alexa-tracking
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8c63bfaf7e9306906b1d6f/teroris-laknat

Teroris Laknat!

METROPOLITAN – Satu per satu korban selamat insiden penembakan di Masjid Al Noor dan Linwood Christchurch, Selandia Baru, mulai mengungkapkan kisahnya. Teroris asal Grafton, Australia ini menyerbu Masjid Al Noor ketika jamaah tengah melaksanakan salat Jumat (15/3) sekitar pukul 01:40 WIB waktu setempat.
Salah seorang korban selamat, Idris Khairuddin, mengaku berpura-pura mati untuk menghindari serangan Tarrant. Lalu jamaah lain mengungkapkan mereka bersembunyi, sementara Tarrant bergerak dari satu ruangan ke ruangan lain dan menembaki mereka yang masih hidup. Ia hanya bisa pasrah dan berdoa sembari menelungkup ketika Tarrant datang dengan memberondongkan tembakan.[/justify]


”Saya berdoa dan berpikir ’Ya Tuhan, biarkanlah pria ini kehabisan peluru’,” ujarnya. Ketika Tarrant berhenti, jamaah itu beranjak kabur. Namun pria di sebelahnya memperingatkannya. Beberapa saat kemudian, Tarrant datang dan menembak pria yang memintanya tak bergerak itu. Pria berusia 28 tahun tersebut menembak jamaah itu di bagian dada.



”Darah langsung terpercik ke muka saya. Saya berpikir ’Ya Tuhan, Ya Tuhan, saya bakal mati’,” katanya. Idris awalnya berpikir suaranya seperti ada pekerjaan konstruksi hingga jamaah yang lain mulai berhamburan dan berteriak. Remaja berusia 14 tahun itu berkata pamannya ditembak di bagian punggung.

[justify]”Saya berharap luka yang dideritanya tidak serius,” tuturnya. ”Pekan ini adalah pertama kalinya saya datang ke masjid. Saya masih terguncang dan pengalaman ini membuat saya trauma,” sambungnya. Salah seorang jamaah yang enggan namanya mengisahkan, dia adalah salah satu dari segelintir orang yang berhasil kabur dari masjid. Sama seperti jamaah pertama, dia sempat berdoa supaya Tarrant kehabisan peluru. Ia mengaku butuh waktu 1,5 jam supaya berhenti gemetar. Dia melihat sendiri seorang jamaah tertembak di bagian kepala. Dia mendengar tiga tembakan beruntun.[/justify]


”Sepuluh detik kemudian dimulai lagi. Saya pikir dia menggunakan senjata otomatis. Tidak ada yang bisa menarik pemicu secepat itu,” tuturnya. Pria tersebut pun menjelaskan, bagaimana jamaah berlarian melarikan diri dengan beberapa di antara mereka bersimbah darah di bagian wajah. Awalnnya dia tengah berkendara menuju masjid dan berhenti untuk membantu para korban. Ia juga melihat seorang pria membawa putrinya yang berusia sekitar 3-4 tahun dengan luka tembak di punggung. ”Dia berteriak ingin ke rumah sakit. Maka saya segera menaikkan mereka. Pria itu juga menderita luka di bagian kaki,” ujar saksi mata tersebut.



MEMBANTAI SAMBIL LIVE STREAMING
[justify]Penembakan sadis itu menewaskan hingga 49 orang. Polisi pun menangkap empat orang, tiga pria dan satu perempuan, beberapa jam setelah penembakan. Dalam mobil terduga teroris, polisi menjelaskan terdapat dua bom rakitan yang segera dinetralkan pasukan Selandia Baru.[/justify]
[justify]Parahnya lagi, Tarrant menyiarkan aksinya secara langsung selama 17 menit. Siaran yang ditayangkan di laman Facebooknya dimulai saat dia mengendarai mobilnya ke Masjid Al-Noor di Deans Ave, kemudian memarkir mobilnya di pintu masuk terdekat.[/justify]

[justify]Mobilnya yang berwarna cokelat berisi senjata dan amunisi di kursi penumpang depan. Dia kemudian membawa senjatanya dan berjalan ke masjid. Korban pertama ditembak di ambang pintu. Tarrant membawa setidaknya satu senjata api semi-otomatis dan beberapa klip amunisi. Pesan-pesan dengan tulisan putih tertulis di pistol dan amunisi. Begitu memasuki masjid, dia mulai menembak.[/justify]

[justify]Korban kedua mencoba menyelamatkan diri dengan merangkak menuju lorong utama masjid namun kemudian kembali ditembak beberapa kali dengan brutal. Orang-orang yang meringkuk di sudut ruangan semua ditembak ketika pria bersenjata itu memblokir lorong, menghalangi upaya siapa pun untuk melarikan diri.[/justify]

