pemungut point) walaupun sakit ceritanya gak papalah, asal dapat point buat beli kopi. Maka Terciptalah judul "Mantanku Pahlawanku."

***************************
Langit sore meredam cahaya di ufuk barat, tapi hatiku kini memendam rasa sakit di ufuk terdalam. Cahaya cintanya kini meredup sempurna, bersama kepergiannya bersama sahabatku sendiri.

hembusan angin sore yang membawa sajak-sajak kenangan kembali mengumbar rasa perih yang menderu di dalam hati.

"sayang!" katanya menyapaku
"Ya ada apa sayang ?"
"keluar yuk?"
"aku lagi ada janji sama temen, mau main PlayStation yang"
"ya udah" katanya sambil cembetut.
"keluar kemana sih sayangku?"
"ke pantai yuk!"
"panas sayang!" kataku
"ya udah" katanya
"Tapi,.."
"kalau kamu mau temenin aku gak usah 'tapi' "katanya menjawab perkataan ku yang belum selesai
"ya, udah"
"apa sih sayang? mau sama temenmu atau keluar sama aku?"
"karena udah janji, aku nepatin janjiku dulu sama temenku!" kataku
"tahu gak Dit?" ah, dia manggil nama aku? tumben banget!.
"Apa?"
"ingat gak kamu, pernah berjanji akan nemenin aku jika aku mau jalan? Lantas sekarang mau bilang mau nepatin janji!"

Aku tak bisa berkata, hanya bisa terdiam seribu bahasa. Lantas ia meninggalkan ku!

Aku acuh saja, dan segera berangkat menuju tempat PS, tanpa memikirkan apapun lagi. 2 Jam, aku bermain dan memutuskan untuk kembali.

perjalanan kembali, entah mengapa aku juga merindukan pantai dimana Vita selalu memejamkan mata untuk menikmati desah nafas laut.

"Pantai dulu yah bro?"
"oke!"

15 menit kita sampai dan kulihat sepasang kekasih sedang bersandar di pundak si cowok.

"pacarmu mana bro?"
"tahu deh, dia tadi ngajak ke pantai!"
"itu mirip pacarmu"

merasa memang sepertinya benar aku menghampiri nya, dan ternyata memang benar ia sedang bersandar pada teman sekelas ku.

"Vit,?"
aku menariknya untuk ngobrol berdua.
"Dit, sejak kapan disana?" tanyanya
"maksudnya apa?"
"Gini Dit, aku cuma lagi curhat..."
"Alasan! Apa karena aku gak bisa nemenin kamu sehari ini?"
"Bukan, Dit tapi..."
"Tapi, apa? kamu selingkuh sama bajingan ini!" aku menunjuk temenku.
"Nggak Dit, dengerin aku please Adit!" air matanya berlinang
"Apa kamu selingkuh dan sekarang nangis?"
"Iya udah Dit kita putus aja, kurasa kamu memang gak pantas di perjuangin!" dia mengajak temenku pergi.

amarahku memuncak, aku terlalu terbawa emosi karena dirinya bersama temanku sendiri.

"Dit, " sapanya menggugah aku dari lamunan panjangku.
"Ada apa bajingan?"
"Kau masih marah padaku? setelah kejadian 5 tahun silam? "
ia bertanya dan aku hanya mengacuhkannya.

"tunggu Dit, mau kemana? kurasa sekarang kamu cukup dewasa untuk menerima penjelasan!"

"baiklah, apa yang belum kamu jelasin, padahal semua udah jelas. Kamu selingkuh dengan dia!"

"Begini Dit, ia mengajakmu ke pantai hanya untuk berbicara bahwa dirinya mau di jodohkan sama anak sahabat ayahnya. Tapi ia bersikeras untuk mempertahankan dirimu..... " ia berhenti berkata menatap sang Surya yang perlahan tenggelam.

"Karena kamu gak ada disisinya saat kondisinya sedang tidak baik, ia bertanya padaku bagaimana cara untuk bilang padamu untuk menemui orang tuanya. Ketika ia mau menjelaskan kamu selalu marah"

"Lalu, sekarang ia dimana?" tanyaku
"Sudah terlambat Dit?"
"owh,"

Apa hal ini yang membuatku sulit move on dari dirinya, dan penyesalan karena kesalahanku belum sirna.

"Apa Vita menerima perjodohan itu?" tanyaku
"Tidak, ia memilih orang lain"
"Siapa?"
"teman kuliahnya"

aku manggut-manggut, aku terlambat dan semua itu karena cemburuku yang tak mau menerima penjelasan apapun dari bibirnya.

"Apa Aku boleh meminta maaf padanya" kataku lirih kepada nafas laut di tempat favoritnya.

Kini sepanjang hidupku aku akan selalu mengenang nya, senyumnya, dan kelucuannya saat bersamaku.

Aku mengenang mantan, seperti mengenang jasa pahlawan. Kini Mentari terbenam sempurna, seperti kesempatanku yang sirna untuk kembali padanya.

By: MasSae/good200
sekian...



Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
mantab gan, gercep juga emoticon-Leh Uga
Balasan post djoeragancendol
Di tanggal yang semakin tua, butuh tambahan dana gan... Buat secangkir kopi.... Hehe.... Biar gak minta terus sama ortu.
Quote:


Sipgan... lanjutkan emoticon-Monggo
Balasan post djoeragancendol
Siap misi di terima.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di