[justify]Tarrant kemudian menelusuri ruangan-ruangan di dalam masjid dengan menembak berulang kali, berhenti beberapa kali untuk memasukkan amunisi dalam senjatanya. Dia kemudian keluar masjid melalui pintu depan, setelah kurang dari tiga menit di dalam dan menuju ke jalan menembakkan tembakan acak ke setiap mobil yang melaju di depannya.[/justify]

Teroris Laknat![justify]Dia kembali ke mobilnya yang diparkir untuk mengambil amunisi. Dia juga kembali melontarkan tembakan tanpa target di jalan dan berkata, ”Sepertinya kita tidak akan mendapatkan burung hari ini, kawan.” Dia kemudian masuk kembali ke masjid untuk memeriksa korban selamat dan mulai menembaki orang-orang yang tak bergerak. Video 17 menit itu berakhir ketika pria kejam itu kabur dari tempat kejadian dengan kecepatan tinggi.[/justify]


(bb/sun/mam/py)


Sumber : Metropolitan.id
Diubah oleh futsalhobby
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
syco abis tu orang, akan menimbulkan gelombang pembalasan di masa mendatang.. emoticon-Berduka (S)
Benar benar lack nut.
emoticon-DP
Diubah oleh ora.w4r45
Salah Satu Penyakit Sosial yang timbul akibat "tenaga kerja berupah murah" hingga menimbulkan benturan Kebudayaan!
Diubah oleh daimond25
Sadis dan bukan perbuatan manusia

Kalo pemerintah aussie kekurangan algojo buat menghukum mati pelaku gue bersedia jd sukarelawan, gratis ga usah dibayar


emoticon-Turut Berduka

Takutnya kalo ada pihak2 ekstrimist kiri yg ga terima dan ngelakuin aksi balasan emoticon-Takut
lontong solimah bungkus 2 pake telor emoticon-Big Grin
untung dia jantan gak pake bunuh diri abis beraksi, jd bisa diadili secara langsung
hmmmm.

semoga pelaku mendapat hukuman seberat2nya
menagis emoticon-Frown
Biadab
Balasan post papan.baru
Quote:


Yang lebih di takutkan lagi aksi balasannya di tujukan kepada orang2 yang di streatype kan agamanya seperti si teroris tersebut emoticon-Takut
kafir laknatullah..
playing victim dimulai

seolah" cuma mereka doang korbannya


disaat ada yg selamatan amrozi berhasil ngebom bali, pada mingkem

disaat insiden tanjung balai, pelaku cuman dihukum 2 bulan


mulut teriak bhineka tunggal ika
hati bergejolak mau gencet minoritas


ujung" busungkan dada sambil menyombongkan diri bahwa minoritas masih bisa hidup di indonesia

seolah" nyawa minoritas di tangan mereka dan punya hak buat nyabut sesuka hati mereka




pengen bunuh tapi masih takut di penjara, itu aja sih
untuk mencegah aksi2 kayak gini ya jalan satu2 nya pulangkan mereka ke negara asal.
Quote:


Pulangkan cinak kresten ke negaranya yah
Quote:


ya cina di pulangkan saja, tapi klo kristen jg di pulangkan itu brarti islam juga.

dasar sampahemoticon-Ngakak

Sebelumnya saya turut berduka cita atas korban penembakan di christchurch NZ. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Mari kita bersatu menghapuskan ISLAMOPHOBIA, HOMOPHOBIA, KRISTENPHOBIA, ATHEISTPHOBIA, DAN YAHUDIPHOBIA serta PHOBIA2 LAINNYA dari muka bumi ini, terlebih khususnya di INDONESIA.

Maaf nyawa manusia adalah nyawa, jika anda adalah penganut salah satu PHOBIA diatas, artinya anda sama saja dengan pelaku penembakan ini.


Terima kasih

Quote:


Agama nya si teroris apa ya ?

Diubah oleh anti.liberal
ternyata sakit sekali setelah jadi korban
Quote:


Maaf aja indonesia negara mayoritas islam


Ga ada tempat buat kafir di sini

Apalagi plus keturunan non bule/arab
Quote:


Omong kosong lah kau

Pas tanjung balai malah banyak wa broadcast yg anjing"in itu emak" cimed


Ga ada yg ngecam itu pembakaran wihara

Emang udah ngerasa menang jumlah ya gitu

Belum lagi ada asas pembenaran yg ga bisa di nego"
Diubah oleh chilliPOP01
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di